Kisah Gadis Pencuri Hati

Kisah Gadis Pencuri Hati
eps 4


__ADS_3

Saat sedang bersantai dikamar Reina berpikir siapa yng menabraknya tadi karena tak melihat wajah si penabrak. Tiba tiba handphone miliknya berbunyi mendadalkan adanya pesan.


"nomer baru sapa ya" ucap Reina sat melihat pesan tersebut.


from : +6288××××


"assalamualaikum... Reina"


to : +6288××××


"waalaikumsalam... sapa ya??"


from : +6288××××


"save ya Rizqi"


to : Rizqi


"Rizqi siapa??"


from : Rizqi


"kakak kelas yang kemaren"


to : Rizqi


"oh iya ya.. btw dapet nmer hp gue dari mana kak"


from : Rizqi


"rahasia dong"


tak ada balasan dari Reina karena dia sudah terlelap tidur saat menunggu pesan balasan.


----------


Gilang baru sampai ke rumah Rizqi dia biasa main bersama kumpul sama temen temen yang lain juga disana. Rizqi sekarang lebih deket sama Naina entah itu karena alasan supaya Rizqi bisa mengorek info tentang Reina ataupun karena dia mulai suka terhadap Naina. Naina merupakan gadis yang ceria dan mudah akrab dengan siapapun. Gilang dan Rizqi ngobrol mengenai banyak hal tak terkecuali Reina pun ikut dalam pembahasan mereka.


"sepertinya Gilang emang suka sama Reina.. tunggu kenapa hati gue biasa aja saat tau cewek uang lagi mau gue deketin disukain orang lain." itulah pemikiran Rizqi saat Gilang menceritakan Reina.


Karena sore Gilang pun berpamitan untuk pulang. Dalam perjalanan dia sesekali tersenyum membayangkan wajah cantiknya Reina yang terbalut jilbabnya.


------------


Beberapa bulan berlalu sekarang diSMK Negri 2 dikota itu sedang mengadakan acara untuk menyambut HUT SMK tersebut. Banyak perlombaan didalamnya dan acara puncaknya adalah pentas seni dan pelepasan balon.


Reina dan Gilang sudah akrab dan mulai dekat tapi belum jadian.


"kak Gilang kata nya pas puncak acara kelas kak Gilang mau tampil ya.." tanya Reina

__ADS_1


"iya.. kok kamu tau sie de" jawab Gilang


"ya denger denger doang sie.. emang mau tampil apa? kak Gilang juga tampil??" tanya Reina lagi


"main musik.. tapi gue gak ikut.. kenapa emangnya??" Gilang balik tanya ke Reina


"oh" jawab Reina


Mereka sedang duduk di tepi lapangan basket.


Mereka cuma berdua karena yang lain pulang duluan. Sekarang Rizqi sudah memiliki kekasih yaitu Naina, mereka sudah menjalin hubungan cukup lama.


tring...


from : bang ean


"lu dimane ni gue udah didepan gerbang"


to : bang ean


"otw"


"emmm kak gue balik dulu ya udah dijemput" pamit Reina


"dijemput pacar ya??" tanya Gilang


"apan sie bukan kok itu abang gue yang jemput" jawab Reina


Mereka pun berjalan bersama menuju gerbang.


Setelah berkenalan dengan abangnya Reina, Gilang pun akhirnya pulang.


"oh ternyata itu abangnya.. masih ada kesempatan dong buat jadiin dia milik gue" gumam Gilang tersenyum..


Gilang berjalan menuju parkiran mengambil sepeda motor dan pulang, tapi dia tak pulang kerunah melainkan menuju studio musik miliknya untuk latihan band bersama teman2ny.. Sebenarnya Gilang berbohong pada Reina jika dirinya tak ikut dalam band. Gilang adalah vokalis band miliknya dia berbohong untuk memberikan kejuatan pada Reina karena Gilang berniat mengutarakan perasaannya pada Reina pada acara tersebut.


"Ja lagu buat penutupan pensi ganti ya" kata Gilang pada Reza


"gila lu.. udah mepet gini minta ganti lagu" jawab Reza kesal.


"gue mau nembak Reina bantuin ya,, plis kalo berhasil gue traktir ditempatnya Rizqi deh" bisik Gilang


"ck.. oke oke mau lagu apa??" tanya Reza


"bukti nya virgoun" jawab Gilang


"oke.. bro lagunya ganti ya pada bisa kan kuncinya.. ?" kata Reza pada teman yang lain


Mereka terdiri dari Reza gitar, Rizqi bass, Bagas drum dan Gilang vokal. Nama band mereka adalah RRGB band yang merupakan singkatan nama mereka. Saat pansi mereka tak hanya menyanyikan 1 lagu melainkan 3 lagu..

__ADS_1


Mereka melanjutkan latihan sampai malam tiba dan mereka memutuskan untuk pulang.


---------


"mam Reina ganjen nih disekolah " adu Reyhan pada sang mama


"abang bohong mam jangan dipercaya." balas Reina sambil menjambak rambut Reyhan.


"aduh duh ayah anak kesayangan ayah nie minta dikarungin" kata Reyhan pada ayah yang duduk disebelahnya.


"kalian apa apaan sie gak pernah ada akur nya.." kata mama membawa cemilan dari dapur.


"enak aja dikarungin lu tuh harusnya di lempar ke kandang buaya biar ada temennya" kata Reina


"apa sie ayah lagi nonton ganggu aja" kata ayah santai


"bang emang ade ganjen kenapa?" tanya mama


" itu tadi waktu Rey jemput dia lagi dua duaan ama cowok." kata Reyhan


seketika mama dan ayah melihat kearah Reina, sedangkan yang dilihat pun menjadi salting.


"ehehehe engga kok yah abang bohong tu" kata Reina membela diri ambil berglayutan manja pada lengan ayahnya


"emang ada bang yang mau sama adek kamu??" tanya ayah bukan marah melainkan meledek Reina.


"ish AYAH." teriak Reina langsung cemberut


"hahahahahhahaa" tawa semua orang yang membuat Reina tambah cemberut


"huaaaaa ayah jahat" teriak Reina lagi sambil pura pura menangis


"eh anak ayah yang paling cantik jangan nangis dong ntar cantiknya ilang loh" rayu ayah memenangkan anak perempuannya


"kamu sie sama ayah suka banget godain adek." kata mama sambil memukul lengan anak laki lakinya


"udah diem ya jengan nangis tuh abang udah mama pukul


yang dipukul cuma meringis kesakitan tanpa bersuara


"hahahaha rasain lu.. makanya jangan macem macem ama gue" tawa Reina


"udah sana pada tidur udah malem.. yuk mam kita kekamar duluan bikin adik buat Reina" goda ayah pada istrinya


"Reina gak mau punya adek yah." kata Reina berlalu kekamarnya disusul abangnya.


"dek itu tadi pacar lu?? kok mau si sama lu yang galak ini" kata Reyhan didepan kamar Reina


"bukan.. enak aja galak gue manis gini dibilang galak.. awas lu bang gue mau bobo cantik" kata Reina menutup pintu kamar.

__ADS_1


💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕


__ADS_2