
Hari ini adalah hari kelulusan Reina. kedua orang tua Reina tambah Gilang dan Reyhan turut hadir. Semua siswa dinyatakan lulus bahkan Reina mendapatkan peringkat ke 2 disekolahnya.
"selamat Reina sayang sekarang udah lulus" kata mama memeluk Reina.
"makasih mama" balas Reina mencium pipi sang mama
"yuk pulang udah selesaikan" kata ayah
"kita rayain kelulusan kamu dirumah ya undang semua temen kamu nanti malam" kata mama
"beneran mah??" kata Reina
"iya sayang".
"makasih mah" kata Reina memeluk mama
Sesampainya dirumah Reina langsung menuju kamarnya. Berganti pakaian dan memberi tau teman temannya untuk datang kerumahnya nanti malam. Tanpa disadari dia pun tertidur melupakan Gilang yang masih menunggunya didepan.
"loh Lang adek mana??" tanya Reyhan
"belum keluar kamar bang" jawab Reyhan
"tidur pasti tu orang... lawan ps aja yuk.. gak ada acara kan lu.." kata Reyhan
"enggak si bang.. boleh deh lama gak main nih"
Mereka pun main ps bersama.
"bang lu minggu depan jadi nikahnya" tanya Gilang disela sela permainan mereka
"jadilah.. lu jadi pager bagus gue mau??."
"mau bang sapa tau ntar nular kegue jadi gue bisa nikahin Reina secepatnya" kata Gilang
"gak bisa Reina kuliah dulu baru lu nikahin"
"iye bang iye.. yes gue menang " teriak Gilang
"curang lu.. " kata Reyhan tak terima kekalahannya
__ADS_1
"mana ada.. udah ah bang gue capek mau balik aja"
"ngapain balik udah istirahat sini aja tuh pake kamar gue mumpung gue masih lajang kalo gue udah beristri mana bisa lu nginep sini lagi.."
"gak papa bang?"
"gak papa udh sana gue mau ke kamar ayah dulu ada yang mau gue bahas"
"makasih bang" kata Gilang beranjak menuju kamar Reyhan
Saat sore hari dirumah Reina semua orang tampak sibuk memasak Gilang pun turut andil dalam hal itu.
Gilang membantu Reina membuat cemilan dan kue.
Mama dan bi Asih memasak.. Ayah dan Reyhan membuat minuman
"kok kalian jadi cemong gini si.." kata mama terkekeh melihat muka Reina dan Gilang penuh tepung.
"ini nih ma Gilang usil.. jadi gini deh" adu Reina
"enak aja kan elu yang mulai duluan" Gilang tak trima
"udah udah sana cuci muka" kata mama
Jam 7 malam teman teman Reina berdatangan. ke dua orang tua Gilang pun hadir.
Acara berlangsung sangat meriah. Akhirnya semua orang pulang.
Reina membantu bi Asih membereskan sisa makanan dan piring kotor. Reyhan merapikan kursi dan menyapu.
"udah lanjut besok aja udah malem istirahat dulu" kata Ayah
"Yah ada yang mau Reina bicarain" kata Reina
"kenapa sini duduk.. kenapa kamu mau langsung nikah sama Gilang"
"AYAH.!!! ish gak lucu tau.. Reina mau ambil beasiswa yang kemaren Reina ikutin yah.. apa boleh Reina kuliah diluar negri" kata Reina
"Ayah dukung keputusan kamu.."
__ADS_1
"beneran yah.. ayah gak keberatan kalo gitu setelah abang nikah Reina langsung berangkat"
"apa kamu sudah diskusi dengan Gilang.. apa dia mau ditinggal kamu"
"emmm sebenernya Reina belum bicarain ini sama Gilang yah." kata Reina lirih
"kenapa?" tanya mama
"belum nemu waktu yang tepat ma"
"mending lu cepet kasih tau Gilang de" sambung Reyhan
"iya nanti Ina bicarain lagi" kata Reina
"ya udah sana istirahat kamu pasti capek"
"iya.. Ina kekamar dulu ya."
-----------
Kini seminggu telah berlalu kemarin adalah hari pernikahan Reyhan. Sekarang Reina berniat menghampiri Gilang kekampusnya rencananya Reina akan memberi tau keberangkatannya ke luar negri 5 hari lagi. Apapun keputusan Gilang Reina akan tetap pergi. Karena ini adalah impiannya.
Saat sampai kampus dia mencari Gilang digedung fakultasnya.
"Gilang.." panggil Reina saat melihat Gilang yang sedang duduk didepan kelas. bersama cewek dan tampak Gilang tengah memegang tangan cewek itu..
"Re Reina hai kenapa kesini" kata Gilang yang terkejut akan kehadiran Reina dan langsung melepas tangannya.
"kenapa gak boleh gue nyamperin pacar gue."
"bukan gitu.."
"dia siapa Lang.. kenapa lu pegang pegang tangannya"
"temen.. ini gak seperti yang lu pikirin Na. gue jelasin tapi gak disini lu ikut gue" kata Gilang
"engga Lang kita berakhir sampe sini.. gue udah liat dari tadi Lang.. lu pegang tangan dia lama" kata Reina tak terasa air matanya menetes dan berlari meninggalkan Gilang..
Reina menghubungi Reyhan soal keberangkatannya yang dimajukan jadi besok ikut bersama Reyhan dan Maira.
__ADS_1
Reina sedih karena harus meninggalkan Gilang dengan cara seperti ini.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃