
Setelah sampai rumah Gilang dan Reina menuju kamar untuk bersih bersih dan siap siap memasak.
"sayang aku mau makan tumis kangkung ada gak?" tanya Gilang
"kayaknya ada tadi pagi aku belanja.. kalo gak ada mau apa?" kata Reina
"apa aja yang penting kamu yang masak.." jasab Gilang memeluk Reina dari belakang.
"tapi apa kamu gak capek yank" lanjutnya.
"enggak kok.. kalo capek kan ada kamu yang mijitin" jawab Reina
"hemmm bisa aja kamu.. ya udah yuk masak aku bantuin deh" kata Gilang.
Reina dan Gilang saling bantu membantu dalam membereskan rumah sebenarnya ada yang membantu tapi hanya bekerja setengah hari dadi pagi sampai siang.. Kadang sampai sore jika pekerjaanny banyak.
tok.. tok... tok...
"sayang tolong buka pintu" seru Reina pada Gilang yang sedang menyiapkan piring dan gelas dimeja makan.
ceklek
"Assalamuaikum" kata orang yang bertamu
"Waalaikumsalam" jawab Gilang
"kusut amat pak" ejek sang tamu
"sialan lu kalo datang untuk menghina mending lu pergi aja" kata Gilang
"santai dong pak" kata tamu itu
__ADS_1
"siapa yank" seru Reina dari dalam rumah
"pengamen yank" jawab Gilang
"sialan gue dikira pengamen" jawab sang tamu
"aku mau liat dong yank janaan diusir.. aku mau request lagu" kata Reina mendekat ke pintu
"yah laki bini sama aja.." kata Reza ya tamu itu adalah Reza.
"ngapain si lu kesini" kata Gilang
"loh kak Eja.. jadi sekarang kak Eja beralih profesi jadi pengamen." kata Reina dengan polos
"gue yang ganteng gini masa dikira pengamen" kata Reza
"bukan ditawarin masuk kek.. makan kek palahdikira pengamen" lanjutnya
"ngapain lu kesini sie" kata Gilang mengikuti langkah Reza
"gak papa sengaja mau kesini.. sekalian ngasih ini" kata Reza mendaratkan pantatnya disofa sambil mengambil sslembar kertas dibungkus plastik dari saku jas.
"wah kakak mau nikah" kata Reina menyambar undangan yang baru dikeluarkan Reza
"iya dong.. lu harus dateng karena gue nganterin undangannya semdiri khusus buat lu berdua." kata Reza
"kak makan yuk.. sekalian aku sama suami aku juga mau makan nih" ajak Reina
"wah kebetulan gue laper" kata Reza
"sengaja kan lu kesini mau numpang makan" ejek Gilang.
__ADS_1
"tau aja nih calon bapak" kata Reza
Mereka bertiga pun berjalan menuju ruag makan. Reina melayani suaminya dan teman suaminya yang sudah dianggap kaka sendiri olehnya.
Saat makan tak ada yang bersuara karena ini aturan dari Gilang dan Reina.
Selesai makan Reza diajak Gilang menuju teras samping.
Reina menyiapkan minum untuk mereka. Sebelum itu Gilang telah membantu Reina membereskan meja makan. Reza salut melihat sahabatnya yang begitu sayang pada istrinya. Diluar Gilang terkesan tegas dan dingin.
Reza mengelola salah satu studio musik dan karaoke milik Gilang yang telah dipercayakan kepadanya.
"nih minum dulu.. oh iya kenapa kak Rosa gak diajak sekalian tadi" kata Reina sambil duduk disamping suaminya.
"dia masih kerja lembur dia hari ini" jawab Reza
"oh iya nikahnya 2 minggu lagi ya.. nanti aku hubungin pihak penjahitnya deh udah jadi apa belum bajunya.. kalo udah jadi nanti kak Eja sama kak Rosa aku kabarin" kata Reina
Reza memang memesan baju untuk pernikahannya pada Reina.
"iya gampang.. Lang lu gak ada rencana gitu ngasih gue tiket bulan madu" kta Reza
"lu minta kado dari gue ceritanya" kata Gilang
"iya lah.. sekalian cuti 2 mjnggu juga.. lu urus dulu kerjaan gue" kata Reza
"oke gampang" jwab Gilang.
---------
Kasih masukan dong...
__ADS_1
Maaf jika banyak kesalahan