
Kini tiba saatnya acara tasyakuran rumah baru Bagas.
Semua keluarga, kerabat dan teman dekat Bagas telah berkumpul dihalaman rumah Bagas.
Dul dari tadi menatap dirinya didepan cermin membenarkan penampilannya.
"udah ganteng kok bang.. ayo nanti telat gak enak sama om Bagas" ucap bunda Reina diambang pintu.
"bunda dari kapan disitu" kata Dul
"ya kira kira dari kamu pertama muter muter gak jelas gitu lah" kata bunda Reina terkekeh melihat tingkah anaknya
"iish apa si bunda ayo katanya takut telat palah godain aku mulu" kata Dul menggandeng tangan bundanya keluar kamar.
"gantengnya bujang ayah" goda ayah Gilang
"iya dong yah kan mau ketemu gebetan jadi harus ganteng" goda Yasmin
"apaan si kamu dek" kata Dul
"udah ayuk jalan palah ngobrol.." kata bunda yang sudah ada dimobil
Mereka berangkat kerumah Bagas yang tak jauh dari rumahnya. Saat mereka sampai, mereka disambut oleh pemilik rumah dan keluarga.
Dul seakan terhipnotis dengan penampilan Mitha.
Pandangan mata Dul selalu mengikuti gerak gerik Mitha.
"cantik ya bang" goda Yasmin yang tau
"iya cantik banget" ucap Dul tanpa sadar
__ADS_1
"siapa yang cantik banget bang?" tanya ayah Gilang
"eh.. ini rumahnya cantik yah" kata Dul saat tersadar
"ahahaha abang terpesona tuh sama kak Mitha" kata Yasmin
"apaan sie dek" kata Dul
"udah yuk masuk kita lanjut didalam.." kata Tante Meysa
Mereka pun masuk kedalam dan ternyata Om Reza sudah hadir disana.
Mereka menikmati acara tersebut sampai acara selesai.
Selama araca Dul sesekali melirik ke arah Mitha.
"Mitha.. boleh gak aku minta nomer ponsel kamu??" tanya Dul saat mereka akan berpamitan.
Dul menyerahkan ponselnya kepada Mitha.
"terimakasih... kalo gitu aku pamit dulu ya.. semoga betah tinggal disini" kata Dul
"sama sama.." jawab Mitha.
Dul dan sekeluarga pun pulang tapi mereka tak pulang kerumah mereka melainkan kerumah Reyhan pakde Dul dan Yasmin.
"assalamualaikum" ucap ayah Gilang sambil membuka pintu.
"waalaikumsalam" jawab Pakde Reyhan.
"yang lain mana bang" kata bunda Reina
__ADS_1
"lagi pada makan.. oh iya kalian udah makan.?" tamya pakde Reyhan
"udah kok tadi diacaranya Bagas beli rumah diperumahan depan deket rumah Reza" jawab ayah Gilang
Disini Kenzo sudah menikah ya dan tinggal dirumahnya sendiri.
Dirumah tinggal Reyhan Maira dan Yunda adik Kenzo.
"kak Yunda Yayas bobo sama kaka ya" kata Yasmin
"iya nanti kita bobo bareng oke" kata Yunda
"ngapain lu liat liat.. mau tidur sama gue juga.. sorry gak bisa ini khusus cewek" kata Yunda ketus
"siapa juga yang mau tidur sama elu.. gue mau tidur dikamar gue ndiri" jawab Dul tak kalah ketus
"ini kalian kapan akurnya sie heran" kata budhe Maira
"tau nih tiap ketemu ribut mulu.. dan ada aja yang diributin" sahut bunda Reina
"abisnya Dul ngeselin tiap ada cowok yang mau kenalan sama Yunda dikampus selalu diserobot sama dia katanya Yunda itu istrinya.. adik sialan emang" kata Yunda
"bagus dong.. dia berarti ngelindungin kamu dari cowok cowok gak bener" kata pakde Reyhan
"bener tu Dhe mana cowok yang ngajak kenalam dekil dekil lagi.." kata Dul
"udah ah aku mau tidur.. yuk dek bobo males ngurusin orang gak laku" kata Yunda menarik tangan Yasmin.
Malam semakin larut Dul dan kedua orang tuanya sudah pulang kerumah.
Didalam kamar Dul memikirkan Mitha.
__ADS_1