
Reina masih tak percaya jika rumahnya ada disebelah rumah abangnya. Pasalnya dia sering melihat rumah itu jika dia berkunjung kerumah abangnya.
"beneran itu rumah abang yank" kata Reina
"iya bener emang kamu lupa rumah bang Rey" jawab Gilang
"ya engga.. cuma belum percaya aja.. aku sering lewat tp gak tau siapa pemiliknya dan ternyata kita pemiliknya." kata Reina
"kamu suka" kata Gilang merangkul istrinya.
"iya suka banget ap lagi deket rumahnya bang Rey jadi kalo bosen bisa main sama Kenzo" kata Reina memeluk Gilang
"udah yuk masuk" kata Gilang menuntun istrinya masuk rumah..
Pagi harinya Reina sudah lebih dulu bangun dan menyiapkan sarapan untuk orang tua dan mertuanya.
Dia memasak tumis cumi udang dan sop seafood. Karena seafood adalah menu favorit keluarga mereka. Dia juga mengundang keluarga kakanya yang kini telah menjadi tetangganya itu untuk sarapan bersama.
"wah bener bener nih.. seneng kalo kaya gini kamu gak usah masak bun.." kata Reyhan pada sang istri.
"iya bisa santai kita ya.. pagi pagi udah ada yang ngajak sarapan." kata Maira sambil memangku sang buah hati
"mama juga kayaknya betah disini ya yah.." kata mama Reina
"iya gak perlu lagi nih bayar Art.." tambah sang Ayah
"palah pada diskusi... buruan makan.. gampang soal itu mah.. semuanya tinggal disini aja.. terus kalo Art pada dirumahkan tinggal bagi tugas aja gampang" kata Reina yang baru datang bersama Gilang.
__ADS_1
Semuanya berkumpul dimeja makan, hening hanya suara sendok dan celotehan si kecil Kenzo yang terdengar.
Setelah selesai pada laki laki berkumpul dihalaman samping menikmati udara segar dengan berbagi ilmu bisnis.
"elu mau honeymoon kemana Lang?" tanya Reyhan.
"belum kepikiran bang" kata Gilang
"nih minumnya.." kata Reina sambil meletakan nampan berisi minuman dan cemilan.
"dek lu mau honeymoon kemana" tanya Reyhan
"rahasia dong.. ntar lu ngrecokin lagi" jawab Reina yang duduk disamping suaminya.
"dih pelit banget lu.. gak inget lu juga ngrecokin honeymoon gue" kata Reyhan
"sapa suruh lu mau gue recokin" kata Reina
"pantes si Kenzo rambutnya gak numbuh numbuh bikinnya sambil nonton upin ipin sie" ejek Reina langsung tertawa.
"sialan lu dek.. udah ah gue mau berangkat kerja.. titip anak bini gue ya dek" pamit Reyhan.
Setelah Reyhan dan para orang tua berpamitan kini tinggal pasutri baru bersama Maira dan Kenzo dirumah.
"Ken mau mandi sama aunty gaak?" tanya Reina
"ndaa au.. au ma unda aja" kata Kenzo memeluk sang bunda
__ADS_1
"sama aunty aja ntar berenang" bujuk Reina dan Kenzo tetap tidak mau.
"udah kamu mandiin aku aja si ay" kata Gilang.
"modus aja si iih gak malu apa sama kaka ipar sama ponakan" kataa Reina menjauhkan kepala Gilang dari bahunya.
"yang kamu mau liburan kemana?" tanya Gilang
"ke Aceh boleh." jawab Reina
"boleh ntar aku minta Reza buat siapin semuanya" kata Gilang tidur dipangkuan istrinya
"wah udah ganteng aja nih ponakan aunty" kata Reina saat mendapati kaka ipar dan ponakan keluar dari kamar.
"dek kaka titip Kenzo boleh gak?" tanya Maira.
"emang kaka mau kemana?" tanya Reina balik
"mau nyiapin makan siang buat abang kamu.. sama mau siap siap ke toko" kata Maira
"iya gak papa kok.. emang embak nya kemana?" tanya Reina
"lagi ada urusan.. ya udah ya mumpung lagi sama Gilang dibelakang mba mau pulang dulu.. Assalamualaikum" kata Maira
"Waalaikumsalam" jawab Reina
"kalo udah punya anak gitu kali ya gue mesti pinter pinter bagi waktu" gumam Reina.
__ADS_1
Gilang sedang bermain bola bersama keponakannya ditaman belakang. Reina membawakan cemilan dan minuman untuk keduanya.
"gini kali ya kalo udah punya anak sendiri.. rumah jadi rame, semoga kau segera hadir ditengah tengah kami nak" batin Reina melihat suami dan ponakannya sedang bermain.