Kisah Gadis Pencuri Hati

Kisah Gadis Pencuri Hati
eps 6


__ADS_3

Setelah mendapat pesan itu Reina mengajak Yasmin dan Meysa untuk menonton lebih dekat kepanggung. Acara sebentar lagi selesai mc memanggil RRGB band untuk memberikan persembahan terakhirnya.


Gilang dkk pun naik keatas panggung, tampak Gilang membawa buket bunga yang membuat semua orang histeris dan bertanya tanya untuk siapakah bunga tersebut.


"wah gila tu kak Gilang bawa bunga buat siapa ya..??? tanya Yasmin


"mana gue tau." jawab Reina singkat


"selamat siang semua saya berdiri disini kan mempersembahkan lagu untuk wanita terindah disebelah sana (menujuk ke arah Reina)" kata Gilang


Memenangkan hatiku bukanlah


Satu hal yang mudah


Kau berhasil membuat


'Ku tak bisa hidup tanpamu


Menjaga cinta itu bukanlah


Satu hal yang mudah


Namun sedetik pun tak pernah kau


Berpaling dariku


Beruntungnya aku


Dimiliki kamu


Kamu adalah bukti


Dari cantiknya paras dan hati


Kau jadi harmoni saat kubernyanyi


Tentang terang dan gelapnya hidup ini


Kaulah bentuk terindah


Dari baiknya Tuhan padaku


Waktu tak mengusaikan cantikmu

__ADS_1


Kau wanita terhebat bagiku


Tolong kamu camkan itu


Meruntuhkan egoku bukanlah


Satu hal yang mudah


Dengan kasih lembut kau pecahkan


Kerasnya hatiku


Beruntungnya aku


Dimiliki kamu


Kamu adalah bukti


Dari cantiknya paras dan hati


Kau jadi harmoni saat kubernyanyi


Tentang terang dan gelapnya hidup ini


"Reina mau kah kamu menjadi kekasih hatiku??" kata Gilang diakhir lagu


"ih apan sie bikin malu aja" batin Reina


"udah sana maju lu" kata Meysa


"ini kan yang lu tunggu" tambah Yasmin


"Reina jika kamu menerimaku naiklah ke atas panggung tapi jika kamu menolak.. kamu boleh pergi dari sini" kata Gilang


"trima... trima... trima.." triakan dari penonton


Reina tampak berpikir dan dia pun berlalu pergi, tampak raut kecewa dimata Gilang saat melihat Reina pergi. Tapi tiba tiba Reina sudah ada disebelah panggung, ternyata Reina mencari jalan menuju panggung.


"maaf kak gue gak bisa" itu lah kata yang keluar dari mulut Reina saat didepan Gilang


"kenapa?" tanya Gilang


"sekarang aku tanya lagi mau kah kamu jadi kekasih ku. jika iya peluk bunga ini jika tidak buanglah buangnya." kata Gilang lagi sambil menutup mata

__ADS_1


"oke" jawab Reina singkat


Reina pun mengambil bunga itu dan menjauhkan seakan mau melempar tapi tiba tiba dia memeluk bunga itu.. Gilang pun membuka mata dan terkejut


"maaf kak aku gak bisa nolak kamu" kata Reina malu malu


sorak sorai dan tepuk tangan dari penonton pun mengema di seluruh sekolah saat Reina menerima Gilang.


"terimakasih Reina" kata Gilang sambil memeluk Reina


"sama sama kak... em tapi ada syaratnya" kata Reina yang sukses membuat Gilang melepas pelukannya.


"apapun itu akan aku turutin" kata Gilang menggenggam tangan Reina.


"gue minta kita biasa aja gak usah lebay dan kaya gini aja lu-gue.." pinta Reina


"oke udah itu aja.." kata Gilang.


"CIE CIE yang udah jadian kita mah apa atuh cuma nyamuk nyasar" kata Reza membuat Reina malu


"udah gak usah malu malu gitu lu" canda Yasmin.


Rizqi dan Naina.. Bagas dan Meysa.. Reza jomblo dan Yasmin sama Andi kakak kelas beda jurusan.


"sirik aja lu jomblo" ledek Gilang


"iye iye mentang mentang gue jomblo" jawab Reza pasrah


tring..


to : Reindut


"buruan woy gue udah didepan"


"eh kak gue udah dijemput nih sama bang Reyhan nganterinya lain kali aja ya.. gak enak sama bang Reyhan soalnya.." kata Reina saat diparkiran


"ya udah lu ati ati ya" kata Gilang mengacak acak jilbab Reina


"dah.. lu juga ati ati ya kak" kata Rein berlalu pergi.


"wih dapet bunga dari sapa tuh dek" kata Reyhan memakaikan helm ke Reina


"kepo lu bang. yu buruan jalan udah capek nih" kata Reina naik motor

__ADS_1


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


__ADS_2