
"sayang... neng dioperasi aja ya.." kata Gilang
"emang udah gak bisa nunggu lagi" kata Reina
"ini udah 2 kali obat tapi kamu belum bereaksi juga.. kalo ditambah lagi bahaya buat eneng sama dedeknya juga" kata Gilang
"dedek ayo bantu mama, papa udah gak sabar pengen ketemu kamu.." kata Gilang sambil mengelus perut Reina.
"ya udah deh gak papa dioperasi" kata Reina..
"beneran sayang.. abang tau neng itu orang hebat.. abang sayang neng.." kata Gilang
"iya semuanya demi kita bang... neng gak mau abang sedih" kata Reina
"abang nemuin dokter dulu ya bikin jadwal oprasinya.. neng makan sama mama ya" kata Gilang
"iya" jawab Reina sambil tersenyum
Gilang pun keluar meminta mama mertuanya menemani istrinya didalam.
Gilang berjalan keruang dokter memberi tau jika istrinya siap dioperasi. Dan dokter menjadwalkan operasi akan dilakukan jam 5 sore nanti.
"terimakasih dok.. kalau begitu saya permisi dulu" kata Gilang
"baik pak.. nanti suster akan menyiapkan segalanya.. dan untuk sekarang adalah makan terakhir istri bapak.. dia harus berpuasa sebelum oprasi" kata Dokter.
"baik dok.. mari" kata Gilang keluar dari ruangan dokter.
"gimana Lang?" tanya mamanya
"nanti jm 5 mah Reina oprasi.. doain ya mah semoga lancar" kata Gilang
"pasti sayang" jawab mama Gilang
"kamu makan dulu.. ntar kamu sakit lagi" tambahnya sambil memberikan kotak makan pada Gilang
"suapin" kata Gilang
"dih manja bener sini mama suapin" kata Mama sambil menyuapi Gilang.
Sore hari menjelang opreasi Reina meminta susuter untuk memanggil semua anggota keluarganya dari orang tua mertua hingga abang dan kaka iparnya.
"semuanya Reina minta doanya semoga semuanya lancar.. dan Reina minta maaf jika Reina banyak salah." kata Reina sambil menangis.
__ADS_1
"iya sayang mama selalu doakan kamu.. mama juga udah maafin kamu kok.. semangat ya sayang" kata mama Reina sambil memeluk dan mencium kening Reina
"mama juga akan selalu doain untuk kebaikan kamu sayang" kata mama mertua.
"anak ayah.. kamu harus semangat ya.. kamu hebat.. cucu kakek sehat sehat ya sebentar lagi kita ketemu" kata ayah sambil mengelus perut Reina lalu memeluk dan mencium kening Reina
"adek abang yang sebentar lagi jadi ibu.. semangat ya.. abang bangga sama kamu dek.. semoga lancar semuanya ya.. abang selalu doain kamu" kata Reyhan sambil memeluk dan mencium kening Reina.
"kaka salut sama kamu.. kamu hebat dek.. semangat ya" kata Maira yang tak bisa berkata lagi karena mengingat perjuangannya dulu juga tak mudah.
"sayang.. abang akan selalu ada buat neng.. semangat ya.." kata Gilang dia lalu mengelus perut Reina
"anak papa.. sehat sehat ya sebentar lagi kita ketemu.. kamu harus jagain mama kamu ya" kata Gilang
"abang nemenin neng kan?" tanya Reinaa
"abang gak bisa nemenin neng.. gak boleh masuk.. neng semangat ya.. abang disini" kata Gilang
"tapi neng pengen ditemenin abang.. ayo dong bang bilang neng mau ditemenin" kata Reina
"enggak bisa neng.. semangat ya.. abang selalu ada disini" kata Gilang menunjuk dada Reina.
Gilang selalu memberi semangat untuk istrinya itu.
Pukul 5 sore brangkar Reina didorong masuk keruang operasi. Disana ada beberapa dokter telah siap.
"iya dok.." jawab Reina.
"kita nunggu dokter Bagus dulu sebentar" kata Dokter itu.
Reina diberi suntikan bius lewat punggungnya.
Reina telah siap dimeja oprasi tinggal menunggu dokter Bagus.
Mulut Reina tak henti hentinya berdoa meminta kelancaran.
Dokter Bagus telah masuk.
"halo bu Reina kita ketemu lagi" kata Dokter Bagus.. Dokter Bagus adalah dokter yang biasa memeriksa Reina di klinik.
"iya dok.." jawab Reina
"kita mulai ya bu" kata Dokter
__ADS_1
Diluar semuanya tampak menunggu didepan ruang operasi.
Gilang duduk disebelah mamanya. Mamanya selalu memberi semangat pada Gilang.
30 menit kemudian tampak suster mendorong keranjang berisi bayi keluar dari ruang operasi.
"selamat untuk keluarga ibu Reina anaknya laki laki ini saya akan membersihkan dan untuk ayah bayi ikut untuk mengadzani" kata Suster itu.
"ALHAMDULILLAH" seru semua orang
"udah sana ikut.. nanti biar abang urus yang ini" kata Reyhan
Gilang tampak masih menangis sambil memeluk sang mama.
"Gilang sekarang udah jadi papa mah" kata Gilang
"iya selamat ya" kata mama.
Gilang berjalan menuju ruang bayi untuk mengadzankan bayinya.
---------------
Sekarang semuanya berkumpul diruang rawat yang telah dipesan. Menunggu bayi mereka diantarkan.
"terimakasih semua" kata Reina sambil tersenyum.
"terimakasih sayang telah menghadirkan bayi mungil di antara kita" kata Gilang sambil mengecup kening Reina.
Bayi Reina diantar keruangan Reina dan segera diberi Asi.
"dedeknya diberi nama siapa Lang" kata mama Reina.
"rahasia dong mah.. nanti aja kalo udah waktunya Gilang kasih tau.
----------
Satu minggu sudah anak Reina dan Gilang lahir. Hari ini anak mereka akan di aqiqah. 2 kambing telah selesai dipotong. Sore harinya mereka mengundang ibu ibu pengajian untuk hadir mendoakan anak mereka.
"ABDUL JALALUDDIN RUMI"
Nama yangdiberikan Gilang pada anak pertamanya.
"Dul" itu panggilannya.
__ADS_1
Gilang menggendong anaknya dan Reina berdiri disebelahnya. Mereka sedang melalukan photoshot.
-TAMAT-