Kisah Gadis Pencuri Hati

Kisah Gadis Pencuri Hati
season 2 eps 8


__ADS_3

Sejak dari acara kemarin Dul terus saja memikirkan gadis yang menurutnya aneh. Dimana biasanya gadis gadis mengejarnya tapi gadis ini justru selalu membuatnya kesal.


"kenapa gue mikirin tu cewek terus si" gumam Dul saat bermain gitarnya.


"bang.. temenin ke minimarket yuk." kata Yasmin yang menyelonong masuk kekamar Dul.


"mager dek" jawab Dul


"iish ngeselin banget sie.." kata Yasmin berlalu pergi.


"ya udah ayok.. abang temenin" kata Dul beranjak dari duduknya.


"nah gitu dong baru abangnya Yayas yang super duper baik" kata Yasmin memeluk lengan Dul.


"hilih.. kalo ada maunya aja muji muji" kata Dul meraih jaket


"udah ayok.. sebelum berubah pikiran nih" lanjut Dul sambil memakai jaket dan meraih kunci motor.


"bang ini belanjanya banyak loh.. ada titipan bunda juga.. masa iya pake motor" kata Yasmin


"udah nurut aja kenapa sie.. lagian abang biasa kok belanja banyak pake motor" jawab Dul


"ya udah deh" kata Yasmin


Dul dan Yasmin pun pergi keminimarket. Sesampainya disana Dul langsung mengambil keranjang belanjaan dan mengekori adeknya mengambil barang barang belanjaan.


Saat berdiri dirak cemilan untuk memilih tiba tiba.


bruk......


"heh lu punya mata gak sie.. udah tau didepannya ada orang segede ini masih ditabrak aja" kata Dul


"sorry gue gak seng............aja" kata si penabrak


"elo?!" kata mereka berdua bersamaan


"heran gue siap ketemu sama elu pasti sial mulu" kata Dul


"yang ada gue kali yang sial kalo ketemu sama elu" kata Mitha orang yang menabrak Dul


"bang buruan lama banget sie" kata Yasmin menghampiri abangnya.


"eh kak Mitha ya?" kata Yasmin lagi.

__ADS_1


"iya kamu Yasmin kan" kata Mitha


"iya kak.. kaka lagi belanja juga?" kata Yasmin


"ayo dek buruan palah ngobrol" kata Dul


"iiish ngeselin banget sie" ketus Yasmin


"aku duluan ya kak ini abang udah rempong" kata Yasmin berpamitan pada Mitha


"hhh iya iya" kata Mitha


"ngapain juga harus ketemu dia lagi" gumam Dul.


Setelah selesai berbelanja Yasmin meminta Dul untuk menemaninya membeli bakso bakar ditempat langganannya.


Siapa sangka saat sedang mengunggu bakso bakarnha siap mereka kembali bertemu dengan Mitha.


Yasmin pun mengajak Mitha untuk duduk bersama dimejanya.


Dul sesekali melirik kearah Mitha.


Saat pesanan mereka jadi Mitha mencoba berdiri namun karena kurang seimbang dia hampir jatuh Dul bersigap untuk menangkapnya.


Seketika pandangan mereka bertemu.


"kok gue deg degan gini sie.. ganteng juga dia" batin Mitha.


"cantik" batin Dul


"ehem"


"eh sorry sorry" kata Dul melepas Mitha


"makasih udah nolongin" kata Mitha.


Mereka pun berpisah untuk pulang kerumah masing masing.


Sepanjang perjalanan Dul terus saja membayangkan wajah Mitha yang imut.


"apaan sie kok gue jadi kebayang dia mulu" gumam Dul


Akhirnya Dul dan Yasmin sampai dirumah. Dul langsung menuju kamar untuk mandi.

__ADS_1


Disisi lain.


Mitha yang baru sampai rumah langsung menghampiri orang tuanya.


"assalamualaikum pah mah" ucap Mitha.


"Waalaikumsalam... udah belanjanya" kata Mama Meysa


"oh iya rencananya papa sama mama mau ngadai syukuran rumah baru kita.. papa minta tolong sama kamu ya buat kasih undangan ini ketemen papa.. ini komplek sini kok.. papa sama mama mau ketempat ketring soalnya" kata Papa Bagas.


"oke pah nanti ya Mitha mandi dulu.. oh iya ini pesanan mama" kata Mitha menyerahkan pesanan sang mama


"makasih syang" kata mama Meysa


Mitha pun mengantarkan undangan kealamat yang tertera diundangan tersebut


"ini kan blok sebelah gak jauh.. terus ini komplek depan" kata Mitha melihat alamat undangan tanpa melihat nama penerima.


"assalamualaikum" ucap Mitha


"waalaikumsalam.. mau cari siapa?" kata Rosa


"apa benar ini rumahnya om Reza?" tanya Mitha


"iya benar ada perlu apa sama suami saya?" kata Rosa


"ini tante saya mau ngantar undangan dari papa saya" kata Mitha


"oh dari Bagas ya makasih ya" kata Rosa


"iya tante sama sama.. saya permisi dulu" kata Mitha


Setelah mengantar kerumah Reza kini Mitha menuju komplek depan.


"Assalamualaikum" ucap Mitha


"waalaikumsalam" jawab ayah Gilang yang baru keluar dari mobil


"eh om Gilang.. ini om saya mau mengantar undangan dari papa" kata Mitha


"oh iya terimakasih ya.. yuk masuk dulu.." kata ayah Gilang


"terimakasih buat tawarannya om... tapi saya mau langsung aja" tolak Mitha

__ADS_1


"udah gak papa.. biasanya jam segini keluarga om lagi ngumpul semua" kata ayah Gilang menggandeng tangan Mitha masuk kerumah.


__ADS_2