Kisah Gadis Pencuri Hati

Kisah Gadis Pencuri Hati
eps 14


__ADS_3

Sudah seminggu tak ada komunikasi antara Gilang dan Reina. Sebenarnya Gilang selalu mengirimkan pesan tapi tak dibales oleh Reina karena dia masih kecewa sama Gilang.


Berangkat dan pulang sekolah Reina diantar jemput bang Reyhan yang memang diminta tolong oleh Gilang. Gilang tak menceritakan masalahnya dia hanya bilang karena dia sibuk dengan tugas kuliahnya.


Kini Gilang tengah berada dirumah Reina. Untuk melepas rindu dan menjelaskan hubungan mereka..


"jangan gini dong yang gue gak bisa..." kata Gilang


"hemmm.. gue juga gak mau kaya gini.. gue kangen dibawelin sama elu.." kata Reina terisak.


"jangan nangis... gue janji akan selalu percaya sama kamu.." kata Gilang memegang tangan Reina


"janji ya.. kalo diulangi lagi gue beneran pergi dari hidup lu.."


"iya gue janji.. sekarang baikan nih.." goda Gilang


"iya.. gue kangen" kata Reina menyandarkan kepalanya dibahu Gilang.


"jalan yuk yang.. udah lama gak jalan"


"kemana..??"


"ke KUA mau??"


"gak usah becanda jam segini KUA udah tutup kali.."


"ahahaha emang kalo diajak pas masih buka mau??"


"ya engga si kan masih terlalu muda untuk membina rumah tangga.. lu aja masih suka gak percayaan ama gue" jawab Reina


"hemm iya deh.. ya udah yuk jalan"

__ADS_1


"bentar ambil jaket sama pamit dulu" Reina beranjak dari duduk masuk rumah dan pamitan..


"yuk jalan.."


"pake ini dulu" Gilang memasangkan helm ke kepala Reina


Sepanjang jalan mereka bercerita dan tertawa bersama entah apa yang mereka bicarakan. Mereka berhenti ditaman dan memesan sate kesukaan Reina. Setelah menikmati sate mereka berjalan bergandengan mengitari taman. Karena malam semakin larut mereka pun pulang.


"makasih pacar udah ngajakin gue jalan" kata Reina memeluk Gilang.


"sama sama..." kata Gilang.. dia memegang tangan Reina dan menciumnya..


"jangan marah lagi ya.. gue gak bisa diginiin.. berat gue gak kuat" kata Gilang lagi


"emmmm"


"yang besok ke rumah gue ya calon mertua kangen katanya"


"diajak ngobrol kok cuma ammm emmm si yang" tanya Gilang sambil menoleh dan ternyata Reina tertidur dipunggung Gilang


"pantesan tidur dia" Gilang pun memegangi tangan Reina yang ada diperutnya takut terlepas dan Reina bisa jatuh..


"yang udah nyampe" ucap Gilang saat didepan rumah Reina


"emmm udah nyampe ya.. gue langsung masuk ya ngantuk" kata Reina menunggu Gilang melepas helm nya..


"yuk gue anter sampe dalem takut jatuh" kata Gilang menuntun Reina


"Assalamualaikum" ucap Gilang mengetok pintu


"Waalaikumsalam.. eh yuk masuk Lang." kata mama membuka pintu

__ADS_1


"iya mah.. dah sana langsung tidur ya" yang hanya dijawab anggukan kepala oleh Reina.


"kenapa dia??" tanya Reyhan dari ruang tamu.


"ngantuk bang tadi aja sempet ketiduran dimotor" jawab Gilang


"oh.. sini lu lawan ps sama gue.. males sama ayah kalah mulu dia" kata Reyhan


"maaf bang bukan nolak tapi udah malem mau langsung pulang aja" tolak Gilang


"udah kamu nginep sini aja tidur sama Reyhan.. nanti biar ayah yang kabarin papa kamu" sahut ayah


"emm iya deh yah.. Gilang nurut aja.." jawab Gilang


"ya udah nih kamu lawan abang kamu.. males ayah dia mainnya curang" kata ayah menyodorkan stik ps nya.


"ayah yang curang kok jadi aku sie.. dah sini Lang duduk" Reyhan menepuk sofa disebelahnya


Pagi harinya Reina kaget mendapati kekasih dan abangnya tidur di sofa depan tv.. dengan tangan masih memegang stik ps. Dia pun mencoba membangunkannya tapi nihil tak ada yang bangun. Akhirnya dia punya ide untuk menjahili keduanya diambilnya gelas berisi air dan mencipratkan air ke wajah keduanya.


"gila lu dek gak kira kira banguninnya.." kata Reyhan mengusap wajahnya


"eh bangun lu.. kebo banget si" lanjut Reyhan memukul lengan Gilang


"issh banguninnya gak usah pake ujan kali bang.. ck wajah ganteng gue kena jigong lu nih" kata Gilang


"sialan lu nih ulah pacar lu"


"ahahahaha" Reina hanya tertawa dan pergi ke dapur membantu sang mama memasak


Setelah drama dipagi hari dan sarapan bersama Gilang meminta ijin membawa Reina kerumahnya karena orang tuanya yang meminta. Selesai bersiap dan pamit Reina pun berangkat ke rumah Gilang.

__ADS_1


__ADS_2