Kisah Gadis Pencuri Hati

Kisah Gadis Pencuri Hati
eps 23


__ADS_3

"gak papa sayang yang penting kamu udah berusaha" kata Gilang sambil memeluk Reina


"apaan sie.. aku berhasil kok aku seneng banget.. makasih sayang untuk dukungannya" kata Reina melepas dan berlompat lompat.


"gile lu.. udah bikin jantung gue copot pas lu keluar dengan expersi kaya gitu." kata Maya


"ahahahaha ya maaf gue seneng banget May" tawa Reina langsung memeluk Maya.


"jadi kita jadi wisuda bareng dong." kata Yuda


"udah yuk rayain diapartemen aja" kata Reina


Mereka pun pulang menuju apartemen Reina. Tak lupa Reina memberi kabar kepada keluarganya dan meminta mereka hadir diacara wisudanya. Sesampainya diapartemen mereka langsung menyiapkan makanan yang tadi mereka beli.


"yank.. kamu gak keberatan kan kalo nemenin aku seminggu disini sampe wisuda..?" tanya Reina sambil mengambilkan makanan untuk Gilang


"engga kok.. lagian juga kebetulan aku free jadi kamu gak usah kawatir ya." jawab Gilang mengacak acak jilbab Reina


"kamu tuh iseng banget jilbabnya kan jadi kusut." Reina merajuk


"abisnya gemes sam kamu pengen cium jadinya" goda Gilang


"iish jangan macem macem deh.." jawab Reina mengacungkan sendoknya pada Gilang


"sayang nih makan" sambung Reina


"suapin" kata Gilang manja


Reina pun menyuapi Gilang dan dirinya sendiri setelah selesai mereka membereskan sisa makan dan duduk santai disofa sambil melihat tv. Yuda dan Maya telah berpamitan untuk pergi.


"kalo kamy capek bobo sana." kata Gilang saat Reina menyandarkan kepalanya dibahu Gilang


"pengen kaya gini aja.. eits tapi jangan modus ni tangan peluk peluk." kata Reina menyingkirkan tangan Gilang


"iissh kamu mah.. yank.. kita cuma berdua loh.. kalo aku khilaf gimana?" goda Gilang

__ADS_1


"gak usah macem macem deh yank.. udah ah sana kamu jauh jauh" kata Reina mendorong tubuh Gilang, bukan menjauh justru Gilang semakin mendekat.


"iiishh sayang awas." kata Reina manja


"jalan yuk yank.. bosen juga" ajak Gilang


"kemana males ah.."


"pulang aja gimana.. kesininya lg sehari sebelum kamu wisuda.." usul Gilang


"iya juga ya.. dari pada disini kita sering berduaanya takut kamu khilaf." kata Reina tertawa kecil


"oke aku pesen tiket dulu." kata Gilang sambil mengeluarkan ponselnya dari saku.


Malam harinya setelah membereskan dan mengemas barang yag akan dibawa Reina dan Gilang pun berangkat menuju bandara. Mereka tak memberi tau keluarga Reina.


Setelah pesawat mendarat mereka menunggu Reza untuk menjemput. Tak lama menunggu Reza pun datang. Sebelum pulang mereka mampir ketempat makan.


"sayang aku pulang kerumah bang Rey aja.. mama sama ayah lg nginep disana." kata Reina, Giang hanya mengangguk dan tersenyum.


"kamu mau kerja? bukannya mau lanjut S2 ya?" tanya Gilang


"emmm.. engga soalnya pas pengajuan beasiswa gak lulus dites tertulis" jawab Reina


"oh.. kamu gak mau dirumah aj gitu yank.. nungguin aku pulang kerja" kata Gilang


"maksud kamu." kata Reina bingung


"maksud Gilang tu lu jadi istri dia dan jadi ibu rumah tangga yang diem dirumah.. ah elu kuliah jauh jauh gitu aja gak paham." kata Reza


"oh.. kan emang kita mau nikah ya yank.. emang elu dari jaman gue masih jomblo sampe gue mau niksh elu masih sediri aja." ejek Reina


"ahahaha rasain lu Ja makanya cari pacar sono" tawa Gilang


"ck emang ya lu berdua mentang mentang mau nikah ngecengin gue mulu.. ntar lu liat aja sehabis lu nikah gue juga nikah" kata Reza

__ADS_1


"AAMIIN" kata Reina dan Gilang


"yuk buruan pulang sepet gue liat lu berdua." kata Reza


"lu gak niat gitu bayarin kita makan Ja.. " kata Gilang


"elu emang ya gak bisa gitu bikin gue seneng." kata Reza sambil meraba saku mencaari dompet


"ah dompet gue kok gak ada ya Lang." kata Reza dengan panik


"udah gue aja yang bayar" kata Reina sambil berjalan menuju kasir


"Lang serius tadi dompet gue masih ada kok.." Reza masih panik


"udah iklasin aja deh.." kata Gilang santai


"udah yuk.. oh ya nih yang dompetnya aku kembaliin" kata Reina menyerahkan sebuah dompet


"lah ini kan dompet gue kok bisa ada dielu si Re.." kata Reza bingung


"orang gue dikasih sama Gilang" jawab Reina santai


"wah bener bener lu berdua makin parah.. tunggu kok duit gue gak ada sie?" kata Reza membuka dompetnya


"ya kan udah buat bayar makan tadi" jawab Reina menuntun Gilang keluar


"EMANG YA LU BERDUA SUKA BANGET NYIKSA GUE,, AWAS AJA LU BERDUA" teriak Reza marah marah.


Sedangkan yang diteriaki hanya tertawa penuh kemenangan karena berhasil mengerjai Reza.


Setelah perdebatan panjang tadi mereka memutuskan untuk pulang.


--------


maaf apa bila masih banyak salah dan typo dalam penulisan.

__ADS_1


__ADS_2