Kisah Gadis Pencuri Hati

Kisah Gadis Pencuri Hati
season 2 eps 10


__ADS_3

Setelah berkutat dengan pikirannya Dul memberanikan diri untuk menghubungi Mitha.


chat room


to : Mitha


"assalamualaikum Mitha.. ini Abdul"


beberapa saat kemudian


from : Mitha


"waalaikumsalam.. oh iya kak nanti nomornya aku save"


to : Mitha


"trimakasih.. oh iya besok ada waktu gak.. jalan sama aku mau??"


from : Mitha


"iya boleh.. jam berapa?"


to : Mitha


"jam 10 pagi aku jemput ya"


Sampai larut malam Dul masih on chat dengan Mitha.


Banyak yang mereka bahas..


Keesokan harinya Dul telah bersiap untuk menjemput Mitha.


"mau kemana bang rapi amat" kata ayah Gilang


"mau jalan yah sama temen" kawab Dul


"oh.. hati hati ya.." jawab ayah Gilang


"oke yah.. abang berangkat dulu... assalamualaikum" ucap Dul berpamitan dengan ayahnya.

__ADS_1


Dul melajukan motor kesayangannya membelah jalanan pagi ini menuju rumah Mitha.


"assalamualaikum" ucap Dul didepan rumah Mitha


"waalaikumsalam.. loh Dul ada apa?" tanya om Bagas


"Dul mau ngajak Mitha jalan jalan om.. boleh??" kata Dul setelah menyalami om Bagas.


"iya boleh sebentar om panggilkan Mithanya dulu.. silahkan duduk Dul" kata om Bagas.


"ini minum nya Dul silahkan.. Mithanya lagi siap siap" kata tante Meysa


"terimakasih tante jadi ngerepotin" kata Dul


"enggak kok.. cuma minum ini.. tante tinggal dulu ya.. mau nyiapin keperluan om kamu dia mau berangkat ke luar kota" pamit tante Myesa


"iya tante" jawab Dul


Dul memainkan ponselnya sambil menunggu Mitha.


"maaf lama kak.. soalnya tadi abis bantuin mama didapur" kata Mitha saat keluar menemui Dul


"enggak papa.. yuk jalan sekarang.. om tante mana mau pamit" kata Dul


Dul dan Mitha pun kini telah siap untuk pergi.


Dul menajak Mitha kesuatu tempat yang biasa Dul datangi bersama teman temannya dulu.


Sesampainya disana Mitha dibuat takjub akan keindahan tempat tersebut.


"indah banget kak" kata Mitha


"ini aku sama temen temen aku yang buat.." jawab Dul


"berarti kaka sering kesini dong" kata Mitha


"iya kalo lagi suntuk kesini kalo engga ke pantai" jawab Dul.


"kesana yuk. aku mau nunjukin sesuatu sama kamu" kata Dul menarik tangan Mitha menuju ke ujung tempat tersebut yang merupakan tempat favorit Dul

__ADS_1


"Mitha.. mungkin ini terlalu cepat buat kamu tapi sejak pertama kita bertemu kamu adalah gadis yang telah berhasil masuk kedalam pikiranku.. aku bukan laki laki romantis..


disini ditempat ini aku Abdul Jalaludin Rumi mengungkapkan perasaan ku kepada mu SaraMitha Bagaskara.. Maukah kau menjadi penyempurna hidupku.. Menjadi pendamping hidupku?" kata Dul menggenggam tangan Mitha


"iya aku mau" kata Mitha malu malu..


"benarkah??" tanya Dul


Mitha menganggukan kepalanya. Setelah itu Dul mengeluarkan kotak kecil dari saku celananya dan mengeluarkan sebuah kalung dari dalam kotak itu..


"boleh aku memasangkannya untuk mu??" tanya Dul. Mitha hanya mengangguk.


Dul pun memasangkan kalung berbandul mahkota keleher Mitha.


"makasih kak.. bagus banget aku suka" kata Mitha memegang bandul tersebut.


"jangan pernah dilepas ya.." kata Dul


"iya" jawab Mitha


Mereka saling pandang begitu lama.. Dul mendekatkan wajahnya ke wajah Mitha.


"boleh aku peluk kamu?" kata Dul.


Mitha hanya mengangguk karena Mitha sangat gugup saat Dul mendekatkan wajahnya.


Dul pun langsung memeluk Mitha.


"makasih sayang.. makasih udah nerima perasaan alu" kata Dul.


"sama.sama" jawab Mitha


Suara adzan duhur terdengar Dul mengajak Mitha menuju Mushola yang terletak tak jauh dari tempat itu.


Setelah selesai mereka pulang tapi sebelum pulang Dul mengajak Mitha untuk makan ditempat favoritnya.


~TAMAT~


-------☆☆☆☆☆☆-------

__ADS_1


sekian cerita dari ku..


semoga menghibur..


__ADS_2