
Kini usia pernikahan Gilang dan Reina menginjak bulan ke 5. Reina juga sedang mengandung buah cinta mereka.
Reina tak seperti perempuan hamil pada umumnya. Dia tak merasakan mual muntah dan ngidam. Gilang selalu menanyakan kemauan sang istri, apapun yang istrinya minta dia akan selalu berusaha untuk menurutinya.
"sayang nanti sore jangan lupa ya kita harus cek kehamilan aku" kata Reina saat sedang menelfon sang suami
"iya nanti aku pulang cepet kok.. kamu mau dibawain apa?" tanya Gilang
"nanti aja deh sekarang belum kepengin apa apa" jawab Reina
"oh ya udah aku kerja dulu ya.. assalamualikum" kata Gilang
"Waalaikumsalam" kata Reina dia langsung menutup panggilannya.
Reina kembali melanjutkan pekerjaannya. Dia lebih sering menggambar diteras samping karena lebih sejuk dan tenang sehingga dia bisa menggambar dengan tenang.
"bosen pengen es kelapa deh" gumam Reina diapun segera menghubungi sang suami. Karena mereka hanya tinggal berdua.
to : hubbyku
"aku mau es kelapa muda"
from : hubbyku
"oke meluncur sebentar lagi"
to : hubbyku
"nanti aja sekalian pulang"
from : hubbyku
"ini juga udah mau pulang kok.. kebetulan udah selesai urusannya"
"mau sama apa lagi sekalian"
to : hubbyku
__ADS_1
"sama bakso bakar enak kayaknya"
from : hubbyku
"oke meluncur"
Sambil meunggu suaminya pulang Reina membereskan peralatan kerjanya.
Tak berapa lama Gilang pun sampai dirumah.
"Assalamualaikum" ucap Gilang membuka pintu
"Waalikumsalam... wah kelapa muda segernya" kata Reina menarik kantong plastik berisi es kelamud
"kaya anak kecil tau yank.. suami pulang bukannya cium tangan palah dicuekin" kata Gilang
"eh iya lupa.. maaf ya sayang.." kata Reina sambil meraih tangan Gilang menyalami lalu menciumnya. Gilang berlutut didepan Reina
"anak Papa lagi pengen yang seger seger yaa.." kata Gilang sambil menempelkan telinganya diperut istrinya.
"ya pengen tu aku bukan dede" jawab Reina
"oke.. bajunya udah aku siapin kok dikasur" jawab Reina
Gilang masuk kamar da Reina kedapur menyiapkan es klamud dan bakso bakarnya..
Sore hari Gilang siap memgantar Reina untuk memeriksa kandungannya.
"tadi kamu udah daftarkan sayang" tanya Gilang
"iya udah kok.. nanti tinggal konfirmasi aja kependaftarannya" jawab Reina
"oke ya udah yuk masuk" kata Gilang menggandeng taangan Reina
"permisi sus mau ambil nomer pendaftaran atas nama Reina Putri" ucap Gilang didepan meja pendaftaran.
"sebentar ya pak" kata Suster.
__ADS_1
"ini pak silahkan tunggu didekat ruang dokter" kata Suster setelah menyerahkan nomer pendaftaran ke Gilang
"terimakasih" ucap Gilang dan berlalu menuju ruang dokter untuk menyerahkan nomer urut tersebut.
"nomer urut 2 atas nama ibu Reina Putri" ucap Suster yang bertugas
"iya.. ayo sayang kita masuk" kata Reina
"ayo.." kata Gilang beranjak dari tempat duduk
Setelah melakukan pemeriksaan Gilang menuju ke tempat pembayaran dan pengambilan obat untuk mengambil vitamin.
Dari hasil pemeriksaan itu diketahui bahwa kandungan Reina baik baik saja dan sekarang menginjak usia 12 minggu. Masih kecil memang perut Reina pun belum begitu menonjol.
"sayang aku mau itu deh.." kata Reina menujukan grobak penjual cimol
"oke kita beli buat mama ap dede nih" kata Gilang
"buat mama sama dede dong.. papa mau??" kata Reina
"maudong.. ayo kita beli sebelum pulang" kata Gilang menggandeng tangan Reina menuju penjual cimol.
"pak sepuluh ribu bikin 2 ya.. bumbunya pedes sama asin" kata Reina
"banyak bener" kata Gilang
"gak papa aku abisin kok" jawab Reina
"ini neng" kata penjual cimol menyerahkan 2bungkus cimol
"ini uangnya pak.. terimakasih" kata Reina memberi uang dan menerima bungkusan itu.
Didalam mobil Reina memakan cimol dan sesekali menyuapi suaminya.
"enak yank" kata Reina
"udah gak ada yang mau dibeli lagi?" tanya Gilang
__ADS_1
"enggak tau.. nanti kalo dijalan liat trus pengin ya beli" kata Reina sambil mengunyah.
Gilang dibuat gemas oleh tingkah ibu hamil satu ini. Reina terlihat sangat menikmati cimolnya.