Kisah Gadis Pencuri Hati

Kisah Gadis Pencuri Hati
eps 37


__ADS_3

Setelah acara jalan jalan beberapa hari yang lalu. Reina lebih banyak dirumah dan sesekali keluar ketempat mertuanya. Karena orang tua nya kini menetap diluar kota.


Hari ini keluarga abangnya tengah berkunjung kerumah Reina.


"dek..abang mau keluar adek mau nitip apa?" tanya Reyhan


"beliin bakso beranak aja ya bang sama kelapa muda" kata Reina yang tengah bermain bersama keponakannya.


Sekarang kata kata yang digunakan Reyhan dan Reina bukan lo gue tp aku kamu atau abang adek. Karena mereka sudah dewasa dan sudah berkeluarga.


"kamu mau apa Ken?" tanyanya pada sang anak.


"aco kaya aty yah" jawab Kenzo


"oke nanti ayah beliin ya" kataa Reyhan


"istrinya gak ditanya nih" kata Maira cemberut


"eits istrinya nanti dibawain yang sepesial aja ya.." kata Reyhan


"gak mau ah.. aku mau ayam geprek aja" kata Maira


"oke nanti aku beliin juga" kata Reyhan


"adek juga mau bang" kata Reina


"maruk amat semuanya diminta" kata Reyhan


"biarin sie.. ya bang.." kata Reina memelas Reyhan hanya mengangguk pasrah. Reina pun tersenyum senang.


Reyhan segera bangkit dan berangkat. Didepan dia berpapasan dengan Gilang yang baru pulang.


"bang mau kemana?" tanya Gilang


"mau keluar ketemu temen sama beli pesanan bini kmu" jawab Reyhan


"oh ya udah hati hati dijalan bang.. aku nitip kaya Reina ya" kata Gilang


"oke deh aku titip anak istri ya.. bilangin aku gak lama kok" kata Reyhan


"sip bang" kata Gilang dan setelah abangnya pergi dia segera masuk kerumah.


"Assalamualaikum" kata Gilang


"Waalaikumsalam" kata mereka kompak

__ADS_1


"Ken kok uncle kasih salam gak dijawab" kata Reina


"akel nda awa ainan" jawabnya


"uncle bawanya ini Ken.mau??" tanya Gilang menunjukan bawaannya


"au au.. cini om uat Ken" kata Kenzo berlari mendekati Gilang


"salim dulu dong sama cium nanti ini buat Kenzo" kata Gilang.


Kenzo pun menyalami dan mencium Gilang. Gilang memberikan martabak itu kepada Kenzo.


"uat Ken mua kan.. unda cama aty gak dikasih kan" kata Kenzo


"kasih dong kan itu banyak.. kita harus berbagi" kata Gilang


"oke akel" jawab nya


"anak pinter" kata Gilang mengusap kepala Kenzo


Reina menghampiri Gilang menyalaminya dan mengajaknya kekamar untuk bersih bersih dan ganti baju.


"anak papa gak rewelan.." kata Gilang saat Reina duduk di tepi ranjang.


"enggak kok.." kata Reina


"yang baru itu ya bang" kata Reina


"iya.. akhir bulan ini dia pindah" kata Gilang


"yuk kasihan kak Maira sama Kenzo didepan" kata Gilang menuntun Reina kembali keruang tv


Saat sedang bermain dengan Kenzo ditaman samping mereka dipanggil oleh Maira untuk makan karena Reyhan telah pulang.


Mereka menyantap makanan itu bersama. Reina hanya memakan setengah mangkuk baksonya dan makan ayam geprek tanpa nasi. Dan akhirnya Gilang yang menghabiskan.


Reyhan dan keluarga berpamitan untuk pulang.


Setelah membereskan makannya Gilang menyusul Reina yang sedang menonton tv. Tiba tiba ponselnya berbunyi tanda ada panggilan.


"Assalamualaikum" kata Gilang.


"Waalaikumsalam.. lu dirumah Lang?" tanya si penelpon


"iya nih kenapa?" tanya Gilang

__ADS_1


"gue on the way.. jangan pergi pergi" kata si penelpon


"iye iye" kata Gilang


"siapa sie?" tanya Reina yang kini tengah tiduran berbantalkan paha Gilang dan Gilang mengusap usap perut Reina


"Reza" jawab Gilang


"nanti lu langsung masuk aja ya.. ya dh gue tutup Assalamualaikum" kata Gilang menutup telfon


"dia mau kesini" kata Gilang menaruh ponselnya didepan Reina


"neng periksanya kapan lagi" kata Gilang


"besok gimana soalnya neng mau konsultasi juga" jawab Reina


"oke besok sore kan.. abang ada meeting sama Reza dan karyawan studio" kata Gilang


"iya.. kan prakteknya sore.." kata Reina


Reza tiba dirumah Gilang langsung masuk sesuai arahan Gilang saat ditelfon tadi.


Saat sedang asyik ngobrol tiba tiba terdengar suara deru motor berhenti didepan rumah Gilang.


"anak anak lu suruh kesini Ja.. " kata Gilang


"enggak.. tadi si Farhan nanya gue dimana ya gue jawab kalo lagi ditempat elu" kata Reza


"sono lu beli cemilan sama minum gue gak mau ngerepotin istri gue" kata Gilang


"iya mereka udah pada bawa kok.. gue udah bilang tadi.." kata Reza


"gue samperin dulu.. pindahin tu istri lu kekamar.. ntar anak anak gue suruh didepan aja biar gak ganggu" lanjut Reza.


Gilang pun membangunkan Reina untuk pindah kekamar. Karena sudah mengantuk Reina pun hanya menurut. Gilang berpamitan kepada Reina untuk menemui teman temannya didepan Rumah.


"bini lu mana Ja.. wah parah lu udah nikah bini ditinggal main" kata Bagas.


"sembarangan bini gue lg ada tugas dari kantornya keluar kota." jawab Reza


"oh kirain kan lu bosen"kata Rizqi diikuti tawa oleh teman teman lainnya.


"eits pelanin tuh suara kalo gak mau gue usir" kata Gilang yang baru keluar dari rumah


"santai pak bos.." kata Bagas.

__ADS_1


Mereka pun ngobrol tentang kehidupan mereka setelah bekerja.


__ADS_2