Ksatria Nusantara

Ksatria Nusantara
Perjalanan Bermula Part 4


__ADS_3

Beralih ke kelompok yang lain


Karnada dan Apriando tiba disebuah Hutan, Mereka berdua bertemu dengan seekor burung Rajawali yang mencegat perjalanan mereka.


"Siapa Kalian ?" tanya burung tersebut


"Aku Karnada!" jawab Karnada


"Aku Apriando!" Sambung Apriando


" Sebenarnya Aku sudah tau siapa kalian! Kalian adalah murid Barata yang diutus untuk menyelamatkan Putri Mayang sari!" Kata burung Rajawali tersebut


"Bagaimana kau bisa tau semua itu?" Tanya Apriando seraya heran dengan ucapan burung tersebut


" Putri Mayang Sari adalah Majikan ku yang diculik oleh Sentana! Aku pernah mencoba menyelamatkan nya tapi gagal! Sampai suatu ketika Tuan putri menyuruhku untuk meminta bantuan Barata! Namun sayangnya Barata tidak bisa berbuat apa apa dan Beliau memintaku agar menunggu waktunya tiba! Dan Aku yakin Kalian berdua adalah utusan Barata karna Aku bisa merasakan kekuatan Barata dalam diri Kalian.!" terang Burung tersebut


" Dan mungkin sudah waktunya Kita menyelamatkan Putri Mayang Sari" Sambung Apriando


Apriando dan Karnada pun bertanya pada burung Rajawali tentang keberadaan Putri Mayang Sari


" Rajawali! Apakah Kau mengetahui tempat dimana Tuan Putri disembunyikan?" tanya Apriando


" Iya!" jawab Rajawali


" Maukah Kau mengantarkan Kami agar perjalanan kami bisa lebih cepat?" pinta Apriando pada Burung tersebut


"Tentu saja! Dengan senang hati.!" jawab Rajawali


Kemudian Mereka pun berangkat terbang bersama Rajawali.


(Kembali Ke kelompok Argus)


Artasura dan Teman temanya menemukan Apriana dan tiga temanya pada saat perjalanan kembali Keperguruan.


"Ternyata menemukan Kalian bukanlah hal yang sulit!" kata Artasura


" Siapa Kalian sebenarnya? Dan apa yang Kalian mau dari Kamin" tanya Apriana sembari dengan perasaan takut


"Aku adalah Artasura Ksatria terkuat di seluruh Nusantara! Aku ingin agar Kalian memberitahuku keberadaan Barata.!" jawab Artasura dengan sombong


Namun Apriana tidak mengikuti keinginan Artasura.


" Kami tidak tau siapa Barata.!" Kata Apriana seraya berbohong


" Jangan bohong! Aku tau siapa Kalian! Ikuti perintahku jika Kalian tidak ingin menyesal..!!!" bentak Artasura


Tanpa berpikir panjang Apriana dan tiga temanya segera melarikan diri. Namun sayangnya Trihalimun Mereka berhasil digagalkan kan oleh Artasura dan Merekapun ditangkap.


" Lepaskan Kami pengecut! Beraninya hanya dengan perempuan.!!" kata Apriana


" Diam! Kalian belum tau siapa Aku.!" ujar Artasura


Sebelumnya surat panah Zabela sudah sampai ke tangan Barata dan Barata pun sudah mengetahui semuanya .


Kemudian Barata memerintah kan Dua Murid wanita, Mutiara dan Jelia untuk menyusul Apriana.

__ADS_1


Setelah berjalan cukup jauh, Akhirnya Mutiara dan Jelia melihat Apriana dan tiga temanya ditangkap oleh Artasura.


" Celaka.!! Mereka sudah ditangkap Artasura.!" Ujar Jelia melihat dari Kejauhan


" Kita harus memberi tau Guru secepatnya.!" sambung Mutiara yang juga ikut menyaksikan kejahatan Artasura


Mereka berdua pun langsung ke Perguruan dan memberitahu Barata.


" Guru! Apriana, Novita, Sugita, Dan Nara ditangkap Artasura!" kata Jelia menyampaikan


" Bagaimana bisa?" potong Murid yang lain tang bernama Ray Anaka


" Kami sendiri tidak tau.! Kami melihat Artasura memaksa Apriana untuk memberitahu keberadaan Guru.!" Terang Mutiara


Barata takut jika sampai Artasura menemukan perguruan Sugiran sudah pasti Dia akan menghancurkannya.


"Kita harus menghadang Artasura sebelum Iya menghancurkan perguruan ini dan mencelakai Apriana dan yang lainya! Ray Anaka, Mutiara, dan Jelia! Kalian ikut Aku! Dan Jauh Sukanta! jaga Perguruan ini!" kata Barata


"Baik Guru.!" jawab Mereka dengan Serempak


Kemudian Barata dan Muridnya pun muncul dihadapan Artasura.


"Akhirnya Kau muncul juga.! Baguslah..! Aku tidak perlu menyiksa Muridmu.!!" ujar Artasura


" Mengapa Kau mencari ku harus menyiksa orang orang yang tidak bersalah..!" tanya Barata


"Itu bukan urusan mu.!!!" jawab Artasura


" Apa Kau tidak bisa menerima Kekalahan mu beberapa tahun yang lalu?" kata Barata seraya menyindir Artasura


" Aku mencarimu untuk membalas dendam sekaligus mengambil seluruh kekuatan mu.!" ujar Artasura seraya menantang


" Bersiaplah! Bayangaaaaan Iblis..!!" kata Artasura sambil menyerang


" Topan Api..!" Barata menangkis dan membalas serangan Artasura


Akhirnya terjadilah perkelahian sengit antara Barata dan Artasura Sementara Ray Anaka Jelia dan Mutiara bertarung melawan tiga orang teman Artasura.


Ray Anaka berhasil melawan teman teman Artasura.


Tapi sayangnya Barata dikalahkan oleh Artasura, Melihat temanya sudah kalah Artasura melarikan diri dan menculik Barata.


" Guruuuu..!!!" Teriak Ray Anaka sembari memanggil Barata


" Apa yang harus kita lakukan..? " tanya Ray Anaka pada Jelia dan Mutiara


"Entahlah!" Jawab Mutiara dengan wajah yang sedih dan kesal


Akhirnya Ray, Mutiara Jelia, Serta Apriana, Novita dan Sugita maupun Nara pulang dengan kesedihan dan tidak bisa berbuat apa apa.


Dan Sesampainya di perguruan.


" Ray! Apa yang terjadi? dimana Guru?" Tanya Sukanta yang belum mengetahui apa apa


Ray Anaka tidak mampu bicara apa apa dan Dia hanya terdiam saat ditanya oleh Sukanta.

__ADS_1


" Artasura mengalahkan Guru dan membawanya pergi!" terang Mutiara


" Kemana Kita akan menyelamatkan Guru?" Kata Sukanta seraya bertanya tanya


" Entahlah! " jawab Jelia dengan wajah sedih


Mereka tidak bisa berbuat apa apa dan hanya bisa memberitahu Berta dan Zabela karna mereka berdua bisa menerawang.


" Kita harus memberitahu Berta dan Zabela! Mungkin Mereka bisa menerawang keberadaan Guru..!" ujar Ray Anaka


" Bagaimana caranya untuk memberitahu Berta dan Zabela?" tanya Sukanta


"Aku akan mencobanya..!"


Kemudian Ray anaka mengambil busur panah yang akan Iya gunakan untuk menyampaikan pesan pada Zabela dan Berta seperti yang dilakukan Zabela sebelumnya.


Dan pada saat setelah melepaskan anak panah tersebut ternyata Sugiran kehadiran tamu yang tak diundang, Dan tamu itu adalah Trantasura


Trantasura adalah orang yang menyerang Perguruan Sugiran berapa waktu yang lalu Ia juga ingin membunuh Barata, Namun kali ini Iya datang hanya beberapa orang saja, Karna Gundala temanya dan sebagian besar kelompoknya tewas ditangan para Murid Sugiran saat pertarungan yang lalu.


"Sepertinya Sugiran sedang dalam berduka.!" Kata Trantasura seraya mengejek


" Mau apa kau kemari?" Tanya Ray Anaka dengan kaget


Trantasura ingin agar Ray Anaka dan yang lainnya agar ikut bersekutu , Namun keinginan Trantasura ditolak oleh Ray Anaka.


" Aku ingin Kalian Bersatu dengan ku..!" ajak Trantasura


" Jangan harap Kami akan mengikuti keinginanmu Trantasura.!" tolak Ray Anaka dengan tegas


" Baiklah.!! Kali ini Aku Yang akan menghabisi kalian" kata Trantasura menantang


Akhirnya terjadilah pertarungan antara dua kelompok Ray Anaka dan Trantasura dan disaat di tengah-tengah pertarungan tersebut munculah dua orang wanita yang ikut membantu Ray Anaka.


Kemudian pada akhirnya Trantasura kalah lagi dalam pertarungan tersebut, Trantasura pun pergi dangan Kekalahan yang kedua kalinya sedangkan anak buahnya sudah habis terbunuh oleh murid murid Sugiran.


Berkat bantuan dua Wanita itulah Ray Anaka dapat mengusir Trantasura,


dua Wanita itu adalah Munawangi dan Suntari, Mereka adalah anak Tumenggung Adiraksa dari kerajaan Tara.


"Siapa kalian?" tanya Ray Anaka dengan perasaan kagum


"Aku Munawangi dan ini Suntari! orang memanggil Kami pendekar dua Selendang.!" jawab Munawangi


" Dan satu lagi! dari mana kalian berasal?" tanya Ray Anaka lagi


" Aku anak temenggung Adiraksa dari kerajaan Tara, Saat pertarungan Ayah melawan pendekar kejam bernama Artasura! Ayah Kalah dan bersembunyi di bawah keraton kerajaan Tara! Ayah meminta Kami untuk menghadap Guru Barata dan bersatu dengan para Murid Sugiran untuk menumpas kejahatan..!" terang Munawangi


Namun sayangnya Munawangi dan Suntari datang terlambat,Karena Barata sedang diculik oleh Artasura yang Ray Anaka sendiripun tidak tau dimana Gurunya berada.


" Kalian datang terlambat! Guru Barata baru saja diculik oleh Artasura.!" kata Sukanta dengan wajah murung


Munawangi sendiri sudah mengetahui tentang kehebatan Artasura yang pernah di saksikan nya sebelumnya.


"Artasura? Celaka! kalau sampai Artasura mengambil kekuatan Guru.! Semua kekuatannya akan hilang dan Artasura akan menguasai jagad raya" ujar Munawangi

__ADS_1


" Kita berharap saja mudah mudahan Artasura belum sempat mengambil kekuatan Guru sampai Kita menemukanya.!!"Ujar Ray Anaka


.............................................................


__ADS_2