
Setelah surat panah yang dilepaskan oleh Ray Anaka telah sampai ke tangan Berta dan Zabela, Mereka pun segara mencari keberadaan Barata dengan kekuatan batin.
"Berta! Maafkan kami telah menganggu perjalanan kalian! Ada berita penting yang harus ku sampaikan! Saat ini Guru diculik oleh Artasura ! Kami membutuhkan kekuatan mu untuk menerawang keberadaan Guru! Dan setelah Kau menemukannya segera beritahu aku agar Kami bisa menyelamatkannya secepat mungkin! Dan Kalian bisa meneruskan perjalanan.!" Isi surat tersebut
" Bagaimana bisa Guru sampai diculik?" Ujar Berta seraya kaget saat membaca surat tersebut
" Siapapun yang berani melukai Guru! akan ku habisi Dia..!" Sambung Sastra dengan geramnya
"Bukankah Artasura adalah orang yang diceritakan Akik yang kita selamatkan sebelumnya? " Tanya Jini sambil mengingat nama Artasura
" Iya benar Dan ternyata Artasura bukanlah orang yang bisa diremehkan..!" Jawab Sastra
" Berta! Kita tidak ada waktu lagi.! Segera lakukan apa yang seharusnya Kau lakukan..!" pinta Semiang pada Berta
" Baik!" kata Berta
Kemudian Berta pun segera melakukan tugasnya untuk mencari Barata dengan kekuatan batin.
Dan akhirnya Berta berhasil menemukan Barata, Iya melihat Gurunya ada didalam Goa yang cukup jauh dari tempat Perguruan Sugiran.
" Bagaimana? Apakah Kau bisa menemukan Guru?" tanya Sastra pada Berta penasaran
" Iya! Guru ada didalam Goa Guru diikat hingga tidak bisa melakukan apa apa.!!" Jawab Berta
" Kurang ajar! Awas kau Artasura..!!" ujar Sastra dengan geramnya
"Jini! Lepaskan anak panah mu untuk memberi tau Ray Anaka!" pinta Semiang pada Jini
Jini pun segera melepaskan panahnya beserta surat yang berisi pemberitahuan keberadaan Barata.
" Ray anaka! Guru ada didalam Goa! disebuah hutan disekitar Desa Pagar Dewa..!" Isi surat tersebut
" Kita harus secepatnya sampai ke Desa Pagar Dewa..!! Novita, Sugita dan Nara kalian tinggal disini! yang lain ikut aku!" kata Ray Anaka Mengajak Murid yang lain untuk menyelamatkan Barata
Ray Anaka dan teman temanya segera berangkat untuk menyelamatkan Barata dibantu oleh pendekar Dua Selendang.
Kemudian Sastra Dan temanya pun meneruskan perjalanan mereka.
Beralih Ke kelompok Argus.
Argus pun menerima imformasi dari Ray Anaka yang ditujukan pada Zabela, isi surat sama dengan surat sebelumnya.
"Apa? Bagaimana semua ini bisa Terjadi?" ujar Argus yang lebih dulu membaca surat tersebut
Zabela dan Parta Pun Ikut membaca surat tersebut.
" Apa Kau bisa menerawang Keberadaan Guru?" tanya Argus pada Zabela
"Akan kucoba" jawab Zabela
__ADS_1
Sayangnya Zabela tidak bisa menembus kekuatan Artasura, Namun Iya bisa mengetahui bahwa Berta sudah mengetahui keberadaan Barata.
" Maaf! Aku tidak bisa menembus kekuatan Artasura.!! Artasura memiliki Halimun Perisai yang sangat kuat..!" Ujar Zabela
" Apa yang harus kita lakukan?" Ujar Parta seraya bertanya pada Argus
" Jangan Khawatir..! Berta sudah berhasil menemukan Guru dan saat ini Ray Anaka sedang berusaha menyelamatkan Guru..!" Ujar Zabela
" Syukurlah kalau begitu..!" kata Argus
" Berarti kita bisa meneruskan perjalanan?" tanya Parta
" Iya!" jawab Zabela
Mereka pun meneruskan perjalanan dengan sedikit keraguan karna takut terjadi apa apa pada Barata.
(Beralih ke Karnada dan Apriando.)
Mereka Berdua sudah sampai ketempat yang dituju yaitu di pulau Papua, Dan turun ditempat yang sedikit jauh dari persembunyian Sentana untuk melihat situasi.
" Kita harus melihat keadaan dulu sebelum Menyusup!" ujar Karnada pada Apriando dengan pandangan mengarah ketempat Sentana
Sentana menyekap Putri Mayang Sari disebuah Perguruan ya n yang bernama Perguruan Lintang Timur
Setelah keadaan kelihatan aman, Mereka berdua berlahan masuk untuk mencari Mayang Sari secara diam diam.
Sementara Burung Rajawali tetap menunggu.
Tampak wajah terlihat cantik berkulit putih layaknya seorang Putri yang kaget melihat hadirnya Karnada dan Apriando.
"Siapa Kalian?" tanya Mayang Sari
"Kami utusan Guru Barata datang untuk menyelamatkan Tuan Putri!" jawab Karnada
Tanpa menunggu lama mereka bergegas keluar, Namun gerak gerik Mereka diketahui oleh salah satu Anak buah Sentana.
" Mau kemana Kalian?" tanya anak buah tersebut yang menjaga kamar Putri Mayang Sari
" Kami mau jalan jalan.! " jawab Karnada seraya bercanda
" Kurang ajar! Kau meremehkan Aku.! Hiaaat..!!"
Kemudian anak buah tersebut menyerang Mereka.
"Apriando! bawa Tuan Putri Pergi! Dia urusanku.!!" pinta Karnada sambil menghadang serangan anak buah Sentana
Sedikit ada perkelahian antara Karnada dan selah satu anak buah sentana, hinga diketahui oleh anak buah yang lain.
Sementara Apriando membawa Mayang Sari pergi,Dan berhasil membawanya kehadapan burung Rajawali.
__ADS_1
" Tuan Putri!" Sapa Rajawali
"Rajawali! Aku pikir Kita tidak akan bertemu lagi!" sapa Mayang kembali seraya rindu dengan Rajawali
"Nanti saja bicaranya! Kita tidak banyak waktu! Pergilah Kalian ke perguruan Sugiran! Aku akan membantu Karnada" pinta Apriando
" Baik!" jawab Mayang
Kemudian Mayang Sari dan Rajawali pun segera pergi , Dan Apriando menyusul Karnada
" Karnada! Ayo kita pergi! melawan Mereka buang buang tenaga saja..!!"
kata Apriando seraya mengajak Apriando pergi dari tempat tersebut
" Baiklah..! Trihalimun..!!"
Kemudian Mereka berdua pun menghilang dan muncul cukup jauh dari tempat tersebut, Dan Mereka pulang dengan Keberhasilan
Namun perjalanan Mereka untuk pulang cukup memakan waktu karna Mereka hanya berjalan kaki, Dan itu tidak secepat terbang bersama Rajawali.
Sementara Putri Mayang Sari hampir sampai di perguruan Sugiran dan setibanya disana kedatangan Mayang membuat Murid Sugiran Kaget.
"Serangan Darimana lagi ini?" Ujar Novita saat melihat Burung Rajawali
Setelah sampai, Tampak terlihat cantik turun dari pundak Rajawali tersebut , Dan menghampiri Novita,Sugita, dan Nara.
"Permisi..!' Apa benar ini Perguruan Sugiran?" tanya Mayang Sari
"Iya benar! Siapa kau?" ujar Novita kembali bertanya pada Mayang Sari
" Aku Mayang Sari..!" jawab Mayang
"Benarkah? Kalau begitu hormat kami Tuan Putri.!" kata Novita sambil menundukkan kepala
" Angkat kepala kalian! Tidak ada tuan Putri disini! Aku hanya manusia biasa tidak pantas untuk dihormati..!" kata Mayang dengan rendah hati
" Selamat datang di perguruan Kami Putri..!" kata Sugita
" Dimana Barata?" tanya Mayang dengan penuh kerinduan
" Perguruan Sugiran saat ini sedang berduka! Karna Guru Barata diculik oleh Artasura dan saat ini sedang diselamatkan oleh Ray Anaka dan Murid yang lain!"
Dan Setelah mengetahui Barata Diculik, Mayang Sari bebas dari cengkraman Sentana namun Mayang Masih sedih saat mendengar apa yang terjadi pada Barata.
" Apa? Mengapa semua harus ini terjadi?" Ujar Mayang dengan wajah sedih
Sambil menatap langit dengan Linangan air mata membasahi pipi, Mayang Sari Meratapi tentang apa yang terjadi antara Dirinya dan Barata.
" Oh Dewa! Ujian apa lagi yang harus Aku jalani! Mengapa begitu sulit mempersatukan Aku dan Barata!" ujar Mayang dalam Hati sambil menangis
__ADS_1
Barata dan Mayang sari adalah dua insan yang saling mencintai, Namun belum terungkap satu sama lain karna pertemuan Mereka dipisahkan oleh Artasura dan Sentana saat pertempuran Aliran hitam dan Kerajaan Tara beberapa tahun silam.
...............................