
Barata ingin memberitahu rahasia yang selamanya ini ia sembunyikan pada salah satu muridnya yang bernama Berta dan Raja Musi.
" Yang Mulia! Ada satu hal yang ingin Ku sampaikan pada yang Mulia..!" kata Barata
" Silahkan Barata..!" ujar Raja mempersilahkan
"Sebenarnya Berta adalah Putri kandung yang mulia sendiri! Berta ku bawa pergi saat Artasura hendak membunuhnya.!!" kata Barata menyampaikan
"Benarkah?" ujar Raja seolah tidak menyangka
"Iya yang mulia..!" kata Barata
"Kenapa Guru tidak memberitahuku sebelumnya Guru?" sambung Berta yang juga tidak menyangka
" Aku menunggu pada saat yang tepat Berta.! Dan sekarang bersujud lah pada Maharaja dan Permaisuri! Karna Mereka adalah kedua orang tuamu.!" kata Barata menjelaskan
Berta pun mendekati Raja dan Permaisuri untuk sujud.
"Sujud hamba Ayahanda..!!" ucap Berta
"Iya! Aku tidak menyangka bahwa Aku diselamatkan oleh Putriku sendiri.! Ayah bangga pada mu Berta Putriku.!" ujar Raja dengan bangganya
"Terimakasih Ayahanda.!" ucap Berta
" Sujud hamba Ibunda..!!" sujud Berta juga pada Permaisuri
"Berta Putriku! Bunda pun sangat Bangga padamu karna selain cantik Kau juga ahli dalam ilmu bela diri.! Ibunda sudah merasakan bahwa Kau adalah Putriku dan ternyata perasaanku benar.!" ujar Permaisuri
" Terimakasih Bunda.! Semua itu adalah berkat Guru.!" kata Berta
"Kakak!" panggil Berta pada Mayang sari
"Berta Adikku! Aku juga tidak menyangka bahwa Aku masih bisa bertemu dengan Adikku yang hebat ini..!" ujar Mayang dengan bangga seraya memuji
"Tidak ku sangka tidak kuduga sekaligus tidak Ku kira..!! Ternyata selama ini Kita bergabung dengan seorang Putri Kerajaan.!" ujar Semiang yang ikut menyaksikan pertemuan Berta dengan Kedua orang tuanya
" Aku pun berpikir demikian..!!" sambung Jini
"Berpikir demikian apanya?" tanya Semiang pada Jini
"Maksudnya Aku pun tiada menyangka..!" jawab Jini
"Oo..! Ku kira Kau berpikir bahwa Aku juga mencintaimu seperti itu.!" kata Semiang seraya bercanda
"Tidak sudi Aku" kata Jini
" Terang saja cantik ternyata Dia seorang Putri.!" sambung Sastra seraya membicarakan Berta
" Iya begitulah kira kira..!!" ujar Semiang
(Semua tersenyum)
" Terimakasih Barata! Kau telah mempertemukan Kami kembali.! Aku tidak tau harus dengan apa Aku membalas semua jasa jasamu.?" ujar Raja pada Barata seraya berterimakasih
__ADS_1
" Tidak perlu yang mulia! Aku hanya melakukan apa yang seharusnya kulakukan dan tidak mengharapkan imbalan apapun selain restu yang Mulia untukku mempersunting Mayang Sari.!!" kata Barata
"Soal itu jangan Kau tanyakan lagi Barata.! Tidak ada alasan untukku menolak permintaanmu..!!" ujar Raja merestui
" Terimakasih yang Mulia..!" ucap Barata
" Maaf yang mulia! Apakah pernikahan Guru akan diselenggarakan sekarang?" tanya Semiang pada Raja
" Soal itu ku serahkan pada Barata dan Putriku Mayang sari! Karna saat ini Aku hanya bisa merestui..!!" jawab Raja
"Aku ingin pernikahanku dihadiri oleh seluruh murid ku.!! Oleh karna itu Aku ingin menunggu sebentar sampai kelompok Satril kembali..!!!" kata Barata
" Aku sependapat Guru.!!" ujar Semiang
" Guru! Apakah perjalanan Berta dalam menjalankan perintah dari Guru berakhir sampai disini..?" tanya Sastra pada Barata
"Itu Terserah Berta sendiri dan Aku tidak bisa menentukannya..!!" jawab Barata
" maafkan hamba Ayahanda.!! Menjadi seorang pendekar adalah jati diri hamba.!! Maka oleh sebab itu! Izinkan hamba untuk meneruskan perjalanan menjadi seorang pendekar.!! Karna hamba ingin menumpas kejahatan.!!!" pinta Berta pada Raja Musi ayahnya
" Selama Kau melangkah dan berjuang demi kebenaran! Tidak ada alasan bagi ayah untuk melarang mu putriku..!!" jawab Raja mengizinkan
" Terimakasih ayahanda! Dan tujuanku tidak akan pernah berhasil tanpa seizin Ibunda..!!" ucap Berta yang juga meminta Izin pada permaisuri
"Keinginanmu adalah jati dirimu putriku! Bunda hanya bisa memberikanmu restu selagi itu demi kedamaian..!!" ujar permaisuri juga mengizinkan
" Terimakasih Bunda! Semangatku juga tidak akan pernah membara tanpa dukungan dari kakak.!" ujar Berta lagi seraya meminta dukungan pada Mayang Sari
" Kaka, akan selalu mendukung dan membantumu Adikku.!" kata Mayang sari
"Berta! Mulai saat ini Aku akan menjadi pelindungmu hingga nafas terakhirku.!!!" sambung Sastra berkata pada Berta
" Melindungi Kau sendiri Kau belum tentu bisa.!! Bagaimana bisa Kau melindungi Berta.!!" sambung Jini menyindir
" Diam Kau!" kata Sastra
"Baiklah!" ujar Jini
" Kalian bubar! kami akan beristirahat didalam dan Kita akan menanti sampai Satril dan teman temannya kembali! Barulah setelah itu Kita akan mengatur siasat apa yang harus Kita lakukan selanjutnya.!!" ujar Barata pada seluruh muridnya kecuali Berta
"Baik Guru!" jawab murid dengan serempak
(bubar dan mencari tempat obrolan dan topik masing masing)
*obrolan Pertemuan sesama murid
"Argus! Aku mendengar Kau kalah oleh seorang wanita! Kau payah Argus.!" ujar Sastra seolah mengejek
" Wanita yang telah mengalahkan ku waktu itu bukanlah wanita sembarangan.!! Dia adalah siluman Ular..!" terang Argus
"Iya dan Kau diselamatkan oleh seorang wanita juga.!!" kata Sastra
" Kau benar.! Zabela lah yang telah menyelamatkan Aku dan Parta.!! Bagaimana Kau bisa mengetahui semua itu.!!" ujar Argus
__ADS_1
" Berta yang memberitahu Kami saat Kau dan Parta sekarat.!! Berta bisa merasakan tangis Zabela melalui mata batinnya..!!" terang Sastra
" Benarkah? Jika memang demikian.! Sepertinya Berta dan Zabela memiliki kekuatan yang sama.!" ujar Argus
" Kau benar! Berta dan Zabela memiliki kecantikan yang sama! Hm maksudku Mereka berdua memiliki kekuatan yang sama dan hampir setara.!" sambung Semiang
" Jangan berlebihan Sem! Kekuatanku tiada banding dengan Berta..!!" kata Zabela seolah merendah
" Ternyata ucapan Semiang benar! Kau cantik dan juga rendah hati! Tapi ada satu hal yang membedakan Kau dengan Berta! Kau wanita yang lemah lembut sedangkan Berta sangat galak.!!" ujar Sastra pada Zabela seraya memuji
" Iya dan Kau juga tidak ada bedanya dengan Semiang.!! Kalian berdua selain jago bela diri juga jago merayu wanita.!" sambung Jini berkata pada Sastra
" Aku hanya mengucapkan yang terlihat dan itu sesuai dengan kenyataan.!!" terang Sastra
" Sastra benar! Apa yang Kami ucapkan adalah sesuai dengan apa yang Kami lihat! Tidak ada yang Kami lebih lebihkan..!!" sambung Semiang seraya membenarkan
" Benarkah? " tanya Jini pada Semiang
"Iya benar! Dan iya! Kau juga ahli dalam bertarung dan sepertinya tidak halangan bagiku untuk menyukaimu.!" jawab Semiang
"Hm pujian mu berlebihan Sem..!!" ucap Jini
" Eh ternyata Kita kedatangan teman baru! Dan belumlah Aku mengenalnya sedikit lebih dekat.!! " ujar Sastra sambil memandang Munawangi dan Suntari
"Iya benar! Mereka berdua adalah orang yang ikut membantu Kami saat menyelamatkan Guru.!!" ujar Ray Anaka membenarkan
" Itu adalah tujuan Kami Sastra! Bisa menyelamatkan Guru dan bersatu dengan Pendekar Pendekar yang hebat seperti Kalian merupakan suatu kebanggaan bagi Kami..!" ucap Munawangi
"Dan Kami harap! Kalian semua senang dengan kehadiran Kami.!!" sambung Suntari
"Oh tentu!! Kami sangat senang terutama Aku! Dan iya! Siapa nama Kalian? " tanya Sastra
"Bukankah Mereka sudah memperkenalkan diri sebelumnya.!" kata Jini berkata pada Sastra
" Aku lupa..!" ujar Sastra
"Baiklah! Kenalkan! Aku Munawangi Putri Tumenggung Adiraksa dari kerajaan Tara.!!" kata Munawangi
"Waw! Putri seorang temenggung ternyata.!!" ujar Sastra
"Dan Aku suntari sahabat Munawangi.!" kata Suntari
" Baiklah Munawangi Dan Suntari.! Dibantu oleh Kalian berdua adalah merupakan suatu kehormatan bagi Kami.!" sambung Semiang
"Terimakasih Sem dan semuanya.!" ujar Munawangi
"Iya kembali.!! Dan satu hal yang perlu Kalian ketahui dan Kalian ingat.!! Bahwa Sastra dan Semiang adalah buaya darat..!!!" sambung Jini menyindir Semiang dan Sastra
" Apa yang Kau ucapkan Jini? Sepertinya ucapan mu sudah tidak terarah..!!" ujar Sastra
" Aku hanya mengucapkan apa yang Ku lihat! Tidak ada yang ku lebih-lebihkan" kata Jini membenarkan
"Kata katamu? Sepertinya Aku mengenalnya..!!" potong semiang
__ADS_1
..............................