
Setelah berpekan-pekan akhirnya Sastra Semiang, Berta , dan Jini, sampai juga ketempat yang dituju yaitu pulau Kalimantan.
(Menjelang pagi)
"Kita sudah sampai!" Kata Sastra
"Sekarang kita tinggal mencari Goa nya!" sambung Semiang
" Aku yakin Goa itu pasti ditengah tengah Hutan ini.!" kata Jini Seraya menduga keberadaan Goa tersebut
" Berta! Apa Kau bisa merasakan adanya manusia di tengah-tengah hutan ini?" Tanya Semiang
"Iya! Dan Jini benar! Goa tersebut ada ditengah tengah Hutan ini!"jawab Berta
Kemudian Mereka menulusuri hutan tersebut, Dan setelah menelusuri hutan tersebut cukup lama , Mereka mendengar ada suara orang yang sedang bicara.
Dan tidak salah lagi orang tersebut sedang menjaga Goa.
Kemudian Mereka melihat keadaan Goa tersebut, Penjaga Goa tersebut hanya terdiri dari dua orang namun Semiang tidak yakin bahwa Mereka hanya berjumlah dua orang, Lalu Semiang menyuruh Berta agar melihat dengan mata batin.
"Berta! Gunakan mata batin mu untuk melihat kedua penjaga Goa itu! Aku merasakan masih ada penjaga lain selain Mereka berdua.!" pinta Semiang pada Berta
" Baik!" kata Berta memenuhi permintaan Semiang
"Apa yang Kau lihat? " tanya semiang
" Aku melihat ada tiga siluman yang ikut menjaga Goa itu..!" jawab Berta
Namun itu tidak membuat Semiang dan Sastra takut dan Mereka menganggap bahwa itu bukan masalah.
" Tidak apa apa! Itu bukan masalah bagiku! Kita tidak banyak waktu! Kita terobos sekarang!" ujar Sastra dengan semangatnya
" Kau benar! Aku setuju dengan pendapat mu!" Sambung Semiang
Ketika mereka hendak menerobos Goa tersebut namun Jini menghentikannya, Karna Jini melihat ada yang membentengi Goa tersebut.
"Tunggu dulu ! " kata jini
"Ada apa Jini? " tanya Semiang
" Ada kekuatan yang melindungi Goa itu semacam sihir!" jawab Jini
"Apakah tidak bisa di tembus dengan ilmu Triihalimun?" tanya Sastra
" Sepertinya tidak bisa! Dan sepertinya sihir itu bukan dari orang Sembarangan!" terang Jini
" Berta! Kau tau apa yang harus kau lakukan!" ujar Semiang pada Berta seraya menyuruhnya melakukan sesuatu
" Aku mengerti!" kata Berta
Kemudian Berta mencoba melihat Goa dengan mata batin lagi.
" Jini benar! Goa itu dilindungi oleh perisai iblis yang di pasang oleh Mahantan!" terang Berta
" Goa itu di jaga dengan Ketat! Apa sebenarnya tujuan Mahantan menculik Raja Musi dan Permaisurinya hingga memberikan pengamanan dengan Ketatnya!" ujar Semiang yang belum mengetahui tujuan dari penculikan Raja Musi
" Entahlah! Tapi Guru pernah bilang bahwa Mahantan adalah komplotan perampok bayaran Dan terkenal kuat! Pastinya ada orang yang membayar Mereka.!" ujar Berta
" Iya! Kau benar!" kata Semiang
__ADS_1
" Nanti saja bicaranya! Yang perlu Kita pikirkan adalah bagaimana caranya agar kita bisa masuk ke Goa itu?" potong Sastra
" Aku Setuju dengan pendapatmu Sastra!" Kata Jini seraya sependapat dengan Sastra
Kemudian mereka mencari cara agar mereka bisa masuk ke Goa tersebut.
" Berta! Apakah ada salah satu dari kekuatan Kita yang bisa menerobos perisai iblis tersebut!" tanya Semiang pada Berta
" Aku sendiri tidak tau karna Kita belum mencoba nya! Akan lebih baik kita coba dulu! tidak mungkin Kita harus pulang dengan kegagalan!" ujar Berta
"Benar juga..!" Kata Semiang
" Apa rencana mu Sem?" Tanya Jini pada Semiang
" Tidak ada Jalan lain selain menerobos!" jawab Semiang
" Aku setuju..!" sambung Sastra
" Baiklah! Apa kalian sudah siap?" tanya Semiang lagi
Teman semiang pun sudah siap untuk menerobos masuk ke Goa tersebut.
Lalu Mereka masuk dengan cara menghadapi rintangan yang ada tanpa rasa takut,
"Siapa kalian?" Tanya penjaga Goa Tersebut
" Kami pengembara dari tanah Sumatra! Ingin berkunjung untuk melihat Goa ini apakah ada emas atau tidak.!" Jawab semiang seraya mempermainkan kan Salah satu penjaga Goa tersebut
" Omong kosong! Siapa pun yang datang ketempat ini harus mati..!! " Bentak penjaga Goa tersebut
" Silahkan kalau kalian bisa !" ujar Semiang dengan keberaniannya
Kemudian Merekapun bertarung.
"Pukulan apiii" Ucap sastra Balik menyerang dengan jurusnya
Kedua penjaga tersebut terlempar kedinding Goa hanya dengan satu pukulan.
Dan setelah beberapa saat, Sastra dan temanya juga terbanting seolah ada yang menyerang tapi tidak terlihat.
"Ada apa ini?" Kata Sastra bertanya Tanya
" Ini pasti serangan Siluman seperti yang diberitahu Berta sebelumnya.!" kata Semiang
"Iya" kata Berta (sambil terbontang banting)
"Bagaimana Kita bisa melawan Siluman ini sementara Mereka tak terlihat..?" ujar Sastra
" Pejamkan mata Kalian! satukan pikiran Kalian dengan kekuatan yang Kalian miliki.! seolah olah kalian bisa melihat Siluman itu!" Kata Berta pada teman temanya
Merekapun bisa melihat siluman tersebut dalam keadaan mata Terpejam lalu melawannya dengan kekuatan batin.
Setelah semiang dan yang lainya bertarung melawan Siluman tersebut, Akhirnya siluman itupun berhasil Mereka kalahkan.
Dan setelah semua penjaga Goa tersebut berhasil mereka kalah kan, Mereka pun langsung masuk ke Goa tersebut, Tapi mereka gagal karna terhalang oleh kekuatan sihir yang melindung Goa tersebut.
Lalu Mereka mencari cara agar bisa menghancurkan kekuatan yang membentengi Goa tersebut .
Satra mencoba menghancurkan sihir tersebut dengan kekuatannya.
__ADS_1
" Aku akan mencobanya dengan kekuatanku siapa tau bisa..!" kata Sastra
"Lautaannnn apiii...!!!" ucap Sastra mengeluarkan jurusnya
Seketika goa tersebut diselimuti oleh Api namun tetap tidak bisa menembus sihir tersebut.
Kemudian jini juga ikut mencobanya.
"Biar aku yang mencobanya!" Kata Jini
*Tombaaaak es!* jurus Jini, Juga gagal
"Sepertinya sihir ini tidak bisa di tembus dengan kekuatan Elemen!" Ujar Berta
"Lantas! Dengan ilmu apa kita! menghancurkannya?" tanya Semiang
" Harus dengan tenaga dalam!" Jawab Berta
"Bukankah jurus Elementasi jauh lebih kuat dari tenaga dalam?" tanya Sastra
"Kau benar! Tapi bukan untuk ini! Karna perisai Iblis hanya bisa dihancurkan oleh satu jurus pemberian Dewa! Dengan serangan tenaga dalam!" Terang Berta
" Siapa diantara Kita yang menguasai ilmu yang kau maksud?" tanya Sastra
" Kaulah Sem orang nya! Karna hanya kau memiliki ilmu tenaga dalam!" kata Berta Pada Semiang
" Darimana kau tau bahwa aku memiliki tenaga dalam?" Tanya Semiang pada Berta
"Aku pernah melihat serangan saat melawan Trantasura beberapa waktu lalu!" jawab Berta
" Kalau begitu tunggu apa lagi Sem! cepat lakukan!" Kata Sastra seraya mendesak Semiang
" Baiklah! Akan kucoba!" Kata Semiang
Kemudian semiang duduk dan melakukan meditasi untuk mengumpulkan tenaga dalam yang Iya miliki.
Lalu
*trisuakamargalepa* Jurus tenaga dalam Semiang
Muncul sebuah sinar berwarna biru dari telapak tangan Semiang lalu Iya arah kan sinar tersebut kearah Goa.
Dan akhirnya perisai tersebut musnah.
Merekapun segera masuk kedalam Goa, Dan mereka menemukan Raja Musi dan Permaisuri sedang duduk di dalam goa tersebut.
Semiang dan yang lainya pun menceritakan siapa mereka dan apa tujuan mereka.
"Siapa Kalian? " tanya Raja Musi
Mereka pun menjawab satu persatu, Dan
Permaisuri menaruh simpatik pada Berta karna Berta mengingatkan Permaisuri pada anaknya yang Terbunuh saat peperangan saat melawan Raja Rasta dengan bantuan Artasura dan Pendekar aliran hitam lainya sebelumnya.
"Berta! Kau cantik sekali! Jika Putriku masih hidup mungkin sebaya dengan mu.!"kata Permaisuri
" Yang Mulia! Bicaranya nanti saja! Saat ini yang terpenting adalah Kita harus secepatnya keluar dari sini sebelum Mahantan mengetahui semuanya?" ujar Semiang pada Raja Musi dan Permaisuri
Kemudian Mereka pun keluar Goa dengan segera , Dan pada saat keluar Ternyata Goa tersebut , Sudah dikepung oleh Mahantan dan anak Buahnya.
__ADS_1
..........................