Ksatria Nusantara

Ksatria Nusantara
Misi kelompok Sastra


__ADS_3

*PEMBERITAHUAN


Dari sini lah mulai menghilangnya kerajaan dan berganti dengan Zaman ksatria dalam arti yang kuat dan siapa yang bisa mengalahkan banyak musuh dia lah yang layak menjadi seorang ksatria, dan yang menjadi ksatria dia jugalah yang akan memimpin suatu tempat, Kota, Kumpulan, Maupun Desa.


*ALUR


Beralih ke perguruan


Hari-hari berlatih pun selesai, Barata kembali membagi murid-muridnya untuk memperdalam ilmu melalui misi yang akan dia berikan.


" Sepertinya tugasku sebagai seorang guru untuk melatih kalian sudah selesai! Dan sekarang sudah waktunya kalian akan menyelesaikan tugas-tugas kalian sepenuhnya untuk menjadi seorang Ksatria!" Kata Barata menjelaskan


pada muridnya


" Apapun perintah guru! Kami akan selalu siap!" Sahut Semiang


" Baiklah! Semiang! Munawangi, Suntari dan Satril! Pergilah kalian ke kadipaten Kuto lama! Bangun kota tersebut layaknya sebagai kota! Tegak kan keadilan di sana sebagaimana seharusnya!" Barata memberikan misi pada Semiang dan kelompoknya


" Apakah penduduk disana disana mau mengakui kami guru?" Tanya Semiang sedikit ragu


" Tentu! Karena setelah penduduk disana mengetahui siapa kalian! Mereka akan tunduk sepenuhnya atas perintah kalian! Namun untuk membuat mereka percaya bahwa kalian adalah golongan aliran putih itu tidaklah mudah! Bahkan mungkin kalian akan bertarung melawan salah satu kelompok disana!" Jelas Barata


" Apapun yang akan kami hadapi kami akan selalu siap guru!!" Sahut Semiang menyanggupi


" Baiklah! tugas kalian kali ini memakan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikannya! Kalian akan kembali dan kita akan bertemu lagi di kota Tara!" Sambung Barata


" Kota Tara?" Tanya Semiang bingung


" Iya! Karena setelah aku menyelesaikan semua tugasku sebagai seorang guru! Perguruan ini akan di pindahkan ke kota Tara! " Jawab Barata


Singkat kata merekapun berpamitan pada Barata dan teman-teman seperguruan. Sementara Berta, Jini, Zabela dan Sugita merasakan ada yang hilang jika Semiang menjalankan misi yang cukup lama. Mereka berempat adalah wanita yang menaruh simpati pada Semiang.


" Sepertinya akan terasa lama aku tidak merasakan saat-saat kebersamaan bersama mu Sem!" Gerutu Berta dalam hati


" Sampai jumpa Sem!" Ucap jini pada Semiang seakan-akan tidak rela


" Sampai jumpa! Kita akan bertemu lagi di tempat yang baru nantinya!" Sahut Semiang

__ADS_1


Awalnya Jini adalah wanita yang di impor maksudnya di impikan Semiang, Namun Jini tidak peka sedikitpun karena simpatik Semiang sedikit terabaikan akhirnya rasa itupun berangsur-angsur hilang.Kemudian Jini baru menyadari bahwa Semiang memiliki peranan penting dalam hidupnya.


Disisi lain, Zabela tidak merasa bahwa kebersamaan bersama Semiang akan mengundang sebuah rasa apalagi rasa cinta. Karena selama ini Zabela tidak terpengaruh tentang cinta, Dia hanya fokus pada latihan. Namun Semiang memiliki banyak kelebihan untuk di kagumi oleh para wanita terutama karena karakter nya yang dingin dan tidak membedakan teman, Akhirnya perasaan Zabela untuk Semiang semakin dalam sedalam samudra Atlantik yang hilang di telan alam jeng jeng.


*PEMBERITAHUAN


Zabela memiliki senjata panah yang tidak terlihat oleh musuh, Zabela juga berparas cantik tidak kalah cantiknya dengan Berta dan Jini. Berta memilik sikap yang penuh dengan keseriusan.


*ALUR


Uniknya Semiang tidak terlalu tampan di banding Sastra, Namun Semiang banyak wanita yang mengagumi karena peletnya eh maksudnya karena karakter nya.


Sementara di satu sisi, Munawangi merasa bahwa impiannya sudah tercapai. Karena mengembara bersama Semiang adalah impian terbesarnya.


" Apakah aku tidak salah dengar" Ujarnya berbunga-bunga dalam hati saat mendengar tugas dari Barata


Singkat kata Kelompok Semiang pun berangkat.


Di perjalanan


" Sepertinya kali ini adalah tugas yang serius untuk kita!" Kata Semiang berkata pada Satril


" Untuk saat ini tentu saja tidak bisa! Karena kita tidak mencobanya kita tidak akan tau kita bisa atau tidak! " Jawab Semiang


Sementara Munawangi terus memperhatikan Semiang.


" Sepertinya ada sebuah nama seseorang yang menyangkut di pikiranmu!" Celetuk Suntari berkata pada Munawangi seolah menyindirnya


" Apa yang kau bicarakan? " Tanya Munawangi pura-pura tidak tau


" Apa lagi kalau bukan membicarakan keanehan dalam dirimu! Yang tersenyum sendirian tidak jelas! " Kata Suntari sedikit kesal


" Apa kau tidak merasa bahwa disini ada aku? sehingga kau lupa Terhanyut dalam tatapan mu pada Semiang!" Ujar Suntari mengutarakan kekesalannya yang di cuekin Munawangi


" Iya Maaf! Aku hanya tidak menyangka saja! Bahwa aku bisa mengembara bersama Semiang!" Sahut Munawangi sedikit mengakui


Tanpa sengaja Semiang mendengar percakapan Munawangi dan Suntari tersebut

__ADS_1


" O Ya? Apa benar kau menatapku Nawang!" Tanya Semiang mengejutkan


" Iya! Eh bukan! Mm! Ee aku hanya membayangkan kalau kita akan menyelesaikan tugas ini dengan cepat dan akan kembali keperguruan segera!" Jawab Munawangi mengelak dengan gugupnya


" Ooo! Ya mudah-mudahan kita semuanya akan cepat terselesaikan tanpa harus bertarung!" Semiang mengalihkan pembicaraan


" Andai kau merasakan apa yang seperti yang kurasakan Sem! Asal kau tau! Bisa mengembara bersamamu sudah cukup bagiku dan impian itu sudah lama ku dambakan sejak pertama aku mengenalmu! " Gerutu Munawangi dalam hati


Sementara dalam hati Semiang masih ada sedikit rasa untuk Jini.


"Sepertinya impianku untuk memilikimu Jini! Tidak akan pernah tercapai! Tentu saja tidak! Karna meskipun kau bukan seorang putri seperti Berta! Namun kau juga tetap keturunan panglima kerajaan yang jelas-jelas termasuk keturunan orang-orang ternama!" Kata Semiang dalam hati


"Sudahlah! Lebih baik ku lupakan akan hal itu! Yang terpenting saat ini adalah menyelesaikan tugas dari guru!" Sambung nya lagi masih dalam hati


" Kenapa Sem? " Tanya Satril bingung


" Kenapa apanya?" Tanya balik Semiang


" Dari tadi kau diam saja! Apa ada yang kau pikirkan?" Tanya Satril menjelaskan


" Tidak ada! Aku hanya memikirkan apa yang harus kulakukan jika kita terpaksa harus bertarung!" Jawab Semiang Seolah berbohong


"Jika memang pertarungan yang akan kita hadapi! Apa boleh buat! Yang jelas! Kita harus berhasil menyelesaikan tugas dari guru bagaimanapun caranya!" Sahut Satril


"Satril benar! Yang terpenting kita tidak boleh lengah! Karna setahuku kota Kuto Lama adalah kota yang rata-rata penduduknya memiliki akal yang licik!" Sambung Suntari menjelaskan sedikit pengetahuannya


" Benarkah? Bagaimana kau bisa mengetahui semua itu Sun?" Tanya Satril


"Aku dan Munawangi pernah mendengar cerita tentang kota Kuto Lama dari paman Adiraksa ayah Munawangi beberapa tahun silam!" Terang Suntari


#Beralih ke perguruan


" Apakah ada tugas untuk kami guru?" Tanya Argus yang sudah tidak sabar ingin mengembara


" Tentu! Sastra, Parta, Jini, Zabela dan kau Argus! Kalian akan ku tugaskan pergi ke pulau Jawa! Tugas pertama kalian adalah membentuk kelompok dan menetap di sana selama setahun! Setelah kalian berhasil menaruh perhatian dari penduduk di pulau tersebut! Kalian akan mengetahui tugas kalian selanjutnya!" Kata Barata memberikan tugas pada kelompok Sastra


....

__ADS_1


.....


.....


__ADS_2