KULTIVASI MURNI

KULTIVASI MURNI
Bab 23 Pernyataan


__ADS_3

Tetua Kung kemudian bergerak cepat ke depan Putri Liu Ni dan mengambil posisi waspada.


Zhi rhen sama sekali tidak terkejut dengan status gadis yang telah melayaninya di lantai 1. Dia hanya menatap mata Putri Liu ni beberapa menit. Tidak ada satu orang pun yang berani bergerak, mereka semua terlihat sangat waspada.


"Kau tahu...!! Dengan jarak mu saat ini, Jika Aku benar-benar ingin membunuhmu. Maka Tetua kung dan juga Tetua yang sedang bersembunyi di pohon itu tidak akan dapat menyelamatkanmu." Ucap Zhi rhen dengan datar.


Tidak ada jawaban yang keluar, baik dari mulut Putri Liu ni ataupun Tetua Kung. Zhi rhen kemudian berjalan keluar dari Menara bulan sambil memegang dadanya.


Setelah Zhi rhen benar-benar pergi dari menara bulan, terlihat seorang pria tua turun dari pohon yang lebat.


"Putri..! Nampaknya kita telah menyinggung orang yang salah. Sejak awal, dia sudah mengetahui keberadaan ku." Ucap tetua itu yakni Tetua Kui Lin. Tetua ketiga dari Menara bulan sekaligus pengawal pribadi Putri Liu ni.


"Tetua Kui..! Apa benar yang dikatakannya." Ucap Putri Liu dengan wajah yang tidak percaya.


"Huufftt... Aku akan jujur dengan Tuan putri. Aku yang berada di Tingkat Raja Tahap 1, jika benar-benar bertarung dengan pemuda itu, maka nyawaku akan hilang dalam waktu 10 detik." Ucap Tetua kui sambil menghela nafas.


Semua orang yang ada disitu tentu merasa terkejut dengan perkataan Tetua Kui. Bagaimana tidak, dapat mengambil nyawa seseorang yang berada di Tingkat raja tahap awal hanya dalam 10 detik. Sekuat apakah orang itu?


"Tetua kui..! Anda jangan bercanda. Seorang Tingkat Fana membunuh Tingkat Raja, siapapun juga tidak akan percaya." Ucap Putri Liu ni tidak mempercayai perkataan tetua kui.


"Saat Putri dan Tetua Kung menyadari sesuatu yang tidak beres, sehingga membuat putri menjauh darinya. Apakah putri tahu hal apa yang membuat putri menjauh?" Tanya Tetua Kui.


"Tentu saja karena sorotan matanya serta insting ku secara instan bergerak reflek menjauhinya." Ucap Putri memberi tahu alasannya.

__ADS_1


"Putri Benar..! Tetapi perlu putri ketahui. Insting itu terjadi, karena adanya sedikit kekuatan yang lepas kendali dari pemuda itu. Dan itu terjadi saat Dia sedang menekan ku, sehingga aku tidak dapat bergerak sedikitpun, Hingga dia membuat pernyataan itu pada Tuan Putri. Dalam hidupku, Aku tidak pernah sekalipun merasa gentar dengan lawan ku, kecuali hari ini. Saat aku tidak bisa bergerak dihadapannya, berapa banyak waktu yang dia butuhkan untuk membunuhku? Mungkin itu akan kurang dari 10 detik." Ucap Tetua Kui menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.


Putri Liu ni tampak bergetar mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Dia bahkan jatuh berlutut dan tampak kelihatan lemas.


"Dengan kata lain, dia bisa membunuh kita semua yang ada disini jika dia menginginkannya." Ucap Putri Liu ni yang tampak tak berdaya.


"Benar..!!! Ucap Tetua Kui lin dengan Tegas.


"Putri..! Sepertinya kita harus pergi menemuinya kembali untuk meminta maaf. Aku yakin, saat ini dia masih beristirahat di penginapan itu." Ucap Tetua Kung memberikan idenya.


Putri Liu ni, Tetua Kui dan Tetua Kung kemudian pergi menuju penginapan tempat dimana Zhi rhen beristirahat. Kedatangan Putri Liu ni segera menggemparkan desa itu. Bahkan kepala desa segera berlari untuk melihat kejadian itu.


Putri Liu ni kemudian duduk di lantai bawah penginapan. Tidak ada seorang pun yang berani duduk makan saat melihat kedatangan Tuan putri liu ni. Bagaimana tidak, bukan hanya status kepemilikan Menara bulan. Tetapi dia juga adalah anak dari Raja Kekaisaran Tang serta Cucu dari Master Liu bai.


"Hamba pelayan di penginapan ini memberi hormat pada Tuan putri. Apa ada yang Tuan putri inginkan." Ucap pelayan itu sembari 1 lututnya masih di tekuk.


"Tetua Kui, Tetua Kung, sebaiknya kalian juga duduk. Kurasa dia tidak akan keluar dari ruangannya untuk sementara." Ucap putri liu ni.


"Tidak apa-apa bagi kami untuk tetap berdiri Putri. Dengan begini, kami juga tidak akan kehilangan kewaspadaan kami." Ucap Tetua Kui.


Mereka bertiga menunggu hingga malam hari. Tetapi Zhi rhen tidak keluar dari kamarnya, bahkan untuk makan sekalipun. Tetapi mereka bertiga tetap tidak bergerak dari tempat itu.


Hingga Matahari telah terbit, mereka bertiga masih tetap menunggu. Berita tersebut langsung menyebar ke seluruh Desa.

__ADS_1


"Apa kau mendengar beritanya, seseorang telah membuat Putri Liu ni menunggu semalaman dilantai bawah sebuah penginapan." Ucap seseorang kepada temannya.


"Ya..! Karena itu, aku ingin ke sana melihatnya. Aku sangat penasaran dengan orang itu. Mungkinkah dia raja dari Kekaisaran Han, mengingat Tuan putri Liu berada di kekaisaran Han. Bukankah dia seharusnya menunjukkan sedikit rasa hormatnya." Ucap teman orang itu.


"Apa kau gila..! Meskipun Tuan Putri Liu mungkin memberikan sedikit rasa hormatnya pada Raja Han. Tetapi, dia juga tidak akan pernah merendahkan dirinya. Tidak perlu banyak berpikir, ayo..!! kita pergi untuk melihatnya." Ucap Orang itu lagi.


Kerumunan segera terjadi di penginapan itu, tetapi masih belum ada orang yang berani duduk di penginapan itu. Mereka semua hanya melihat seorang pelayan mendekat ke arah meja Putri Liu.


"Tuan putri.. Hari sudah pagi, apa Tuan Putri menginginkan sesuatu untuk sarapan? Tanya pelayan itu.


"Tidak perlu, berikan aku 2 gelas teh yang baru. Dan ini 100 koin emas untuk mengganti kerugian mu kemarin." Ucap Putri Liu ni sambil memberikan bungkusan uang.


"Terima kasih Tuan Putri." Ucap pelayan itu dengan senang, meskipun tidak ada tamu yang makan di penginapannya.


"Putri.. Tampaknya, baik Kekaisaran Tang ataupun Menara Bulan tidak masuk dalam pandangan pemuda itu." Ucap Tetua Kung menilai situasinya.


"Tentu saja akan sangat aneh bila dia takut kepada Kekaisaran Tang. Tetapi masih mengatakan hal mengerikan itu kemarin." Ucap Putri Liu ni dengan melihat ke atas sambil tersenyum.


Sebab di atas terlihat seorang pemuda tampan yang akan turun ke lantai bawah. Tidak ada suara sedikitpun di dalam penginapan. Hanya terdengar langkah kaki pemuda itu yang sedang turun tangga.


Pemuda yang tidak lain adalah Zhi rhen melihat kearah kerumunan dan merasa terkejut. Sebab dia tidak mengetahui hal apa yang terjadi di penginapan ini. Tetapi begitu matanya melihat ke arah seorang gadis yang sedang duduk, dia langsung mengerti apa yang telah terjadi.


Tidak ada keraguan sedikitpun pada Zhi rhen. Dia tetap melangkahkan kakinya menuruni tangga dan berjalan mendekat ke arah gadis itu. Meskipun di samping gadis itu terdapat Pengawal yang sangat kuat, yang berada di Tingkat langit tahap 7 dan Tingkat Raja tahap 1.

__ADS_1


Semua orang yang hadir di sana seakan tidak dapat bernafas dengan baik melihat pemuda itu yang terus berjalan dan kemudian berhenti dengan jarak 5 meter dari gadis itu, yang tidak lain adalah Putri Liu ni.


"Putri Liu Ni dari Kekaisaran Tang dan Perwakilan dari Menara Bulan, Memberi salam kepada Tuan Muda Zhi." Ucap Putri Liu Ni sambil mengatupkan kedua tangannya dan menundukkan sedikit kepalanya.


__ADS_2