
"Bangunlah Wu hui. Aku melakukan semua ini karena kau pantas mendapatkannya. Aku berharap agar kau dapat menjadi lebih kuat dengan sumber daya itu." Ucap Ketua Zhen.
"Aku tidak akan pernah mengecewakan Ketua dan Tuan muda." Ucap Wu hui bersungguh-sungguh.
"Paman.. Aku juga ingin menutup diri beberapa hari ini. Apa tidak masalah, jika aku membuat Formasi bertahan disini." Ucap Zhi rhen memberitahukan maksudnya.
"Tentu saja...! Seperti kataku, bangunan ini tidak terikat dengan peraturan sekte langit. Oh iya, Apa kau tidak ingin memberi nama bangunan ini. Sehingga para murid lain bisa mengenalinya." Ucap Ketua Zhen memberikan idea.
"Hhmmm... Apa itu tidak akan menimbulkan kecurigaan?" Tanya Zhi rhen.
"Kau tenang saja, untuk itu aku juga akan merahasiakan bangunan ini. Saat identitas mu terungkap, itu juga akan membuat bangunan ini lebih terkenal." Ucap Ketua Zhen.
"Baiklah.. Karena bangunan ini tidak terikat dengan peraturan sekte langit. Bagaimana jika aku memberinya nama Paviliun Damai." Ucap Zhi rhen memilih nama kediamannya.
"Nama yang bagus..!! Baiklah, Paman akan pergi dulu rhen'er. Paman harap kau bisa berhasil dalam pelatihan mu." Ucap Ketua Zhen kemudian berbalik pergi.
Tetua Zhen kemudian keluar dari area Paviliun Damai. Setelah dia berada agak jauh dari area paviliun, terjadi hal yang aneh.
Seluruh lonceng di sekte langit berbunyi sangat keras. Membuat semua orang yang ada di sekte menjadi terkejut. Mereka semua kemudian melihat sebuah cahaya terbang ke langit.
Mereka semua kemudian pergi ke halaman belakang karena penasaran. Saat semua Tetua, Pengurus, murid dan pelayan di sekte langit sampai. Mereka seketika terkejut, karena melihat sebuah Lingkaran segel di atas langit. Segel itu kemudian berubah menjadi sebuah Formasi yang menutupi bangunan itu.
"Segel Formasi yang sangat kuat. Formasi ini bahkan lebih kuat dari Formasi yang melindungi sekte langit." Ucap salah satu pengurus sekte langit.
"Ketua Zhen, apa yang terjadi." Ucap beberapa tetua yang mempertanyakan perihal formasi itu.
"Mulai sekarang bangunan ini disebut Paviliun Damai. Karena Paviliun ini sama sekali tidak terikat peraturan sekte langit. Dan tempat ini juga akan menjadi tempat terlarang." Ucap ketua Zhen yang membuat semua yang ada di sana terkejut.
Tiba-tiba seorang gadis cantik keluar dari Formasi itu. Mereka semua yang ada di sana menjadi sangat terkejut, terutama para pelayan di sekte langit.
"Wu hui.. Memberi salam pada Ketua Sekte dan para Tetua." Ucap Wu hui sambil menekuk lututnya sedikit sebagai tanda penghormatan.
"Lancang...!! Kau hanya seorang pelayan, tapi tidak segera berlutut saat melihat Ketua dan Para Tetua." Ucap salah seorang pengurus yang didukung oleh murid-murid lainnya.
__ADS_1
"Tenanglah..!! Seperti kataku sebelumnya. Paviliun ini tidak terikat dengan peraturan sekte langit. Dan Wu hui merupakan orang yang bertanggung jawab pada Paviliun Damai. Dengan kata lain, dia juga tidak terikat dengan peraturan di sekte langit." Ucap Ketua Zhen menjelaskan sekali lagi.
Semua orang yang ada di sana menjadi lebih terkejut. Bahkan beberapa pelayan yang sering mengganggu Wu hui terlihat iri dengannya.
"Aku memohon maaf atas keributan yang terjadi. Wu hui mohon undur diri." Ucap Wu hui sambil memberi hormat pada Ketua dan Para Tetua.
Wu hui kemudian masuk kedalam Formasi sambil disaksikan oleh ratusan pasang mata.
"Ketua.. Ini?" Ucap beberapa orang yang tidak rela.
"Sudahlah.. Hal ini pengaturan leluhur, apa kalian masih ingin membantahnya. Sekarang kalian pergi bubarkan diri." Ucap Ketua Zhen memberi perintah.
Mereka semua kemudian pergi meninggalkan Area terlarang tersebut dengan wajah yang masih terkejut.
"Tuan muda..!! Apa kau melihatnya..? Beberapa pelayan yang dulu menggangguku terlihat iri. Mereka pasti sangat penasaran dengan tempat ini." Ucap Wu hui yang terlihat senang.
"Yah.. Kau tadi terlihat keren. Oh iya, Aku akan menutup diri di ruang latihan untuk sementara. Kau juga gunakanlah waktu mu dengan baik untuk berlatih agar lebih kuat lagi di masa depan." Ucap Zhi rhen menasihatinya.
"Aku akan berlatih dengan giat agar dapat berguna bagi sekte langit. Oh iya, Ambillah 3 ginseng angin ini Tuan muda. Ini juga bisa meningkatkan ranah jiwa." Ucap Wu hui sambil memberikan 3 Ginseng angin.
"Baiklah.. Aku pasti akan melindungi Tuan muda dengan nyawaku." Gumam Wu hui dalam hati.
Zhi rhen kemudian memasuki ruangan yang cukup besar. Lalu dia berjalan-jalan mengitari ruangan tersebut dan meletakan beberapa batu roh dari cincin penyimpanannya.
"Tampaknya Guru benar-benar kaya. Dengan batu roh ini, aku bisa membuat sebuah formasi yang dapat membantuku Fokus dalam meditasi." Gumam Zhi rhen dalam hati.
Zhi rhen kemudian membuat Formasi dan mulai meditasi di pusatnya. Sesekali terlihat Zhi rhen yang menahan kekuatannya, butiran-butiran keringat terlihat di dahinya. 3 Hari telah berlalu tetapi keadaannya masih tetap sama. Tiba-tiba saja dia memuntahkan seteguk darah.
"Sial..!! Sakit sekali, menyalurkan seluruh energi ke hati benar-benar sulit. Sedikit kesalahan saja, aku bisa mati." Gumam Zhi rhen dalam hati.
Zhi rhen kemudian keluar dari ruangan itu, dia kemudian pergi ke dapur dan mengeluarkan binatang iblis untuk di olah.
"Untung saja beberapa tahun ini, aku terus memakan binatang iblis. Jika tidak, tubuh ku tidak akan bisa menahan energi jiwa yang kembali bertabrakan dari hati." Gumam Zhi rhen dalam hati.
__ADS_1
Zhi rhen yang terus memikirkan beberapa cara untuk mengalirkan energi jiwanya ke hati tiba-tiba merasakan Angin yang berhembus kuat.
"Tingkat fana tahap ke 6. Hanya dengan bantuan ginseng angin bisa membuatnya naik ke tingkat ini sungguh hebat." Gumam Zhi rhen dalam hati yang merasakan kekuatan Wu hui meningkat.
"Akhirnya, aku naik tingkat lagi. Sumber daya ini benar-benar hebat." Ucap Wu hui dengan gembira.
Sesaat dia akan masuk ke ruang makan untuk mengembalikan staminanya. Dia sangat terkejut melihat Zhi rhen yang sedang makan.
"Tuan muda... Maafkan aku, aku pikir Tuan muda masih lama keluar. Jadi aku tidak menyiapkan makanan sama sekali." Ucap Wu hui sangat cepat ketika berada di hadapan Zhi rhen.
"Tidak apa-apa Wu hui. Duduk dan makanlah. Kau pasti sangat lelah setelah latihan yang keras." Ucap Zhi rhen datar.
Mereka berdua kemudian makan bersama-sama. Wu hui yang selesai makan merasakan kekuatan energi jiwanya mengalir dengan sangat baik.
"Aneh...!! Energi jiwa ku mengalir dengan sangat baik. Apa ini hasil yang diberikan Tingkat fana tahap ke 6. Tidak..!! Sewaktu aku naik tingkat, aku sama sekali tidak merasakannya." Gumam Wu hui dalam hati.
Wu hui kemudian memandangi Zhi rhen dengan sangat penasaran. Dia mencoba merasakan ranah jiwa Zhi rhen.
"Sudahlah Wu hui..! Aku belum membuat kemajuan sama sekali." Ucap Zhi rhen yang menyadari tindakan Wu hui.
"Maafkan aku Tuan muda.. Aku tidak akan mengulanginya. Tuan muda.. Aku masih memiliki 2 Ginseng angin. Aku sangat berharap agar Tuan muda mau menerimanya." Ucap Wu hui sambil berlutut.
"Mengapa kau ingin memberikannya padaku.? Bukankah kau juga sangat membutuhkannya.?" Tanya Zhi rhen.
"Itu... Itu karena aku tidak tega melihat Tuan muda di kurung ditempat ini. Aku sebenarnya sudah tahu alasan mengapa identitas Tuan muda di rahasiakan." Ucap Wu hui dalam keadaan sedih.
Zhi rhen yang mendengarkan pernyataan Wu hui menjadi sangat terkejut.
"Ooohh... Kalau begitu, apa alasannya Wu hui..?" Tanya Zhi rhen.
"Itu karena Tingkatan Tuan Muda yang hanya berada di Tingkat Fana tahap ke 5. Sedangkan Tuan muda dan Nona muda dari dari sekte besar sudah berada di Tingkat Bumi, Bahkan mungkin sekarang sudah ada yang berada di Tingkat langit. Aku harap Tuan muda mau menerimanya." Ucap Wu hui dengan sangat memohon.
"Bangunlah dulu Wu hui. Mulai sekarang, kau jangan berlutut lagi dihadapan ku. Dan tentang tingkatan kultivasi. Kau jangan pernah menganggap rendah orang yang kultivasinya lebih rendah darimu. Karena itu akan menjadi kelemahan mu suatu saat nanti. Dan untuk ginseng angin, aku juga sangat ingin agar kau menggunakannya." Ucap Zhi rhen yang membantu Wu hui untuk duduk kembali.
__ADS_1
"Tuan Muda" Gumam Wu hui dengan sangat pelan.
"Sudahlah...! Aku akan berlatih lagi, kau juga jangan membuang-buang waktumu." Ucap Zhi rhen sambil melangkah pergi.