KULTIVASI MURNI

KULTIVASI MURNI
Bab 56 Menjelang Pertandingan Junior


__ADS_3

Mereka bertiga kemudian tiba di kediaman Tetua Lei. Hao shian dan Yu chan kemudian kembali ke ruangan yang telah di sediakan untuk mereka.


Mereka berdua kemudian memperlihatkan sumber daya yang di peroleh dari Istana Alchemist, yang membuat Tetua Huan ji menjadi sangat terkejut. Mereka kemudian menceritakan bagaimana bisa mendapatkannya. Setelah memahami semua itu, Tetua Huan ji menjadi Yakin dengan keputusannya untuk mengikutkan kedua muridnya di Pertandingan Junior.


💧💧💧💧💧💧💧💧


Di beberapa tempat Kota Awan terlihat beberapa orang asing yang memasuki Kota itu. Mereka semua mengenakan pakaian hitam, serta tudung yang membuat wajah mereka tidak terlihat.


"Tuan... Aku sudah menjadikan 3 Keluarga besar sebagai bawahan ku. Kita bisa memulai rencana di arena Pertandingan Junior." Ucap seorang yang baru saja datang.


"Hmm... Apakah Keluarga Lin juga ikut." Ucap orang yang sedang duduk dengan santai.


"Tidak...! Aku hanya berhasil menjadikan Keluarga besar peringkat 2, 3 dan 5 sebagai bawahan." Ucap orang yang memberikan kabar.


"Keluarga Ju, Tan dan Ma... Berikan mereka darah iblis untuk memperkuat kekuatan mereka. Bagaimanapun juga, kita harus merebut Kitab Kultivasi Murni pada anak itu." Ucap Tuan dari orang itu.


"Aku mengerti...!" Ucap orang itu kemudian menghilang.


💧💧💧💧💧💧💧💧


Beberapa perwakilan baik dari Sekte dan Keluarga besar telah siap untuk masuk ke Sekte Langit. Sebab, Pertandingan Junior yang akan di adakan terletak di Aula Luar Sekte Langit.


Terlihat beberapa perwakilan telah mendaftarkan diri mereka semua. Ada begitu banyak peserta yang ikut meramaikan.


Zhi rhen yang juga berada di tempat itu menjadi terkejut melihat beberapa orang yang memiliki Aura kegelapan. Dia dapat merasakan Aura itu karena dia juga memiliki Aura yang sama.


"Saudara Zhi...! Akhirnya aku menemukanmu. Kupikir kau tidak akan datang kemari." Ucap seorang pemuda yang berjalan ke arah Zhi rhen.


"Ternyata Saudara He... Bagaimana kabarmu.?" Ucap Zhi rhen sambil bertanya.


"Aku baik-baik saja..! Apa Saudara juga akan ikut ke Pertandingan ini." Ucap pemuda itu, yang tidak lain adalah He sin, dari Keluarga Besar He.


"Tidak...! Aku cuma datang untuk melihat-lihat." Ucap Zhi rhen jujur.

__ADS_1


"Baguslah...! Aku mendapat beberapa informasi dari Menara Bulan. Bahwa beberapa keluarga besar menunjukkan keanehan." Gumam He sin dengan tenang.


"Maksud saudara He, ada beberapa keluarga yang mencoba membuat keributan." Ucap Zhi rhen.


"Tentu saja.. Bagaimana jika Sau..." Ucap He sin yang terpotong karena mendengar suara seorang wanita.


"Rhen'er...! Sebentar lagi pertandingan akan dimulai.. Kemari dan duduklah, Bibi sudah menyiapkan tempat untukmu." Ucap seorang wanita yang tidak lain adalah Tetua Lei ni.


He sin yang melihat Lei ni menggunakan pakaian dari Sekte Langit menjadi terkejut. Sebab tempat duduk yang di sediakan untuk Zhi rhen berada di Belakang Tetua.


"Saudara Zhi...? Kau...?" Ucap He sin dengan gugup.


"Hufftt.... Bukankah aku dulu sudah memberitahukannya padamu. Salahmu sendiri yang tidak mempercayaiku." Ucap Zhi rhen tegas sambil berjalan ke arah Tetua Lei ni.


Putri Liu, Putri Han, Tuan muda Jun niao, Sem ji, Fan li, Lin diao, Ju kang, Tan li, She jang, Ma jin, He sin dan Nona muda Hao shian, Yu chan, dan Chou cua sudah mengambil tempat duduk mereka masing-masing. Mereka semua mendapatkan Tempat yang begitu baik dan terpisah satu sama lain.


Karena mereka semua merupakan perwakilan dari kekuatan yang besar. Sehingga banyak penonton yang mengadakan taruhan untuk pertandingan mereka.


Terlihat di Tempat teratas, khusus untuk Ketua Sekte Langit, dan di belakangnya duduk Lan ling sebagai Nona muda dan di ikuti oleh para Tetua yang duduk di belakang. Tetapi yang membuat beberapa perwakilan menjadi terkejut yakni Zhi rhen yang berada di Kursi terbelakang.


Putri Liu ni dan Putri Han xua hanya memandangi tempat di mana Zhi rhen duduk.


"Tetua Kui....! Tampaknya mulai saat ini, kita harus lebih mendukung Sekte Langit." Ucap Putri Liu ni yang sudah menyadari posisi Zhi rhen.


"Aku Zhen Chan, Ketua dari Sekte Langit menyambut kedatangan Saudara, Saudari di Sekte Langit. Untuk tidak membuang-buang waktu, Pertandingan Junior kali ini akan di mulai. Adapun hadiah yang di berikan untuk pemenang. Aku yakin, kalian semua telah mengetahuinya." Ucap Ketua Zhen.


"Baiklah...! Mulai sekarang aku akan mengambil alih sisi Arena ini." Ucap Tetua Cin lin yang sudah ada di tengah Arena.


"Tunggu sebentar...! Jika Ketua Zhen tidak keberatan, aku ada sedikit ide untuk menghemat waktu pertandingan." Ucap Tetua Ju lang, dari keluarga besar Ju.


"Aku mendengarkan....!" Ucap Ketua Zhen.


"Baiklah... Peserta yang ikut dalam pertandingan ini sangat banyak. Mereka semua tergiur atas hadiah yang akan di berikan oleh Sekte Langit. Tetapi, jika mengikuti aturan pertandingan yang di buat. Kurasa, pertandingan ini akan selesai dalam beberapa hari. Bagaiman jika Aturan pertandingannya dirubah." Ucap Tetua Ju lang dengan terus terang.

__ADS_1


"Tetua Ju....! Sekte Langit merupakan Tuan rumah saat ini. Kau sebagai tamu tentu seharusnya tidak melewati batasan mu." Ucap Tetua Huan ji.


"Ohh.... Bukankah hal ini baik bagi Tetua Huan. Jika pertandingannya berlangsung lama, aku takut jika Leluhur kalian akan kehilangan nyawanya lebih cepat." Ucap Tetua Ju lang sambil menyindir Tetua Huan ji.


"Kau....!" Ucap Tetua Huan ji dengan geram.


"Sudah.. Sudah...! Ini hanya pertandingan persahabatan bagi generasi junior kita. Aku harap kalian bisa menahan diri. Dan untuk Tetua Ju lang, apa usul darimu untuk pertandingan ini." Ucap Ketua Zhen yang mencoba melerai mereka.


"Usul dariku hanya membiarkan seorang murid Sekte Langit berada di Arena pertandingan. Dan biarkan satu persatu dari berbagai perwakilan menantangnya. Siapa yang menang, harus menerima tantangan berikutnya dari perwakilan lain. Pemenang pertandingan hanya orang yang berada di Arena dan tidak memiliki penantang lagi. Ini hanya sedikit usul yang bisa kuberikan. Tetapi jika beberapa perwakilan merasa takut, maka kita dapat kembali ke peraturan awal." Ucap Tetua Ju lang dengan memprovokasi semua perwakilan yang ada.


Beberapa Perwakilan yang mendengar Usul dari Tetua Ju lang menjadi Geram. Sebab apa yang dikatakan Tetua Ju lang merupakan Provokasi secara terang-terangan.


"Baiklah...! Jika beberapa Perwakilan yang ada disini tidak keberatan, maka kita dapat melanjutkan pertandingan ini dengan aturan baru." Ucap Ketua Zhen yang melemparkan keputusannya ke beberapa perwakilan.


Mereka semua yang mendengar perkataan Ketua Zhen tampak diam. Meskipun mereka tidak setuju dengan aturan ini, mereka tidak akan mengatakannya. Sebab, harga diri dari Sekte dan Keluarga Besar di pertaruhkan dalam hal ini.


"Tutua Ju...! Tampaknya, mereka semua sudah memakan umpan yang kau berikan." Gumam Tuan muda Ju kang dengan pelan.


"Tentu saja, Tuan muda tidak perlu khawatir untuk hal berikutnya." Gumam Tetua ju lang.


"Baiklah....! Tampaknya semua perwakilan setuju dengan aturan yang baru. Kalau begitu, mari kita mulai pertandingannya. Kai ji...! Majulah terlebih dahulu ke Arena Pertandingan." Ucap Ketua Zhen sambil memberi arahan pada seorang murid Sekte Langit.


💧💧💧💧💧💧💧💧


Untuk kakak-kakak yang mengomentari Sifat dari Mc yang lembek dan minta untuk dirubah. Aku mohon maaf...! Karena itu memang merupakan alur dari Novel yang di buat. Merubah Sifat MC akan membuat alur dari Novel ini tidak berjalan sebagai mana mestinya.


Jadi sekali lagi, Aku mohon maaf.


Untuk perubahan mungkin ada di Chapter ratusan.


Terima kasih...


💧💧💧💧💧💧💧💧

__ADS_1


...Mohon Dukung Novel ini dengan memberi Like, Komentar dan Vote........


...TERIMA KASIH...


__ADS_2