
...~~ SPESIAL CHAPTER ~~...
Spesial chapter untuk yang sudah berikan Vote Dan Hadiah :
1. Zainal 18. Zinal Tyre
2. Daguar 19. Ramli Patolay
3. Sang Idaman 20. Heri Heri
4. Amboe jie 21. Bala Dzart
5. Fateh 22. Andipujiwahono
6. L10DW 23. Dimas Adryan
7. ReNa F T 24. Edo Sentosa
8. Jeky 25. Abdur Rahman
9. Deni Jurajin 26. Modal like
10. Ailen Frost 27. Tenang Prasetyo
11. Ilyas Aguss 28. Edi Pujianto Yanto
12. Winston Adipati 29. Waode Noniasi
13. Yance M. 30. Street Acherkman
14.Aliff Afandi 31. Azmad
15. Yuli Erwanto 32. Mundari Sutrisno
16. Enan Sunandi 33. Dzikra Gani
17. Sutrisno Tito
Terima kasih untuk Vote, Hadiah, Like dan Comment.
💧💧💧💧💧💧💧💧
Setelah ucapan Lan ling selesai, terjadi keheningan beberapa menit. Mereka semua terperangah melihat pemuda yang berada di belakang Lan ling. Pemuda yang tidak lain bernama Kai ji, seorang pemuda yang menjadi sebab akibat kehancuran Keluarga Wan.
"Terima kasih atas penyambutan Nona muda Lan ling." Ucap Putri Han xua kepada Lan ling.
__ADS_1
"Tidak perlu sungkan. Sekte Langit telah membuka diri, Kalian bisa masuk ke Kota Langit untuk mencari penginapan kalian terlebih dahulu." Ucap Lan ling dengan datar.
"Putri...! Dia membawa pemuda yang berada di Kota Awan. Mungkinkah ini semacam tanda untuk memperingati kita semua." Ucap Tetua Kui lin kepada Putri Liu ni.
"Jangan melakukan hal yang gegabah. Dia menghancurkan Keluarga dengan kekuatan besar, hanya dalam semalam." Gumam Putri Liu ni pelan.
Lan ling yang melihat mereka semua tampak terdiam beberapa menit. Dia merasa bahwa semua orang yang sedang berkumpul disana sedang menyelidikinya.
"Tak perlu terlalu waspada padaku, Aku berada di Tingkat Langit tahap ke 4. Serta tidak perlu mencari Tetua yang melindungiku. Karena kalian tidak akan menemukan siapapun." Ucap Lan ling dengan jujur. Serta sudah mengetahui apa yang mereka pikirikan.
"Aku meminta maaf atas ketidaksopanan kami." Ucap Putri Liu ni dengan tulus.
"Tingkat Langit tahap ke 4...! Aku bahkan pernah bertemu dengan Tingkat Fana yang dapat menahan Tingkat Raja." Gumam Putri Liu ni dalam hati.
Mereka semua yang merupakan perwakilan dari beberapa Sekte dan Keluarga Besar menjadi terkejut. Sebab, tidak ada satupun diantara mereka yang memiliki Tingkatan lebih tinggi. Paling tidak mereka bersyukur, karena Tingkatan dari Putri Liu ni juga sama dengan Tingkatan Lan ling.
"Apa anda Tetua Huan ji...?" Tanya Lan ling yang melihat perwakilan dari Sekte Teratai Es.
"Kau benar, itu Aku.." Ucap Tetua Huan ji.
"Jika anda tidak keberatan, Tetua Lei ni mengundang anda untuk tinggal di kediamannya." Ucap Lan ling mengikuti arahan Tetua Lei ni.
"Terima kasih untuk penyambutan dan penerimaan dari Sekte Langit. Kami akan mengikuti Nona muda Lan." Ucap Tetua Huan ji.
Beberapa perwakilan lainnya nampak diam saja. Mereka tidak berani mengambil langkah apapun. Bahkan Hao shian dan Yu chan juga tidak berkata apa-apa.
"Baik Kakak Lan...! Aku akan mengatur penginapan untuk mereka semua." Ucap Kai ji dengan percaya diri.
"Tetua Huan... Silahkan.." Ucap Lan ling yang kemudian pergi di Ikuti oleh Perwakilan Sekte Teratai Es.
Mereka semua kemudian sangat terkejut saat memasuki Kota Langit. Sebab, segala sesuatu yang ada di Kota Langit sangat teratur. Bahkan beberapa pedagang di jalanan nampak terlihat bahagia.
Lan ling dan Perwakilan Sekte Teratai Es kemudian sampai di Gerbang Sekte Langit.
"Tetua..! Kita sudah sampai di Sekte Langit, sekarang aku akan mengantarkan anda di Kediaman Tetua Lei." Ucap Lan ling membuka obrolan.
"Yah...! Aku melihatnya... Sudah banyak yang berubah dari Terakhir kali aku kemari. Oh iya...! Maaf jika pertanyaan ku tidak sopan. Apa benar, Sekte Langit memiliki Tanaman Teratai Es." Ucap Tetua Huan ji secara langsung.
"Maafkan aku Tetua...! Meskipun aku mengetahuinya, tetapi bukan kapasitas ku untuk menjawab pertanyaan anda." Ucap Lan ling dengan hormat.
"Tidak apa-apa... Aku bisa mengerti Nona muda Lan." Ucap Tetua Huan ji.
"Tetua...! Ini adalah Kediaman Tetua Huan ji. Aku hanya bisa mengantar Tetua sampai disini. Aku mohon Pamit." Ucap Lan ling yang baru saja tiba di depan kediaman Lei ni.
"Terima kasih banyak atas bantuan Nona muda." Ucap Tetua Huan ji dengan tulus.
__ADS_1
Mereka bertiga kemudian masuk ke halaman Kediaman Tetua Lei ni. Saat mereka masuk, mereka langsung melihat seorang wanita yang sedang minum teh. Wanita itu tidak lain adalah Tetua Lei ni.
"Lei ni...! Bagaimana kabarmu..? Sapa Tetua Huan ji saat melihat Sahabatnya Lei ni.
"Huan ji...! Lama tak bertemu.. Aku baik-baik saja. Bagaimana denganmu...? Ucap Tetua Lei ni sambil berlari dan memeluk Tetua Huan ji.
"Aku baik-baik saja..! Oh iya.. Kalian berdua cepat beri salam.." Ucap Tetua Huan ji kepada kedua muridnya.
"Kami memberi salam pada Tetua Lei." Ucap kedua gadis itu.
"Apakah mereka muridmu. Kudengar, kau memiliki 2 murid dan merupakan pewaris Sekte Teratai Es. Apakah itu benar.?" Ucap Tetua Lei ni sambil bertanya.
"Itu benar.. Dia Hoa Shian dan ini Yu Chan.. Mereka berdua kebetulan berada di bawah pengawasanku." Ucap Tetua Huan ji.
"Ohhh....! Jadi kau Nona muda Yu, benar-benar cantik seperti yang dirumorkan." Ucap Tetua Huan ji memuji Yu chan.
"Terima kasih banyak atas pujian Tetua." Ucap Yu chan yang agak malu.
"Lei ni...! Baru 10 Tahun tidak bertemu, kau sudah mencapai Tingkat Raja Tahap Awal. Kau benar-benar Luar biasa. Pantas saja Sekte Langit terus berkembang." Ucap Tetua Huan ji.
"Kau bisa saja, mari masuk kedalam dan berbicara." Ucap Tetua Lei ni.
Mereka berempat kemudian masuk ke dalam Ruang tengah kediaman, untuk berbincang-bincang. Huan ji dan Lei ni terus berbincang mengenang masa lalu mereka.
Tetua Lei ni bahkan meminta pelayan untuk menyiapkan beberapa hidangan yang enak yang berasal dari Kota Langit. Mereka kemudian makan bersama-sama.
"Lei ni...! Kau benar-benar melayani kami dengan baik. Sebenarnya ada Hal yang ingin ku katakan." Ucap Tetua Huan ji.
"Huffftttt....! Aku sudah mendengar kabar dari Sekte Teratai Es... Tetapi aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana menolongmu." Ucap Tetua Lei ni dengan jujur.
"Lei ni...! Aku mendapat beberapa Informasi. Bahwa Sekte Langit memiliki Tanaman Teratai Es. Tolong bantu aku, untuk memintanya pada Leluhur Ji tian. Aku tahu bahwa kau dapat berbicara dengannya." Ucap Tetua Huan ji meminta tolong.
"Huan ji...! Jika permintaan lain, aku akan dengan senang hati menolongmu. Tapi untuk meminta tanaman itu...?" Ucap Tetua Lei ni yang terpotong.
"Sekte Langit dan Sekte Teratai Es memiliki persahabatan yang baik. Apakah Sekte Langit hanya akan melihat kesusahan kami." Ucap Tetua Huan ji.
Tidak ada perkataan yang keluar dari mulut Lei ni. Dia juga tidak tahu harus berbuat apa. Dia mungkin bisa meminta Tanaman itu pada Zhi rhen. Tetapi hal itu akan membuat dia disalahkan oleh seluruh Petinggi Sekte Langit.
"Lei ni...! Leluhur Ji tian dan Leluhur Mu xiao dari Sekte kami memiliki persahabatan yang baik. Aku yakin dia akan memikirkan solusi untuk masalah ini." Ucap Huan ji yang terus membujuk Lei ni.
"Saat ini Leluhur Ji tian sedang menutup diri. Bagaimana jika menunggumunya selesai, saat itu aku akan membantumu berbicara dengannya." Ucap Lei ni dengan tulus.
"Keadaan Sekte kami sangat sulit. Ketua dan Beberapa Tetua hanya bergantian untuk menyalurkan Energi dingin kepada Leluhur Mu xiao. Jika hal ini berlangsung lama, Aku takut banyak hal tak terduga yang akan terjadi." Ucap Tetua Huan ji.
💧💧💧💧💧💧💧💧
__ADS_1
...Mohon Dukung Novel ini dengan memberi Like, Komentar dan Vote........
...TERIMA KASIH...