KULTIVASI MURNI

KULTIVASI MURNI
Bab 58 Kedatangan Zhi Yuen


__ADS_3

Beberapa perwakilan menjadi terkejut. Sebab orang itu juga berasal dari Keluarga Ma. Dia adalah Ma sheng, Kakak dari Ma jin.


" Tuan muda Ma, Silahkan naik ke atas Arena." Ucap Tetua Cin lin.


"Tampaknya Ma jin hanya bisa mengandalkan kakaknya saja." Ucap He sin memprovokasi Ma jin.


"Terserah kau ingin mengatakan apapun..! Yang terpenting bukankah sekarang kau berada dalam posisi yang mungkin membuatmu menyesal." Ucap Ma jin dengan sombong.


"Baiklah... Pertandingan berikutnya di mulai." Ucap Tetua Cin lin.


Begitu perkataan Tetua Cin lin selesai, terlihat sebuah bayangan yang sangat cepat mengarah kepada He sin. He sin yang belum siap melakukan serangan menjadi sangat terkejut.


"Bruukkk...." Sebuah pukulan mengenai He sin.


He sin yang terkena pukulan sangat keras seketika hilang kesadaran. Hanya terlihat Ma sheng yang mencekik He sin di udara. Dia tidak membiarkan He sin jatuh ketanah. Agar pertandingan ini tidak berakhir.


"Ma sheng...!! Jika kau melewati batasan mu, maka aku pastikan keluarga He siap bertarung habis-habisan dengan Keluarga Ma." Teriak Tetua He ling.


"Apa kau pikir aku takut...! Tidak ada Sekte atau Keluarga Besar yang membuatku takut. Bahkan jika Nona muda Lan ling kali ini datang. Aku juga akan bertarung habis-habisan dengannya." Ucap Ma sheng yang terus memegang He sin di udara.


Lan ling yang mendengar perkataan Ma sheng hanya diam saja. Bahkan beberapa keluarga tidak ada yang berkomentar karena mereka tahu betul, akan sifat kejam Ma sheng.


"Putri....! Jika ini terus di biarkan, Maka Tuan muda He akan mati." Ucap Tetua Kui lin.


Tidak ada jawaban dari Putri Liu ni. Matanya hanya menatap Zhi rhen. Dia merasa heran, karena Zhi rhen masih diam melihat situasi ini.


"Tampaknya sudah waktunya...!" Ucap Ma sheng yang ingin menggunakan jurusnya.


"Matilah Tuan muda He...!" Ucap Ma sheng seraya menggunakan Tapak Cakar Iblis untuk membunuh He sin.


Beberapa orang yang melihat hal ini menjadi tegang. Sebab Ma sheng berani membunuh He sin di depan banyak pasang mata. Tetapi, tubuhnya tiba-tiba terlempar keluar Arena sebelum dia sempat membunuh He sin.


"Bruukkk..." Terlihat He sin yang jatuh ke lantai.

__ADS_1


Di depan He sin terlihat seorang pemuda yang sangat gagah. Dia hanya menatap kejauhan di antara para penonton.


"Paman...! Bibi...! Bersiaplah, Keluarga Ma menjadi bagian dari Sekte Iblis Darah." Teriak Zhi rhen yang menyadari kekuatan yang besar sedang menuju Sekte Langit.


"Kalian Terlambat...!" Ucap seseorang di area penonton yang sedang melakukan serangan.


Setelah orang itu melakukan serangan, terlihat beberapa serangan lainnya. Baik dari Utara, Timur, Selatan dan Barat. Terjadi kekacauan yang sangat besar. Para Tetua kemudian berpencar untuk bertarung.


"Kring....!! Kring....!! Kring....!! Kring...!!" Terdengar beberapa benturan pedang yang sedang beradu.


"Apa yang terjadi...! Bukankah dia berasal dari Keluarga Ju...?" Ucap Tuan muda Lin diao yang mengenali beberapa penyerang.


"Bahkan dari keluarga Tan juga menjadi bagian dari mereka." Ucap Nona muda Chou cua.


"Sial...! Mereka 3 keluarga besar, berkomplot dengan iblis untuk menghancurkan kita." Ucap Tuan muda She jang yang menyadari situasi ini.


"Rhen'er...! Tampak kondisi Tuan muda He sangat serius." Ucap Tetua Cin lin yang memeriksa kondisi He sin.


"Aku tidak menyangka, bahwa 3 Keluarga besar akan membelot menjadi pasukan iblis." Ucap Ketua Zhen chan yang sedang bertatapan dengan Leluhur dari 3 Keluarga besar.


"Cih.... Yang kami tahu, pada esok hari. Nama keluarga kami akan di takuti oleh seluruh penjuru dunia ." Ucap Leluhur Ju yang berada di Tingkat Raja tahap ke 2.


"Saat ini, kami 3 keluarga besar sudah membawa semua pejuang kami untuk menyerang kalian. Ke 4 keluarga besar yang ada di sana hanya membawa 1 atau 2 orang Tetua untuk melindungi Tuan muda dan Nona muda mereka. Sungguh sangat disayangkan, Sekte Langit yang agung harus hancur hari ini." Ucap Leluhur Tan.


"Apakah Leluhur Sekte Langit tidak keluar. Atau dia takut jika harus melawan kami." Ucap Leluhur Ma.


"Cih....! Tampaknya, aku sebagai junior tidak perlu menghormati kalian lagi." Ucap Ketua Zhen sambil mengeluarkan kekuatan Tingkat Raja Tahap ke 4.


Para Tetua Sekte Langit yang melihat Ketua Zhen mulai serius, juga ikut mengeluarkan kekuatan mereka. Terlihat beberapa perwakilan tampak terkejut melihat kekuatan mereka semua.


"Ini....! 10 orang dengan kekuatan Tingkat Raja." Ucap Putri Han xua.


"Ohhh.. Sekte Langit memang hebat, bisa menghasilkan Tingkat Raja sebanyak ini. Tetapi, kami juga tidak kekurangan Pejuang Tingkat Raja." Ucap Leluhur Ma.

__ADS_1


"Kalian semua dengarkan....! Jangan ragu membunuh siapapun... Kalian bisa mengaktifkan segel darah iblis kalian." Teriak Leluhur Ju.


Semua petarung yang berasal dari 3 Keluarga Besar kemudian mengaktifkan segel darah iblis. Dimana segel itu dapat membuka kekuatan iblis dan meningkatkan kultivasi mereka. Setelah mereka mengaktifkan segel itu, terlihat perubahan mencolok pada diri mereka.


Tubuh mereka menjadi lebih besar dan kekar. Seluruh baju yang mereka kenakan menjadi sobek. Mata mereka menjadi berwarna merah seperti darah. Dan terdapat 2 tanduk di kepala mereka.


"Tampaknya kita harus habis-habisan untuk pertarungan kali ini." Ucap Ketua Zhen.


Begitu Ucapan Ketua Zhen selesai, terjadi beberapa serangan yang mengerikan kembali. Serangan kali ini jauh lebih kuat, karena di lakukan oleh Tingkat Raja. Dimana-mana hanya terjadi ledakan yang besar. Bahkan, Ketua dan para Tetua Sekte Langit sudah semakin terdesak.


Sedangkan, beberapa Tetua dari seluruh perwakilan hanya fokus untuk melindungi pewaris mereka.


"Putri....! Tampaknya akan sangat sulit untuk keluar dari Medan pertempuran." Ucap Tetua Kui yang terus bertarung sambil melindungi Putri Liu ni.


Hal ini juga terjadi kepada beberapa perwakilan lainya. Tetua Huan ji bahkan sangat kewalahan melindungi kedua muridnya.


Posisi yang mereka Alami saat ini sangat terdesak. Zhi rhen yang melihat kondisi He sin yang buruk menjadi Khawatir. Dia hanya memandang Ke arah langit. Sebab, di sana terlihat seseorang yang menggunakan Topeng dengan 3 Garis Merah di dagunya.


Mereka berdua menatap satu sama lain. Hingga mata mereka berdua melihat ke Utara secara bersamaan.


"Hufftt.....! Akhirnya kau datang juga. Aku harap kau bisa menahannya untuk sementara waktu." Gumam Zhi rhen sambil melihat ke arah Utara. Setelah itu Zhi rhen menghilang bersama He sin.


"Serahkan padaku..." Ucap Seorang gadis yang baru saja sampai ke Sekte Langit.


Gadis yang memakai Topeng dan memegang sebuah busur berwarna Merah putih. Siapapun yang melihatnya menjadi terkejut. Sebab, dia adalah adik dari Zhi rhen.


...MAHA DEWI RUBAH...


💧💧💧💧💧💧💧💧


...Mohon Dukung Novel ini dengan memberi Like, Komentar dan Vote........


...TERIMA KASIH...

__ADS_1


__ADS_2