
"Saudara Zhi...!" Ucap kedua gadis itu secara bersamaan.
Zhi rhen dan 2 orang gadis yang bersamanya menjadi terkejut. Terlebih lagi saat mereka melihat Tetua Lei ni bersama Tamu dari Sekte Teratai Es.
"Zhi rhen... Han cuan... Lin nian...! Jaga sikap kalian di depan Tamu kita." Ucap Tetua Lei ni dengan tegas.
"Kami memberi hormat pada Tetua/Bibi Lei ni." Ucap ketiganya bersamaan.
"Han cuan dan Lin nian...! Kalian kembalilah untuk berlatih. Dan untuk Rhen'er, Kemarilah menyapa Tamu kita dari Sekte Teratai Es." Ucap Tetua Lei ni memberi arahan.
Han cuan dan Lin nian kemudian pergi untuk berlatih. Sedangkan Zhi rhen berjalan mendekat ke arah Tetua Lei ni.
"Zhi rhen memberi salam pada Tetua Huan ji, Saudari Hao dan Saudari Yu." Ucap Zhi rhen sambil mengatupkan kedua tangannya.
"Saudara Zhi, mengapa kau ada disini.?" Tanya Yu chan seketika.
"Itu..." Ucap Zhi rhen yang melihat ke arah Tetua Lei ni.
"Tampaknya kalian sudah saling mengenal. Huan ji, dia adalah keponakanku Zhi rhen. Selama ini dia hidup bebas di luar sana dan baru saja kembali ke Sekte Langit." Ucap Tetua Lei ni.
"Lei ni... Anak ini selalu mengatakan bahwa dia hanya seorang pengelana bebas. Bagaimana dia tiba-tiba bisa berada di Sekte Langit dan menjadi keponakanmu." Ucap Tetua Huan ji dengan heran.
"Hufftt.....! Sebetulnya aku memiliki 2 keponakan yang sangat nakal. Mereka berdua tidak suka tinggal di Sekte Langit. Oleh karena itu, dia sering ke dunia luar dan tidak pernah mengakui bahwa dia berasal dari Sekte Langit." Ucap Tetua Lei ni sambil menghela napas.
"Apa kau tahu...! Aku pernah menyerang keponakanmu saat pertama kali bertemu. Aku bersyukur bahwa dia sekarang masih hidup. Jika tidak, aku mungkin akan selamanya merasa bersalah padamu." Ucap Tetua Huan ji mengingat pertemuannya dengan Zhi rhen.
"Kau tidak perlu seperti itu. Aku sebenarnya sudah mendengar informasi tentang hal itu. Zhi rhen, kemari lah dan minta maaf pada Tetua Huan." Ucap Tetua Lei ni memberi arahan pada Zhi rhen.
"Sudahlah....! Tidak perlu memperbesar masalah ini. Lagipula aku juga sudah harus pergi dari sini." Ucap Tetua Huan ji yang melihat Zhi rhen ingin meminta maaf.
__ADS_1
"Huan ji...! Karena sudah menganggap mu seperti saudara. Dapatkah kita berbicara berdua saja." Ucap Tetua Lei ni yang mengetahui apa yang ada di pikiran Tetua Huan ji.
"Zhi rhen.. Temani kedua Saudari dari Teratai Es untuk berkeliling." Perintah Tetua Lei ni.
"Baik Bi..! Saudari Hao, saudari Yu.. Silahkan.." Ucap Zhi rhen mempersilahkan kedua gadis itu.
Mereka bertiga kemudian keluar dan membiarkan Tetua Huan ji dan Tetua Lei ni untuk berbicara. Namun Zhi rhen merasa bingung, kemana harus mengajak mereka pergi. Sebab, dia juga belum mengenal Kota Langit dengan baik.
"Saudara Zhi...! Apa kau benar-benar keponakan dari Tetua Lei." Ucap Yu chan membuka pembicaraan.
"Iya..." Jawab Zhi rhen.
"Lalu mengapa kau membohongi kami. Apa kau menganggap kami gadis yang bisa di permainkan." Ucap Hao shian kemudian dengan tegas.
"Membohongi...? Ahh.. Tentang itu, kalian salah paham padaku." Ucap Zhi rhen kemudian.
"Kau jelas-jelas mengatakan bahwa kau hanya pengelana bebas. Tetapi sekarang kau berubah menjadi Murid dari Sekte Langit. Apa kau bisa menjelaskannya.?" Ucap Yu chan menunggu penjelasan Zhi rhen.
"Tetapi, bukankah kau dapat menceritakannya kepada kami." Ucap Hao shian tidak terima.
"Sudahlah Kak Hao..! Lagi pula saat itu, kita juga belum saling mengenal... Saudara Zhi..! Aku bisa mengerti dengan ceritamu barusan, Tetapi aku juga memiliki pertanyaan lain. Apa kau tahu tujuan kami datang kemari.?" Ucap Yu chan sambil bertanya.
"Iya...! Bibi ku sudah memberitahukannya padaku. Jika, kalian menginginkan Tanaman Teratai Es. Aku bisa membantu kalian mendapatkannya." Ucap Zhi rhen dengan jujur.
"Kau...! Apa kau bercanda.. Bahkan Bibi mu tidak dapat memaksa Pelayan itu memberikannya, apalagi dirimu.." Ucap Hao shian yang tidak percaya.
"Maksudmu Nona Wu hui..! Dia mungkin tidak akan memberikannya pada bibiku. Tetapi percayalah, dia akan memberikannya padaku, jika aku memintanya." Ucap Zhi rhen dengan percaya diri.
"Sudahlah saudara Zhi...! Kami berterima kasih akan ketulusan mu. Tetapi jika kau benar-benar ingin membantu kami. Kau bisa membantu kami meminta beberapa Tanaman Langka yang ada di Istana Alchemist." Ucap Yu chan kepada Zhi rhen.
__ADS_1
"Meminta Tanaman pada kakak Lan." Ucap Zhi rhen sambil berpikir.
"Benar...! Ku dengar, disana juga banyak Tanaman Langka. Jika kami bisa mendapatkan sedikit saja, kami mungkin bisa membuat beberapa obat yang bisa mempertahankan Leluhur kami." Ucap Yu chan mengatakannya dengan jujur.
"Baiklah...! Aku akan membantu kalian memintanya." Ucap Zhi rhen sambil melangkah pergi.
Zhi rhen kemudian berjalan dan di ikuti oleh Kedua gadis itu. Beberapa Murid Sekte Langit hanya menatap mereka. Bagaimanapun juga, mereka semua sudah mendengar bahwa Zhi rhen adalah keponakan Tetua Lei. Jadi, mereka sudah menganggap Zhi rhen sebagai murid dari Sekte Langit juga.
💧💧💧💧💧💧💧💧
"Lei ni..! Sekarang hanya tinggal kita berdua. Kau boleh berbicara sekarang." Ucap Tetua Huan ji.
"Huan ji...! Aku mengerti dengan perasaanmu. Tetapi tinggallah untuk beberapa waktu di Sekte Langit. Jika kau pergi saat ini, aku mungkin akan merasa bersalah padamu." Ucap Tetua Lei ni dengan sedih, karena tidak dapat membantu sahabatnya.
"Kau tahu, bahwa saat ini, waktu sangat berharga bagiku. Jika aku tidak bisa mendapatkan Tanaman Teratai Es di sini. Maka aku harus pergi untuk mencari di tempat lain. Setidaknya aku harus bisa mendapatkan sumber daya yang cukup untuk mempertahankan nyawa Leluhurku." Ucap Huan ji dengan rencananya.
"Beberapa Hari lagi, Sekte Langit akan mengadakan kompetisi pertarungan junior sebagai peresmian pewarisnya. Kami tidak membatasi peserta yang dapat ikut. Aku melihat kedua murid mu cukup kuat. Jika mereka ikut dan memenangkan pertandingan itu. Maka kau bisa mendapatkan sedikit sumber daya untuk membantu Sekte mu." Ucap Tetua Lei ni.
"Sumber daya apa yang di miliki Sekte Langit untuk membuat kami harus mengikutinya." Ucap Tetua Huan ji yang mengabaikan hadiah kompetisi.
"Tidak begitu banyak.... Yang ku dengar, Leluhur bersedia memberikan Ginseng Angin 1000 Tahun miliknya untuk juara pertama, Pil Penguat Jiwa, serta beberapa Kitab Tingkat Langit. Dan untuk juara kedua dan ketiga, hadiah juga tidak terlalu buruk." Ucap Tetua Lei ni.
Tetua Huan ji yang mendengar hadiah yang akan di berikan menjadi sangat terkejut. Sebab, semua sumber daya yang disebutkan sangat berharga. Terlebih Ginseng Angin 1000 tahun, Jika berhasil membawa pulang, Maka Leluhur Sekte Teratai Es mungkin dapat mempertahankan nyawanya selama 10 Tahun, tanpa penyaluran tenaga dalam.
"Lei ni...! Apa kau serius...!" Ucap Tetua Huan ji dengan wajah terkejut.
"Aku serius...! Lagi pula, sesaat sebelum kita pergi dari Paviliun Damai. Murid mu Yu chan, sempat berbicara dengan Wu hui. Menurut sifat Wu hui yang aku ketahui. Dia pasti sudah mengatakan bagaimana cara mendapatkan Tanaman Teratai Es. Dan Aku juga yakin, bahwa murid mu pasti akan mendapatkan Tanaman itu. Jadi, kumohon agar kau tinggal untuk beberapa hari lagi." Ucap Tetua Lei ni memperkirakan semuanya.
💧💧💧💧💧💧💧💧
__ADS_1
...Mohon Dukung Novel ini dengan memberi Like, Komentar dan Vote........
...TERIMA KASIH...