
Mereka semua yang melihat Maha Dewi Rubah menjadi sangat terkejut. Sebab, tidak ada yang pernah menyangka, Bahwa dia akan datang ke Sekte Langit.
Belum sempat mereka dapat menenangkan dirinya. Mereka lebih di kejutkan lagi saat 5 Orang tua yang baru saja tiba. Karena Kelima orang tua tersebut merupakan Leluhur Sekte Langit.
"Hormat pada Leluhur." Ucap seluruh murid dari Sekte Langit.
Zhi yuen kemudian berbalik dan menatap para Leluhur Sekte Langit. Leluhur Sekte Langit kemudian menjadi sangat waspada. Sebab, dihadapannya kali ini terdapat 2 orang dengan kekuatan yang menakutkan.
"Maha Dewi Rubah...! Mengapa kau selalu mengganggu rencana ku." Ucap Orang yang ada diatas langit, yakni Jendral Tulang Darah.
Zhi yuen yang mendengar pernyataan itu hanya terdiam. Matanya bahkan tetap menatap Leluhur Sekte Langit. Tidak ada yang dapat melihat Ekspresi di wajahnya, karena dia menggunakan Topeng seperti Rubah.
Bahkan kekacauan yang berada di Sekte Langit menjadi sangat parah. Kehancuran demi kehancuran benar-benar terjadi.
"Dewi Yi, Dewi Er, Dewi San, Dewi Si, Dewi Wu, Dewi Liu, Dewi Qi, Dewi Ba, Dewi Jiu, Dewi Shi. Ikuti aku, bunuh mereka semua yang menyerang Sekte Langit." Ucap Zhi yuen yang masuk ke dalam pertarungan dan membunuh setiap lawannya.
"Kakak...! Dia..." Ucap Leluhur Gen huo.
"Tampaknya dia berada di pihak kita. Jangan hilangkan fokus kalian. Orang yang ada di atas memiliki kekuatan yang sangat besar. Dia mungkin pemimpin dari Serangan 3 Keluarga Besar." Ucap Leluhur Ji tian.
Kehancuran yang dibuat Zhi yuen jauh lebih besar. Dia tidak segan membunuh setiap musuh yang berada di depannya. Setiap perwakilan yang melihat Zhi yuen menjadi takut. Mereka seakan-akan melihat Dewi Kematian.
"Tetua Kui...! Apa dia Maha Dewi Rubah." Tanya Putri Liu ni.
"Benar....! Dan kekuatan yang di perlihatkan bukanlah kekuatan yang sesungguhnya." Ucap Tetua Kui.
"Bagaimana mungkin bisa ada generasi seperti diriku yang sekuat ini. Apa dia berasal dari Dunia Langit.." Gumam Putri Liu ni dalam hati.
"Tetua Kui...! Jika di bandingkan dengannya. Siapa yang lebih kuat...? Ucap Putri Liu ni sambil bertanya.
"Kekuatan dari Maha Dewi Rubah juga melebihi ku. Dia mungkin bisa mengimbangi pemuda itu. Tetapi untuk siapa yang lebih kuat, aku tidak tahu pasti." Ucap Tetua Kui.
__ADS_1
Dengan Kedatangan Zhi yuen dan Kelima Leluhur. Membuat seluruh murid menjadi lebih bersemangat. Sehingga saat ini mereka berada di dalam posisi yang cukup baik.
Jendral Tulang Darah yang melihat perkembangan situasi menjadi sedikit gelisah. Sebab dia takut akan rencananya yang tidak berjalan sesuai keinginannya. Oleh karena itu, dengan gerakan yang sangat cepat. Dia mencoba menyerang untuk menghentikan Zhi yuen. Tetapi dia di hadang oleh ke lima Leluhur Sekte Langit.
Pertarungan yang jauh lebih besar terjadi kembali, yakni pertarungan Jendral Tulang Darah dan kelima Leluhur. Meskipun Leluhur Sekte Langit memiliki kekuatan yang lebih rendah. Tetapi mereka setidaknya masih dapat mengulur waktu.
Maha Dewi Rubah bahkan sudah terjun dalam pertarungan para Leluhur dari 3 keluarga besar. Secara perlahan dapat terlihat jika posisi dari 3 Keluarga besar menjadi buruk.
"Maha Dewi Rubah...! Ini adalah pertarungan kami dengan Sekte Langit. Mengapa kau terlalu ikut campur." Ucap Leluhur keluarga Ma yang sudah mulai kelelahan.
Saat itu juga, Para Tetua dari Sekte Langit dan Tetua dari beberapa Perwakilan melihat ke arah Maha Dewi Rubah.
"Apa otak Tua mu itu sudah buntu. Maha Dewi Rubah terkenal dengan tindakannya yang selalu menghancurkan orang jahat seperti kalian." Ucap Putri Han xua.
"Tuan putri..! Apa kau tidak takut akan tindakan mu yang langsung menyinggung kami." Ucap Leluhur Keluarga Ju.
"Cih....! Hanya 3 keluarga besar. Aku lebih memilih berada di pihak 5 Sekte dan 4 Keluarga besar. Di bandingkan dengan kalian, kekuatan kami sudah berada di atas." Ucap Putri Han xua.
"Kau benar...! Tetapi jangan lupakan 1 hal, bahwa kami datang dalam persiapan penuh. Tetapi kalian hanya beberapa orang perwakilan..! Kurasa hanya Sekte Langit yang memiliki kekuatan penuh." Ucap Leluhur Tan.
"Maha Dewi Rubah...! Bukankah seharusnya kau menjawab pertanyaan ku." Ucap Leluhur Ma dengan datar.
Maha Dewi Rubah yang mendengar kata-kata Leluhur Ma, hanya diam dan menatap ke arahnya. Terjadi keheningan dalam pertarungan di sekitar Maha Dewi Rubah. Mereka semua hanya melihat ke arah Maha Dewi Rubah.
"Bukankah kau seharusnya bertanya pada Tuan Iblis mu yang sedang bertarung dengan Kakek dan nenek ku." Ucap Maha Dewi Rubah dengan datar.
"Jedarr..." Mereka semua yang mendengar perkataan Maha Dewi Rubah terlihat sangat terkejut. Jangankan beberapa Perwakilan, bahkan para Tetua seketika menjadi terkejut dengan pengakuan itu.
"Kakek...! Nenek...! Apakah dia berasal dari Sekte Langit." Gumam Putri Liu secara pelan yang dapat di dengar oleh semua orang.
Beberapa perwakilan kemudian mengarahkan matanya ke arah para Tetua Sekte Langit. Meskipun Ketua dan Para Tetua Sekte Langit sudah memiliki pikirannya. Tetapi tidak ada dari mereka yang mengeluarkan kata-kata.
__ADS_1
"Lei ni...! Apakah dia...?" Ucap Tetua Huan yang merasa penasaran.
"Yuen'er...! Apa itu kau nak.." Ucap Tetua Lei ni.
Maha Dewi Rubah kemudian berbalik ke arah Tetua Lei ni. Mereka semua hanya menunggu jawaban dari Maha Dewi Rubah.
" Yuen'er...! Memberi Hormat pada bibi Lei" Ucap Maha Dewi Rubah yang tiba-tiba berlutut di depan Tetua Lei ni.
"Jedar....!" Keterkejutan semakin meningkat bagi mereka yang melihat Maha Dewi Rubah berlutut.
Lei ni yang melihat Maha Dewi Rubah berlutut, Seketika meneteskan air matanya. Dia kemudian berlutut dan memeluk Maha Dewi Rubah atau Zhi yuen.
"Nak...! Aku merasa seperti Ketua yang terabaikan." Ucap Ketua Zhen yang tetap Fokus melihat ke arah Leluhur 3 keluarga besar.
"Maafkan aku..! Yuen'er memberi hormat kepada paman dan bibi semua." Ucap Zhi yuen yang berlutut ke arah Ketua dan Para Tetua Sekte Langit.
Mereka semua yang ada di sana menjadi sangat yakin sekarang, jika Maha Dewi Rubah yang terkenal kejam ternyata berasal dari Sekte Langit.
"Jika seperti ini..! Tampaknya, Nona muda yang di maksud di Kota Awan adalah dia." Ucap Tetua Kui lin dari Menara bulan.
Mereka semua menyetujui perkataan dari Tetua Kui lin. Nona muda Sekte Langit, tampaknya bukan hanya Lan ling seorang. Setidaknya itu yang ada di dalam pikiran mereka masing-masing.
Beberapa orang dari 3 keluarga besar menjadi sedikit khawatir. Sebab, Sekte Langit sepertinya masih memiliki kekuatan yang besar yang tersembunyi.
"Tetua Kui...! Tampaknya orang itu juga merupakan Tuan muda dari Sekte Langit." Gumam Putri Liu yang hanya dapat di dengar oleh Tetua Kui.
"Tuan Putri Benar...! Jika saat ini dia juga ikut masuk dalam pertarungan. Maka peluang kemenangan akan menjadi sangat besar." Gumam Tetua Kui secara pelan.
"Apakah ini kekuatan dari Sekte No.1 di dunia ini." Ucap Yu chan yang sedikit mengepalkan tangannya. Sebab, dia merasa seperti tidak sebanding dengan Nona muda dari Sekte Langit.
💧💧💧💧💧💧💧💧
__ADS_1
...Mohon Dukung Novel ini dengan memberi Like, Komentar dan Vote........
...TERIMA KASIH...