KULTIVASI MURNI

KULTIVASI MURNI
Bab 36 Tuan Putri Dari Kerajaan Han


__ADS_3

Putri Liu, Tetua Kui dan Tetua Kung kemudian berangkat bersama ke Kota Awan.


💧💧💧💧💧💧💧💧


"Tuan muda He..! Kapan pertemuan junior akan diadakan?" Tanya Zhi rhen sambil berjalan bersama He sin.


"Kurang lebih seminggu lagi. Pertemuan kali ini diadakan karena permintaan dari beberapa keluarga besar." Ucap He sin.


"Kalau begitu, kita masih memiliki banyak waktu. Apa yang akan kita lakukan untuk sementara?" Ucap Zhi rhen sambil bertanya.


Hal tak terduga kemudian terjadi, sebelum He sin menjawab pertanyaan Zhi rhen. Sebab hampir seluruh rakyat yang ada di sana kemudian berlutut. Membuat mereka berdua bingung.


"Tuan Putri Han Xua memasuki kota awan...!!" Teriak seorang yang berjalan di depan, dan di ikuti oleh rombongan kerajaan.


Komandan yang mengawal rombongan itu berada pada Tingkat Langit tahap ke 4. Komandan itu kemudian melihat ke arah He sin dan Zhi rhen. Seketika itu juga, pedang dari komandan itu, di arahkan kepada mereka berdua.


"Lancang...!! Apa kalian masih tidak berlutut melihat kedatangan Putri Han Xua." Ucap komandan itu dengan tegas.


Seketika itu juga terjadi keheningan total. Semua pandangan prajurit maupun rakyat di arahkan bagi mereka berdua.


"Maafkan kami yang tidak mengetahui kedatangan Tuan Putri. Nama ku He sin..! Tuan muda dari keluarga He, dan dia adalah sahabatku. Aku berharap agar Tuan Putri, tidak memasukkan ke hati untuk kejadian ini." Ucap He sin sedikit membungkuk sebagai tanda penghormatan.


Kerajaan Han memang merupakan kerajaan yang cukup besar. Tetapi jika berbicara tentang kekuatan, anggota kerajaan juga harus memberikan wajah pada Sekte besar dan Keluarga Besar. Sebab, mereka merupakan penopang dari kerajaan Han.


"Tuan muda He..! Seharusnya kau tahu, kalau keluarga He masih bagian dari rakyat kerajaan Han. Jadi, tentunya kau juga harus menunjukkan sedikit rasa hormatmu." Ucap komandan itu.


"Tidak apa-apa Komandan Je. Bagaimanapun juga, dia Tuan muda dari keluarga He. Akan tidak baik baginya untuk berlutut pada orang lain." Ucap Putri Han sambil keluar dari Tandunya.


"Cantik sekali..! Dia tidak lebih buruk dari Dari Tuan Putri Liu ataupun Saudari Yu." Gumam Zhi rhen dalam hati.


"Maafkan aku Tuan muda He, aku harap komandanku tidak membuat anda tersinggung." Ucap Putri Han kemudian.


"Aku He sin berterima kasih pada Tuan putri." Ucap He sin sambil mengatupkan kedua tangannya.


"Komandan Je..! Mari lanjutkan perjalanan." Ucap Putri Han kemudian.


Para rombongan kerajaan itu, kemudian berangkat menuju ke rumah pemimpin kota awan.

__ADS_1


"Huffttt...!!! Hampir saja.." Gumam Zhi rhen dengan pelan.


"Saudara Zhi tenang saja..! Bagaimanapun, Kerajaan Han masih harus memberikan wajah padaku." Ucap He sin yang terlihat begitu percaya diri.


"Tuan muda He, Bagaimana kalau kita kembali ke penginapan. Aku rasa, sebentar lagi akan banyak orang hebat lainnya yang akan datang." Ucap Zhi rhen memberikan saran.


"Aku adalah Tuan muda dari salah satu keluarga besar. Aku sama sekali tidak takut pada mereka, Tetapi aku akan kembali ke penginapan. Agar dapat membuat kau lebih lega. Oh iya..! Kita sudah menjadi sahabat, kau tidak seharusnya memanggilku Tuan muda." Ucap He sin sambil berjalan pulang.


"Tentu saja, Saudara He." Ucap Zhi rhen mengikuti He sin dengan senyuman.


Mereka berdua kemudian berjalan kembali ke penginapan. Beberapa penginapan di kota awan sudah penuh terisi.


💧💧💧💧💧💧💧💧


"Komandan...!! Apa kau tahu tentang pemuda yang bersama dengan Tuan muda He? Tanya Putri Han secara tiba-tiba.


"Tuan muda He, terkenal akan pergaulannya dengan rakyat kecil. Menurutku, pemuda itu mungkin berasal dari sekte kecil. Melihat kemampuannya yang hanya berada di Tingkat Fana." Ucap Komandan Je.


"Kuharap juga begitu." Ucap Putri Han sambil berpikir.


💧💧💧💧💧💧💧💧


"Saudara Zhi, bagaimana jika kita bertemu di penginapan saat malam hari. Sebab ada beberapa barang yang ingin ku cari." Ucap He sin.


"Tentu saja saudara He, aku juga masih ingin membeli beberapa makanan. Ada begitu banyak jenis makanan yang belum pernah ku coba." Ucap Zhi rhen yang juga terlihat senang. Sebab dia sangat ingin mencicipi seluruh makanan yang berada di sepanjang jalan kota awan.


Mereka kemudian berpisah, Zhi rhen yang terus membeli beberapa makanan merasa sangat senang. Dia bahkan mencicipi makanannya sambil berjalan, membuat sebagian orang hanya bisa memandanginya dengan aneh.


Zhi rhen yang berjalan dengan memakan beberapa permen, melihat ke kiri dan ke kanan untuk melihat beberapa dagangan lainnya. Tanpa sadar, Zhi rhen menabrak seorang gadis yang sangat cantik. Dia sangat terkejut melihat gadis yang menggunakan tudung itu. Sebab gadis itu tidak lain adalah Tuan putri Han.


"Tu.. Tuan put..?" Ucap Zhi rhen yang terpotong karena mulutnya segera di bungkam oleh Putri Han.


"Jangan bersuara, aku sekarang sedang berbelanja dan tak ingin identitas ku di ketahui." Ucap Putri Han yang melepaskan Zhi rhen.


"Maafkan aku." Ucap Zhi rhen merasa malu, sebab ini pertama kalinya dia merasa dekat dengan seorang gadis selain Zhi yuen.


"Tidak apa-apa..! Bukankah kau sahabat Tuan muda He?" Tanya Putri Han.

__ADS_1


"Benar Putri." Ucap Zhi rhen sambil menunduk.


"Nama ku Han xua..! Siapa namamu? Apakah kau berasal dari keluarga He?" Ucap Putri Han sambil bertanya.


"Aku bernama Zhi rhen..! Aku hanyalah pengelana bebas yang tidak sengaja bertemu dengan Tuan muda He." Ucap Zhi rhen menjelaskan.


"Begitu yah..!! Bagaimana jika berjalan bersama, lagi pula aku merasa bosan jika harus di temani oleh pelayan ku setiap hari." Ucap Putri Han xua.


"Itu.. Aku hanya berjalan di sepanjang jalan ini saja, untuk membeli beberapa dagangan." Ucap Zhi rhen dengan jujur. Sebab dia tahu, Bahwa saat ini dia sedang diawasi oleh seseorang.


"Tingkat Raja tahap awal. Kurasa orang ini pelindung tersembunyi dari Putri Han." Gumam Zhi rhen dalam hati.


"Tidak apa-apa..! Aku akan menemanimu." Ucap Putri Han xua kepada Zhi rhen.


"Itu.... Terserah Tuan Putri saja." Ucap Zhi rhen yang kemudian kembali berjalan seperti biasa.


Putri Han xua yang merasa sedikit penasaran dengan Zhi rhen hanya mengikutinya dari belakang. Sebab dia tidak mungkin berjalan bersama-sama Zhi rhen dengan status bangsawannya.


Putri Han xua yang melihat Zhi rhen berbelanja hanya tersenyum. Sebab, dari sekian banyak barang. Hanya makanan saja yang di beli oleh Zhi rhen, bahkan terdapat beberapa jajanan anak kecil yang dibeli olehnya


"Tampaknya dia sangat senang bisa mencicipi semua makanan di sepanjang jalan ini. Pengelana bebas..? Kurasa ini pertama kalinya dia memasuki kota yang ramai." Gumam Tuan putri dalam hati sambil tersenyum.


"Saudara Zhi...!! Panggil Putri Han.


"Iya, apa ada sesuatu yang putri inginkan?" Tanya Zhi rhen.


"Tidak apa-apa..! Aku hanya ingin tahu, apa saudara Zhi akan mengikuti pertemuan junior yang akan diadakan sebentar lagi?" Tanya Putri Han xua.


"Tentang itu, aku tidak mendapatkan undangannya. Tetapi Tuan muda He berkata, Bahwa dia akan membawaku untuk mengikutinya. Agar sedikit dapat menambah wawasanku. Oh iya...! Mungkinkah kedatangan Tuan putri kali ini karena...?" Ucap Zhi rhen sambil bertanya balik.


"Tentu saja..! Selain 7 Keluarga Besar dan 4 Sekte besar. Aku sebagai perwakilan dari Kerajaan Han, tentunya harus ikut ke pertemuan itu juga." Ucap Putri Han xua.


" 7 Keluarga Besar dan 4 Sekte Besar. Kurasa Sekte Langit tidak lagi di pandang di mata dunia." Gumam Zhi rhen dalam hati.


💧💧💧💧💧💧💧💧


...Mohon Dukung Novel ini dengan memberi Like, Komentar dan Vote........

__ADS_1


...TERIMA KASIH...


__ADS_2