Legenda Dewa Kematian

Legenda Dewa Kematian
Pulau Monster


__ADS_3

Setelah Zhao Lang membereskan rumah tua tersebut, Zhao Lang memutuskan untuk langsung beristirahat untuk mengumpulkan energinya yang cukup.


Keesokan harinya, Zhao Lang di minta Zu Long untuk pergi pagi-pagi buta agar monster yang kuat belum bangun.


Saat setelah Zhao Lang pergi ke pulau itu, Zhao Lang langsung disambut oleh ayam bertanduk. Ayam itu setidaknya setera dengan pendekar mahir. Sementara Zhao Lang berada di tingkat pendekar kelas II.


“PEKOK!”


Ayam itu tiba-tiba menyerang Zhao Lang. Zhao Lang langsung mencabut pedang naga hitamnya dan menyerang balik kepada ayam itu, tanduk dan pedang Zhao Lang berbenturan.


Tapi, dikarenakan pedang Zhao Lang sangat tajam, tanduk yang ada pada ayam itu terbelah menjadi dua bagian. Saat Zhao Lang merasa dirinya berada di atas langit, tiba-tiba dua ayam yang sama datang untuk membantu temannya.


“Sial! Aku tidak bisa melawan mereka semua.” Zhao Lang mencari cara untuk menjebak ayam itu. Pada saat Zhao Lang sudah menemukan cara untuk mengelabui mereka, tiba-tiba Zhao Lang lari ke arah yang berlawanan.


Pada saat Zhao Lang melihat ada akar-akar pohon yang telah menutupi jalan itu, Zhao Lang masuk dilubang yang tidak terlalu besar. Pada saat Zhao Lang telah masuk, tiba-tiba Zhao Lang menutup lubang itu dan ayam yang mengejar Zhao Lang tidak dapat lewat.


“Huhh... Akhirnya aku bisa lari dari mereka.” Ucap Zhao Lang. Sementara Zu Long memarahi Zhao Lang.


“Bocah bodoh! Kau ini sudah berada di tingkat pendekar mahir tapi, kenapa kamu lari?! Kau memang bodoh!” Zhao Lang sebenarnya telah mencapai tingkat pendekar Mahir. Tapi, dia tidak menyadarinya bahkan Hu Xin tidak memberitaunya.


“Ap...Apa! Aku sudah berada di tingkat pendekar mahir?!” Zhao Lang bahkan tidak menyadari kalau kekuatannya sudah meningkat derastis saat mereka masuk ke makam kuno.


“Bodoh! Sungguh bodoh! Cepat kembali dan cari ayam-ayam itu! daging mereka sangat bermanfaat bagi pendekar bodoh sepertimu!” Ucap Zu Long.


“Huh... Menyebalkan!” Zhao Lang berdecak kesal dengan Zu Long karena selalu memarahinya.


Pada akhirnya Zhao Lang kembali ke tempatnya semula. Tapi, pada saat Zhao Lang kembali ke tempatnya yang awal, dia melihat seekor ayam bertanduk emas yang sedang memakan mayat ayam yang Zhao Lang bunuh.


“Bodoh, dia itu ayam emas. Dia setidaknya setara dengan pendekar mahir tahap menengah.” Ucap Zu Long. Sementara Zhao Lang sedang bersiap-siap untuk menyerang.


Zhao Lang langsung melesat maju ke arah ayam bertanduk emas itu. Saat Zhao Lang akan memotong ayam itu, tiba-tiba ayam itu menangkis serangan Zhao Lang.

__ADS_1


Zhao Lang langsung mundur beberapa langkah dari ayam itu. “Tanduknya sangat keras!” Pada saat itu, Zhao Lang berpikir untuk tidak menggunakan pedangnya. Zhao Lang akhirnya menggunakan tapaknya untuk bertarung.


“Baiklah, aku sudah siap!” Setelah berkata demikian, Zhao Lang tiba-tiba melesat dengan cepat ke arah ayam tersebut. Zhao Lang dan ayam itu saling bertukar serangan, dan pada akhirnya Zhao Lang terpental jauh ke belakang.


“Agh... Sial, ayam sial!” Zhao Lang berdecak kesal dengan ayam tersebut.


“Kalau begitu, aku akan menunjukkan kekuatanku padamu!”


“Tapak Suci - Naga Air!”


Seketika itu Zhao Lang langsung menyerang ayam itu dengan tapaknya. Ayam itu tidak sempat mengelak, dia akhirnya mati di tangan Zhao Lang.


“Puhh... Akhirnya selesai juga.” Ucap Zhao Lang sambil memasukan ayam itu di dalam kalung bumi.


“Sepertinya kau sangat tidak beruntung saat ini.” Zu Long yang merasa ada aura membunuh yang sangat pekat di belakang mereka. Dia adalah monster macan hitam.


“Aaaaa!” Zhao Lang langsung lari sekencang-kencangnya dari macan itu. Saat macan itu sudah tidak terlihat lagi, Zhao Lang menelan ludanya karena takut.


“Bocah, kau memang sedang tidak beruntung hari ini.” Ucap Zu Long.


“Aaaahh! Aku benar-benar sangat sial hari ini!” Zhao Lang mulai lari kembali dari beruang itu. Saat Zhao Lang sudah cukup jauh dengan beruang itu, tiba-tiba...


“Bocah, lebih baik hari ini kau jangan dulu berburu. Hari ini kau sungguh sial.” Ucap Zu Long. Zhao Lang kembali menoleh ke belakang dan dia menemukan seekor singa yang lebih besar dari beruang dan macan itu.


“Waah!!!” Zhao Lang kembali lari...


***


Pada saat hari sudah semakin gelap.


“Huh... Huh... Huh... Aku benar-benar sial hari ini.” Zhao Lang berdecak kesal karena dikejar-kejar terus menerus oleh monster yang mengerikan.

__ADS_1


“Masaklah ayam dan ikan yang kau tangkap tadi. Itu sangat berguna bagi kualitas darah.” Ucap Zu Long.


Zhao Lang langsung memasak ayam dan ikan yang dia bunuh. Saat setelah Zhao Lang memasak dan mencicipinya dia merasa seperti memakan makanan restoran. Dia merasakan dangingnya yang sangat enak.


Saat setelah Zhao Lang selesai makan, Zu Long menyuruhnya untuk berlatih berlatih dengan kitab naga es yang dia ambil di makam kuno.


Sementara Lion yang baru keluar dari rumah, tidak peduli dengan keadaan Zhao Lang yang penuh luka. Lion malah lebih peduli dengan makanan yang Zhao Lang buat. Sesaat Lion memakan makanan yang Zhao Lang buat, Zhao Lang mulai berlatih ilmu dari kitab naga es.


Beberapa saat kemudian, hari sudah semakin gelap tapi Zhao Lang belum berhasil menguasai satu pun jurus yang berada di kitab naga es.


“Bocah. Sudah aku duga bahwa kitab naga es harus di kuasai dengan pendekar yang berada di tingkat pendekar langit ke atas.” Ucap Zu Long.


“Ap... Apa! Kau membohongiku! Aku telah berlatih hampir semalam dan tidak tidur. Tapi kau hanya bilang ini!” Zhao Lang berdecak kesal dengan Zu Long.


“Baiklah, letakan kitab itu dan duduk bersila. Setelah itu tutup matamu dan konsentrasilah.” Ucap Zu Long.


Zhao Lang sebenarnya tidak mau melakukannya karena khawatir jika dirinya di bohongi kembali. Tapi, Zhao Lang tetap malakukannya.


Saat Zhao Lang sudah melakukan apa yang Zu Long katakan, tiba-tiba kitab naga es itu masuk ke dalam otaknya Zhao Lang. Zhao Lang langsung berteriak sekencang-kencangnya dan membenturkan kepalanya ke tanah.


“Bodoh, kitab itu secara otomatis sudah menjadi satu dengan dirimu. Dan kau akan mengingat dan menguasai semua jurus-jurus yang berada di dalam kitab itu.” Ucap Zu Long.


“Be... Benarkah?”


“Cobalah.”


Seketika itu Zhao Lang memasang kuda-kudanya dan melepaskan satu jurus dari dari Kitab Naga Es.


“Tapak Dewa - Naga Es!


Seketika itu, tangan Zhao Lang berubah menjadi seekor naga es. Zhao Lang yang masih tidak bisa mengendalikan sepenuhnya. Zhao Lang akhirnya hanya melepaskan naga es itu secara acak, naga es itu pergi ke arah yang berbeda dari arah yang di arahkan Zhao Lang.

__ADS_1


“Huh... Huh... Sungguh kuat!” Zhao Lang berdecak kagum dengan kekuatan dari kitab naga es. Dia menghancurkan sebuah batu yang sangat besar di gungung itu hanya dengan sekali pukul.


Dan akhirnya Zhao Lang memutuskan untuk beristirahat di rumah yang di buatnya.


__ADS_2