
Seketika itu, Xue Yun'zi langsung menghancurkan sebuah batu yang tidak kalah besarnya dari yang Xue Xia hancurkan.
“Kau pasti akan melampaui batasmu. Lanjutkan!” Ucap Xue Xia.
***
Disisi lain.
Zhao Lang terus menerus menerima latihan yang tidak masuk akal dari Zi Long. Zhao Lang sempat berpikir untuk menyerah, namun dia terus menerus memikirkan ibunya dan pada saat dia memikirkan ibunya, dia seakan menjadi bersemangat kembali seperti biasanya.
“Ulangi!”
“Agh! Sangat sulit!” Zhao Lang terus menerus melatih ilmu pedang esnya dengan keras. Tapi, walaupun dia melatih ilmu pedang esnya, dia tidak lupa dengan limu pedang api yang Hu Xin ajarkan padanya, dia memutuskan untuk melatihnya secara bersamaan.
Namun setelah beberapa minggu Zhao Lang berlatih, kedua ilmu pedangnya malah jadi berantakan. Namun Zhao Lang terus menerus melatihnya walaupun sudah berubah menjadi kacau.
Dua bulan kemudian, Zhao Lang berhasil menguasainya namun tidak sempurna. Walaupun begitu, sekarang Zhao Lang telah menjadi Pendekar Mahir tahan menengah.
“Lang'er, aku rasa kau terlalu memaksakan dirimu untuk berlatih.” Ucap Zi Long.
“Tidak apa-apa.”
“Besok pagi, kita akan pergi dari tempat ini walaupun kau belum cukup kuat.” Ucap Zi Long.
Pada saat Zhao Lang mendengar itu, Zhao Lang seakan mau melompat tinggi-tinggi karena merasa senang.
“Lang'er, hari sudah gelap, beristirahatlah.” Ucap Zi Long. Zhao Lang mengangguk pelan sebelum masuk kedalam rumah dan pergi untuk beristirahat.
Keesokan harinya.
Zhao Lang sudah menyiapkan barang-barangnya, Lion juga yang kini telah tumbuh besar. Bahkan Zhao Lang pun bisa menaikinya.
“Lion, kau sudah siap?” Ucap Zhao Lang. Lion mengangguk pelan sebelum menyuruh Zhao Lang untuk menaikinya.
Pada saat mereka keluar dari pulau monster, Zhao Lang berniat untuk menuju ke bangsa elf.
“Lang'er, bangsa elf sangat jauh dari sini, lebih baik kau tidak perlu terburu-buru untuk kesana.” Ucap Lion.
Zhao Lang mengangguk pelan sebelum pergi ke desa terdekat. Saat mereka berkelana untuk mencari desa terdekat, mereka menemukan sebuah desa yang sangat ramai.
“Lang'er, sepertinya ada pesta di desa itu.” Ucap Lion.
__ADS_1
“Benar, mungkin ada keluarga-keluarga
dalam desa.”Zhao Lang mengingatkan.
“Tenang saja, aku juga bisa berbuat seperti ini.” Setelah Lion berkata seperti itu, Lion tiba-tiba berubah menjadi kecil. Terlihat Lion seakan seperti Singa putih kecil yang lucu.
“Wa-Wah! Kau juga mempunyai ilmu yang aneh.” Ucap Zhao Lang dengan terkejut. Lion seakan menjadi malu setelah di puju oleh Zhao Lang.
“Baiklah, ayoo.” Zhao Lang akhirnya masuk ke desa awan. Saat Zhao Lang masuk ke dalam desa, Zhao Lang yang memeluk Lion menjadi pandangan semua orang apa lagi gadis-gadis yang terpana dengan ketampanan Zhao Lang.
“Sepertinya ditokoh pestanya. Aku ingin membeli beberapa daging kering disana.” Ucap Zhao Lang. Saat Zhao Lang masuk ke dalam, terlihat sebuah pandangan yang sangat familiar oleh Zhao Lang.
Zhao Lang melihat Yun Lei yang dulu pernah memberikan koin emas kepadanya saat Zhao Lang masih menjadi pengemis.
Saat Zhao Lang masuk, dia tidak memperdulikan Yun Lei dan malah pergi untuk membeli daging dari hewan biasa. Saat Zhao Lang pergi untuk membeli daging, Yun Lei memperhatikan Zhao Lang dengan teliti. Yun Lei merasa sangat familiar dengan Zhao Lang tapi tidak dapat Mengingatnya.
Ilustrasi : Zhao Lang
“Paman, apa daging sapinnya masih ada?” Ucap Zhao Lang.
“Maaf tuan muda, tapi daging sapinya sudah dibeli semuanya oleh Tuan Putri Yun.” Ucap Pria paruh baya pemilik tokoh tersebut.
Pria paruh baya itu langsung mengambil daging sapinya dan memberikannya kepada Zhao Lang. Walaupun Zhao Lang mempunyai daging monster yang lebih bermanfaat. Tapi dia sangat ingin memakan daging hewan biasa.
“Ah-Terimakasih.” Ucap Zhao Lang sambil tersenyum canggung ke arah Yun Lei.
“Tidak apa-apa. Ahh! Sekarang aku ingat, kau yang waktu itu aku berikan koin emaskan?” Ucap Yun Lei dengan terkejut. Dia bisa melihat ketampanan Zhao Lang meningkat.
“Ahh-Iy... Iya... Oh ya, ini anggap saja sebagai ganti rugi.” Zhao Lang mengeluarkan sebuah kalung bunga yang terbuat dari es abadi yang tidak bisa mencair. Sejak Zhao Lang menguasai kitab naga es, dia bisa membuat berbagai macam benda dari es.
“Sungguh?”
“Iy-” Ucapan Zhao Lang terhenti sebelum seorang menyenggolnya.
“Hei, dia adalah calon tunanganku. Beraninya kau mendekatinya!” Seorang yang tampan walaupun tidak setampan Zhao Lang muncul dari belakang mereka.
“Ma-Maaf tuan muda.” Walaupun Zhao Lang yang lebih kuat dari padanya tapi, Zhao Lang masih memiliki rasa trauma dengan keluarga kerajaan.
“Panggil aku Pangeran Wen!” Pria itu berseru dengan lantang. Namanya adalah Lu Wen.
__ADS_1
“Apa maksudmu berkata kalau aku adalah calon tunanganmu?!” Yun Lei berdecak kesal dengan sikap Lu Wen yang sangat tidak sopan.
“Apa maksudnya? Hah? Apa aku tidak salah dengar?!” Lu Wen tiba-tiba memarahi Yun Lei. Dia memegang tangannya Yun Lei dan meremasnya kuat-kuat. Lu Wen setidaknya berada di tingkat pendekar II tahap awal.
“Ahh!”
Teriakan Lu Wen membuat semua orang yang berada disana memperhatikan mereka. Dan juga pada saat itu, Zhao Lang memegang tangannya Lu Wen dan meremasnya keras-keras.
“Aghh!”
“Jika kau mengejekku menghinaku aku akan membiarkannya tapi. Jika kau menyakit orang baik seperti Nona ini... Walaupun kau seorang dewa aku tidak akan sungkan-sungkan untuk membunuhmu!” Ucapan Zhao Lang membuat Lu Wen menelan ludanya sendiri.
Yun Lei dan lainya yang berada disana berdecak kagum pada Zhao Lang yang berani mempermalukankan Lu Wen. Pada saat Zhao Lang melepaskan genggamannya, Lu Wen langsung kabur dari tempat itu.
“Nona, biar aku lihat tanganmu.” Zhao Lang memegang tangannya Yun Lei dan memberikan obat dengan tenaga dalam es.
Luka genggaman yang berada pada Yun Lei tiba-tiba hilang dan tidak terasa saki lagi.
“He-hebat!”Yun Lei berdecak kagum dengan kemampuan Zhao Lang.
“Sudah selesai, aku harus pergi sekarang, semoga bisa bertemu kembali.” Setelah Zhao Lang berkata seperti itu, tiba-tiba Lion keluar dari dalam pakaiannya Zhao Lang.
“Wahh! Imutnya~” Yun Lei langsung merampas Lion dan langsung memeluknya dengan erat.
“No-Nona, aku harus pergi sekarang, bisakah kau bisa memberikannya padaku?” Ucap Zhao Lang dengan takut. Zhao Lang takut kalau Yun Lei mengambilnya.
“Oh ya, kau harus ikut aku dulu. Ayo!” Setelah berkata seperti itu, Yun Lei membawa Zhao Lang kekereta kudanya dan pergi.
“Tu-Tunggu nona, kita akan kemana?”
“Ikut ke Kekaisaran Han denganku. Disana akan ada turnamen dan ayahku sudah membuat hadia utamanya. Jika salah satu orang yang memenangkan turnamen itu, dia akan menikahiku.”
“Lalu, kenapa nona memanggilku untuk ikut dengan nona?” Ucap Zhao Lang.
“Itu karena aku ingin...
***
para pembaca... Sambil nunggu Legenda Dewa Kematian di update. Saya mau nyaranin buat baca novel.
“ Legenda Dewa Phoenix ”
__ADS_1
Dan juga diminta untuk Like, Komen & Share ya... Di vote yang banyak ya, Biar aku makin semangat nulisnya...😊
***Terimakasih