Legenda Dewa Kematian

Legenda Dewa Kematian
Markas Kecil Badai Kabut


__ADS_3

Setelah mereka melakukan perjalanan, akhirnya mereka menemukan sebuah desa kecil yang bernama Desa Sunyi.


Pada saat mereka memasuki desa itu, persis dengan namanya. Desa itu sangat sunyi tapi ada penghuninya.


“Disana ada penginapan.” Ucap salah satu dari pasukan. Mereka akhirnya pergi ke penginapan itu.


“TOK,TOK”


Jenderal mengetuk pintu penginapan itu. Setelah jenderal mengetuk pintu penginapan, Terlihat seorang pria paruh baya membukakan pintu untuk mereka.


“Selemat Datang Dipenginapan Desa Sunyi.” Ucap pria paruh baya itu dengan wajah datar.


“Ah, ka-kami ingin memesan kamar.” Ucap Jenderal dengan canggung. Pria paruh baya itu pun mempersilakan mereka masuk kedalam penginapan.


Pada saat mereka semua masuk ke penginapan, mereka bisa melihat bahwa tidak satu pun dari orang-orang yang berada disana yang memiliki senyuman diwajah.


“Ging'er, aku akan pergi sebentar.” Ucap Zhao Lang sebelum pergi ke bangunan paling tinggi di Desa sunyi.


“Desa ini sangat menyeramkan, tapi masih lebih menyeramkan didesa tidak berpenghuni itu. Banyak jiwa-jiwa manusia yang berada disana.” Ucap Zhao Lang sambil duduk bersila di bangunan tertinggi itu.


“Lang'er, lebih baik kau pergi dan jangan terlalu terlibat dengan masalah orang lain terlebih dahulu, itu akan tidak baik untukmu.” Ucap Zi Long.


“Tapi, mereka juga tidak mungkin aku biarkan mati secara sia-sia. Setelah ini, saat aku berhasil menyelamatkan yang lainnya yang berada di markas kecil badai kabut, aku tidak akan terlibat lagi dengan hal lain.” Ucap Zhao Lang.


“Apa aku pergi saja terlebih dahulu untuk menyelamatkan yang lainnya secara diam-diam.” Ucap Zhao Lang.


“Za Long, apa aku bisa menggunakan jurus bayang petir? Aku hanya menggunakannya untuk yang ini.” Ucap Zhao Lang kepada Za Long.


“Ya, aku rasa itu tidak terlalu buruk untuk menggunakan kekuatanku.” Za Long menyetujuinya. Mereka melarang Zhao Lang menggunakan kekuatan dewa naga agar kondisi Zhao Lang masih tetap prima saat sampai di hutan elf. Tapi, Za Long sudah meminjamkan kekuatannya sedikit


“Dia ini tuan kita, jangan terlalu memaksakannya menggunakan kekuatan bodoh kalian itu. Nanti aku saja yang membantunya.” Pada saat itu, Xi Long yang merupakan seekor phoenix, sudah bangun.


“Oh, kau sudah bangun ya” Ucap Zhao Lang.

__ADS_1


“Jangan menggunakan kekuatan mereka Lang'er, gunakan saja kekuatanku. Kekuatanku bisa kau dikendalikan sekitar 8%, dan tidak ada efek sampingnya.” Ucap Xi Long.


“Wah itu hebat sekali! Baiklah, aku akan meminjam kekuatanmu.” Ucap Zhao Lang.


“Kau bukan meminjam tapi kau mengunakan kekuatanmu sendiri. Aku adalah spiritmu dan aku merupakan bagian darimu.” Ucap Xi Long.


“Tapi, kau ini spirit dewa. Mana mungkin aku memilikinya.” Ucap Zhao Lang sambil memasang senyum canggungnya.


“Lang'er, kau ini merupakan dewa. Sang Dewa Kematian, Ap kau melupakannya?” Tanya Xi Long.


“Ba-baiklah.” Ucap Zhao Lang sebelum tidur diatap bangunan itu.


Keesokan harinya.


“Lion, cepat bangun.” Ucap Zhao Lang sambil mencoba membangunkan Lion yang sedang tertidur di dalam pakaian Zhao Lang.


“Ini masih pagi-pagi buta, kenaoa kau membangunkanku?”


“Kita akan pergi dari sini. Aku tadi menyelinap kepenginapan dan aku mengambil peta yang sama seperti punyaku tapi, ini terlihat lebih jelas dari yang aku punya. Jadi aku menukarnya.” Ucap Zhao Lang sambil tertawa tipis.


“Hahah, ini juga demi kebaikan orang-orang. Ayo Lion.” Ucap Zhao Lang sebelum menyuruh Lion menjadi besar.


Pada saat itu, Zhao Lang dan Lion pun meninggalkan desa sunyi tanpa memberitau mereka kalau dia akan pergi.


Setelah Zhao Lang sudah berada diluar desa, para pasukan keluarga Liu dan lainnya terbangun. Mereka melihat Zhao Lang sudah tidak berada disana.


“Pendekar Zhao menghilang?!” Ucap TongTong.


“Tidak, sepertinga dia sudah pergi duluan. Dia meninggalkan sebuah surat disini. Dia mengatakan bawah dia menukar peta kita dengan petanya karena dia sangat perlu.”Ucap jenderal yang menemukan sebuah surat.


“Bagaimana ini? Pendekar Zhao telah pergi, dan penduduk desa hujan masih belum terselamatkan.” Ucap TongTong sambil meneteskan air matanya.


“Aku yakin akan ada jalan yang lebih tepat untuk itu. Ayo kita berangkat.”Ucap Liu Ging sebelum membayar biaya penginapan.

__ADS_1


Disisi lain.


Zhao Lang telah mencapai didepan markas kecil badai kabut. Zhao Lang diminta Xi Long untuk bersabar dan menunggu seseorang datang.


Pada saat Zhao Lang berada di pepohonan, dia melihat ada seorang penjaga yang datang kearahnya untuk mengecek tempat itu.


“Cepat kemari bodoh.” Gumam pelan Zhao Lang sebelum turun dari pohon dan mencekik lehernya .


“Ogrh”


Mulut penjaga itu berbusa saat Zhao Lang mencekik lehernya. “Sepertinya mereka telah memasangkan racun khusus pada setiap anggota mereka.” Ucap Zhao Lang sebelum mengambil pakaian penjaga itu. Zhao Lang juga langsung menyembunyikan mayat pasukan badai kabut itu yanv baru saja dia bunuh.


Pada saat Zhao Lang sudah memakai pakaian dari pasukan badai kabut itu. “Sepertinya mereka ditahan dibawah tanah.” Ucap Zhao Lang sebelum pergi masuk kedalam markas.


Zhao Lang daoat melihat kalau pasukan yang berada disana kebanyakan merupakan Pendekar Kelas I, II. “Aku harus ke penjara bawah tanah.” Ucap Zhao Lang sebelum bertanya kepada salah satu pasukan yang menjaga didepan penjara.


“Hei teman, mau bergantian?” Ucap Zhao Lang sambil menggandeng pasukan itu dengan satu tangan.


“Wah, kau baik sekali. Baiklah, aku juga sudah kelelahan sekarang.” Ucap penjaga itu sebelum meninggalkan Zhao Lang berjaga di depan penjara bawah tanah.


Pada saat itu juga, Zhao Lang langsung masuk dan menemukan sebuah tangga menuju ke bawah tanah. Setelah Zhao Lang turun dari tangga itu, Zhao Lang melihat banyak wanita-wanita yang sudah ditelanjangi.


Dan lagi, ada seseorang yang ia kenal. Dia adalah pemilik penginapan Didesa Hujan, yang bernama Jia Wi. Zhao Lang langsung menyampari mereka dia karena tidak ada orang yang menjaga disana.


“Bibi, ini aku. Zhao Lang.” Bisik Zhao Lang kepada Jia Wi. Jia Wi langsung kaget setelah mendengar kalau dia adalah Zhao Lang yang pernah menyelamatkan desa hujan.


“Pe-pendekar Zha-” Ucapan Jia Wi terhenti setelah Zhao Lang bilang dia sedang menyamar.


“Aku sudah bertemu dengan paman tong, dan dia yang memberitau aku kalau bibi ditahan disini.” Bisik Zhao Lang.


“Suamiku? Syukurlah, dia bisa menemukanmu.” Ucap Jia Wi dengan tenang.


“Hei! Sedang apa kau?!” Pada saat Zhao Lang masih berbicara dengan Jia Wi, tiba-tiba ada penjaga yang datang.

__ADS_1


“Ah, aku hanya memberinya pelajaran karena tadi dia mengataiku.” Ucap Zhao Lang sambil menyembunyikan hal yang dia lakukan.


Penjaga itu menatap Zhao Lang sebelum...


__ADS_2