Legenda Dewa Kematian

Legenda Dewa Kematian
Makam Kuno


__ADS_3

Seketika itu semangat Zhao Lang menjadi meningkat hingga, Hu Xin yang awalnya mau pergi meninggalkan tempat itu berhenti sejenak dan menoleh ke belakang. Xue Yun'zi dan Xue Xia berdecak kagum dengan Zhao Lang.


Seketika itu, waktu Hu Xin masih menatap Zhao Lang. Zhao Lang berseru dengan lantang.


“Api Neraka - Pembelah Samudra!”


Zhao Lang terus menerus mengingat, perkataan dari orang yang sudah dirinya anggap sebagai ibunya sendiri.


Seketika itu Zhao Lang mengarahkan Pedang Naga Hitam di tanah dan membuat tanah itu terbelah menjadi dua bagian, kini sudah menjadi empat bagian dengan punya Hu Xin.


Hu Xin tidak mengetahui jika akan menjadi keajaiban seperti itu. Saat Zhao Lang akan pingsan, Hu Xin tiba-tiba muncul di sampingnya dan menopangnya.


“Guru... Aku berhasil.” Ucap Zhao Lang sebelum dia pingsan.


“Ya, kau berhasil.”


“Lang'er!” Xue Yun'zi yang berada di atas atas aula seketika itu turun dan pergi melihat keadaan Zhao Lang.


“Tenang saja, dia tidak apa-apa.” Ucap Xue Xia yang muncul tiba-tiba di belakang mereka. Xue Xia menyuruh Xue Yun'zi untuk membawa Zhao Lang ke kamarnya untuk beristirahat, Xue Yun'zi mengangguk pelan sebelum mengangkat Zhao Lang.


“Seharusnya kamu tidak melakukannya.” Ucap Xue Xia. Dia mengerti tentang ilmu pedang yang baru saja mereka tunjukkan, walaupun dia tidak pernah melihat itu sebelumnya. Tapi setidaknya jurus itu akan memakan banyak tenaga dalam.


Hu Xin tidak menjawab, dia hanya tersenyum pahit melihat muridnya menjadi seperti itu karena dirinya.


Setelah Xue Yun'zi membawa Zhao Lang ke kamarnya, tiba-tiba luka yang berada di tangan Zhao Lang hilang seketika tapi, itu tidak membuat Xue Yun'zi menjauh darinya malahan bersyukur karena Zhao Lang telah sembuh.


Saat Zhao Lang tidur, Xue Yun'zi selalu mendampinginya dan tidur di sampingnya.


***


Keesokan harinya.


Saat Zhao Lang bangun, dia menemukan Xue Yun'zi yang sedang tidur di sampingnya. Zhao Lang terkejut melihat hal itu tapi, dia berpikir bahwa Xue Yun'zi lah yang telah merawatnya. Saat Zhao Lang mau mengulurkan tangannya dan mau menelus wajah Xue Yun'zi.


Xue Yun'zi waktu itu hanya berpura-pura tidur, wajahnya langsung memerah ketika tangan Zhao Lang mengusap wajahnya.


Zhao Lang mengira bahwa Xue Yun'zi sedang sakit.

__ADS_1


“Terimakasih sudah merawatku.” Setelah berkata seperti itu, dia pun menyelimuti Xue Yun'zi dan pergi ke luar.


Setelah Zhao Lang keluar dari kamar, Xue Yun'zi seakan mau melompat tinggi-tinggi.


“Astaga, apa dia juga mencintaiku?!” Ucap Xue Yun'zi sambil memegang pipinya yang di elus oleh Zhao Lang.


Disisi lain, Zhao Lang pergi mencari Hu Xin. Saat Zhao Lang berjalan di aula, dia menemukan Hu Xin yang sedang berbicara dengan Xue Xia.


“Guru!”


Zhao Lang memanggil Hu Xin. Hu Xin yang nampak bahagia melihat Zhao Lang telah sembuh, memeluk Zhao Lang dengan erat.


“Oh ya. Lang'er, Sekte Kristal Lotus akan mengadakan kompetisi. Di kompetisi itu, akan memasuki makam misterius, dan kamu bisa mengambil apa pun yang berada disana.” Ucap Xue Xia.


Mulai sekarang. Zhao Lang berpikir, dia tidak akan mengecewakan gurunya lagi karena itulah...


“Baiklah, aku akan mengikuti kompetisi itu.” Ucao Zhao Lang. Hu Xin yang mendengar hal tersebut terkejut, namun dia berpikir bahwa itu adalah kepercayaan Zhao Lang.


“Jika kamu memang akan ikut, aku akan mengikuti Xue Yun'zi untuk menemanimu disana.” Ucap Xue Xia.


Zhao Lang mengangguk pelan. “Oh ya. ketua Xie, apa aku boleh membunuh seseorang saat berada di dalam?” Tanya Zhao Lang.


“Lang'er, siapa yang akan kamu bunuh? Saat di makan, aku akan menemanimu jadi, aku harus tau siapa yang akan kamu bunuh.”


Hu Xin bertanya kepada Zhao Lang. Zhao Lang menjawab bahwa orang itu adalah Xhi Jiang.


“Lang'er, kenapa kamu ingin membunuhnya? Apa kamu tidak terima dengan apa yang di lakukannya pada Xue Yun'zi?” Tanya Xue Xia.


Zhao Lang kembali mengangguk pelan dan menceritakan satu hal. Zhao Lang menceritakan tentang Xhi Jiang telah memasang target padanya. Zhao Lang mengetahui itu pada saat Zhao Lang membunuh para pengawalnya, Zhao Lang tidak sengaja mendengar bahwa Xhi Jiang akan mencoba dengan berbagai cara untuk membunuh Zhao Lang. Karena itu Zhao Lang tidak ingin diam saja.


“Baiklah jika kau menginginkannya.” Ucap Xue Xia.


Setelah itu, Zhao Lang pergi menemui Xue Yun'zi untuk menyampaikan kalau mereka akan pergi ke makam kuno tersebut.


Saat Zhao Lang sampai di kamar, Zhao Lang melihat Xue Yun'zi yang sedang tertidur pulas. Pikir Zhao Lang bahwa Xue Yun'zi kelelahan karena merawatnya semalam.


Zhao Lang masuk ke dalam dan duduk di tempat tidur.

__ADS_1


“Yun'er, kita akan melakukan perjalanan bersama ke makam kuno, beristirahatlah.” Ucap Zhao Lang.


“Zhao Lang, guru akan melatihmu untuk menyempurnakan keahlian berpedangmu. Ayo, kita tidak mempunyai waktu lagi.” Hu Xin yang muncul dari pintu kamarnya langsung berkata pada Zhao Lang.


Zhao Lang mengangguk pelan sebelum dia meninggalkan kamar. Saat Zhao Lang berlatih di tempat yang luas, dirinya tidak akan segan-segan untuk melepaskan kekuatannya.


Dari Awal Xue Xia telah menyiapkan sebuah halaman yang sangat luas di sekte kristal lotus untuk Zhao Lang berlatih.


“Lagi.”


“Api Neraka - Pembelah samudra!”


Dari siang sampai agak malam Zhao Lang terus berlatih tanpa makan sedikit pun. Xue Yun'zi yang melihat merasa sedih dengan Zhao Lang.


Larut malam telah membuat Zhao Lang menjadi hilang tenaga, Hu Xin menyuruh Zhao Lang untuk sudahi dulu latihan mereka. Zhao Lang langsung pergi ke kamarnya dengan lemas, dan dia pun tidur tanpa makan.


Saat pagi tiba, Zhao Lang langsung makan-makanan yang banyak. Dia tidak ingin dirinya lemas saat menjelajahi makam kuno tersebut.


“Yun'er, apa kamu sudah siap untuk pergi?” Tanya Zhao Lang.


“Mm... Aku juga penasaran dengan apa yang berada di dalam makam itu.” Ucap Xue Yun'zi dengan semangat. Zhao Lang tersenyum cerah melihat Xue Yun'zi sangat bersemangat.


“Lang'er, Yun'er, ayo kita berangkat.” Ucap Hu Xin di ikuti angkukan pelan oleh Zhao Lang dan Xue Yun'zi.


Setelah mereka barjalan, mereka menemukan berbagi pendekar-pendekar yang mau memasuki makam kuno tersebut. Tapi ada yang membuat wajah Zhao Lang menjadi marah adalah, ada Xhi Jiang di sana. Xhi Jing pergi bersama gurunya.


“Semuanya, ayo masuk!” Seorang penjaga memerintah mereka untuk segera masuk.


Zhao Lang dan lainya pun menunggu semua orang masuk, baru mereka masuk. Mereka tidak ingin masalah yang harusnya orang lain hadapi, akan di hadapinya.


***


Ig: MarselImanuel.


Hai para pembaca... sambil nunggu Legenda Dewa Kematian di update. Saya mau nyaranin buat baca novel.


“ Legenda Dewa Phoenix ”

__ADS_1


***Terimakasih.


__ADS_2