
Pada saat itu, terlihat seorang keluar dari kereta kuda tersebut. “Siapa namamu?” Tanya seorang yang baru saja keluar dari kereta kuda itu. Tidak lain dia adalah pangeran dari Keluarga Kerajaan Liu yang bernama Liu Ging.
“Namaku Zhao Lang yang mulia.” Ucap Zhao Lang sambil memberi hormat.
“Nama yang bagus, kau boleh ikut dengan kami. Tapi, apa aku boleh tau dimana tujuanmu?” Tanya Liu Ging.
“Aku juga akan pergi ke Kota Awan.” Ucap Zhao Lang.
“Baiklah, tapi kau juga pendekar jadi kau harus membantu yang lainnya untuk melindungiku sampai ketujuan.” Ucap Liu Ging sebelum masuk kembali kekereta kuda.
Zhao Lang tidak terlalu memperdulikan hal itu. Saat itu juga, mereka berangkat untuk menuju ke Kota Awan. Setelah itu, sewaktu diperjalanan, Zhao Lang diperlakukan seperti budak oleh mereka.
Pada saat itu, Zhao Lang geram dengan sifat mereka. Saat itu juga, Zhao Lang ingin memberi pelajaran pada mereka tapi Zi Long melarangnya untuk bertarung.
Pada saat itu, Zhao Lang dilemparkan banyak barang bawaan mereka. ‘Sial!’ Pikir Zhao Lang sebelum melanjutkan perjalanan kembali.
Setelah itu. Sewaktu diperjalanan, Zhao Lang mendapatkan perilaku dari Pasukan Keluarga Kerajaan Liu terhadap Zhao Lang begitu jahat.
“Paman, apa aku boleh beristirahat sebentar?” Tanya Zhao Lang.
“Kita baru saja memulai perjalanan, tapi kau sudah mau istirahat?” Tanya para pasukan dengan nada mengejek.
“Ah, ternyata tidak bisa ya.” Ucap Zhao Lang sambil mengaruk kepalanya. ‘Mereka benar-benar kejam.’ Pikir Zhao Lang.
Pada saat mereka sedang melakukan perjalanan, Mereka tiba-tiba dihadang oleh sekelompok yang berjumlah sekitar 20 orang.
“Berhenti! Serahkan semua barang-barang berharga yang kalian miliki dan kami akan membiarkan kalian tetap hidup!” Ucap pemimpin kelompok kecil tersebut.
“Hah?! Beraninya kalian datang menyerang keluarga kerajaan. Habislah kalian!” Seru seorang jenderal yang berada dipihak Keluarga Liu sebelum menyuruh beberapa padukannya menyerang perampok itu.
“Hahah, aku sudah duga kalian dari keluarga kerajaan. Kalau kita menangkap seorang yang berada di kereta itu, pasti kita akan mendapatkan tebusan yang besar.” Ucap pemimpin kelompok itu dengan lantang.
“Aku sudah menduganya bahwa, didalam kereta itu pasti adalah tuan muda dari Keluarga Liu yang sedang menuju ke Kota Awan.” Ucap salah satu dari perampok tersebut.
Liu Ging yang mendengar hal itu tiba-tiba merinding. Dia sangat ketakutan sampai-sampai dia pipis dicelana.
‘Dia sangat penakut sepertiku yang dulu.’ Pikir Zhao Lang sebelum duduk dengan santai di atas kuda. Zhao Lang mulai menikmati pertarungan yang sebentar lagi akan terjadi.
“Serang!” Ucap jenderal dan pemimpin perampok secara bersamaan. Pada akhirnya, mereka bertarung dengan perampok yang memiliki kekuatan pendekar Kelas I dan pemimpin mereka merupakan pendekar Kelas II.
Walaupun jenderal memiliki kekuatan pendekar kelas III, tapi dia tidak sanggup melawan pendekar yang sangat banyak menurutnya.
“Zi Long, apa aku boleh bertarung dengan ilmu ajaran dari guruku?” Ucap Zhao Lang diruang jiwa.
“Iya, kau boleh bertarung dengan ilmu yang gurumu ajarkan, tapi kau juga tidak boleh mengungkapkan tapak naga air untuk melakukan pertarungan.” Ucap Zi Long.
Zhao Lang mengangguk pelan sebelum tertawa dengan lantang. Tawanya Zhao Lang membuat pertarungan terhenti sejenak, bahkan Liu Ging yang berada didalam kereta langsung keluar untuk melihat siapa yang sedang tertawa.
“Bocah, kenapa kau tertawa? Apa kau menertawai kami?!” Ucap jenderal dengan lantang.
__ADS_1
“Bukan,bukan... Aku hanya ingin bilang, kalian terlalu lemah.” Ucap Zhao Lang sambil tersenyum sinis. Sifat Zhao Lang sekarang merupakan sifat dari sesosok dewa kematian. Tapi, walaupun Zhao Lang menggunakan sifat dewa kematian, tapi dia masih sama seperti Zhao Lang yang dulu.
Hanya saja, dia terlihat sangat gembira jika melihat tumpahan darah. “Ada apa? Kenapa kalian berhenti? Ayo lanjutkan, lanjutkan” Ucap Zhao Lang diiringi tawa yang lantang.
“Sifat dewa kematian bahkan tidak berubah sedikitpun.” Ucap Zu Long diikuti anggukkan pelan dari ketiga naga lainnya.
‘Ada aoa dengan bocah ini? Dia sangat berbeda dengan sebelumnya.’ Pikir Jenderal.
‘Siapa bocah ini sebenarnya? Dia tidak terlihat seperti bocah yang mulut besar.’ Pikir Pemimpin perampok.
“Sa-saudara Lang, to-tolong bantu kami.” Ucap Liu Ging dengan hormat. Liu Ging mengerti bahwa jika ada seorang yang menyembunyikan kekuatannya, dia akan bersikap tenang dalam setiap situasi.
“Hah? Bukannya kau selalu merendahkanb aku dan memperlakukanku seperti seorang budak? Kenapa kau meminta bantuanku?” Tanya Zhao Lang.
“Ah, I-itu... Aku minta maaf pendekar!” Ucap Zhao Lang sambil menundukkan kepalanya dan memohon kepada Zhao Lang untuk membantu pasukannya.
“... Ah. Baiklah, baiklah.” Ucap Zhao Lang sebelum mengeluarkan Lion. Pada saat Lion dikeluarkan, tiba-tiba Lion berubah menjadi besar layaknya seorang monster.
Semua orang yang melihat hal itu mematung sejenak sebelum menelan luda mereka.
“Lion, habisi mereka semua.” Ucap Zhao Lang sambil meminta Lion untuk membunuh para perampok itu.
Lion mengangguk pelan sebelum melesat dengan cepat menyerang para perampok tersebut.
“Sebaiknya aku membantu Lion dari kejauhan saja.” Ucap Zhao Lang sebelum mengambil beberapa batu. Saat Zhao Lang telah mengambil beberapa batu itu, Tiba-tiba Zhao Lang melemparkan batu itu kepada pasukan perampok dengan menggunakan tenaga dalamnya.
Seketika itu, Zhao Lang berhasil menghancurkan sebuah kepala pendekar kelas I dengan sekejap mata.
“Grogr!”
Lion tiba-tiba mengaum dengan keras, sampai-sampai membuat gelombang kejut yang lumayan besar. Para pasukan dari Keluarga Liu dan para perampok itu tiba-tiba terpental beberapa meter ke belakang.
Mereka semua yang melihatnya itu setelah terpental cukup jauh, membuka mata mereka lebar-lebar. Mereka sangat merinding ketika mengingat kembali kejadian pada saat mereka menindas Zhao Lang.
“Apa pendekar itu akan memaafkan kita?”
“Aku tidak tau, yang pasti kita dalam bahaya jika pendekar itu masih mempermasalahkan hal yang barusan.”
“Aku harap dia sudah melupakannya.”
Banyak komentar dari pasukan Keluarga Liu dengan ketakutan. Mereka semua memohon kepada dewa kematian untuk tidak mengambil nyawa mereka pada saat itu.
Tapi, tanpa mereka sadari, Zhao Lang mendengar dengan jelas permohonan mereka karena Dewa kematian itu sudah berada didepan mereka sendiri.
“Lion, jangan membunuh lagi. Aku menginginkan sesuatu dari mereka.” Ucap Zhao Lang sebelum Lion berhenti menyerang.
Seketika itu, Zhao Lang langsung turun dari kereta kuda dan pergi mendekati mereka dan berkata...
“Kalian ini sebenarnya di...”
__ADS_1
---
***
**Saya sangat berterimakasih pada kalian semua terutama pada: Yang Vote Diatas 100.
1.Hendera Helmi
2.Koko Sneferu
3.Mutiara
4.Wakjen 17
5.Kitsune
6.Apriana Mahardika
7.silent reader
8.Ridwan Aproid
..
10.Roronoa267
11.Kenthung Jr45
12.TN.RAJIB NRM
13.Ismaeni
14.Hery Garuda
15.Tengku Amir
16.Djoko Rankuller
17.♊R♊
18.Mohammad Gipang Romadon
Yang Share LDK.
1.Hendra Helmi
__ADS_1
2.Sakura_88
Dan juga lainnya yang ngevote dibawah 100 makasih ya. Sekali lagi Makasih untuk sportnya selama ini**.