Legenda Dewa Kematian

Legenda Dewa Kematian
Sang Pendekar Rendah Hati Telah Muncul Di Kekaisaran Han!


__ADS_3

Teriak mereka berdua sebelum jatuh ketanah secara bersamaan. “Hah, sudah aku duga.” Hu Xin bergumam pelan sebelum pergi ke tempat pinggannya Zhao Lang, begitu juga Ku Lu.


“Jadi, setelah ini kita harus melakukan apa?” Tanya Hu Xin kepada Ku Lu.


“Aku akan memberikan setengah harta kekayaan Suku Dark Elf pada kalian untuk membangun kembali pohon-pohon dan tumbuhan lainnya.” Ucap Ku Lu sebelum mengangkat Ku Ken.


“Kami kalah, maafkan kami.” Ucap Ku Lu sebelum pergi bersama para pasukannya ke tempat mereka tinggal.


“Lang'er... Kau sangat hebat.” Hu Xin bergumam pelan sebelum mengangkat Zhao Lang untuk di obati.


Keesokan harinya.


Berita kekalahan Suku Dark Elf telah menggemparkan seluruh dunia persilatan. Di Kekaisaran Han, maupun di Kekaisaran Wei.


Berita tentang seorang anak manusia datang untuk membantu para suku elf dan membuat mereka semuanya menang dari suku dark elf. Dia adalah Zhao Lang.


Dikabarkan juga Zhao Lang yang sekarang mendapatkan julukan dimata Kekaisaran Han dia dijuluki... Sang Pendekar Renda Hati.


Mereka membuat julukan Zhao Lang menjadi seperti itu karena. Dikabarkan Zhao Lang sangat suka membantu orang yang sudah kesusahan dan sangat murah senyum.


Paginya, pada saat Zhao Lang sendiri dikamar suku elf.


“Huhh... Padahal aku ingin menjadi dewa kematian.” Ucap Zhao Lang yang berada di ruang jiwa.


“Tidak apa, julukan ini hanya dikenal di Kekaisaran Han saja. Dan sebentar lagi, setelah kekuatanmu bertambah, kau akan dijuluki di mata dunia sebagai Sang dewa kematian.” Ucap Zi Long. Dan para naga dan phoenix lainnya mengangguk dengan cepat.


“Huhh... Baiklah.”


“Lang'er, kau sudah bangun.” Pada saat Zhao Lang masih bertapa dan masih berada didalam ruang jiwa, tiba-tiba Hu Xin datang.


“Ah, guru.” Zhao Lang langsung keluar dari ruang jiwa dan memberi salam pada Hu Xin.


“Lang'er, apa kau sudah baikkan?”


“Sudah cukup baik.” Ucap Zhao Lang sambil menggerak-gerakkan tangannya.


“Syukurlah. Jadi, setelah ini, apa yang akan kau lakukan?” Tanya Hu Xin.


“Eh...? Apa guru tidak akan ikut denganku?” Tanya Zhao Lang. Hu Xin mengangkat tangannya dan memukul pelan kelada Zhao Lang.


“Jika guru selalu bersamamu, kamu tidak akan berkembang lagi. Dan lagi, kekuatanmu sekarang sudah turun lagi. Dan kamu sekarang adalah Pendekar Obat Tahap Menengah.” Ucap Hu Xin


“Hmm. Perkataan guru ada benarnya juga. Aku rasa aku akan mencari satu naga lagi atau satu phoenix lagi.” Ucap Zhao Lang.


“Hm, baiklah. Kalau guru akan kembali ke Sekte Naga Langit untuk melihat perkembangan Xue Yun'zi. Dan juga aku akan memberitau mereka tentang kabar baik ini.”


“Baiklah. Sampaikan salamku pada Xue Yun'zi.”

__ADS_1


Hu Xin mengangguk pelan sebelum memberikan Zhao Lang sebuah kalung berwarna biru terang.


“Jaga ini baik-baik Lang'er.” Ucap Hu Xin sebelum pergi. Hu Xin tidak berpamitan pada Gima dan Gina karena dia harus cepat.


“Lang'er, jadi setelah ini apa kau akan mencari Sang Dewa Naga Air?” Tanya Zu Long.


“Benar tapi, lebih baik Zi Long yang mengatakannya, bukan kau.” Ucap Zhao Lang sambil menatap Zu Long dengan wajahnya yang datar.


Zu Long berdecak kesal dengan Zhao Lang seakan mau mencabik-cabiknya. Sementara para naga dan phoenix lainnya menahan tawanya karena perkataan Zhao Lang.


“Sudahlah jangan bercanda lagi.” Ucap Zi Long sebelum bertanya kepada Zhao Lang.


“Jadi, apa kau sudah siap untuk pergi ke "Pulau Monster Samudra?" ”


Zhao Lang mengangguk pelan sebelum melihat kalau Gima dan Gina sudah berada didalam kamar dan sedang menatap Zhao Lang yang sedang bersila.


Zhao Lang langsung cepat-cepat tersadar dan mendapatkan mereka berdua sedang menatap Zhao Lang tanpa berkedip.


“Hei apa yang kalian berdua lakukan.” Ucap Zhao Lang yang baru saja membuka matanya.


“Tidak, kami hanya ingin melihat apa kau sedang bermeditasi sungguhan atau hanya bermeditasi bohongan.” Ucap keduanya.


“Kalian ini benar-benar meremehkanku ya.” Zhao Lang berdecak kesal dengan Gima dan Gina yang merendahkannya.


“Oh ya. Dimana gurumu?” Tanya Gima.


“Apa?! Dasar Hu Xin sialan. Dia bahkan tidak berpamitan denganku!” Ucap Gima dengan kesal.


“Oh benar juga. Bibi gima dan Gina. Aku harus pergi sekarang.”


“Kondisimu masih belum pulih, jangan mencoba untuk pergi kemana-mana!” Ucap Gina dan Gima secara bersama dengan lantang dihadapan wajah Zhao Lang.


“Apa para pasukan dari Kekaisaran Han dan Organisasi Obat telah pergi?” Tanya Zhao Lang sambil menutupi telinganya yang sakit karena teriakan mereka.


Gima dan Gina mengangguk pelan sebelum menanyakan Zhao Lang sesuatu. “Lang'er, apa gurumu sudah punya istri?” Tanya Gima.


Sementara Zhao Lang yang terkejut setelah mendengar perkataan itu, dia langsung bangun dari tempat tidurnya dan dia langsung memakai jurusnya Za Long dengan cepat agar dia dapat berpindah tempat dengan cepat.


Sebelum mereka menghentikan Zhao Lang, tiba-tiba Zhao Lang sudah tidak berada dipandangan mereka dan melihat kebawah pohon dan mendapatkan Zhao Lang sedang berlari untuk pergi dari hutan elf.


“Huh! Menyebalkan!” Gima berdecak kesal sementara Gina tertawa kecil setelah melihat ibunya sedang melakukan perjuangan cinta.


Pada mulanya, Gima telah mempunyai suami tapi... Dulu setelah terjadinya perperangan antar suku elf, suaminya mati terbunuh oleh suku dark elf. Dan dia hanya meninggalkan seorang anak untuk Gima jaga, yaitu Gina.


Sementara Zhao Lang yang sudah cukup jauh dari pohon tempat tinggalnya Hutan Elf kini lelah karena kondisinya masih belum prima.


“Hah... Sangat menyebalkan! Soal guru mempunyai istri memangnya urusanku. Kenapa harus bertanya padaku.” Zhao Lang berdecak kesal.

__ADS_1


“Lang'er, pergilah ke Kekaisaran Wei terlebih dahulu.” Ucap Zi Long.


“Memangnya disana ada apa?” Tanya Zhao Lang.


“Aku hanya ingin kau mengambil beberapa obat di Organisasi Obat. Bukannya cabang organisasi obat juga berada disana?” Ucap Zi Long.


“Benar juga. Baiklah, aku akan berangkat.” Ucap Zhao Lang sambil melanjutkan perjalanannya.


Disisi lain


Sebenarnya Hu Xin tidak hanya berjalan kaki saja saat dia bilang dia mau pulang. Tapi, dengan kemampuannya Hu Xin yang sudah pulih sekarang, dia bisa melakukan teleportasi dan langsung muncul di Sekte Naga Langit.


Sesaat Hu Xin sudah berada disana, dia bisa melihat kalau Sektenya aman-aman saja. Sewaktu dia masuk, perhatian semua orang yang berada diluar kini tertuju padanya.


“Ketua Xin!”


“Ketua! Akhirnya kau kembali.”


“Kami sangat merindukanmu ketua!”


Banyak komentar-komentar yang sangat mengharukan bagi Hu Xin dari murid-muridnya. “Maaf membuat kalian menunggu.” Ucap Hu Xin.


“Ketua, kini aku menyerahkan Posisi ketua kembali pada Ketua Xin.” Ucap Liu Jang yang merupakan wakil ketua.


“Hm baiklah. Dimana Xue Yun'zi dan Xue Xia?” Tanya Hu Xin.


“Mereka ada didalam Aula Macan Emas Ketua. Mereka sedang berlatih untuk pergi ke Hutan Elf.” Ucap Liu Lang.


Hu Xin tertawa kecil sebelum pergi menemui mereka berdua. Pada saat Hu Xin sudah berada didalam Aula Mcan Emas, dia bisa melihat kalau Xue Yun'zi dan Xue Xia sedang berlatih keras.


“Hei ala yang kalian lakukan pagi-pagi begini.” Ucap Hu Xin.


Xue Yun'zi dan Xue Xia langsung memandang ke arah suara tersebut. Mereka menemukan Hu Xin yang penuh dengan luka ringan telah berdiri dan menyandarkan dirinya di tembok.


“Senior Xin!/Xin!” Ucap mereka berdua secara bersamaan.


“Peperangan Hutan Elf sudah selesai.” Ucap Hu Xin.


“Kitalah yang memenangkan peperangan ini. Dan lagi...”


“Apa kita menang?!”


“Hmm. Tapi, ada seorang yang tewas terbunuh disana.” Ucap Hu Xin sambil menundukkan kepalanya.


“Siapa dia?!”


“Zhao Lang...” Ucap Hu Xin sebelum...

__ADS_1


__ADS_2