
Seketika itu, Zhao Lang langsung terkena beberapa pukulan di bagian perut dan dada, membuatnya termuntah darah segar. Zhao Lang berdecak kesal, dirinya selalu dibuat kewalahan. Dia selalu melindungi gadis cantik itu, tidak peduli tantang dirinya yang sedang terluka.
“Gadis cantik, bisakah kamu membawa Lion bersamamu? Aku akan mengambilnya nanti.” Zhao Lang memberikan Lion kepada gadis itu. Gadis itu langsung mengambil Lion tapi belum pergi.
“Aku akan menunggumu disini. Jika kau mati maka aku juga.” Ucap gadis itu.
Zhao Lang berdecak kesal. Dirinya langsung menggendong gadis itu yang memeluk Lion.
“He... Hei! Apa yang kau lakuka-” Belum selesai gadis itu berbicara. Zhao Lang termuntah darah segar dan membasahi wajah gadis itu. Waktu darah Zhao Lang mau termuntah dari mulutnya, dia mencoba untuk menahannya agar tidak terkena kepada gadis itu. Tapi seseorang memukul tubuhnya dari belakang dan membuatnya termuntah darah.
Gadis itu mengerti dengan keadaan, dirinya hanya menyandarkan diri di dada Zhao Lang dan berpikir. “Ibu, jika aku bisa kembali. Aku akan membalas kebaikan pemuda ini.” Gadis itu berpikir sambil memandang wajah Zhao Lang.
Hu Xin yang dari awal sedang memantau Zhao Lang berdecak kagum dengan kebaikan muridnya. Sebenarnya, Hu Xin telah mengetahui tempat sekte. Namun dia hanya ingin Zhao Lang mencarinya dan dia berpura-pura tidak tau tentang lokasi sekte.
Walaupun Hu Xin telah melihat Zhao Lang sedang di kejar-kejar para orang-orang jahat, dia tidak bergerak namun hanya memantau saja. Dia tau Zhao Lang akan menyelesaikan sendiri.
“Kejar! Jangan sampai mereka kabur!” Ucap orang yang hampir melecehkan gadis itu. Namanya adalah Xhi Jiang, dirinya adalah salah satu dari murid sekte kristal lotus. Dan gadis itu bernama Xue Yun'zi, dia adalah putri dari ketua utama di sekte kristal lotus.
“Kejar! Kejar! Membuatku muak saja.” Zhao Lang berseru dengan lantang kemudian menurunkan Xue Yun'zi.
“Gadis cantik. Pergilah dan bawa Lion bersamamu. Aku akan mengurus para cengkuk ini!” Nada Zhao Lang tiba-tiba menjadi dingin. Xue Yun'zi kemudian mengangguk dan pergi ke sektenya, dirinya pergi kesekte untuk meminta bantuan pada ibunya.
“Ohoho, nyalimu cukup kuat.” Ucap Xhi Jiang. Setelah berkata demikian, dia menyuruh para anak buahnya untuk menyerang Zhao Lang.
Saat setelah mereka menyerang Zhao Lang. Mata Zhao Lang berubah menjadi putih dan berseru dengan lantang.
“Tapak Suci - Naga Air!”
Tapak air putih yang Zhao Lang gunakan membuat dua naga besar yang berada di tangannya. Zhao Lang tidak menunggu lama, dia menyerang kesepuluh orang itu dengan tapaknya.
Mereka semua tidak sempat menghindar, kara jangkauan ledakan serangan itu sangat besar dan membuat mereka bersepuluh merasakan seperti air yang sedang meremas tulang-tulang mereka sampai patah.
Xhi Jiang menelan ludanya, melihat Zhao Lang yang membunuh kesepuluh orang tersebut dengan satu serangan.
“Pendekar, maafkan aku. Aku buta hari ini.” Xhi Jiang memohon-mohon kepada Zhao Lang.
Zhao Lang langsung menyerangnya dengan serangan tapak. Xhi Jiang mulai babak belur di hajar habis-habisan oleh Zhao Lang. Hu Xin yang awalnya diam saja kini turun dan memberhentikan Zhao Lang.
“Lang'er, sudah cukup.” Hu Xin yang turun dari pepohonan kemudian menenangkan Zhao Lang.
__ADS_1
“Guru, kamu sudah datang.” Zhao Lang melepaskan genggaman dari lehernya Xhi Jiang. Xhi Jiang sendiri sudah sangat berdarah tangan kanannya juga sudah di patahkan oleh Zhao Lang karena, Zhao Lang sudah muak dengan sifat Xhi Jiang yang sangat angkuh.
“Lang'er, guru sudag menemukan sekte kristal lotus.”
“Benarkah! Huh... Syukurlah.” Zhao Lang mengelakan nafas panjang.
“Ayo kita pergi, nampaknya saat guru tidak ada kamu ada sedikit masalah ya.” Ucap Hu Xin sambil memandang ke arah sepuluh orang yang sudah terbaring tidak bernyawa.
“Ya benar guru. Guru, orang ini mau kita apakan?” Ucap Zhao Lang sambil melihat ke arah Xhi Jiang.
“Lepaskan saja.”
Zhao Lang menjawab dengan angkukan pelan, dia kemudian melepaskan Xhi Jiang. Xhi Jiang berdecak kesal, harga dirinya se akan di injak. Dia kemudian lari dengan keadaan yang sangat parah.
“Sial! Aku melupakan Lion! Guru ayo kita cari gadis yang aku tolong tadi.” Zhao Lang khawatir tentang Lion.
“Kita sebaiknya pergi ke sekte kristal lotus terlebih dahulu.” Hu Xin mengingatkan Zhao Lang bahwa, pasti ketua dari sekte kristal lotus telah menunggu. Zhao Lang dengan berat hati mengangguk kemudian pergi ke sekte kristal lotus. Luka-luka Zhao Lang begitu ringan jadi, hanya ada memar di bagian perut dan wajah sedikit.
Setelah Zhao Lang dan Hu Xin pergi, tiba-tiba ada segerombolan pendekar datang ke tempat itu. Tidak salah lagi, itu adalah Xue Yun'zi yang membawa pasukan untuk membantu Zhao Lang.
“Eh, dimana pria tampan itu?” Xue Yun'zi mencari ke sekitar tempat itu. Xue Yun'zi tersedak nafasnya sendiri setelah melihat kesepuluh pendekar telah terbaring tidak bernyawa.
***
“Lang'er inilah sekte kristal lotus.” Hu Xin menunjukkan sekte kristal lotus yang berada didepannya.
“Wah... Hebat! Guru, ini lebih bagus dari sekte naga langit.” Zhao Lang berdecak kagum melihat kecantikan sekte kristal lotus.
“Ahh... Ba... Baiklah, ayo kita masuk.” Hu Xin merasa terpukul setelah mendengar aoa yang Zhao Lang katakan.
Setelah mereka masuk ke dalam, mereka di sambut dengan bunga lotus yang terbuat dari kristal yang sangat cantik.
“Lang'er, ayo kita masuk kedalam.” Setelah berjalan cukup lama hari sudah semakin gelap. Hu Xin mengajak Zhao Lang masuk ke dalam sebuah aula yang besar untuk memenuhi ketua sekte kristal lotus.
Zhao Lang mengangguk pelan kemudian berjalan menuju ke aula tersebut. Kedatangan Hu Xin di sambut oleh ketua sekte kristal lotus sendiri. Terlihat seorang wanita cantik berambut pink berjalan dan menyambut Hu Xin dengan ramah.
“Ketua Xin, Selamat Datang.” Ketua sekte bersikap ramah kepada Hu Xin.
“Ya, aku tidak mungkin menolak undangan dari ketua Xia.” Nama ketua sekte kristal lotus adalah Xue Xia.
__ADS_1
“Ini...?” Tanya Xue Xia sambil memandang ke arah Zhao Lang.
“Ini adalah muridku. Lang'er, cepat perkenalkan dirimu.” Ucap Hu Xin.
“Ketua, namaku Zhao Lang.” Ucap Zhao Lang sambil memberikan hormat. Sikap sopan dan ketampanannya membuat Xue Xia terpana melihatnya, dia berpikir untuk menjadikan Zhao Lang menjadi menantunya.
“Wah, dia sangat ramah sepertimu Ketua Xin.” Puji Xue Xia.
Hu Xin hanya tersenyum canggung mendengar apa yang di katakan Xue Xia, namun tidak untuk Zhao Lang. Zhao Lang teringat kejadian di masalalunya yang disiksa oleh orang-orang yang tidak dikenal.
Zhao Lang langsung menarik pakaian Hu Xin dan membuat wajahnya tertutup. Zhao Lang pikir Xue Xia sama seperti orang-orang kaya yang menindas orang miskin, karena itulah Zhao Lang menjadi sedikit takut.
Melihat perubahan sikap pada Zhao Lang membuat Xue Xia mengerutkandahinya karena bingung dengan Zhao Lang.
“Ketua, ada kejadian di masalalu yang membuat muridku takut kepada orang-orang terpadang sepertimu. Dia mungkin mengira ketua merupakan orang yang sama.” Hu Xin menjelaskan.
Xue Xia mengerti apa yang di jelaskan Hu Xin.
“ Lang'er, tidak perlu takut kepada Ketua Xia. Dia orang baik seperti guru.” Ucap Hu Xin sambil memandang ke belakang.
Zhao Lang kemudian keluar dari belakang Hu Xin dan meminta maaf kepada Ketua Xia.
“Maafkan aku ketua.” Ucap Zhao Lang sambil memberikan hormat.
Sebelum Xue Xia menjawab perkataan Zhao Lang. Tiba-tiba ada seorang gadis yang sangat cantik masuk ke dalam ruangan itu. Tidak lain itu adalah Xue Yun'zi
“Ibu, aku tidak menemukan orang yang telah menyelamatkanku.” Ucap Xue Yun'zi.
“Tidak apa, nanti akan ibu cari besok.”
Situasi menjadi canggung setelah Xue Yun'zi menatap Zhao Lang dan juga sebaliknya.
“Kau!”
***
Hai para pembaca... Sambil nunggu Legenda Dewa Kematian di update. Saya mau nyaranin buat baca novel.
“ Legenda Dewa Phoenix ”
__ADS_1
***Terimakasih.