
Seketika itu, batu giok itu hancur berkeping-keping tidak tersisa. Semua orang yang melihat hal itu seakan mau pingsan.
“Wah! Ayahanda! Lihat, Lang gege sangat kuat!” Seru Yun Lei. Sementara Yun Di, Fei Li dan Yun Le tidak bisa berkata apa-apa lagi. Dan juga, para pendekar yang sedang menghilang hampir berteriak kencang karena melihat hal tersebut.
“Sepertinya Nona Ji tidak salah memilih tuan muda kami.” Pikir salah satu pendekar juga yang merupakan pemimpin dari kelompok yang berada di organisasi obat itu.
“Wahh! Hanya dengan satu serangan dia bisa menghancurkan batu giok yang ketahanannya setara dengan pendekar mahir tahap atas!”
Kelima pendekar yang lolos itu kini menelan luda mereka setelah melihat kekuatan Zhao Lang. Sementara Gong Zi seperti mengirimkan sinyal aneh melewati serangga kecil. Kekuatan Gong Zi dan keempat lainya selain Zhao Lang setidaknya memiliki kekuatan Pendekar Mahir tahap menengah. Tidak beda juga bagi Zhao Lang yang memiliki kekuatan pendekar mahir tahap menengah, namun kekuatan Zhao Lang bisa saja melebihi mereka berlima.
“Pertarungan antara Gong Zi dan Dong Gi dimulai!” Mereka mulai bertarung. Pertarungan mereka cukup sengit, saat pertarungan mereka dimulai, Yun Di memanggil Zhao Lang untuk naik ke atas bersama dengan Yun Di.
Zhao Lang memperhatikan gerakan-gerakan lawannya dan juga sifat dinginnya sudah ia keluarkan. Yun Di dan lainya juga sempat bingung dengan Zhao Lang. Tapi, Zhao Lang membaritau mereka bahwa dirinya memang seperti itu.
“Golok Bumi - Banteng Penghancur!”
Seru Dong Gi.
“Ular Kuno! - Pelahap Monster!”
Serangan mereka saling berbenturan dan tempat turnamen sudah di penuhi dengan asap putih. Saat asap putih itu menghilang, mereka melihat bahwa Dong Gi sudah kalah. Sementara Gong Zi hanua terluka sedikit.
“Pemenangnya adalah Gong Zi dari Pendekar pengelana.” Saat pendaftaran, Gong Zi menuliskan identitasnya sebagai pendekar pengelana.
Setelah itu, mereka pun membersihkan tempat arena pertarungan tersebut.
“Pertarungan selanjutnya, Han Song dan Jong Hai. Dimulai!”
Seketika itu, mereka saling bertukar beberapa jurus. Sementara perhatian Zhao Lang sudah tidak tertuju kepada pertandingan. Perhatian Zhao Lang kini tertuju kepada Gong Zi yang berbicara pada seorang yang memakai jubah hitam yang berada di bawah.
“Paman, apa kamu bisa mengukur kekuatan orang yang berpakaian hitam yabg berada di sana?” Gumam pelan Zhao Lang kepada pendekar yang sedang menghilang. Zhao Lang juga sebenarnya tidak bisa melihat mereka, dia hanya bisa merasakannya.
__ADS_1
Pendekar itu mengangguk pelan sebelum mereka melihat kekuatan yang orang berbakaian jubah hitam itu. Saat mereka melihatnya, mereka bisa melihat bahwa orang itu berada di tingkat pendekar senior tahap awal.
“Dia berada di tingkat pendekar senior tuan muda.” Bisik pendekar itu kepada Zhao Lang.
“Paman, aku rasa dialah yang memimpin kelompok ini. Jika paman dan beberapa anggota organisasi bisa membunuhnya atau menangkapnya hidup-hidup, mungkin akan sangat membantu.”
Pendekar yang Zhao Lang bisikan itu setidaknya memanggil dua puluh orang karena tidak takut misi yang Zhao Lang perintahkan gagal. Tapi, walaupun dua puluh orang pendekar yang memiliki kekuatan pendekar Junior dan senior. Mereka juga masih banyak pendekar yang menjaga di setiap sudut tempat turnamen tersebut. Han Song dan Jong Hai akhirnya di menangkan oleh Han Song.
“Pertandingannya di menangkan oleh Han Song. Pendekar dari gunung air.”
Setelah beberapa saat kemudian, sewaktu jam beristirahat, pandangan Zhao Lang tidak pernah lepas dari Gong Zi. Bahkan jika Gong Zi berjalan, mata Zhao Lang pasti akan mengikutinya tanpa berkedip. Dan pada saat Zhao Lang masih memperhatikan Gong Zi, tiba-tiba dia mendapatkan panggilan dari arena pertandingan.
“Sekarang pertarungan oleh Zhao Lang, pendekar pengelana. Dan Wen An, dari gunung air sama seperti Han Song.”
“Dimulai!”
Pada saat pertandingannya dimulai, Zhao Lang tidak bergerak sedikitpun bahkan pedang naga hitamnya tidak ia keluarkan.
“Baiklah jika itu maumu.” Tiba-tiba Zhao Lang melesat dengan cepat ke arah Wen An. Wen An langsung menerimanya dengan sebuah pukulan kecil. Namun, Zhao Lang menghindarinya dan memberikan satu pukulan kepada Wen An.
“Tidak buruk.” Ucap Wen An sebelum melepaskan sebuah jurus kepada Zhao Lang.
“Belalang Bumi - Taring Penghancur!”
Serangan Wen An sangat cepat sampai-sampai Zhao Lang tidak bisa menghindarinya. Zhao Lang akhirnya mendapatkan sebuah luka goresan di tangannya.
“Lang gege?!” Seru Yun Lei dari atas.
“Agh! Seranganya cukup sulit untuk di hindari.”
“Tunggu! Pertandingan ini di tunda. Dan besok pagi, pertandingannya akan dimulai kembali. Hari sudah semakin gelap, lebih baik kita lanjutkan besok untuk pertandingan Zhao Lang dan Wen An.” Ucap pembawa acara.
__ADS_1
“Benar, aku setuju.” Ucap Yun Di.
“Hei teman, semoga besok kau sudah mengeluarkan semua kekuatanmu.” Ucap Wen An sambil berjalan keluar arena pertandingan. Zhao Lang tidak menjawab apapun, dia hanya langsung naik ke atas dan pergi menemuhi Yun Di dan lainnya.
Saat Zhao Lang sudah sampai di atas, dia kemudian ingin mengajak Yun Di dan lainya di tempat yang sepi agar bisa berbicara dengan lebih nyaman.
“Kaisar, aku ingin berbicara dengan kaisar dan lainya, lebih baik kita pergi ke dalam istana terlebih dahulu untuk-”
“Lang gege, kamu tidak apa-apa?!” Belum Zhao Lang menyelesaikan perkataannya, tiba-tiba Yun Lei langsung menghampiri Zhao Lang dan memeriksa luka Zhao Lang.
“Ah... Aku tidak apa-apa tuan putri.” Zhao Lang tidak mengerti dengan apa yang Yun Lei lakukan padanya.
“Tidak! Ini ada sedikit luka. Aku akan menyembuhkannya.” Yun Lei tiba-tiba mengeluarkan sebuah perban dan msmakaikannya kepada tangan Zhao Lang yang terluka.
Yun Di dan Fei Li tersenyum cerah melihat Yun Lei begitu senang ketika bersama Zhao Lang. Sementara Yun Le berdecak kesal, dia mehentakan kakinya keras-keras ke lantai dan pergi meninggalkan mereka semua.
Yun Lei sudah tau kenapa kakaknya bersikap seperti itu. Karena, kakaknya juga mulai ada perasaan kepada Zhao Lang. Sementara Zhao Lang seakan takut dengan Yun Le, dia menutupi wajahnya dengan Yun Lei yang berada di dekatnya.
“Lang gege, kamu tidak perlu takut dengan kakakku. Dia memang seperti itu.” Ucap Yun Lei.
“Yang mulia, paman dan tuan putri, ayo pergi, kita akan berbicara di istana.” Ucap Zhao Lang sambil memanggil Yun Di dan lainnya.
***
Para pembaca... Sambil nunggu Legenda Dewa Kematian di update. Saya mau nyaranin buat baca novel.
“ Legenda Dewa Phoenix ”
Dan juga diminta untuk Like, Komen & Share ya... Di vote yang banyak ya, Biar aku makin semangat nulisnya...😊
Jika boleh, berikan di vote yang banyak ya biar gak kalah dengan yang lain, biar juga masuk ke pringkat yang bagus. ❤
__ADS_1
***Terimakasih