
“Lion, kau sudah sadar!” Pada saat Zhao Lang masih barada diluar, Zhao Lang bisa merasakan kalau ada sesuatu yang sedang bergerak-gerak didalam pakaiannya. Tidak lain dia adalah Lion.
“Wahh! Warna rambutmu berubah! Lion, coba kamu berubah menjadi besar.” Zhao Lang berdecak kagum dengan Lion yang berubah warna rambutnya manjadi Orange.
“Aku sekarang sudah bisa berubah menjadi seperti singa pada umumnya. Dan juga aku bisa berubah menjadi singa yang sangat besar sekarang. Nanti akan aku perlihatkan kalau peperangan Suku Elf telah tiba.” Ucap Lion sebelum...
“Dasar bodoh! Aku hampir mati saat peperangan suku elf dimulai. Dan kau hanya keasikan tidur di pohon suci suku elf! Dan sekarang kau bilang begini!?” Ucap Zhao Lang dengan kesal.
Sebenarnya Zhao Lang ingin melihat kemampuannya Lion saat perang suku elf tapi, Lion malah berevolusi.
“Uh... Maaf.” Ucap Lion diiringi batuk pelan yang canggung.
“TOK, TOK.”
“Tuan muda?” Pada saat Zhao Lang dan Lion masih berbicara, terlihat kalau ada orang yang mengetuk pintu ruangan tersebut.
“Oh, paman Ping. Paman Ping, apa bahan-bahan obatnya ada?” Tanya Zhao Lang dengan antusias.
“Ya. Tuan muda, ini bahan-bahan obat terbaik yang tuan muda minta.” Ucap Ping sambil memberikan beberapa kotak besar.
“Hmm, baiklah.” Zhao Lang langsung memasukannya ke kalung bumi. Ping yang melihatnya terkejut karena dia tau kalau kalung yang Zhao Lang kenakan itu adalah kalung bumi yang sangat mahal.
“Eh...! Tuan muda! Ini monster!” Ping yang baru tersadar kalau ada Lion disana, terkejut setengah mati.
“Tidak apa. Dia adalah temanku.” Ucap Zhao Lang sebelum menyuruh Lion tidur sejenak di tepat duduk yang berada disana.
“Paman, kau boleh pergi. Aku akan mengganti pakaianku.”
Ping mengangguk pelan sebelum pergi keluar. Ping menyuruh banyak pendekar untuk menjaga di depan ruangannya Zhao Lang karena takut ada masalah yang datang. Sementara itu, dia sudah mempekerjakan para orang-orang dewasa yang berada di panti asuhan dan gereja di toko itu.
Beberapa saat berselang, Zhao Lang telah selesai berpakaian. Lion pada saat itu langsung masuk kedalam pakaiannya Zhao Lang dan tidur disana.
b
“Ahh...” Zhao Lang menguap.
__ADS_1
“Perjalanan panjang kita dimulai lagi.” Ucap Zhao Lang sebelum pergi keluar dari ruangan itu. Pada saat Zhao Lang keluar dari ruangan itu, dia disambut ramah oleh para pekerja baru.
“Salam Tuan Muda Zhao Lang.” Ucap mereka semua.
“Eh? Paman Ping! Jangan seperti ini. Aku merasakan kalau mereka di hadapanku sangat rendah.”
“Kakak, paman dan bibi. Kalian bisa memanggilku Nak atau adik tapi jangan panggil aku tuan muda. Dulu aku juga sama seperti kalian jadi aku bisa merasakan kalau kalian merasa tidak nyaman kalau seperti itukan.”
“Perkataan nyonya memang benar. Tuan muda Zhao memanglah sangat baik.” Ping bergumam pelan sambil tersenyum tipis sebelum pergi meminta maaf kepada Zhao Lang.
“Maaf tuan muda.”
“Pamannn, panggil aku Lang'er...” Ucap Zhao Lang dengan kesal.
“Baiklah tuan muda Lang.” Ucap Ping dengan senyuman cerah.
“Mati... Lebih baik aku mati saja. Kalian benar-benar sudah membuatku pusing.”
“Paman, dan lainnya. Aku akan segera berangkat. Jaga diri kalian ya.” Ucap Zhao Lang sebelum pergi meninggalkan toko itu.
“Tuan muda Zhao sangat baik ya.”
“Hahah! Kalian lihatkan Tuan muda Zhao. Kalian harus mengikutinya terus! Dia sangat baik bahkan dia tidak ingin kita memanggilnya tuan muda.” Ucap Ping dengan lantang.
“Benar, tuan muda sangat baik.”
Banyak komentar-komentar dari para pekerja kepada Zhao Lang. Mereka tidak mengangka kalau Zhao Lang adalah orang yang sangat baik.“Tuan muda... Aku berjanji kalau aku akan membuat banyak orang menyukaimu dan aku akan membuat mereka mengikutimu sampai akhir.” Ping bergumam pelan sambil mantap ke arah keluarnya Zhao Lang.
**
“Paman ping ini... Dia memanglah sangat baik tapi dia juga membuatku sangat kesal.” Zhao Lang berdecak kesal saat dia berada dijalan.
“Oh ya. Aku lupa jubahku.” Ucap Zhao Lang sambil berlari pergi ke tempat yang sunyi untuk mengeluarkan jubahnya yang berada di kalung jiwa.
Selesai Zhao Lang mengganti pakaiannya, dia melihat ada aura pembunuh yang sangat kuat. Pada saat itu. Zhao Lang melihat ke jalan. Dia melihat kalau ada kereta kuda yang sedang berjalan bersama banyak pengawal.
Zhao Lang terus memperhatikan kereta kuda itu dan dia menemukan kalau yang berada didalam kereta kuda itu adalah... Yi Hai, Yi An dan Kaisar Dari Kekaisaran Wei.
__ADS_1
“Tunggu... Itu kan...” Zhao Lang tiba-tiba melihat kalau ada 2 orang yang berpakaian hitam dan topeng aneh sedang melepaskan aura pembunuh mereka. Tingkat Pendekar keduanya adalah Pendekar Raja tahap awal.
“Oh tidak! An'er dan Hai'er ada disana.” Ucap Zhao Lang sebelum melesat dengan cepat kearah kedua orang itu yang baru saja menghadang kereta kuda itu.
“Apa?! Pembunuh bayaran?! Berani sekali kalian! Cepat habisi mereka.” Saat setelah Kaisar Wei berkata seperti itu, dia melihat sekitarnya kalau semua pengawalnya telah tewas tertusuk jarum racun.
Semua penduduk yang berada disekitar sana telah pergi dan memberitaukan kejadian itu pada para pasukan lainnya.
“Sial! An'er, Hai'er. Jangan keluar dari sini. Ayah akan melindungi kalian.”
“Tidak! Aku ini pria. Dan aku tidak ingin selalu bergantung pada ayah!” Ucap Yi An sebelum keluar dari kereta bersama ayahnya.
Pada saat mereka keluar, seketika itu, kedua pembunuh bayaran itu langsung menyerang mereka dengan serangan tapak.
“Tapak Bumi!”
“Tapak Petir!”
“Sial! Tidak aku sangka mereka sangat kuat.” Yi An berdecak kesal sebelum terkena serangan itu dan terpental sangat jauh dari sana, begitu juga dengan kaisar.
“Ayah! Kakak!” Seru Yi Hai dari dalam kereta.
Kedua pembunuh bayaran itu tiba-tiba memanggil dua orang lagi dan menyuruh mereka untuk menangkap Yi Hai yang berada didalam kereta. Sementara kedua lainnya pergi dan mencekik Yi An dan kaisar.
Mereka langsung membawa kaisar dan lainnya ke sebuah gang kecil.
“Hmm. Bos akan senang dengan tangkapan kita ini.” Ucap salah satu dari keempatnya.
“Heii... Lepaskan.” Pada saat mereka membawa kaisar, Yi An dan yi Hai. Tiba-tiba Zhao Lang muncul dihadapan mereka dan memegang erat tangan salah satu pembunuh itu yang sedang mencekik Yi An.
“Siapa kau?!”
Pada saat itu, Zhao Lang langsung membuka jubah hitamnya dan berkata. “Apa kau tau... Orang yang kau cekik ini adalah temanku.” Kaisar, Yi An dan Yi Hai terkejut setelah melihat hal itu. Mereka tidak mengangka kalau orang yang datang itu adalah Zhao Lang.
“Kakak!/Pe-pendekar Zhao...”
---
__ADS_1
Hai teman-teman, kalau boleh, aku minta sedikit poin kalian untuk memvote novel ini ya. Minimal 100 poin, makasih. Kalau klian kasih pasti aku balak smakin smngt nulisnya.
Terimakasih ya sekali lagi yang udah mau vote 😊