Legenda Dewa Kematian

Legenda Dewa Kematian
Lembah Petir II


__ADS_3

Seketika itu, api yang dikeluarkan Zhao Lang menyambut para ketiga kera itu dari atas dan menyambarnya. Terjadi ledakan yang besar setelah serangan Zhao Lang mengenai para kera itu.


Para kera itu terpental jauh dan menyambar batas lembah petir. Mereka semua hangus dan menjadi debu seketika, kristal yang berada didalam tubuh mereka juga hancur karena kristal mereka hanyalah kristal rendah.


“Berhasil!” Ucap Zhao Lang dengan lantang.


“Bocah, caramu itu sangat licik. Aku tidak suka.” Ucap Zu Long.


“Diam! Kalau bukan karena aku memakai cara itu apa kau pikir aku akan menang melawan mereka sendirian?” Ucap Zhao Lang dengan kesal.


“Tentu saja tapi. Jika kau melawan mereka dengan sekuat tenanga mungkin kau juga akan mendapatkan luka yang cukup serius.” Ucap Zu Long.


“Bren*sek kau Zu Long! Jadi maskudmu aku harus terluka parah saat melawan mereka?!”


“Sudah, sudah jangan bertengkar lagi. Lang'er, cepat masuk kedalam, aku akan melindungimu pakai kekuatan sisik naga.” Ucap Zi Long.


Zhao Lang mengangguk pelan sebelum menggunakan kekuatan sisik naganya. Tidak lupa Zhao Lang juga menggunakannya kepada Lion yang tertidur pulas didalam pakaiannya Zhao Lang. Setelah itu, Zhao Lang membangunkan Lion.


“Ada apa kau membangunkanku?”Ucap Lion.


“Lion, aku minta maaf karena sudah membangunkanmu. Tapi, dengarkanlah. Aku akan masuk kedalam lembah petir dan juga, aku sudah memberikan sisik naga kepadamu agar berjaga-jaga jika kau menyentuh perbatasan ini.”Ucap Zhao Lang sebelum meminta Lion untuk berjaga diluar dan jika ada orang, Zhao Lang meminta Lion untuk langsung masuk dan memberitaunya.


Lion mengangguk pelan sebelum menyuruh Zhao Lang untuk cepat pergi, karena dia mau tidur sejenak. Zhao Lang hanya mengelahkan nafas panjang sebelum masuk kedalam perbatasan lembah petir dan hutan.


Pada saat Zhao Lang sudah mulai memasukan tubuhnya di antara perbatasan Lembah Petir dan Hutan, tiba-tiba Zhao Lang mendapatkan tenakan yang luar biasa.

__ADS_1


“Ak-aku tidak tau apa jadinya Ji-jika aku tidak menggunakan sisik naga. Pasti aku sudah menghilang dari dunia ini.” Ucap Zhao Lang dengan terbata-bata.


Beberapa saat berselang, Zhao Lang akhirnya melewati perbatasan itu dan masuk kedalam lembah petir. Saat Zhao Lang masuk kedalam, dia melihat seakan sedang terjadi badai petir yang besar disana.


Disetiap langit yang berada disana tidak ada yang tidak mengeluarkan petir. Dan juga, berbagai macam petir yang keluar dari langit, kuning, merah, ungu, biru, dan lain-lain.


“Lang'er, carilah Kitab Dewa Naga Petir dan cari di sebuah makam kecil yang berada dibawah sana.” Ucap Zi Long.


Zhao Lang mengangguk pelan sebelum pergi. Pada saat Zhao Lang berjalan di sekitar sana, dia melihat ada sebuah Gua besar yang berada disana.


“Mungkinkah itu tempatnya?” Ucap Zhao Lang sebelum pergi ke Gua besar itu. Pada saat Zhao Lang telah sampai didepan Gua itu, Zhao Lang melihat ada sebuah terowongan bawah tanah yang terbuka sedikit.


“Aku harus waspada.” Ucap Zhao Lang sebelum meningkatkan kewaspadaannya dan masuk secara perlahan di Gua tersebut. Pada saat Zhao Lang masuk, dia melihat ada seekor serigala biru yang sedang tertidur disamping terowongan itu.


“Lang'er, itu adalah Serigala Halilintar. Kau tidak akan bisa menang melawannya sekarang. Bahkan, jika kau bisa mengalahkannya itu juga hanya dengan angin atau air. Tapi, kau tidak memiliki kekuatan angin yang kuat dan kalau air, itu tidak mungkin, karena jika kau mengeluarkan air, semua petir yang berada disini akan tertuju kepadamu.”Ucap Zi Long.


“Hehe, aku akan membuat cara yang licik sekarang.” Ucap Zu Long. Dia meminta Zhao Lang untuk mengeluarkan beberapa mayat monster yang pernah dibunuhnya di Pulau Monster yang tersisa di dalam Kalung Bumi.


Zu Long pasti tau kalau mayat monster itu sudah sangat bau dan amis. Zu Long juga meminta agar Zhao Lang memberi mayat itu dengan racun agar nanti saat keluar, serigala itu sudah menjadi lemah atau bisa jadi mati.


“Dasar, memangnya siapa yang lebih licik, aku atau kau?” Ucap Zhao Lang sebelum melakukan hal yang diminta Zu Long. Mayat monster yang tersisa hanyalah seekor ayam dan seekor hiu monster. Tapi, itu lebih dari cukup untuk meracuni serigala itu.


“Tunggu-tunggu, apa aku punya racun?” Tanya Zhao Lang.


“Hahah, kau terlalu memandang rendahku ya... Aku adalah Dewa Naga Racun, dan pedang itu bisa mengeluarkan racun tapi, itu belum racun yang sempurna dan belum terlalu kuat.” Ucap Zu Long.

__ADS_1


Naga yang berada pada Zhao Lang saat ini, mereka adalah dewa naga terkuat. Pada mulanya, naga terkuat berada tujuh. Tapi, yang berada pada Zhao Lang saat ini adalah.


Zu Long : Dewa Naga Racun.


Zi Long : Dewa Naga Es.


Ze Long : Dewa Naga Api.


“Jadi, selama ini, saat aku memotong tubuh monster yang aku makan waktu aku berada di pulau moneter, itu semua racun?!” Ucap Zhao Lang yang berada diruang jiwa.


“Tidak, jika aku tidak mengijnkan pedangku untuk mengeluarkan racunnya, itu hanyalah jadi pedang yang tajam saja.” Ucap Zu Long sebelum menyuruh Zhao Lang untuk cepat memberikan racun yang sudah dikeluarkan di pedang naga hitam.


Zhao Lang mengangguk pelan sebelum meneteskan racun didalam tubuh mayat hiu dan ayam itu. Pada saat Zhao Lang meneteskan racun itu, Zhao Lang mengendus bau yang sangat wangi dan sampai dia ketagihan dengan bau racun itu.


Zu Long langsung meneriaki Zhao Lang dari dalam ruang jiwa dan memperingatkan untuk tidak mengendus bau racunnya.


“Sialan, kau ini memang sangat licik tapi, saat aku melakukan hal yang licik kau memarahiku. Sungguh naga yang bodoh.” Zhao Lang bergumam pelan sebelum melemparkan kedua mayat itu di luar Gua.


Serigala itu langsung bereaksi, dia dengan cepat pergi keluar dan memakan kedua mayat monster itu dengan lahap karena baunya yang sangat wangi.


Pada saat itu, Zhao Lang langsung berjalan dengan pelan kedalam dan masuk ke terowongan bawah tanah tersebut.


“Semoga didalam sini tidak terdapat monster yang lebih mengerikan dari pada monster serigala tadi.” Ucap Zhao Lang sebelum menuruni tangan yang berada dibawah tanah itu.


Pada saat itu, Zhao Lang masuk kesebuah pintu yang berada dibawah terowongan rahasia itu dengan waspada.

__ADS_1


Setelah itu, Zhao Lang mengintip di pintu tersebut dan dia melihat didalam ada banyak sekali harta, yang berupa. Koin emas, koin perak. Ada juga berbagai macam pedang kelas menengah yang berada disana.


“Ap-apa ini surga?!”


__ADS_2