
Setelah itu, Zhao Lang langsung menggendong Wang Han dan membawanya pergi ke tempat istirahat.
“Lang'er, kau sangat hebat!” Ucap Ji Kang.
Zhao Lang hanya menanggapinya dengan senyuman sebelum mereka beristirahat sejenak. Pada saat itu, Zhao Lang mengatakan kepada Ji Kang agar menggunakan kekuatan sepenuhnya saat mereka bertarung.
“Ya! Aku sangat ingin mencoba kekuatan dari pemimpin sekte yang akan kita buat di masa depan.” Ucap Ji Kang.
“Pemimpin sekte?”Tanya Zhao Lang dengan bingung.
“Iya, saat kita lulus dari Universitas Z, kami sudah memutuskan untuk membuat sebuah Sekte bersamamu. Dan kami akan memilihmu untuk menjadi pemimpin kami.” Ucap Ji Kang.
“Benar YunYun, kami sudah memutuskan itu.” Ucap Gong Pan.
“Tidak, lebih baik salah satu dari kalian saja yang menjadi pemimpin, aku benar-benar tidak layak.”Ucal Zhao Lang.
“Hahah, sudah aku duga kau akan berkata seperti itu.” Ucap Wang Han yang terbaring lemas.
“Baiklah kalau begitu. Jika aku memenangkan pertarungan ini, aku yang akan menjadi pemimpin kalian. Dan jika Lang'er memenangkannya, Lang'er yang akan menjadi pemimpin kita.” Ucap Ji Kang.
“Ah tidak, tidak. Aku sangat tidak menyukai untuk menjadi seorang pemimpin. Jika aku memenangkan pertarungan ini, kau tetap akan menjadi pemimpinnya.” Ucap Zhao Lang.
“Lang'er, apa kau serius?” Tanya Ji Kang.
“Iya, aku sangat tidak cocok untuk menjadi pemimpin.” Ucap Zhao lang sambil tertawa kecil.
“Baiklah kalau begitu, walaupun Lang'er tidak menjadi pemimpin. Kau sangat berhak untuk memerintahkan seluruh anggota kita nantinya.” Ucap Ji Kang.
“Impianmu sangat tinggi.” Ucap Gong Pan sambil tertawa dengan lantang.
‘Astaga, kenapa teman-temanku ini sangat bodoh. Mereka bahkan belum menyelesaikan banyak hal yang harus di kerjakan, taoi impian mereka sudah seperti ini Ahh..’ Pikir Zhao Lang sebelum berkata.
“Kang'er, aku menyarankan untuk tidak terlalu banyak memikirkan untuk ini, pikirkanlah bagaimana kau menjadi kuat untuk seorang pemimpin.” Ucap Zhao Lang.
“Wah, kata-kata yang sangat bijak.” Ucap Gong Pan dan Wang Han.
“Baiklah.” Ucap Ji Kang.
“Pertandingan sudah dimulai. Dan bagi siapa yang merasa sudah lolos, dipersilakan masuk ke arena.”
Zhao Lang dan Ji Kang langsung naik ke arena pertandingan. Para tetua sangat menantikan itu, mereka sangat tidak sabar melihat pertarungan antara Zhao Lang dan Ji Kang.
“Pertandingan Yun Lang dan Ji Kang, dimulai!”
Seketika itu, Ji Kang tanpa ragu menyerang Zhao Lang dengan cepat. Zhao Lang bisa merasakan kecepatannya sangat tinggi.
__ADS_1
“Ji Kang, bersiaplah.” Seketika itu, Zhao Lang dan Ji Kang langsung bertukar beberapa jurus. Semua orang yang melihatnya berdecak kagum dengan keduanya.
“Tetua Gu, muridmu tidak buruk” Ucap Chang Hong sambil memaikan janggutnya yang panjang.
“Hahah, walaupun dia adalah muridku, tapi aku sangat yakin kalau dia akan kalah dari cucumu.” Ucap Ping Gu sambil menikmati pertarungan sengit mereka.
“Lang'er, terimalah ini!” Ucap Ji Kang sebelum mengeluarkan sebuah jurus.
“Tapak Air - Macan Air!”
Seru Ji Kang dengan lantang. Zhao Lang tidak mau kalah, dia membalas serangan tersebut dengan serangan tapak.
“Tapak Bumi - Naga Es!”
Kedua tapak itu saling berbenturan dan membuat ledakan yang besar. Zhao Lang dan Ji Kang terpental jauh keblakang.
“Jurusmu sangat kuat Kang'er.” Ucap Zhao Lang. Zhao Lang berpikir kalau dia sudah menguasai ilmu dari kitab naga es, dia pasti akan sangat kuat kedepannya.
Zhao Lang bisa merasakan bahwa, jurusnya itu sangatlah kuat.
“Uhkk... Kau sangat kuat Lang'er. Tapi, aku akan mengeluarkan seluruh kekuatanku untukmu. Tadi, aku menyakan kepada kakekmu/ketua, kalau didalam pertarungan terakhir ini, kita bisa menggunakan pil penguat ataupun penyembuhan. Lang'er, aku akan menggunakannya untuk melawanmu!” Ucal Ji Kang sebelum memakan beberapa pil penguat dan penyembuhan.
“Baiklah, mari kita selesaikan disini saja.” Ucap Zhao Lang.
Melihat itu Ping Gu langsung berdiri dari tempat duduknya.
“Kang'er! Apa kau mau menggunakan itu, itu tidak baik baik kondisi tubuhmu!” Seru Ping Gu sebelum merasakan sesuatu aura yang kuat dan familiar.
Saat Ping Gu menoleh kearah Zhao Lang, dia melihat kuda-kuda yang Zhao Lang lakukan itu merupakan Ilmu Tapak Tiga Dewa.
Melihat kekhawatiran Ping Gu, Para tetua lainya mulai berdiri dari tempat duduk mereka dan melihat ke arah pertandingan dengan cermat.
“Tapak Suci - Naga Air!”
Dipikiran Zhao Lang, dia sudah termakan oleh sifat Ze Long yang merupakan naga kemarahan. Ze Long mengambil ahli tubuh Zhao Lang karena geram dengan Zhao Lang yang sangat lama bertarungnya.
Waktu itu juga, para naga lainnya sedang tertidur. Xi Long yang merupakan phoenix itu juga sedang tertidur disaat Ze Long mengambil ahli tubuh Zhao Lang.
Seketika itu, Zhao Lang membuat naga uang sangat amat besar. Bahkan tapak macan yang Ji Kang keluarkan sangat berbeda jauh besarnya dibanding dengan tapak naga airnya Zhao Lang.
Nafas mereka semua yang berada di sana terhenti sejenak karena melihat naga air yang berada ditangan Zhao Lang.
Chang Hong, Ping Gu beserta tetua lainnya membuka mata mereka lebar-lebar setelah melihat naga air tersebut. Sementara itu, Xhi Meng yang duduk di atap tempat pertandingan itu mulai bereaksi, dia melihat Zhao Lang sudah tidak bisa menahan naga air itu dan dia memuaskan untuk menghentikannya.
Xhi Meng langsung turun di arena pertarungan dan menepuk pundak Zhao Lang dan membuatnya pingsan. Sementara itu, Ji Kang langsung membatalkan serangannya dan tertekuk lutut.
__ADS_1
Setelah Zhao Lang pingsan, naga air itu juga ikut menghilang karena sudah tidak ada tenaga dalam yang menopangnya.
Chang Hong dan lainnya langsung melihat keadaan Zhao Lang.
“Apa dia baik-baik saja?” Tanya Chang Hong.
“Dia baik-baik saja. Jika aku tidak menghentikannya, mungkin anak itu sudah mati.” Ucap Xhi Meng sambil melihat Ji Kang.
Pada saat itu, Ji Kang juga ikut pingsan karena ketakutan dengan aura yang ada pasa naga air itu. Ping Gu langsung menopangnya.
“Pertandingan ini dimenangkan oleh Yun Lang. Kalian bisa melihat kekuatannya tadi, kalian seharusnya tau kalau dia menyerangkannya tadi.” Ucap Chang Hong dengan lantang sebelum membawa Zhao Lang dan Ji Kang ke kamar Zhao Lang.
Sesaat itu, semua orang bersorak kepada Zhao Lang dengan lantang. Kebanyakan dari mereka sudah telah mengakuinya sebagai pemenang.
Beberapa saat kemudian, Zhao Lang akhirnya bagun dan mendapatkan dirinya sudah terbaring di kamarnya.
Dia melihat di depannya yang sedang ngobrol merupakan orang-orang yang dia kenal kecuali Xhi Meng yang belum dia kenal.
“Ah, YunYun, kau sudah sadar.” Ucap Gong Pan yang menatap Zhao Lang. Semua orang langsung menatapnya dengan penuh kekhawatiran.
“Lang'er, maaf. Aku sangat berharap bisa mengalahkanmu dengan jurusku. Tapi, kau rupanya masih memiliki jurus yang lebih hebat.” Ucap Ji Kang.
“Eh? Apa aku menang?” Ucap Zhao Lang sambil memegang kepalanya yang sakit.
“Eh, kau melupakannya?” Tanya semua orang yang berada di san.
“Bocah, tubuhmu ini di ambil ahli oleh Ze Long dan hampir membunuh temanmu itu.” Ucap Zi Long.
Zhao Lang yang mendengar itu terkejut karena Ze Long mengambil ahli tubuhnya tanpa dia isinkan.
“Ze Long! Awas saja kau! Akan aku siksa kau dengan jurus ceramahku!” Ucap Zhao Lang di ruang jiwa.
---
***
Para pembaca... Sambil nunggu Legenda Dewa Kematian di update. Saya mau nyaranin buat baca novel.
“ Legenda Dewa Phoenix ”
Dan juga diminta untuk Like, Komen & Share ya... Di vote yang banyak ya, Biar aku makin semangat nulisnya...😊
Jika boleh, berikan di vote yang banyak ya biar gak kalah dengan yang lain, biar juga masuk ke pringkat yang bagus. ❤
Terimakasih***
__ADS_1