Legenda Dewa Kematian

Legenda Dewa Kematian
Tali Dan Jembatan


__ADS_3

“Zhao... Zhao Lang?! Kau kah itu?”Ucap Rei Yi.


“Bibi, aku akan menjelaskannya nanti. Bibi, memangnya berapa hutang gereja yang di pinjam?” Tanya Zhao Lang.


“Sepuluh keping emas.”Ucap Rei Yi.


Pada saat itu, Zhao Lang langsung mengeluarkan dua kantong yang berisi koin emas dan melemparkannya kepada wajah pengawal itu.


“Pergi dari sini!” Ucap Zhao Lang dengan kasar.


“I-Ini?! Ratusan keping emas!” Pengawal itu terkejut setelah melihat ratusan keping emas yang Zhao Lang berikan kepadanya.


“Tuan, ini...”


Pada saat itu juga tuan muda Dong Si keluar dari kereta kudanya.


“Apa kau pikir hanya dengan koin emas ini kau menginjak harga diriku?!” Ucap Dong Si.


“Apa kau pikir juga, hanya dengan sepuluh keping emas kau sampai menginjak harga diri bibiku?!” Zhao Lang tidak mau kalah.


“Hmph! Bertarunglah denganku satu lawan satu. Dan kita buktikan siapa yang berkuasa di sini.” Ucap Dong Si sambil menarik pedangnya.


Pada saat itu juga, salah satu tokoh organisasi obat berada di dekat gereja itu. Pada saat Zhao Lang pergi dari Kota Beijing, sebenarnya Dai Lu juga di bawa oleh Ji Wu ke Kota Yuan.


Di kota Yuan, Dai Lu terkenal karena kekuatannya. Dia sangat di takuti di wilayah Kota Yuan.


Pada saat Zhao Lang dan Dong Si masih berselisih. Tiba-tiba Dai Lu datang.


“Tuan muda!” Dai Lu yang hanya pulih sedikit dari kondisinya kini berlutut didepan Zhao Lang.


“Eh... Paman, kenapa kamu ada di sini?” Ucap Zhao Lang sambil menarik Dai Lu yang sedang memberi hormat padanya.


“Disini adalah wilayah kekuasaanku. Maaf tuan muda, tadi aku mendengar kamu ada masalah di sini?” Ucap Dai Lu.


Sementara semua orang yang melihat hal tersebut mematung sejenak. Mereka tidak menyangka bahwa Zhao Lang mamiliki hubungan yang erat dengan Dai Lu.


“Kalian! Berani sekali mencari masalah dengan tuan mudaku?!” Ucap Dai Lu walaupun tubuhnya masih agak sakit.

__ADS_1


“Ahh... Tu-tuan Lu. Kami buta... Kami tidak mengetahui kalau tuan muda ini ada hubungannya dengan anda.” Ucap Dong Si dengan ketakutan.


“Pergi sekarang! Dan jangan pernah kembali lagi!” Ucap Dai Lu. Dong Si dan pengawal-pengawalnya langsung pergi dengan kereta kuda yang mereka miliki.


“Paman terimakasih telah menolongku.” Ucap Zhao Lang.


“Tuan muda tidak perlu berterimakasih padaku. Akulah yang harus berterimakasih pada tuan muda karena telah menyelamatkan nyawaku.”


“Paman, apakah orang-orang ini selalu menindas bibiku dulu?” Tanya Zhao Lang sambil menunjuk ke arah kepala gereja dan lainya.


“Aku pernah sesekali melihat gadis cantik ini di tindas oleh mereka. Aku juga pernah membantunya saat dirinya di tindas oleh mereka.”Ucap Dai Lu.


“Paman, aku ingin mereka semua di penjarakan di organisasi. Aku akan menanggung semua biayanya.”


“Tuan muda tidak perlu membayarnya. Aku akan dengan senang hati membantu tuan muda.” Ucap Dai Lu sebelum menyuruh para pasukan organisasi untuk menangkap mereka.


“Tidak! Memangnya siapa kau?! Apa hakmu untuk menangkap kami?!” Ucap kepala gereja yang licik.


“Dia adalah pemegang saham kedua terbesar di organisasi obat!” Ucap Dai Lu dengan lantang. Semua orang yang berada di sana terkejut mendengar hal tersebut.


Orang yang di tindas oleh mereka dulu, kini menjadi orang terpandang. Yang malah paling terkejut adalah Zhao Lang, dia mulai kebingungan dengan apa yang Dai Lu katakan.


‘Oh tidak! Tuan muda tidak seharusnya mendengar hal ini!’ Pikir Dai Lu.


“Tidak-tidak, tuan muda tidak perlu terlalu memikirkannya.” Ucap Dai Lu dengan senyuman canggungnya.


Setelah itu, kepala desa dan teman-temannya dibawah ke penjara yang berada di organisasi.


“Bibi, aku sudah tumbuh lebih besar.” Ucap Zhao Lang kepada Rei Yi dengan senyuman cerah.


“Ya, kamu sudah tumbuh dengan besar Lang'er.” Sambil memaluk Zhao Lang dengan erat.


“Oh ya, bibi. Ini uang untukmu. Dan kembangkanlah gereja dengan baik, Terlebih lagi, dengan anak-anak yang terbuang.” Ucap Zhao Lang sambil memberikan lima kantong yang berisi koin emas.


“Lang'er ini...”


“Tidak apa-apa bibi. Oh ya. Paman, aku akan membayar beberapa pasukan organisasi untuk menjaga di gereja.” Ucap Zhao Lang kepada Dai Lu.

__ADS_1


“Itu tidak ada masalah tuan muda.”


“Hei bocah, uangmu sudah habis. Semuanya sudah kau berikan kepada bibimu itu.” Ucap Zu Long. Zhao Lang tiba-tiba mematung sejenak.


“Ah... Paman apa aku boleh hutang dulu?” Ucap Zhao Lang dengan tersenyum canggung.


“Tidak madalah tuan, bahkan jika tuan muda tidak mengganti rugi uang yang tuan pinjam. Itu tidak apa-apa tuan muda.” Ucap Dai Lu.


“Ah... Jangan seperti itu, aku akan membayarnya nanti. Paman, aku titipkan bibiku pada paman ya.” Ucap Zhao Lang.


“Lang'er, kau sudah akan pergi?” Ucap Rei Yi.


“Belum, aku akan menginap beberapa hari di gereja.” Ucap Zhao Lang di ikuti tawanya. Rei Yi berdecak kesal dengan Zhao Lang. Kata-kata Zhao Lang membuat dirinya sangat terpukul. Namun, ternyata Zhao Lang hanya berbohong.


“Lang'er! Cepat ubah sifat bodohmu itu!” Ucap Rei Yi sambil menarik rambut Zhao Lang.


“Ampunn!”


Beberapa saat kemudian. Zhao Lang dan Rei Yi sudah berada di dalam gereja. Zhao Lang mulai menceritakan tentang waktu dia bertemu dengan Hu Xin sampai pergi ke pulau monster dan lain-lain.


Rei Yi yang meneluk Lion berdecak kagum dengan Zhao Lang. Dia mulai berpikir kembali tentang Zhao Lang yang dulu, Zhao Lang yang dulu sangat tidak bisa di andalkan dan sangat lemah.


Tapi sekarang, Zhao Lang telah menjadi pendekar yang cukup kuat. Dia pun sudah menjadi orang penting di organisasi.


“Jadi Lang'er, setelah ini kamu akan pergi kemana?” Tanya Rei Yi.


“Hutan Elf. Aku dan guruku mungkin akan bertemu disana.”Ucap Zhao Lang.


“Lang'er, kamu masih begitu muda tapi sudah menanggung hal yang begitu besar.” Ucap Rei Yi. Rei Yi sangat kagum dengan Zhao Lang yang bisa bangkit dari masalahnya dan memulai hidup baru yang bahkan lebih berbahaya.


“Bibi, ambillah ini. Jangan pernah di lepaskan ya.” Setelah Zhao Lang berkata seperti itu, dia membuat dua kalung es, dan buah kalung itu adalah jembatan dan tali yang tergulung.


“Wah cantiknya. Lang'er ini untuk bibi?”


“Iya, karena ibu sudah tidak ada. Jadi, kalung punya ibu di berikan pada bibi. Dan juga ini menandakan simbol. Ibu adalah jembatan dan bibi adalah tali jembatan itu. Sementara aku yang melewatinya.” Ucap Zhao Lang.


“Ibu dan bibi selama ini selalu mendukung aku sejak dulu. Sampai aku sudah menjadi seperti ini, ini semua karena ibu dan bibi yang selalu membuatkan jalan untukku saat aku sudah tidak sanggup lagi untuk melaluinya.” Ucap Zhao Lang sambil meneteskan air mata.

__ADS_1


Sementara Rei Yi tidak bisa menahan air matanya. Dia memeluk Zhao Lang dengan erat dengan air mata yang menetes dari mata mereka berdua.


“Namun sekarang, akulah yang akan membantu Ibu, walaupun ibu sudah tidak ada. Dan juga bibi, aku bersumpah akan melindungi bibi sampai aku mencapai puncak nanti.”Ucap Zhao Lang


__ADS_2