Legenda Dewa Kematian

Legenda Dewa Kematian
Kembali Ke Istana


__ADS_3

Semua orang yang berada di sana mematung sejenak karena mendengar perkataan Zhao Lang yang menolak mentah-mentah saham 10% Dari organisasi obat.


“Ap-Apa kau serius?” Tanya Bai Lu dan Ji Wu.


“Benar, aku tidak bisa berlama-lama disini. Bisakah paman dan bibi memberikan aku beberapa pil? Aku ingin membelinya.” Ucap Zhao Lang.


“Baik, itu sangat mudah tapi... Apa kau yakin tidak ingin menerima tanda terimakasih kami?” Tanya Ji Wu.


“Ya... Aku hanya menginginkan beberapa pil saja.”


“Baiklah kalau begitu.” Setelah berkata demikian, Ji Wu menyuruh para pelayannya untuk mengambil pil yang Zhao Lang minta.


“Oh ya. Bisakah tuan muda memberitau nama tuan muda?” Tanya Ji Wu.


“Namaku Zhao Lang, senang bisa bertemu denganmu. Dan lagi, aku hanya seorang pendekar rendahan, jangan memanggilku tuan muda.” Ucap Zhao Lang sambil tersenyum tipis ke arah Ji Wu.


“Oh baiklah, namaku Ji Wu dan ini suamiku Bai Lu dan juga anakku Bai Wen. Aku juga adalah pemilik saham terbesar di organisasi obat.” Ucap Ji Wu. Tapi, Ji Wu akan terus memanggil Zhao Lang sebagai tuan muda karena dirinya merasa hormat kepada Zhao Lang, begitu juga lainya yang berada di organisasi.


Setelah itu, para pelayan yang membawa Pil yang Zhao Lang minta sudah tiba.


“Baiklah, ini-” Pada saat Zhao Lang ingin mengeluarkan sekantong koin emas, tiba-tiba Ji Wu menolaknya dan memberikannya sebuah lotin yang tertulis di atasnya adalah Pemilik Saham ketiga terbesar di Organisasi Obat.


“Kau tidak perlu membayangkannya dan ini. Kau simpan saja, suatu hari nangi kau pasti akan membutuhkannya.” Ucap Ji Wu sambil menyerahkan lotin itu kepada Zhao Lang.


“Ini... Untuk apa?”


“Simpan saja.” Ucap Ji Wu sambil mendekati Bai Wen yang sudah bergerak tapi belum bangun.


Zhao Lang tidak membaca tulisan yang tertara pada lotin itu, dia hanya langsung menyimpannya di pakaiannya dan langsung berpamitan. Sebelum Zhao Lang berpamitan, ada beberapa prajurit yang masuk kedalam tokoh itu dengan paksa.


“Berani sekali kau mendobrak tokoh organisasi obat! Kau sudah ingin mati?!” Ucap salah satu pelayan yang berada disana. Sementara para pendekar yang berada di sana telah memakai jurus mereka untuk menghilang dan siap-siap untuk menyerang.


“Maafkan kami. Kami adalah prajurit dari Kekaisaran Han dan kami telah mendapatkan tugas untuk membawa bocah itu ke istana.” Ucap salah satu prajurit.


“Dia adalah orangku, apa kalian berani menyentuhnya?!” Ucap Ji Wu.


“Maafkan kami. Kami tidak bermaksud untuk mencari masalah dengan Organisasi Obat tapi... Kami harus membawanya atas perintah kaisar.”


“Tidak apa-apa Bibi Ji, aku akan menyelesaikan masalahku.” Ucap Zhao Lang sambil memegang pundak Ji Wu.


“Memangnya kamu punya masalah apa dengan mereka?”


“Tuan putri hanya ingin aku mengikuti turnamen, tapi aku tidak mau.” Ucap Zhao Lang.


“Ap-Apa!” Semua orang yang berada di sana terkejut setelah mendengar perkataan Zhao Lang.

__ADS_1


“Para prajurit sekalian, maaf tapi aku tidak bisa pergi.” Ucap Zhao Lang.


“Kalau begitu... Kami akan mengambil cara ini!” Pada saat para prajurit mau menyerang Zhao Lang dan menangkannya, tiba-tiba seluruh pedang tombak dan segala jenis senjata telah si todongkan kepada para prajurit itu.


Mereka adalah para pendekar yang berkerja di Organisasi tersebut yang awalnya sedang menghilangkan diri mereka.


“Para pendekar sekalian, jangan berbuat kasar. Akan berdampak tidak baik jika saling membunuh.” Ucap Zhao Lang.


“Dan juga, bilang kepada tuan putri. Aku ada sebuah masalah jadi aku tidak bisa mengikuti turnamen itu.” Ucap Zhao Lang.


“Ba-Baiklah.” Para prajurit itu langsung lari dan pergi ke istana.


“Paman, bibi, aku akan menyelidik sesuatu. Saat aku tiba di sini, aku melihat ada pendekar-pendekar yang memiliki aura membunuh yang aneh, aku harus menyelidiki mereka. Sampai jumpa.” Ucap Zhao Lang sambil melambaikan tangannya kepada Ju Wu dan lainya.


“Jaga Lang'er baik-baik dan jangan sampai terjadi sesuatu denganya.” Ucap Ji Wu dan langsung menyuruh satu pendekar yang memiliki sudah mencapai tingkat Pendekar Raja.


Pendekar itu langsung pergi dan menjaga Zhao Lang dari kejauhan.


Saat Zhao Lang berjalan di sekitar Kota Beijing. Dia melihat ada beberapa orang yang berbicara di sebuah gang kecil.


“Aku dengar ketua akan beraksi besok malam. Kau sudah tau itu?” Ucap salah satu dari mereka berdua.


“Ya aku sudah mendengarnya. Dan juga, aku dengar ketua akan menjadikan Putri Yun Le dan Yun Lei untuk menjadi istrinya. Karena itulah dia ingin menyerang mereka saat turnamen dimulai.” Ucap salah satu dari mereka.


“Sebaiknya kita pergi dulu dari sini.” Setelah berkata demikian, mereka pun pergi dan Zhao Lang tidak berusaha untuk mengikutinya.


“Keluarlah.”


Pendekar itu langsung menahan nafasnya sejenak. Dia tidak menyangka bahwa Zhao Lang dapat merasakan keberadaannya.


“Maafkan aku, aku harus pergi.”


“Tunggu!”


Sebelum pendekar itu pergi, dia di panggil oleh Zhao Lang.


“Sampaikan ucapan terimakasihku kepada Bibi Wu dan paman Lu ya. Aku tau kau disuruh oleh mereka untuk menjagaku.” Ucap Zhao Lang. Zhao Lang sebenarnya tau hal igu karena, dia tidak merasakan aura membunuh dari pendekar tersebut.


“Baiklah, terimakasih juga tuan muda.” Setelah berkata seperti itu, dia pun pergi dengan cepat ke Tokoh Organisasi Obat.


“Aku harus ke istana.” Ucap Zhao Lang sebelum pergi dengan cepat ke istana.


Setelah Zhao Lang sampai di depan gerbang istana, dia di hadang oleh para prajurit dengan menodongkan tombak ke arah Zhao Lang.


“Maafkan aku. Aku adalah Zhao Lang temannya tuan putri.” Ucap Zhao Lang sambil mengangkat tangannya.

__ADS_1


“Jangan sentuh dia!” Tiba-tiba ada seorang yang datang dari dalam istana. Dia adalah Kaisar Han.


Para prajurit langsung menurunkan senjata mereka dan memberi hormat kepada kaisar.


“Kaisar, aku ingin-” Ucapan Zhao Lang terhenti karena dipotong oleh Yun Di.


“Masuklah dan kita akan berbicara didalam.” Ucap Yun Di. Zhao Lang mengangguk pelan sebelum masuk kedalam istana dengan Yun Di.


Setelah Zhao Lang dan Yun Di telah berada di dalam istana, Zhao Lang kemudian menceritakan sesuatu kepada Yun Di.


“Kaisar, aku ingin memberitau sesuatu tapi, aku harap jangan beritau oleh yang lain...” Zhao Lang akhirnya menceritakan tentang yang di dengarkannya tadi kepada kedua orang bodoh yang berada di gang.


“Apa!”


“Sitttttttt”


“Ah... Maaf-maaf. Jadi untuk apa kamu kembali?” Tanya Yun Di.


“Aku hanya ingin melindungi putri yang mulia. Dulu aku pernah di bantu oleh putri, jadi aku ingin membalasnya berkali-kali lipat.” Ucap Zhao Lang. Yun Di hanya tersenyum cerah melihat Zhao Lang ingin menyelamatkan putrinya.


Setelah beberapa saat Zhao Lang dan Yun Di berjalan, Yun Di membawa Zhao Lang ke kamarnya Yun Lei.


Saat Zhao Lang sampai di depan kamarnya Yun Lei, Zhao Lang bisa mendengar bahwa Yun Lei sedang menangis.


“Masuklah, aku akan pergi menemui istriku.” Ucap Yun Di dan meninggalkan Zhao Lang. Zhao Lang sempat terkejut melihat Yun Di bersikap seperti itu kepadanya. Tapi, tidak perlu menunggu lama Zhao Lang akhirnya mengetuk pintu kamarnya Yun Lei.


“Jangan kesini! Dan jangan ganggu aku!” Ucap Yun Lei dengan lantang, sementara Zhao Lang terkejut setelah diteriaki Yun Lei.


Zhao Lang akhirnya terus menerus mengetuk pintunya tapi tidak bersuara sedikit pun. Yun Lei berdecak kesal dan akhirnya membuka pintu kamarnya.


Setelah dia membuka pintunya, dia melihat Zhao Lang sedang tersenyum kearahnya.


“Hai, aku rasa aku menerima untuk mengikuti turnamen itu.” Ucap Zhao Lang sambil tersenyum canggung kepadanya.


Yun Lei tidak bisa berkata apa-apa lagi, dia pun akhirnya pingsan dan Zhao Lang menangkapnya.


“Ehh... Kenapa dia pingsan?”


***


Para pembaca... Sambil nunggu Legenda Dewa Kematian di update. Saya mau nyaranin buat baca novel.


“ Legenda Dewa Phoenix ”


Dan juga diminta untuk Like, Komen & Share ya... Di vote yang banyak ya, Biar aku makin semangat nulisnya...😊

__ADS_1


Jika boleh, berikan di vote yang banyak ya biar gak kalah dengan yang lain, biar juga masuk ke pringkat yang bagus. ❤


***Terimakasih


__ADS_2