
“Paman!” Zhao Lang melihat bahwa pemimpin pasukan sudah terbaring lemas di tanah. Zhao Lang langsung melesat dengan cepat kepadanya.
“Paman?!” Zhao Lang tidak bisa menahan tangisnya. Pada saat Zhao Lang bertemu dengannya, Zhao Lang langsung menganggap dirinya sebagai pamannya sendiri.
Zhao Lang juga melihat bahwa beliau sangat baik hati. Begitu juga beliau dia melihat Zhao Lang waktu pertama kalianya, dia melihat hal yang sama dengan Zhao Lang.
“Tu-tuan muda. Akhirnya aku bisa bertemu denganmu. Na-namaku Dai Lu, tuan muda pasti belum mengetahuinya.” Ucap Dai Lu sambil tersenyum cerah.
“Lang'er, dia bisa di sembuhkan dengan darahmu. Itu hanyalah luka tusukan, tidak ada apa-apanya bagi darah sucimu.” Ucap Zi Long. Mendengar hal itu Zhao Lang langsung senang.
Zhao Lang langsung melukai tangannya dan langsung meminumkan kepada Dai Lu. Semua orang yang melihatnya hanya mengerutkan dahi mereka karena melihat apa yang dilakukan Zhao Lang.
Beberapa saat kemudian, Zhao Lang kembali memeriksa nadi Dai Lu.
“Nadinya kembali normal. Cabut pedang ini dengan perlahan.” Pada saat Zhao Lang dan lainya mencabut pedang yang tertancap di perut Dai Lu, Zhao Lang juga memberi darahnya kepada bagian luka tersebut.
Darahnya Dai Lu yang awalnya berkeluaran, kini sudah diam dan tidak ada pendarahan lagi di perutnya.
“Cepat bawah paman ke organisasi dan berikan obat-obatan yang bagus untuknya. Masalah uang, aku akan mengurusnya.” Ucap Zhao Lang. Para pasukan organisasi mengangguk pelan sebelum membawa Dai Lu ke tokoh organisasi.
“Teman, maaf kami sepertinya harua pergi sekarang.” Ucap Wen An.
“Kita akan bertemu lagi nanti.” Ucap Zhao Lang dengan senyuman tipis. Tapi, sebelum mereka pergi, mereka berpesan kepada Zhao Lang.
“Berikan salam kami kepada kaisar. Kami ada sedikit masalah di gunung air jadi kami harus pergi sekarang.” Ucap Wen An sebelum pergi dengan Han Song.
“Dan aku ingin berkelana ke suatu tempat. Sampai jumpa.”
“Aku mendapatkan panggilan sekte. Sampai jumpa teman.”
Setelah berpamitan dengan Zhao Lang, mereka semua langsung pergi ke tujuan masing-masing.
Zhao Lang hanya tersenyum tipis sebelum pergi ke tokoh organisasi menyusul yang lain. Pada saat Zhao Lang sudah sampai di tokoh organisasi, dia langsung berterimakasih kepada Ji Wu dan Bai Lu yang membantunya.
__ADS_1
Pada saat Zhao Lang ingin memberikan sekitar tiga koin emas yang dia keluarkan dari kalung bumi, mereka semua menolaknya. Dan juga pada saat Zhao Lang mengeluarkan beberapa kantong koin emas dari kalung bumi, mereka semua terkejut karena mengetahui hanya beberapa orang yang memiliki benda yang berharga seperti itu.
Kalung bumi hanya berada beberapa saja di seluruh dunia. Cincin jiwa juga hanya berada dua di dunia. Karena itulah mereka terkejut setelah melihat Zhao Lang yang mempunyai salah satu darinya.
“Paman, bibi, kenapa kalian selalu menolaknya?” Zhao Lang merasa aneh dengan Ji Wu dan Bai Lu yang tidak pernah memerima satu pun pemberiannya.
“Ini hanya rasa terimakasih karena sudah menyembuhkan anak kami.” Ucap Ji Wu.
Sebelum Zhao Lang berkata lebih jauh, Bai Wen yang merupakan anak mereka yang sudah membaik dari kondisinya kini memberi salam hangat pada Zhao Lang.
“Kakak, terimakasih telah menyembuhkanku.” Ucap Bai Wen.
“Tidak apa-apa ini sudah kewajibanku.” Ucap Zhao Lang sebelum berbicara dengan Yun Di.
“Yang mulia, karena masalahnya sudah selesai, aku harus pergi sekarang.” Ucap Zhao Lang sambil memberi hormat kepada Yun Di dan lainya.
“Lang'er kamu sudah akan pergi? Kondisimu masih lemah, lebih baik kau tinggal untuk beberapa lama di sini.” Ucap Yun Di.
“Lang Gege...” Ucap Yun Le dan Yun Lei.
“Maafkan aku tuan putri.” Ucap Zhao Lang sebelum berpamitan kepada mereka semua.
“Sampai jumpa.” Ucap Zhao Lang yang sudah berada di pintu depan sambil melambaikan tangannya.
“Paman Dai Lu akan sembuh dalam beberapa jam kedepan, sampaikan salamku padanya ya.” Ucap Zhao Lang sebelum berlari ke luar tokoh.
“Lang'er/Lang Gege, semoga kamu baik-baik saja saat melakukan perjalanan.” Ucap Yun Di dan lainya.
Saat Zhao Lang sudah keluar dari kota Beijing, dia berniat untuk pergi ke kota atau desa berikutnya untuk dilewati karena menuju ke hutan elf. Dalam perjalanan, Zhao Lang menemukan sebuah air terjun dan dia memutuskan untuk membersihkan tubunya dan mengganti pakaiannya di sekitar air terjun itu.
Setelah itu, Lion meminta Zhao Lang untuk menaikinya. “Lang'er, jangan berlari lagi, aku akan menenaikanmu ke punggungku.” Ucap Lion sebelum membesarkan tubuhnya kembali.
Zhao Lang mengangguk pelan sebelum menaiki Lion yang sudah berubah menjadi besar kembali. Zhao Lang dan Lion pun kembali melanjutkan perjalanannya.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, hari sudah semakin gelap, Zhao Lang dan Lion memutuskan untuk mencari tempat terdekat untuk menginap dan beristirahat.
Zhao Lang dan Lion menemukan kota Yuan, tempat asal Zhao Lang tumbuh menjadi besar bersama dengan ibu angkatnya.
Saat Zhao Lang melihat Kota Yuan, Zhao Lang langsung teringat kembali tentang masa lalunya.
“Lang'er, ayo.” Ucap Lion sebelum menjadi kecil dan naik ke atas kepalanya Zhao Lang.
Dengan berat hati Zhao Lang mengangguk pelan sebelum berjalan memasuki Kota Yuan.
“Bibi Yi, semoga kamu baik-baik saja.” Pikir Zhao Lang. Setelah itu, Zhao Lang meminta Lion untuk pergi ke gereja yang di tinggalinya dulu. Lion mengangguk pelan sebelum di bawa pergi oleh Zhao Lang ke gereja yang dulu di tinggali Zhao Lang.
Pada saat Zhao Lang sudah berada tidak jauh lagi dari gereja tersebut, Zhao Lang melihat orang yang tidak asing baginya sedang berselisih dengan beberapa orang yang berada di depan gereja tersebut.
“Bibi!” Pikir Zhao Lang.
“Hei! Cepat menikah dengan tuan muda Dong! Ini adalah ganti rugi karena gereja kalian tidak bisa membayar hutang kalian! Dan tuan muda Dong ingin wanita ini!” Ucap salah satu pengawal.
“Hei! Cepat pergi! Apa kau mau kita semua di tindas terus menerus?!” Ucap kepala gereja kepada Rei Yi.
Rei Yi ini berusia sekitar 34 tahun tapi, dirinya begitu cantik layaknya seorang gadis berusia 20 tahun.
“Tidak... Aku mohon...” Ucap Rei Yi sambil meneteskan air mata.
“Beren*sek kau!” Pada saat pengawal keluarga Dong ingin menampar Rei Yi, tiba-tiba ada seseorang yang muncul di belakang mereka.
“Bukankah bermain kasar itu dengan wanita adalah suatu hal yang menjijikkan?” Tidak lain dia adalah Zhao Lang. Rei Yi dan kepala gereja dan semua yang berada di sana melihat ke arah Zhao Lang.
Mereka tidak mengenali Zhao Lang karena wajah Zhao Lang sudah lebih tampan dari yang biasanya mereka lihat. Lion juga yang mengecil di atas kepala Zhao Lang sangat marah karena melihat bibinya Zhao Lang diperbuat seperti itu.
“Siapa kau?!”Ucap pengawal tersebut. Tuan muda Dong Si yang berada di dalam kereta kuda melihat ke arah Zhao Lang.
“Zhao Lang, selamat kau sudah mencari masalah denganku.”Zhao Lang memasang senyuman cerah ke arah pengawal tersebut.
__ADS_1