
“Apa?! Pulau Monster Samudra?!” Ucap para naga secara besamaan.
“Hanya si naga air yang aku tau.” Ucap Za Long.
“Sepertinya kita harus melanjutkan perjalanan kita menuju ke hutan elf terlebih dahulu.” Ucap Zi Long sebelum meminta Zhao Lang untuk segera keluar dari makam itu.
Zhao Lang mengangguk pelan sebelum pergi keluar dari makam itu. Pada saat Zhao Lang sudah berada dipintu menuju ke Gua, tiba-tiba Zhao Lang melihat serigala yang tadi.
“Efek dari dewa racun memanglah lemah.” Gumam pelan Zhao Lang. Sementara Zu Long yang mendengarnya mulai marah dan mengamuk kembali di ruang jiwa.
“Sialan anak idiot ini.” Zu Long berdecak kesal dengan Zhao Lang. Dia akhirnya memutuskan untuk diam dan tidak mendengar ejekan Zhao Lang.
“Eh, kenapa ada Xi Long disini?” Tanya Za Long.
“Aku juga tidak menyangka bahwa spirit bocah ini adalah Xi Long.” Ucap Zi Long sebelum beralih kepada Zhao Lang kembali.
“Pfft...! Hei Zu Long, apa racunmu itu adalah arak? Lihatlah dia sepertinya sangat pusing.” Ucap Zhao Lang sambil menatap serigala itu yang hampir sama seperti orang linglung.
Zu Long tidak mau mendengarnya, dia memutuskan untuk tidur dan tidak berbicara kembali dengan Zhao Lang. Pada saat itu, Zhao Lang diminta oleh Zi Long untuk menyerang serigala itu dengan api.
Zhao Lang mengangguk pelan sebelum menyerang serigala itu.
“Tapak Bumi - Naga Api!”
Tanpa serigala itu sadari, dia telah terbakar hangus oleh api hitamnya Zhao Lang. Dan pada akhirnya, serigala itu langsung terjatuh. Pada saat itu juga, Zhao Lang langsung mengambil kristal yang berada didalam tubuh serigala itu yang berada di tingkat keempat, yang merupakan Batu Kristal Petir.
“Aku harus cepat pergi dari sini, takutnya Lion berada didalam bahaya.” Ucap Zhao Lang sebelum berlari keluar dari Gua tersebut.
Zhao Lang dengan kecepatan yang seadanya, dia lari untuk keluar dari lembah petir untuk menemui Lion. Pada saat Zhao Lang sudah berada di perbatasan antar Hutan dan Lembah Petir, dia melihat Lion sudah terkapar di tanah dengan penuh darah.
__ADS_1
“Lion!” Seketika itu, Zhao Lang langsung mencoba untuk keluar dari perbatasan iti dengan sekuat tenaganya. Pada saat Zhao Lang sudah berada diluar, Zhao Lang langsung menyampari Lion yang sedang terkapar ditanah dengan penuh darah.
“Lion! Jangan mati! Siapa yang berani melakukan ini!” Ucap Zhao Lang dengan lantang.
“Hei, aku hanya bercanda, lihat betapa lebaynya dirimu ini. Cepat ruba sikapmu yang lebay tidak ada duanya.”Ucap Lion yang tiba-tiba bangun. Sebenarnya, itu adalah darah monster kera yang Lion bunuh.
Lion mendapatkan ide untuk mengetes Zhao Lang. Dan dia pun melakukan hal itu.
“Lebay? Kau terlalu kepedean, aku juga hanya bersandiwara tadi. Saat pertama kali aku melihatmu, aku merasakan tubuhmu sangat normal.” Ucao Zhao Lang.
Seperti itulah sikap Za Long Sang Dewa Naga Petir itu. Sangat berbuka dua, bakhan Lion sampai tertipu. Lion langsung membuka matanya lebar-lebar karena terkejut mendengar kalau Zhao Lang bisa merasakan tubuhnya yang normal.
“Yah sudah lupakan itu... Ayo aku sudah sangat lapar Lang'er.” Ucap Lion sebelum menjadi kecil kembali dan masuk kedalam pakaiannya Zhao Lang setelah membersihkan tubuhnya yang penuh darah.
Zhao Lang yang terluka sedikit akibat pertarungan tadi membuatnya sangat lelah. Dia menyuruh Lion untuk menjadi besar dan di tungganginya.
“Dasar pemalas.” Ucap Lion sebelum menjadi besar dan menaikinya kepunggungnya.
Setelah hari sudah mulai gelap, Lion membangunkan Zhao Lang untuk pergi segera pergi karena tempat yang mereka singgahi kalau malam sangatlah berbahaya.
“Akhirnya tenagaku pulih sepenuhnya. Tapi lukaku masih sedikit sakit.” Ucap Zhao Lang sebelum memasukan Lion kedalam pakaiannya yang sedikit robek.
Zhao Lang memutuskan untuk pergi mencari desa untuk ditinggali sejenak. Pada saat itu, Zhao Lang langsung melesat dengan cepat walaupun masih ada bekas luka padanya akibat pertarungan tadi.
Setelah beberapa saat kemudian, Zhao Lang akhirnya menemukan sebuah desa yang bernama Desa Petir. Banyak cerita tentang desa itu yang dikatakan bahwa, desa itu sangat penuh dengan pencuri dan pembunuh.
Zhao Lang pun akhirnya masuk kedalam desa itu, pada saat Zhao Lang sudah masuk kedalam desa itu, ada seorang priaparuh baya yang menyamparinya.
“Tuan muda, apakah kau orang baru disini?” Tanya seorang pria paruh baya tersebut.
__ADS_1
“Benar tuan, aku sedang mencari penginapan. Apa tuan tau tempat penginapan disini?” Tanya Zhao Lang.
“Ah, kebetulan sekali, aku punya sebuah penginapan disini. Ayo, aku akan membawa tuanmuda ke penginapanku.”Ucap pria paruh baya itu diikuti senyuman jahat.
Zhao Lang yang mempunyai sifat Za Long yang merupakan bermuka dua atau penuh tipu muslihat kini mulai beraksi karena menyadari niat pria paruh baya tersebut.
Zhao Lang mengangguk pelan sebelum mengikuti langkah pria paruh baya itu. Pada saat Zhao Lang mengikuti langkah pria paruh baya itu, Zhao Lang membuat tubuhnya secepat petir dan mengganti tubuh aslinya dengan petir bayangan.
Dan juga pada saat itu, Zhao Lang mengawasinya dari jarak yang tidak terlalu jauh tapi, Zhao Lang membuat hawa keberadaannya tidak terasakan.
Setelah itu, Zhao Lang menyuruh Lion untuk pergi menghadang pria paruh baya itu tapi memakai jujud yang seperti singa kecil. Lion mengangguk pelan sebelum dengan cepat pergi kedepan pria paruh baya tersebut.
“Ah, anak singa yang lucu.” Pada saat itu, pria paruh baya itu langsung memberi sinyal kepada kakaknya yang sedang mengawasi mereka dari kejauhan. Seketika itu, kakaknya pria paruh baya itu tiba-tiba datang dan langsung menangkap Lion karena jalan sudah sangat sepi.
Saat Lion ditangkap, Lion berpura-pura pingsan. ‘Singa ini akan sangat mahal jika dijual.’Pikir kakak dari pria paruh baya itu.
“Paman, sepertinya kalian mau merampok aku ya?” Ucap bayangan petir Zhao Lang dengan wajah polos.
“Hahah, benar, aku memang akan merampokmu! Cepat serahkan semua hartamu terlebihnya pedang itu.” Ucap pria paruh baya itu.
“Ini paman, aku sangat ingin membuang pedang ini, tapi kalian kelihatannya sangat menginginkannya jadi aku akan menyerahkan semua pada paman.” Ucap bayangan Zhao Lang kembali dengan polos.
Pada saat Zhao Lang memberikan pedang petir itu, pria paruh baya itu langsung tersetrum dengan kuat. Pria paruh baya itu langsung mati seketika karena, dirinya hanyala pendekar kelas I.
Sementara kakaknya yang memegang Lion itu berada di tingkat pendekar kelas II. Pada saat masih terkejutnya kakaknya itu, tiba-tiba Lion berubah menjadi singa yang gagah berani dan langsung menerkam pria itu sampai dia mati.
Seketika itu bayangan Zhao Lang mulai hilang, dan Zhao Lang langsung memanggil Lion untuk pergi mencari penginapan lagi.
Pada saat Zhao Lang di perjalanan untuk mencari penginapan, dia melihat sekelompok yang dia kenal.
__ADS_1
“Kelompok Badai kabut?!”