Legenda Dewa Kematian

Legenda Dewa Kematian
Inti Dewa


__ADS_3

“Kalian di paksa untuk melakukan semua ini bukan?”Ucap Zhao Lang sambil mendatangi salah satu pendekar perampok itu.


Semua orang yang melihat aksi Zhao Lang mengerutkan dahi mereka. Mereka sangatkah bingung dengan apa yang Zhao Lang lakukan.


“Pendekar, mereka adalah peramp-” Ucapan jenderal terhenti seketika karena melihat tatapan Zhao Lang yang begitu mengerikan yang sedang menatapnya.


“Paman, kau ini adalah suami dari bibi pemilik penginapan yang berada di desa hujan bukan? Aku adalah Zhao Lang yang pernah menyelamatkan desa hujan dari Badai Kabut.” Ucap Zhao Lang sambil membantu pendekar itu berdiri.


“Ap-apa?!” Ucap semua orang dengan kaget.


“Lion, bunuh pemimpin kelompok ini.” Ucap Zhao Lang sambil menatap pemimpin kelompok tersebut. Lion mengangguk pelan sebelum menerkam pemimpin perampok itu dan mencabiknya.


“Paman, dia merupakan anggota Badai Kabut bukan? Dialah yang memaksamu untuk menjadi bagian dari mereka, benarkan.” Ucap Zhao Lang sambil menatap sinis pemimpin kelompok tersebut.


“Ka-kau?! Zhao Lang?!”


“Benar paman.” Ucap Zhao Lang sambil tersenyum cerah.


“Pendekar Zhao, tolong selamatkan istriku... Beberapa waktu yang lalu, saat berita Pendekar Zhao yang membunuh ketiga komandan badai kabut, mereka tiba-tiba datang ke desa hujan dan membunuh hampir semua orang yang berada disana.” Pada saat itu, Pria paruh baya itu mulai menceritakan tentang kejadian beberapa hari yang lalu.


Pada beberapa minggu setelah Zhao Lang membunuh ketiga komandan bersaudara yang berada dikelompok badai kabut, para pasukan badai kabut tiba-tiba menyerang desa hujan dan membantai setengah dari mereka.


Para lelaki dilatih untuk jadi pendekar dan mengabdikan dirinya untuk badai kabut. Dan sementara orang tua dibunuh dengan teragis, anak-anak dan para wanita, ditahan di penjara di markas kecil badai kabut di Kota Awan.


Zhao Lang yang mendengar hal itu mulai geram dengan kelakuan badai kabut yang tidak pandang bulu saat membunuh.


“Nenek... Bagaimana dengan nenek yang membantuku menemukan penginapan dulu? Apa dia baik-baik saja?” Ucap Zhao Lang dengan penuh ketakutan sambil memegang kedua pundak pria paruh baya itu.


“Nenek Ciyo... Dia, dia sudah... Di-dibunuh.” Ucap pria paruh baya itu dengan suara kecil.


Seketika itu, Zhao Lang seakan tersambar petir. Mata Zhao Lang seakan meneteskan air mata, dia langsung menjadi lemas lesu. Pada saat itu, Zhao Lang langsung tertekuk lutut sambil memegang mulutnya. Zhao Lang mengingat kembali tentang kejadian masa lalu pada saat nenek itu membantunya dengan baik.


“Aku... Aku bahkan belum bertemu dengannya lagi.”


“Lion, bunuh semua orang dari anggota badai kabut yang berada di sini. Dan lainnya yang bukan anggota mereka, biarkan mereka hidup”Ucap Zhao Lang dengan lemas lesu sebelum pingsan karena kelelahan. Lion langsung menangkapnya.


“Sini, biar aku bantu.” Ucap Liu Ging dan mengangkat Zhao Lang untuk pergi ke dalam kereta kuda.


Seketika itu juga, pada saat Zhao Lang sudah di bawah oleh Liu Ging kedalam kereta kuda, Lion langsung membunuh beberapa anggota badai kabut yang tersisa. Sementara yang bukan anggota mereka dibiarkan hidup dan mereka memutuskan untuk mengikuti pria paruh baya itu. Dia bernama TongTong.


Setelah beberapa saat kemudian, hari sudah semakin gelap, tapi pada saat Zhao Lang pingsan, mereka masih melanjutkan perjalanan karena tidak mau terlambat karena ada suatu urusan.


Pada saat kemudian, Zhao Lang akhirnya bangun. Dia menemukan dirinya telah terbaring di dalam kereta kuda itu dengan segerombolan pendekar yang mengikuti mereka dari belakang.


“Ah, apa aku pingsan?” Tanya Zhao Lang.


“Ya, kamu pingsan saat beberapa saat yang lalu.” Ucap Liu Ging dengan sikap yang sangat berbeda dengan sebelumnya.

__ADS_1


Pada saat Zhao Lang pingsan, TongTong menceritakan bahwa, Zhao Lang merupakan pendekar yang hebat dan kuat. Tong Tong juga menceritakan bahwa Zhao Lang berhasil membunuh para jenderal bersaudara di badai kabut.


Pada waktu itu, Liu Ging langsung memutuskan untuk tidak mencari masalah lagi dengan Zhao Lang kalau tidak, dia sudah memikirkan tentang resikonya sendiri.


“Sekarang kita ada dimana?” Tanya Zhao Lang.


“Ki-kita sudah berada di sebuah desa tidak berpenghuni.” Ucap jenderal dengan gugup dari luar jendela kereta.


Kemudian itu, Zhao Lang langsung mengeluarkan kepalanya di jendela kereta dan melihat disekeliling mereka. Pada saat Zhao Lang melihat desa sekitar, dia dapat melihat kalau desa itu sangat sunyi. Bahkan hewan pun tidak ada disana.


“Ap-apaan desa ini?!” Ucap Zhao Lang dengan kaget.


“Dulu, kebanyakan orang disini, disini terjadi pembunuhan. Jadi, para penduduk disini meninggalkan tempat ini untuk menyelamatkan diri mereka dari pembunuhan.” Ucap jenderal sebelum mereka melewati desa tidak berpenghuni.


‘Sangat mengerikan, aku bisa merasakan ruh-ruh dari orang yang telah mati di sana memanggilku.’ Pikir Zhao Lang.


“Bocah kau merasakannya?” Tanya Zu Long.


“Ya, ini benar-benar mengerikan.” Ucap Zhao Lang yang berada di ruang jiwa.


“Pada awalnya, dewa kematian bisa merasakan dengan hawa negatif dari ruh manusia. Dan kau ini sebagai dewa kematian, kau akan ditugaskan untuk melenyapkan ruh yang jahat, dan membebaskan ruh yang baik.” Ucap Za Long.


“Tugas ini benar-bebar berat, walaupun terdengar sangat mudah, tapi sepertinya tidak semudah itu.” Ucap Zhao Lang yang berada di ruang jiwa.


“Lang'er, pada saat kau sudah kuat. Kau akan di tugaskan untuk pergi keneraka. Itu adalah masalah termudahmu pada saat kau sudah memiliki kekuatan yang besar. Dan lagi, ini adalah masalah tersulit bagimu untuk pergi ke Inti Dewa.” Za Long menjelaskan tentang inti dewa.


Za Long mengatakan bahwa, di inti dewa berada berbagai macam dewa inti yang sangat kuat.


---


Rendah.


- Dewa Awal.


- Dewa Menengah.


- Dewa Tinggi.


Tingkat Dewa Inti Tinggi.


- Dewa Penguasa Bumi.


- Dewa Penguasa Laut.


-Dewa Penguasa Langit.


---

__ADS_1


***


Hai teman-teman,Terimakasih banyak buat yang udah vote diatas 100 poin. Semoga bertambah berkahnya karena sering berbagi.


Para Orang Yang Vote:


1.Heri Heri


2.Mei Linda


3.Banyu Biru


4.Yamas Ainur Ro'uf


5.Koko Senferu


6.Hendra Helmi


7.NADIA123


8.√¥[PxNerZ]¥√


9.Ridwan Aproid



..


11.mutiara rahmadani5523


12.ismaeni


13.♊R♊


14.Sakura_88


15.Dessy kristiawan


16.Risky Duwi


17.Mohammad Gilang romadon


18.Riffay Gigalang


19.Apriana Mahardika


__ADS_1


Terimakasih bagi semua yang sudah mendukung LDK sampai sejauh ini. Dan juga dimohonkan untuk Like, Komen dan Share ke novel-novel dan Grup-grup cht untuk LDK.


Sekali lagi Terimakasih banyak🙏😇


__ADS_2