Legenda Dewa Kematian

Legenda Dewa Kematian
Pulau Monster IV


__ADS_3

Zhao Lang yang tidak sempat mengelak kini mendapatkan luka cakar. Monster yang menyerang mereka merupakan serigala merah.


“Agh! Sakittt!” Ucap Zhao Lang sambil memegang tangannya yang terluka.


“Hahah! Rasakan itu bocah tengik!” Zu Long malah merasa senang setelah melihat Zhao Lang di serang.


“To-Tolong!” Zhao Lang lari sekencang-kencangnya kembali ke arah jalan yang dimasukinya. Serigala merah itu sangat cepat, dia mengejar Zhao Lang.


“Kau kalah sekarang.” Tiba-tiba Zhao Lang berhenti dan menoleh ke arah Serigala merah itu. Zhao Lang mencabut pedangnya dan berseru dengan lantang.


“Api Neraka - Pembelah Samudra!”


Zhao Lang sudah bisa menggunakan jurus pedang yang Hu Xin ajarkan, walaupun tidak sekuat yang di gunakan Hu Xin, setidaknya itu bisa membunuh serigala merah yang setara dengan pendekar mahir tahap atas.


Serigala merah itu tidak sempat mengelak dari serangan tersebut. Serigala merah itu pun terbelah menjadi dua bagian setelah mendapatkan serangan tersebut.


“Huhhh... Akhirnya selesa-”


“Auuuu! Auuuu” Belum sempat Zhao Lang menyelesaikan perkataannya, dia mendengar ada suara serigala yang melolong. Terdengar ada banyak serigala merah yang mulai berdatangan kepada Zhao Lang.


“A-Apa!” Zhao Lang sangat terkejut setelah melihat ada segerombolan serigala yang ada didepannya.


“Hmph! Apa kalian pikir aku takut pada kalian?! Mimpi saja!”


“Jurus Rahasia! Lari sekencang angin!” .


Zhao Lamg tiba-tiba lari ke belakang dengan cepat bahkan mayat serigala yang dibunuhnya tidak sempat diambilnya. Para serigala itu mulai mengejar Zhao Lang. Namun, saat mereka sudah dekat dengan Zhao Lang, tiba-tiba datanglah seekor beruang yang tadinya sedang mencium darah dari kejauhan.


Serigala dan beruang itu pun akhirnya bertarung habis-habisan. Sementara Zhao Lang masih terus lari walaupun sudah tidak di kejar lagi.


Saat Zhao Lang sudah di luar hutan, tiba-tiba Zi Long membisikkan sesuatu kepadanya.


“Lang'er, pulang dan berlatihlah kitab naga es. Sudah tidak akan lama lagi, ku akan keluar dari pulau ini. Dan lagi aku harap persediaan makanan yang kau dapatkan di laut aku rasa itu lebih dari cukup.”


“Apa?! Aku sudah tidak akan lama lagi keluar dari tempat ini?! Yay!” Zhao Lang melompat setinggi-tingginya dan mulai melangkah pulang.

__ADS_1


Setelah Zhao Lang sampai di rumahnya, dia bisa melihat bahwa Lion juga sedang berlatih, bukan seperti apa yang Zhao Lang pikirkan. Lion berlatih dengan satu kitab yang tertulis di depannya kitab singa bulan.


“Tapak Suci - Naga Air!”


Tiba-tiba Zhao Lang menyerang Lion yang sedang berlatih, namun Zhao Lang tidak memperkuat serangannya tersebut, serangan yang dia lakukan itu hanyalah sebuah serangan biasa jika Zhao Lang tidak memikirkan untuk menguatkannya.


Lion menerima tapak itu dengan auman yang kencang sehingga Zhao Lang terpental beberapa langkah ke belakang.


“Kenapa kau mengintipku?!” Tanya Lion.


“Hahah, lihat kau sekarang sudah bertambah besar. Aku bahkan tidak menyadarinya.” Ucap Zhao Lang. Waktu Zhao Lang dan Lion bertemu, Lion masih bisa dibilang masih kecil dan sekarang Lion seakan seperti sudah menjadi singa remaja yang kekar.


“Aku melakukan ini hanya untuk melihat wajah terkejutmu saat melihat kalau aku bisa bertarung.” Wajah Lion memerah setelah berkata seperti itu. Lion sebenarnya sangat ingin membalas kebaikannya Zhao Lang karena telah menyelamatkan dirinya. Selama perjalanan mereka, Lion selalu memperhatikan Zhao Lang dengan teliti.


Lion bisa melihat bahwa Zhao Lang adalah sesosok pemuda yang baik, ramah dan penyayang. Menurut Lion, Zhao Lang adalah sesosok pemuda yang pantang menyerah dan tidak mau mengecewakan orang-orang terdekatnya.


“Hahah, tidak perlu begitu bodoh. Oh ya, aku akan berlatih sebentar.” Ucap Zhao Lang sebelum pergi ke halaman yang berada disana.


“Lang'er, bersikaplah dengan dingin dan mulai berlatihlah.” Ucap Zi Long.


“Tapak Dewa - Naga Es.”


Beberapa saat kemudian. Zhao Lang terus mencoba dan mencobanya untuk menguasai tapak dewa es.


“Hosh...! Hosh...!”


“Tapak De-Dewa - Naga E-Es!”


Suara Zhao Lang mulai melemah tapi dia terus melanjutkannya. Dia tidak ingin dirinya menjadi beban saat bertarung bersama Hu Xin nanti karena itulah dia bertekad untuk menjadi kuat secepatnya.


Hari sudah semakin gelap, dan pada akhirnya Zhao Lang hanya bisa menguasai jurus tapak dewa es namun tidak sempurna. Tapaknya masih sangat lemah, dirinya tidak akan mampu melawan lawan yang lebih kuat dengannya.


“Lang'er, beristirahatlah dan besok kita akan melanjutkannya lagi.” Ucap Zi Long.


Zhao Lang mengangguk pelan dan segera mengembalikan sifatnya yang dulu sebelum pergi kekamarnya untuk beristirahat.

__ADS_1


***


Keesokan harinya.


Disisi lain.


“Yun'er, jangan bermalas-malasan. Kau harus menjadi kuat agar tidak menjadi beban untuk Lang'er kedepannya.” Ucap Xue Xia.


“Ba-Baik ibu!” Xue Yun'zi terus berlatih dan berlatih untuk membalaskan dendam sektenya dan juga tidak ingin membebankan Zhao Lang.


“Lang'er, semoga kamu dalam setahun ini bisa bertambah kuat!” Gumam Xue Yun'zi sambil melihat ke arah gelang es yang Zhao Lang berikan padanya.


“Ibu, apa Ketua Hu sudah memulai perjalanannya?” Tanya Xue Yun'zi.


“Ya. Dia sudah pergi tadi pagi.” Sebenarnya Xue Xia menukai Hu Xin tapi, dia mengingat bahwa dia hanyalah janda anak satu. Sementara Hu Xin adalah pria yang hebat dan masih perjaka. Tapi, sebenarnya juga Hu Xin menyukai Xue Xia, walaupun dengan status Xue Xia seperti itu, namun Hu Xin tidak terlalu memikirkannya.


“Yun'er, lihatlah ini.” Ucap Xue Xia sebelum mengeluarkan sebuah jurus.


“Tarian Tombak - Lotus Es!”


Sebuah es lotus yang besar tiba-tiba muncul di tombaknya Xue Xia dan menghancurkan sebuah batu besar.


“Yun'er, cobalah.” Xue Xia seakan mau mengajarkan semua jurus-jurus terkuatnya dan mewarisi kepada Xue Yun'zi. Xue Yun'zi mengangguk pelan sebelum mencobanya.


“Tarian Tombak - Lotus Es!”


***


Hai para pembaca... Sambil nunggu Legenda Dewa Kematian di update. Saya mau nyaranin buat baca novel.


“ Legenda Dewa Phoenix ”


Dan juga diminta untuk Like, Komen & Share ya... Di vote yang banyak ya, Biar aku makin semangat nulisnya...😊


***Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2