Legenda Dewa Kematian

Legenda Dewa Kematian
Pulau Monster II


__ADS_3

Keesokan harinya.


“Bocah, sekarang kau harus membunuh ikan di laut.” Ucap Zu Long.


“Baiklah, jangan membohongi aku lagi!” Zhao Lang masih teringat tentang kejadian kemarin. Zhao Lang pun akhirnya pergi ke pinggiran pulau dan membuat sebuah papan kecil untuk di naikinya di air.


Setelah Zhao Lang selesai membuatnya, Zhao Lang pergi ke laut tapi, tidak terlalu jauh dari darat.


“Bocah, keluarkanlah darahmu sedikit lalu masukan ke dalam air.” Zu Long menjelaskan bahwa, jika Zhao Lang memberikan darahnya ke air maka ikan-ikan monster yang akan keluar hanyalah ikan monster yang kecil.


Zhao Lang langsung bersemangat, dia pun akhirnya mengikuti apa yang di perintahkan Zu Long. Setelah Zhao Lang melakukan apa yang Zu Long katakan, Zu Long tiba-tiba tertawa kecil di dalam pedang itu.


“Bocah ini sunggu bodoh.” Pikir Zu Long. Setelah Zhao Lang mencelupkan tangannya ke dalam air, disana tidak terjadi apa-apa.


“Bocah, bukalah bajumu dan menyelamlah kedalam.” Zu Long yakin dengan kemampuan Zhao Lang yang sekarang, dia akan membunuh semua makhluk hidup yang berada di air dalam sekejap. Itu karena Zhao Lang telah memiliki kitab naga es.


Walaupun Zu Long menipu Zhao Lang, tapi Zu Long yakin dengan adanya tantangan yang berat seperti ini. Ini akan membuat kekuatan Zhao Lang meningkat dengan cepat.


“Baiklah, aku rasa dibawa sini cukup aman.” Zhao Lang langsung melompat kedalam air tersebut. Beberapa saat kemudian Zhao Lang menyelam ke dalam, dia melihat ada airnya mulai menjadi hitam.


“Tapak Suci - Naga Air!” Naga air itu membuat pusaraan yang cukup besar dan membuat air yang berada disana mulai jernih kembali. Zhao Lang juga membuat tenaga dalamnya melindungi mulutnya untuk berbicara. Setelah Zhao Lang mengeluarkan Naga air, tiba-tiba dia melihat Hiu, Kraken, dan ular air yang sangat besar yang sedang melihat ke arahnya.


“Benar, sungguh benar dugaanku.” Zhao Lang sudah menduga bahwa Zu Long akan memperlakukannya sama seperti kemarin.


Pada saat itu, Zhao Lang langsung menyerang kraken yang berada di depannya, sementara yang lain mulai menyerang Zhao Lang.


“Aku sudah susah-susah menyelam sejauh ini mana mungkin aku kembali dengan tangan kosong!” Ucap Zhao Lang sebelum dia berseru dengan lantang.


“Tapak Suci - Naga Air!”


Zhao Lang kembali menggunakan tapak sucinya. Naga air itu langsung menggigit kraken yang berada di depanya dan membuat kraken itu terluka namun, kraken itu tidak mati, dia hanya terluka parah. Sementara energi Zhao Lang telah terkuras banyak.

__ADS_1


“Sial! Aku harus mendapatkan salah satu dari mereka!” Zhao Lang berdecak kesal. Dia mengambil pedang naga hitamnya dan ingin menggunakan jurua pedang yang di ajarkan Hu Xin padanya. Namun, Zu Long melarangnya karena jurus itu terlalu memakan banyak tenaga, Zu Long menyarankan untuk menggunakan jurus dari kitab naga es.


“Matilah!”


“Tapak Dewa! - Naga Es!”


Seketika itu air di sekitar Zhao Lang membeku, para monster juga membeku dan naga es Zhao Lang berhasil membunuh mereka.


“Agh! Sudah aku duga, ilmu dari kitab Naga es memang mengerikan! Jika aku bisa menggunakannya dengan sesuka hatiku pasti aku akan menjadi pendekar hebat!” Zhao Lang berdecak kagum dengan kitab naga es. Sementara itu, Zhao Lang seakan mau pingsan. Namun, Zu Long langsung meneriakinya agar Zhao Lang tidak pingsan.


“Cepat masukan mereka ke dalam kalung bumi.” Ucap Zu Long. Zhao Lang langsung memasukannya kedalam kalung bumi dan langsung pergi dari sana.


Saat Zhao Lang keluar dari laut, Zhao Lang langsung terbaring lemas di pinggiran pulau.


“Aku sangat lelah! Aku ingin beristirahat sebentar!” Zhao Lang seakan mau mati setelah kehilangan banyak energinya.


“Pulang dan beristirahatlah, saat malam nanti kau harus berlatih kitab naga es kembali, walaupun itu sudah berada di kepalamu.” Ucap Zu Long. Setelah Zu Long berkata seperti itu, Zhao Lang akhirnya pulang dan ingin beristirahat sebentar.


Saat Zhao Lang pulang, dia menemukan Lion yang sedang tertidur di depan rumah. Zhao Lang tidak ingin menggangu Lion, dia pun hanya memasak beberapa ikan monster untuk dimakan. Saat makanannya sudah selesai, Lion seakan melayang di atas udara sambil menutup matanya.


“Wah! Ini makanan baru!” Lion langsung memakan makanan yang sudah di siapkan Zhao Lang tanpa menyadari bahwa Zhao Lang sudah tiba.


Berselang beberapa menit Zhao Lang dan Lion makan, Lion baru menyadari bahwa Zhao Lang sudah didepannya dan sedang makan bersamanya.


“Eh... Tuan, kamu sudah kembali?” Tanya Lion. Sementara Zhao Lang tidak berkata apa-apa dan hanya memandang Lion dengan senyuman mengerikannya.


Setelah Zhao Lang makan, dia langsung tidur untuk beristirahat sebentar dan menunggu malam tiba.


Beberapa jam kemudian. Malam pun akhirnya tiba, Zhao Lang yang sangat bersemangat untuk melatih kitab naga es langsung bangun dari tidurnya.


“Bocah, jika kau ingin menguasai kitab ini dengan sempurna, kau harus bersikap tenang dan harus fokus.” Ucap Zu Long.

__ADS_1


Zhao Lang menarik nafasnya panjang-panjang dan menghembuskannya kembali. Dia menjadi tenang, bahkan Lion tidak merasakan aura Zhao Lang yang sedang berdiri di depannya.


“Sangat cepat pemahamannya, tapi... Bocah ini terlalu bodoh dan polos.” Pikir Zu Long.


“Bocah, ambil pedang naga hitam ini dan bermainlah gerakan pedang yang seperti yang tertulis didalam kitab.” Zu Long ingin melihat dengan jelas apakah Zhao Lang sudah bisa menguasainya dengan sepenuhnya atau tidak.


Seketika itu, Zhao Lang menutup matanya dan memainkan teknik pedang es yang berada di kitab naga es tersebut.


“Dia sudah mencapai tingkat pemahaman dalam ilmu pedang es.” Zu Long berdecak kagum dengan Zhao Lang.


Sementara itu, Zhao Lang memainkan pedangnya dengan indah. Namun, Zu Long melihat masih ada sedikit kesalahan dalam pemahaman pedangnya.


“Bocah, harusnya kau memegang pedang seperti ini. Dan... ” Zu Long menjelaskan kepada Zhao Lang.


Zhao Lang mengangguk pelan sebelum memulai ilmu pedangnya. Namun, Zu Long masih melihat bahwa cara pegang pedang Zhao Lang belum cukup benar.


Zu Long selalu menjelaskan untuk bersikap tenang dan jika berhadapan dengan musuh, harus sedikit bersikap dingin. Agar, mereka bisa melihat sangat yakin dengan kekuatannya.


Satu persatu Zu Long mengajarkan Zhao Lang cara-cara dasar untuk menggunakan pedang. Sebenarnya, Hu Xin sudah mengajarkan Zhao Lang tentang teknik berpedang. Namun, teknik Pedang Es sedikit berbeda dengan teknik pedang yang Hu Xin ajarkan padanya.


Setelah beberapa lama berlatih, hari sudah semakin gelap. Dan pada Akhirnya, Zhao Lang mulai mengerti dengan tepat apa yang Zu Long ajarkan.


“Aku rasa aku sudah cukuo mengerti.” Ucap Zhao Lang. Tapi, Zu Long menyuruhnya untuk langsung tidur dan beristirahat dan latihan akan di lanjutkan besok malam.


Zhao Lang mengangguk pelan sebelum masuk ke rumah dan langsung tidur.


***


para pembaca... Sambil nunggu Legenda Dewa Kematian di update. Saya mau nyaranin buat baca novel.


“ Legenda Dewa Phoenix ”

__ADS_1


Dan juga diminta untuk Like, Komen & Share ya... Di vote yang banyak ya, Biar aku makin semangat nulisnya...😊


***Terimakasih


__ADS_2