
Tingkat Spirit.
Tingkat Rendah.
- Spirit Tanah.
- Spirit Angin.
Tingkat Menengah.
- Tingkat Awan.
- Tingkat Alam.
Tingkat Atas.
- Tingkat Bumi.
- Tingkat Langit.
Tingkat Surgawi.
- Tingkat Suci
- Tingkat Dewa
---
Semua orang yang melihat Gong Pan yang mendapatkan spirit bumi berdecak kagum. Bahkan Zhao Lang tidak bisa berkata apa-apa.
“Selanjutnya Wang Han.”
Pada saat itu, Wang Han langsung masuk ke arena dan meletakkan tangannya ke Batu Pembangkit Spirit.
Pada saat itu, Tiba-tiba muncullah seekor kalajengking hitam yang ganas. Dia berada di tingkat Spirit Alam.
Walaupun hanya spirit alam, tapi. Itu sangat lumayan untuk seorang murid yang masih muda.
“Selanjutnya, Ji Kang.”
Ji Kang langsung naik ke arena dan menyentuh Batu Pembangkit Spirit. Tiba-tiba, muncullah seekor harimau merah yang besar dan ganas.
“Wah! Tingkat Bumi lagi!”
“Hahah! Itulah muridku!” Ping Gu berdecak kagum dengan muridnya dan tertawa dengan lantang.
“Sepertinya Universitas Z telah terlahir banyak pendekar hebat ya.” Ucap Chang Hong.
“Selanjutnya, Yun Lang.”
Zhao Lang langsung masuk ke arena, pada saat Zhao Lang meletakkan tangannya ke Batu Pembangkit Spirit. Seketika itu, sebuah cahaya hitam tiba-tiba muncul dan langsung membelah langit.
Semua orang langsung terkejut melihat hal tersebut.
__ADS_1
“Ini... Spirit Tingkat Dewa!” Seru Chang Hong dengan lantang sampai-sampai semua orang mendengarnya.
Semua orang yang mendengarnya tersedak nafas mereka sendiri. Sementara itu, keluarlah Seekor Phoenix berwarna putih dan memiliki berbagai warna api di tubuhnya.
“Spirit Dewa!”
Phoenix itu langsung masuo kedalam tubuh Zhao Lang dan menyisakan bekas di punggungnya. Di punggung Zhao Lang terdapat gambar phoenix yang indah, sampai-sampai Zhao Lang berteriak kesakitan.
“Agh....!” Zhao Lang berteriak dengan keras. Chang Hong langsung memukul pundaknya Zhao Lang dan membuat Zhao Lang pingsan.
“Hari ini, ujian murid elit ditunda untuk sementara waktu.” Ucap Chang Hong sebelum membawa Zhao Lang ke kamarnya. Ping Gu, Ji Kang dan Gong Pan beserta Wang Han mengikuti ke arah yang Chang Hong membawa Zhao Lang pergi.
“Sepertinya kejadian ini hanya perlu diketahui oleh Ketua dan tetua Ping Gu dan teman-temannya.” Ucap seorang pria sebelum membuat cahaya yang sangat terang layaknya matahari.
Disaat mereka semua yang melihat cahaya itu, mereka langsung pingsan dan hilang ingatan untuk beberapa saat yang lalu.
“Lang'er, kau tidak apa-apa?!”
“Cepat panggilkan raja obat untuk menyembuhkan luka bakar yang berada di tubuh cucuku!” Ucap Chang Hong dengan lantang.
“Hei, bocah. Kau terlaku berlebihan. Bocah ini akan sembuh sebentar lagi.” Ucap Zi Long.
‘Ah... Kau naga yang berada didalam tubuh pangeran ya... Baiklah jika begitu.’
“Tidak, biarkan saja seperti ini. Nanti dia akan sembuh dengan sendirinya.” Ucap Chang Hong.
“Lang'er!” Ucap Ji Kang yang baru saja masuk ke dalam kamarnya Zhao Lang.
Mereka semua mengangguk pelan sebelum datang ke samping Zhao Lang.
“Aku sudah menyuruh si pemuda tua yang tidak mati-mati itu untuk menghilangkan ingatan mereka semua yang berada di sana.” Ucap Chang Hong.
“Tetua Xhi?!”
“Benar.”
“Tetua Xhi, akhirnya dia pulang juga.” Yang mereka sebut dengan Tetua Shi itu bernama. Shi Meng, dia adalah tetua terkuat dari semua tetua selain Chang Hong.
“Ketua, kami akan merawat Lang'er, Ketua dan Tetua bisa pergi menemui Tetua Xhi.” Ucap Gong Pan.
“Baiklah, terimakasih.” Ucap Chang Hong sebelum mengajak Ping Gu untuk pergi memenuhi Xhi Meng.
Beberapa saat kemudian, Zhao Lang akhirnya bangun. Dia melihat tiga orang yang sedang berbicara di depannya.
“Lang'er! Kau sudah bangun.”
“Uh... Kenapa aku berada di sini? Apa yang terjadi?” Ucap Zhao Lang sambil memengang kepalanya yang sakit.
“Tadi, kau membangkitkan Spirit Dewa, dan kau pingsan, tapi. Semua orang selain kita mereka tidak mengetahuinya.” Ucap Ji Kang.
“Apa?! Spirit Dewa?!” Zhao Lang tersedak nafasnya sendiri mendengar hal tersebut.
“Lang'er, kita berempat akan menjadi pendekar yang kuat di masa depan. Dan mulai sekarang, aku Ji Kang bersumpah. Aku akan menjadi rekanmu!” Ucap Ji Kang sebelum mengambil secangkir gelas dan dia merobek kulitnya sedikit dan menuangkan darahnya kedalam kangkir tersebut.
__ADS_1
Wang Han juga langsung mengikuti Ji Kang, dia melakukan hal yang sama dengan Ji Kang. Begitu juga Gong Pan.
“Jika salah satu dari kami berkhianat, kami akan mati di tanganmu Zh/Yun Lang!” Ucap mereka secara besamaan. Ji Kang hampir keceplosan menyebut nama aslinya Zhao Lang.
“Baiklah, bagitu juga aku.” Ucao Zhao Lang sebelum meneteskan darahnya ke cangkir itu. Yang paling pertama meminumnya adalah Zhao Lang dan di ikuti lainnya.
Setelah mereka bersumpah, mereka langsung pergi kecuali Gong Pan.
“Lang'er, beristirahatlah sejenak.” Ucap Gong Pan sebelum pergi mengikuti yang lainnya.
“Hei para naga bodoh, apa bocah ini memang benar anaknya?” Ucap Phoenix yang berada di dalam tubuh Zhao Lang.
“Benar, dan jangan memanggil kami bodoh!” Ucap Ze Long yang langsung marah.
“Hmph! Aku akan menggunakannya untuk mengumpulkan kedua phoenix lainnya.” Ucap Phoenix. Phoenix itu bernama Xi Long. Semua phoenix penguasa terkuat adalah juga memiliki nama yang sama dengan para naga terkuat.
“Hah?! Dia pertama kali menemukan kami, apa maksudmu dengan menggunakannya untuk mencari ke dua teman bodohmu itu?!” Ucap Ze Long.
“Hmph, Tidak ada gunanya berbicara dengan kalian, dan lagi. Tidak aku sangka bahwa, dewa kematian selanjutnya adalah tuanku di era ini... Sungguh Hebat. Jangan menggangguku tidur para naga *****.” Ucap Xi Long sebelum tidur.
“Si beren*sek ini!” Ucap Ze Long. Sementara para naga lainnya hanya berusaha menahan Ze Long yang ingin menyerang Xi Long.
***
Disisi lain.
“Ketua, apa dia benar-benar anak dari pendekar hebat itu?” Tanya Xhi Meng.
“Benar, waktu aku bertemu dengan pendekar itu, dia memperhatikanku beberapa naga peliharaannya. Dan aku sangat mengenal suara naga itu, dan suara naga itu tiba-tiba muncul saat aku bertemu dengan pangeran ini.”
“Kau bahkan sudah mengakuinya ya... Kalau begitu, aku akan memperlakukan dengan baik.” Ucap Xhi Meng.
Disisi lain.
“Ah... hari sudah sangat terang, aku harus pergi kesana.” Ucap Zhao Lang sebelum pergi ke tempat ujian. Saat Zhao Lang membuka pintu kamarnya, dan melihat Ji Kang, Gong Pan dan Wang Han sedang menunggu dirinya di depan pintu.
“Ka-kalian sudah menungguku ya.”Ucap Zhao Lang.
“Benar, ayo pergi.” Ucap Ji Kang sebelum menarik Zhao Lang untuk pergi ke tempat ujian.
---
***
Para pembaca... Sambil nunggu Legenda Dewa Kematian di update. Saya mau nyaranin buat baca novel.
“ Legenda Dewa Phoenix ”
Dan juga diminta untuk Like, Komen & Share ya... Di vote yang banyak ya, Biar aku makin semangat nulisnya...😊
Jika boleh, berikan di vote yang banyak ya biar gak kalah dengan yang lain, biar juga masuk ke pringkat yang bagus. ❤
Terimakasih***
__ADS_1