Legenda Dewa Kematian

Legenda Dewa Kematian
Universitas Z


__ADS_3

“Lion, sepertinya kita harus melawan kelima hewan iblis ini.”Ucap Zhao Lang sebelum memberhentikan langkahnya.


“Baiklah.”


“Lion, kamu urus kedua serigala yang kecil itu. Aku akan mengurus ketiga ini.” Ucap Zhao Lang sebelum melancarkan serangan.


Lion mengangguk pelan sebelum menyerang kedua serigala yang berada dihadapannya.


Sesaat Zhao Lang bertarung dengan ketiga serigala itu, Zhao Lang mendapatkan beberapa pukulan dari ketiga serigala itu di perut.


“Agh...! Mereka sangat kuat.” Ucap Zhao Lang sebelum kembali menyerang dengan sebuah jurus.


“Tapak Suci-”


Belum selesai Zhao Lang memberikan jurusnya, serigala itu terlebih dulu menyerang Zhao Lang dengan cepat. Zhao Lang terpenal jauh akibat serangan tersebut.


“Beran*sek! Terimalah ini!” Seketika itu, Zhao Lang menarik pedangnya dan mengeluarkan sebuah jurus.


“Api Suci - Pedang Pelahap Bumi!”


Seketika itu, Pedang Zhao Lang menjadi api biru dilapisi api hitam yang sangat pekat. Serangan itu berhasil memotong tubuh salah satu dari serigala itu.


“Sial, cepat juga mereka. Kalau begitu...”


“Api Neraka - Pembelah Samudra!”


Seketika itu, Zhao Lang mengayunkan pedangnya dan membuat apapun yang di depannya terbelah menjadi dua bagian. Para serigala itu tidak sempat mengelak, pada akhirnya mereka terbelah menjadi dua bagian akibat serangannya Zhao Lang.


“Huh... Lion apakah kau sudah selesai?” Ucap Zhao Lang sebelum menoleh kearah Lion yang sedang bertarung satu lawan satu dengan serigala itu.


Lion telah berhasil membunuh temannya dan kini, mereka hanya bertarung satu lawan satu.


“Lang'er, aku akan membunuh kucing kecil ini secepatnya!” Ucap Lion sebelum menyerang serigala itu. Serigala itu tidak mau kalah, dia juga ikut menyerang balik kepada Lion.


Pertarungan sengit mereka membuat Zhao Lang berdecak kagum melihatnya dari kejauhan.


“Grogh!” Lion mengaum dengan kuat dan menggigit leher serigala merah tersebut sampai mati.


“Lion, kau sudah semakin kuat saja.” Ucap Zhao Lang sebelum berdiri dan pergi mendekati Lion.


“Lang'er, sebaiknya kita pergi dari sini sebelum kawanan mereka datang.” Ucap Lion.


“Tunggu. Guruku pernah bilang, jika aku membunuh hewan iblis atau monster, aku harus mengambil batu jiwa yang berada di dada mereka.” Ucap Zhao Lang sebelum pergi mengumpulkan kelima jasad serigala tersebut.

__ADS_1


“Ah... Aku sampai melupakanya... Lang'er, batu jiwa juga bisa di jual. Itu akan mendapatkan harga yang tinggi. Dan lagi sekarang kamu sudah kembali menjadi orang miskin karena semua uang yang kau ambil dari makan kuno telah habis.” Ucap Lion.


“Hehe... Benar, aku akan melelang batu jiwa ini.” Ucap Zhao Lang sebelum mengambil batu-batu jiwa yang berada di dada serigala tersebut.


Saat Zhao Lang mengeluarkan semua batu jiwa tersebut, yang Zhao Lang dapatkan adalah batu jiwa yang paling rendah. Batu Tanah.


Batu-batu jiwa memiliki ketingkatan, dan juga, mereka bisa di serap oleh manusia untuk meningkatkan kualitan darah mereka dan tingkat pendekarnya.


1.pertama.


Batu Tanah.


Batu tanah ini merupakan yang terendah dari berbagai batu.


2.Kedua, Batu Angin.


3.Ketiga, Batu Api.


4.Keempat, Batu Petir.


5.Kelima, Batu Bumi.


6.Keenam, Batu langit.


“Lion, ayo pergi.” Ucap Zhao Lang sebelum memasukan kelima batu itu kedalam kalung bumi.


Setelah itu, Zhao lang dan Lion mencari tempat terdekat untuk menginap sementara waktu dan beristirahat sejenak.


Didalam perjalanan, Zhao Lang dan Lion menemukan dinding besar yang kokoh.


“Ini bukan kekaisaran, bukan juga kota. Tapi ini apa?” Ucap Zhao Lang.


“Yang aku tau, ini merupakan Universitas Z. Ini hanya bisa di masuki oleh murid dari keluarga-keluarga terpandang dan berbagai kekaisaran.” Ucap Lion.


“Wah... Pantas saja begitu megah.” Zhao Lang berdecak kagum dengn universitas z yang berada di depannya. Zhao Lang belum pernah melihat dan mengetahui kalau ada tempat seperti itu. Jadi, dia sangat kaget melihat hal tersebut.


“Siapa disana?”


Dari atas tembok besar, terlihat bahwa ada seseorang yang memanggil mereka. Zhao Lang langsung kaget mendengar itu, dia langsung cepat-cepat pergi dan Lion yang telah berubah menjadi kecil dengan cepat kini masuk kedalam pakaiannya Zhao Lang.


“Apa aku boleh tau siapa namamu?” Seketika itu, ada seorang kakek tua yang muncul seketika di depannya.


Zhao Lang langsung meningkatkan kewaspadaannya. Dia bisa melihat bahwa kakek yang berada di depannya bukanlah kakek biasa melainkan kakek yang mempunyai kekuatan yang besar.

__ADS_1


‘Hmm bukannya ini adalah bocah yang waktu itu aku dan ayahnya bocah ini selamatkan?’ Pikir ketiga naga yang berada pada Zhao Lang.


“Hei, bocah ini merupakan anaknya. Apa yang ingin kau lakukan?” Ucap ketiga naga dengan pikiran dan mengirimkan kepada kakek tua tersebut.


‘Suara ini sangat familiar... Oh! Para naga yang bersama dengan pendekar itu.’ Pikir Kakek tua tersebut.


“Benar, bocah yang berada didepanmu ini merupakan anaknya. Jangan main-main dengan bocah ini.” Ucap para naga melalui pikiran.


‘Oh... Dewaku. Kau mengabulkan keinginanku! Aku sangat ingin berterimakasih pada pendekar itu tapi, aku tidak sempat. Dan sekarang sumpahku adalah menjaga anak ini yang merupakan anak dari pendekar itu.’Pikir Kakek tua itu dengan senang.


“Ah... Pangeran, siapa namamu?”Tanya kakek tua tersebut.


“Pa-pangeran? Maaf kakek, sepertinya kau salah mengenali orang.” Ucap Zhao Lang sebelum menurunkan kewaspadaannya karena dia pikir situasinya sudah membaik.


“Ah aku tidak mungkin salah. Siapa namamu penekar? Namaku Cheng Hong.”Ucap Cheng Hong.


“Namaku Zhao Lang.”


‘Oh... Jadi marga pendekar itu bernama Zhao? Benar-benar hebat! Aku yakin dia berada di keluarga besar, atau mungkin dia hanya pengelana biasa tapi memiliki kemampuan layaknya dewa.’ Sesaat memikirkan hal tersebut, mata Chang Hong tiba-tiba memancarkan sinar dan memandakan bahwa dia sangat senang.


“Kakek, aku pergi dulu. Aku mau mencari penginapan.” Ucap Zhao Lang. Sebelum Zhao Lang pergi, Chang Hong menahanya.


“Tinggallah di Universitas Z ini. Aku adalah pemilik dari universitas ini. Jadi kau boleh menginap disini sesukamu.” Ucap Chang Hong.


“Eh...?! Kau... Maksudku kakek, kau yang mempunyai universitas ini?!” Ucao Zhao Lang.


“Benar.”


“Lang'er, lebih baik kau menginap untuk beberapa hari di sini sebelum pergi ke lembah petir. Lembah petir sudah tidak jauh lagi dari sini, jadi kamu tenang saja.” Ucap Zi Long.


Zhao Lang mengangguk pelan sebelum mengikuti Chang Hong yang menariknya masuk kedalam Universitas Z.


---


***


Para pembaca... Sambil nunggu Legenda Dewa Kematian di update. Saya mau nyaranin buat baca novel.


“ Legenda Dewa Phoenix ”


Dan juga diminta untuk Like, Komen & Share ya... Di vote yang banyak ya, Biar aku makin semangat nulisnya...😊


Jika boleh, berikan di vote yang banyak ya biar gak kalah dengan yang lain, biar juga masuk ke pringkat yang bagus. ❤

__ADS_1


Terimakasih***


__ADS_2