Legenda Pendekar Sangkar

Legenda Pendekar Sangkar
Episode 12 ( Rahasia darah di tubuh Sangkar)


__ADS_3

Di pagi itu, suatu guncangan yang begitu hebat terjadi, hingga membuat para masyarakat berlari ketakutan. Guncangan itu pun di rasakan di alam air, lantas membuat Putri Duyung Abadi yang sedang asik tidur tersadarkan dari tidurnya. Putri Duyung Abadi sontak berdiri satu kali ketika merasakan hal itu


" Hendak apa yang terjadi, kenapa laut berguncang hebat ? " gumam Putri Duyung Abadi


Kemudiaan, Putri Duyung Abadi menggunakan mata sucinya untuk melihat kejadian tersebut.


" Sebenarnya apa yang terjadi Putri Duyung Abadi ? " tanya Raja Duyung yang tiba-tiba muncul dari belakang Putri Duyung Abadi.


" Aku sedang melacaknya Tuan Raja " jawab Putri Duyung Abadi


Beberapa menit kemudian, Putri Duyung Abadi dapat menangkap sumber dari hal tersebut.


" Bahaya Tuan raja ! gunung pertemuan tiga siluman di masa lalu telah meletus. Para Raja dari tiga Kerajaan sedang menuju ke sana " ungkap Putri Duyung Abadi


" Celakalah dunia !, jika Kitab yang tersembunyi di dalam gunung itu, akan di temukan salah satu dari tiga Raja yang lalim itu " pungkas Raja Duyung


" Pantulkan ke dinding apa yang ditangkap mata sucimu, biar aku menyaksikannya " lanjut Raja Duyung menyuruh


Mata suci adalah ilmu alami yang di miliki oleh Putri Duyung Abadi yang mampu melihat aktivitas siapapun, ia juga bisa memantulkan apa yang di lihatnya ke benda apa saja agar orang lain bisa melihat aktivitas itu.


°•°


Lelehan api pun makin menyembur, hingga para Pengawal Kerajaan mengalami kepanasan. Lalu beberapa menit kemudian, tersembur lah Kitab yang tersembunyi di dalam gunung itu.


Melihat Kitab itu, Raja Surya Agung sontak terbang menangkapnya. Akan tetapi, ia di dahului oleh Raja Mayitsura yang muncul dengan ilmu menghilangnya. Kemudian setelah menangkap Kitab, Raja Mayitsura langsung menyerang Raja Surya Agung dengan memukul dadanya, sehingga ia terhempas jauh.


Kemudian itu Raja Gatra pala mendadak muncul, lalu merampas Kitab itu dari tangan Raja Mayitsura. Raja Mayitsura pun sontak meraih kembali Kitab itu dari tangan Raja Gatra Pala, akan tetapi ia hanya bisa meraih lembarannya saja. Lantas Raja Mayitsura refleks membuangnya selembar kertas itu, lalu menyerang Raja Gatra Pala.


Raja mayitsura menghilang kebelakang Raja Gatra Pala, kemudian ia menyerang Raja Gatra Pala dengan tendangan belakang. Raja Gatra Pala pun sontak berbalik menangkis tendangan itu dengan tangannya, sehingga Kitab yang di pegang tangannya itu, terlempar jatuh kedalam api yang membara.


Melihat hat itu Raja mayitsura sontak mempengaruhi pikiran Raja Gatra Pala dengan ilmu pikirannya untuk mengambil Kitab itu untuknya. Sehingga dengan menggunakan kekuatan ilmu apinya, Raja Gatra pala menembus api yang membara. Namun apa boleh buat, Kitab itu sudah terlanjur lebur dilahap api.


Mengetahui hal itu, Raja Mayitsura langsung melepaskan pengendaliannya terhadap Raja Gatra Pala, lalu mengejar sobekan Kitab yang di dilepas tadi. Begitupun Raja Surya Agung dan Raja Gatra Pala sontak mengejar sobekan Kitab itu.


Sementara selembar Kitab itu terhempas angin, Lantas tertempal teratur di sebuah pohon. Sehingga tiga Raja yang datang memperebutkannya itu, dari jauh jelas membaca isi lembaran itu


..."Apa bila ilmu tanpa akal bertanda lingkaran cahaya dan ilmu tanpa hati bersatu darah dalam satu jiwa, akan menciptakan kekuatan ilmu baru yang begitu dahsyat. Ia juga dengan mudah mempelajari seluruh kekuatan dari ilmu alami keturunan tiga siluman "...


Bunyi dari isi sobekan Kitab itu, membuat ketiga Raja tersebut mengingat sangkar.


" Sepertinya aku harus menyerap darah Sangkar agar memiliki ilmu tersebut " gumam Raja Mayitsura


" Aku harus menangkap Sangkar, lalu menyerap darahnya, " gumam Raja Surya Agung

__ADS_1


" Satu-satunya cara adalah menangkap Sangkar, lalu menyerap darahnya " gumam Raja Gatra pala.


Lalu kemudian, mereka pun kembali ke istana masing-masing tanpa saling menghiraukan.


Ilmu tanpa akal bertanda cahaya adalah kekuatan ilmu alami dari keturunan Peri Putih yang dasar kekuatannya gerakan cepat dan tahan menahan pukulan. Serta apabila sudah sampai ketahap sempurna ia bisa tahu gerakan seperti apa yang di gunakan untuk melumpuhkan lawan. Ilmu tanpa akal juga tidak bisa di pengaruhi oleh ilmu pikiran, serta membasmi lawan lalim tanpa akal pula.


Ilmu tanpa hati adalah kekuatan ilmu alami dari Peri Hitam yang dasar kekuatannya juga gerakan cepat dan tahan menahan pukulan. Serta ia bisa mengetahui kearah mana sasaran pukulan lawan menyerangnya hingga ia bisa menghindari dan menangkis. Ilmu tanpa hati juga tak bisa di pengaruhi dengan ilmu perasaan, serta membasmi lawan lalim tanpa hati pula.


•°•


" Lacak keberadaan Sangkar ia berada di mana sekarang " ? suruh lagi Raja Duyung kepada Putri Duyung Abadi setelah melihat pesan dari lembar Kitab tadi.


Putri Duyung Abadi pun melacaknya keberadaan Sangkar. Beberapa saat kemudian ia menemukan, lalu ia memantulkan Kedinding agar Raja Duyung langsung melihatnya.


" Bahaya sungguh bahaya ! sepertinya kamu harus menemui orang-orang yang peduli dengan Sangkar. Beritahu tahu hal ini, biar mereka segera memperingatkan Sangkar " Suruh lagi Raja Duyung, setelah melihat Sangkar bersama Dewi Maharani


" Bagaimana kalau aku saja yang memperingatkan Sangkar Tuan Raja ! " pungkas Putri Duyung Abadi menawarkan diri.


" Tidak bisa ! kita tidak boleh terang-terangan ikut campur dengan masalah manusia darat, jangan sampai Kerajaan kita di jadikan musuh bebuyutan oleh mereka " ungkap Raja Duyung menjelaskan


" Baik Tuan Raja " jawab Putri Duyung Abadi, lalu pergi.


•°•


Setelah masuk di dalam ruangan Selir Puspa, Selir Puspa tau bahwa dia bukan pelayannya.


" Kamu siapa " ? tanya Selir Puspa


Putri Duyung Abadi akhirnya berubah ke wujud aslinya.


" Aku Putri Duyung abadi " ungkap Putri Duyung Abadi memperkenalkan diri.


" Saya kemari cuman menyampaikan kabar buruk tentang Sangkar " lanjut putri duyung


" Ada apa dengan Sangkar " tanya Selir Puspa


" Dia saat ini terlibat asmara dengan Dewi Maharani " ungkap Putri Duyung Abadi mengungkap


" aapa! bukannya Dewi maharani adalah bibinya sendiri " kaget Selir Puspa


" Sangkar belum tahu hal itu, Sementara Dewi maharani tidak peduli dengan hal itu. " jawab Putri Duyung Abadi


" ibblis ! " umpat selir Puspa

__ADS_1


" Tetapi !, bukannya ilmu tanpa hati tidak bisa di pengaruhi oleh ilmu perasaan " ujar Selir Puspa


" Kekuatan ilmu alami Sangkar tidak bisa berpotens, akibat tekanan segel api dan segel racun dari kedua orang tuanya " jawab Putri Duyung Abadi


" Sebenarnya hal terpenting yang ingin ku sampaikan adalah agar segera menolong Sangkar, darah yang mengalir di tubuh Sangkar mempunyai kekuatan ilmu alami yang begitu hebat. Jika orang jahat seperti Dewi Maharani dapat menyerap darahnya, maka celakalah dunia ini. " lanjut Putri Duyung Abadi


Setelah memberitahu Selir Puspa, Putri duyung Abadi pun pergi. Selepas pergi Putri Duyung Abadi, Selir Puspa pun menjadi cemas


" Apa ini maksud dari mimpi aku itu ? " gumam Selir Puspa.


<<


Selanjutnya Putri Duyung Abadi menemui Dewi Amora dan Drama Wadi. Saat itu, Drama Wadi sedang mengobati luka dalam Dewi Amora. Drama Wadi dan Dewi Amora kaget seketika saat itu, Sebab Putri Duyung Abadi tiba-tiba ada di hadapan mereka.


" Kamu siapa ? " tanya Drama Wadi


" Aku putri Duyung Abadi " ungkap Putri Duyung Abadi memperkenalkan diri.


" Mau apa kamu " ? tanya lagi Drama Wadi


" Ada hal penting yang ingin ku sampaikan kepada kalian" jawab Putri Duyung Abadi


" Apa itu ? " tanya Dewi Amora lemas


" Sangkar dalam bahaya, ia saat ini terlibat asmara dengan Dewi Maharani " jawab Putri Duyung Abadi


" aapa ! " Dewi Amora dan Drama Wadi bersamaan kaget


" Darah yang mengalir di tubuh Sangkar itu mempunyai kekuatan ilmu alami yang begitu hebat. Jika orang jahat seperti Dewi Maharani atau yang lainnya dapat menyerap darahnya, maka hancurlah dunia ini. " ungkap Putri Duyung Abadi


Kemudian, sebelum meninggalkan Dewi Amora dan Drama Wadi, Putri duyung abadi menyembuhkan luka dalam Dewi Amora terlebih dahulu dengan sihir tenaga dalamnya.


Terakhir yang ditemui Putri Duyung Abadi adalah Gatot Brama. Gatot Brama saat itu sedang berlatih jurus tapak racun secara diam-diam. Gatot Brama kala itu mendadak kaget, karena tiba-tiba ada Wanita Cantik di hadapannya.


" Kamu siapa ? " tanya Gatot Brama


" Tidak perlu kamu tau aku siapa " ? jawab Putri Duyung Abadi


" Saya kemari cuman menyampaikan kabar buruk tentang Sangkar, dia saat ini sedang terlibat asmara dengan Dewi Maharani " ungkap Putri Duyung Abadi


" Darah yang mengalir di tubuh Sangkar mempunyai kekuatan ilmu alami yang begitu hebat. Jika orang jahat seperti Dewi Maharani atau lainnya bisa menyerap darahnya, maka hancurlah dunia ini. " lanjut Putri Duyung Abadi


Kemudian Putri Duyung Abadi pergi meninggalkan Gatot Brama.

__ADS_1


__ADS_2