Legenda Pendekar Sangkar

Legenda Pendekar Sangkar
Episode 13 ( Usaha menyadarkan Sangkar)


__ADS_3

Sepulang Putri Duyung Abadi, Gatot Brama begitu gelisah. Ia sangat panik dengan berita yang di dengarnya itu.


" Jika Sangkar telah di ikat perasaannya dengan Dewi Maharani, maka otomatis sekarang dia bukan manusia lagi, dia sekarang telah menjadi iblis layaknya Dewi Maharani. " ucap Gatot Brama sendiri dalam kepanikannya.


" Hancurlah harapanku, Hancurlah Harapan Tuanku Dewi Seruni " Lanjut Gatot Brama berucap, sambil mondar-mandir


Dari jauh, Dewi Arini melihat kegelisahan Gatot Brama itu, hingga terpaksa ia datang menghampirinya.


" Entah apa yang membuat mu gelisah " tanya Dewi Arini


Gatot Brama tidak menjawab apa-apa, ia hanya merunduk untuk menghindarkan matanya dari Dewi Arini. Akan tetapi, Dewi Arini memaksa agar Gatot Brama mau memperlihatkan apa yang terjadi, sehingga dengan terpaksa Gatot Brama memperlihatkan matanya.


" Sungguh memalukan kau Dewi maharani " ucap Dewi Arini setelah mengetahui semuanya.


" Saat ini Dewi Maharani belum mengikat Sangkar dengan ilmu perasaannya, maka sebaiknya kita cepat mencegahnya. Sebab meskipun ilmu perasaan Dewi Maharani tidak mengikat sasarannya, akan tetapi efek ilmu itu secara alami bisa menekan perasaan Sasarannya " Lanjut Dewi Arini mengungkapkan


•°•


" Segera cari Sangkar lalu bunuh, kemudian bawa jasadnya di hadapanku " suruh Raja Mayitsura kepada Jendral Yuanki


" Baik Tuan Raja " jawab Jenderal Yuanki.


Setelah Jendral Yuanki pergi, Raja Mayitsura mengunakan ilmu pikirannya memanggil Dewi Maharani dan Dewi Arini kembali menghadap kepadanya. Dewi Arini saat itu tidak bisa lagi di pengaruhi oleh ilmu pikiran, akan tetapi ia merasakan bahwa sedang di panggil oleh ayahnya, akhirnya ia pergi menghadap.


Ilmu pikiran adalah ilmu kekuatan alami dari peri putih yang kekuatan dasarnya mengendalikan pikiran manusia, jika sudah sampai ketahap sempurna ia bisa mengendalikan orang-orangnya dari jarak jauh.


•°•


" Apa yang sebenarnya kalian lakukan di luar sana, kenapa sampai sekarang belum bisa juga menangkap Sangkar " pungkas raja mayitsura


" Kami belum pernah menjumpai Sangkar " jawab Dewi maharani berbohong


Namun tetapi Raja Mayitsura saat itu tidak percaya dengan Dewi maharani, sebab ia tahu bahwa Dewi Maharani sedang mengosongkan pikirannya. Sehingga Raja Mayitsura menyuruh Dewi Arini untuk menorobos kejadian lampau Dewi maharani. Mau tidak mau Dewi maharani, terpaksa harus mengikutkan nya.


" Jika ayah tahu yang sebenarnya maka sangkar akan tamat. Sebaiknya aku mengarang cerita saja, lagian ayah tidak bisa lagi membaca pikiranku saat ini " gumam Dewi Arini setelah menerobos kejadian lalu Dewi Maharani.


" Dewi Maharani berkeliling dari desa kedesa, kota kekota untuk mencari sangkar ayah, akan tetapi ia belum juga menemukan nya " ungkap Dewi Arini kepada Raja Mayitsura berbohong.


Kemudian Raja Mayitsura, juga menyuruh Dewi Maharani untuk merasakan perasaan Dewi Arini. Dewi Maharani saat itu sangat menderita, sebab harus mengeluarkan seluruh tenaganya, agar bisa menggunakan ilmu perasaannya tetapi masih tetap kosong pikirannya.

__ADS_1


Namun Akhirnya Dewi maharani dapat melakukannya pula, lalu setelah ia mengatakan perasaan Dewi Arini kepada ayahnya


" Perasaan Dewi Arini saat ini adalah amarah yang membara "


" Apa yang membuat marah Dewi Arini " tanya Raja Mayitsura


" Aku sangat marah pada diriku sendiri, sebab belum bisa menemukan Sangkar dan membunuhnya " jawab Dewi Arini berbohong


Kemudian setelah itu, Raja Mayitsura memberi waktu tempo satu bulan kepada Dewi Arini dan Dewi maharani untuk mencari dan membunuh Sangkar. Jika tidak mereka tidak akan di izinkan lagi untuk keluar Istana


" Saat ini aku yakin, Sangkar masih sangat lemah, jadi sangat gampang untuk kalian menangkapnya atau pun membunuhnya " ungkap Raja Mayitsura kepada Dewi Maharani dan Dewi Amora


" Sebab saat ayah memandang lukisannya dengan ilmu pikiranku, terasa sangat Ringan. Sementara konon katanya ilmu pikiran akan berat memandang orang yang memiliki ilmu tanpa akal meski hanya lukisan nya saja " lanjut Raja Mayitsura mengungkapkan


•°•


" Aku tidak menyangka Dewi Maharani setega dan sekejam itu terhadap adinda Dewi Seruni. Akan tetapi lihat saja nanti, hal itu akan menjadi senjata ampuh untuk menyadarkan Sangkar " gumam Dewi Arini sedih, sebab ada satu kejadian yang ia tangkap saat menorobos Dewi Maharani tadi.


Kemudian beberapa saat kemudian muncul lah Dewi Maharani.


" Terkadang emosi terkadang sedih perasaan kamu. aku tidak mengerti dan aku tidak peduli " ledek Dewi Maharani kepada Dewi Arini


" Aku cuma datang memperingatkan, agar kamu merahasiakan hubungan dengan Sangkar kepada ayah, kalau tidak akan ku musnahkan kamu" Ancam Dewi Maharani


" Lalu kamu pikir apa yang ku jelaskan kepada ayah tadi " jawab Dewi Arini sontak


" Satu hal lagi jangan pernah sedikit pun ikut campur hubunganku dengan Sangkar " pungkas Dewi Maharani


" Kamu sadar tidak, Sangkar itu adalah kemenakan kamu sendiri " ucap Dewi Arini Marah


" Aku tidak peduli dengan hal itu, mengerti ! " balas Dewi Maharani tegas


" hm !. Ternyata masih ada makhluk yang lebih hina di banding binatang " balas Dewi Arini sinis, lalu ia pergi meninggalkan Dewi maharani.


•°•


Dewi Arini mengajak Gatot Brama segera mencari sangkar mumpung Dewi Maharani berada di istana. Sehingga mereka datang meminta bantuan kepada Putri Duyung Abadi.


Tiba di pinggir pantai Dewi Arini memanggil Putri Duyung Abadi, tidak lama kemudian Putri Duyung Abadi pun datang.

__ADS_1


" Entah ada keperluan apa putri Dewi Arini tiba-tiba datang memanggil aku ? " tanya Putri Duyung Abadi


Sementara Gatot Brama tercengang, sebab wanita itu adalah yang datang menemuinya.


" Maaf mengganggu ketenangan Putri, akan tetapi bisakah Putri menunjukkan keberadaan Sangkar Saat ini ? " jawab Dewi Arini


Putri Duyung Abadi bingung harus bagaimana, Sebab ia tidak boleh di ketahui oleh siapapun, jika dia diam-diam dengan Sangkar.


" Aku tahu Putri diam-diam membantu Sangkar, begitupun dengan kami. Maka tidak perlu khawatir, kami berdua akan menutup rapat-rapat hal ini " lanjut Dewi Arini


Akhirnya Putri Duyung Abadi pun melacak keberadaan Sangkar, lalu kemudian memantulkan kepantai agar Dewi Arini dan Gatot Brama melihatnya langsung. Setelah mereka melihatnya, Dewi Arini dan Gatot Brama pun langsung kesana.


Namun setiba disana, ternyata Dewi maharani telah duluan sampai. Sehingga Dewi Arini dan Gatot Brama menghentikan langkahnya. namun tetapi, kedatangan mereka itu di rasakan oleh Dewi maharani.


Dewi Arini dan Gatot brama yang bersembunyi tiba-tiba di sapa oleh Dewi Maharani dari belakang.


" Apa yang kalian lakukan disini ? " Tanya dewi Maharani yang tiba-tiba ada di belakang mereka.


" Aku datang untuk membunuh Sangkar, sebab itu perintah dari Ayah " jawab Dewi Arini


Dewi Maharani sontak menjadi geram, lalu menggunakan ilmu perasaannya untuk menyakiti Dewi Arini. Dewi maharani menggerakkan perasaan Dewi Arini untuk melukai diri sendiri. Dewi Arini pun mengambil pisau beracun miliknya, lalu menggores mukanya dengan pisau itu, namun beruntung sangkar datang cepat.


" Bibi Dewi Arini " panggil Sangkar dari jauh


mendengar suara sangkar, Dewi Maharani menghentikan aksinya.


" Bibi Arini, eyang Gatot Brama ! sejak kapan kalian berada di sini ? " tanya Sangkar ketika telah mendekat dengan mereka


" Kami belum lama disini, kami datang mencari kamu dan barusan kami menanyakan kamu kepada gadis ini " jawab Dewi Arini.


Sangkar pun memperkenalkan Dewi Maharani kepada Dewi Arini. Sangkar dengan bangga mengatakan bahwa serena ( nama Dewi maharani kepada sangkar) adalah calon istrinya. Dewi Arini Saat itu hanya bisa diam tanpa berkata apa-apa.


Sementara Gatot Brama saat itu sangat heran, kenapa Dewi Arini tidak langsung memberitahu sangkar, bahwa serena itu adalah bibinya. Ia ingin sekali menegur Dewi Arini saat itu, akan tetapi takut dengan Dewi Maharani.


Setelah pergi dari Dewi Maharani dan sangkar, Gatot Brama langsung mempertanyakannya kepada Dewi Arini.


" Mengapa Tuan Putritidak langsung mengatakakan kepada Sangkar bahwa Serena itu adalah juga bibi dari Sangkar " tanya Gatot Brama.


" Sangkar tidak akan percaya hal itu, sebab sudah terlanjur mencintai Dewi Maharani. Jadi kita harus mencari suasana yang tepat untuk memberitahunya " jawab Dewi Arini.

__ADS_1


Sementara itu Sangkar dan Dewi Maharani, selepas pergi Dewi Arini dan Gatot Brama tadi, mereka langsung pergi dari desa bunga. Dewi maharani memaksa Sangkar agar mereka segera meninggalkan tempat itu, tanpa memberitahu alasan yang jelas.


__ADS_2