Legenda Pendekar Sangkar

Legenda Pendekar Sangkar
episode 5 ( berita tentang sangkar )


__ADS_3

Raja Gatra pala menyebarkan tentang keberadaan keturunan Bima darma dan Dewi seruni di berbagai pelosok. Ia juga menyebarkan lukisan wajah sangkar, dengan di sertakan sebuah pengumuman. Pengumuman itu berbunyi


" Barang siapa yang bisa menangkap atau membunuh sangkar keturunan dari Bima darma dan Dewi seruni, akan di beri hadiah sebesar 1000 gram emas dan 3000 gram perak "


Akhirnya para pendekar banyak yang memburu sangkar. Selain tujuan balas dendam, mereka juga menginginkan hadiah itu.


•°•


Sangkar dan Drama wadi kelelahan karena melakukan perjalanan seharian . Sehingga saat tiba di sebuah kota kecil yang bernama pulau bunga, mereka berhenti untuk bersantap siang. Namun ketika hendak akan masuk Kedai makan, Drama wadi melihat selebaran pengumuman tentang penangkapan Sangkar. Drama wadi sontak menarik Sangkar, lalu bergegas pergi dari kota itu.


Akan tetapi sejumlah pendekar terlanjur melihat sangkar. Para pendekar itu langsung menyerang sangkar. Mereka bersamaan melempar pisau kearah Sangkar dan drama wadi.


Sangkar dan Drama wadi gesit menghindari serangan itu, lalu mereka menyerang balik para pendekar itu. Dengan jurus tapak maut, Sangkar berhasil mengalahkan tiga pendekar itu. Sementara dengan jurus tapak anginnya, Drama wadi menumbangkan empat pendekar. Kemudian Sangkar dan drama wadi meninggalkan kota itu.


Di saat menjumpai danau yang begitu indah, Sangkar dan Drama wadi berhenti beristrahat di pinggir danau itu. Ketika pas berhenti, sangkar sontak turun mengambil air, lalu melepas dahaga. setelah itu, ia mengambil satu kendi untuk Drama wadi.


Setelah beberapa saat beristrahat, Sangkar turun menombak ikan ke danau tersebut. tidak lama kemudian ia mendapatkan beberapa ekor, lalu ia naik kembali untuk membakarnya. Dan sesudah itu, ia pun membakar ikannya sampai matang.


Semasih mereka asik menyantap ikan yang di bakarnya, dua pendekar hebat datang menyerang, yakni Ki bramas dan Ki birawa. Dari atas pohon, mereka melemparkan tombak beracun kearah Sangkar dan Drama wadi . beruntung keduanya cepat menyadari hingga cergas menghindar.


" Anak Dewi seruni tidak pantas hidup di dunia ini " pungkas Ki bramas, lalu menyerang


Sangkarpun melawan Ki bramas. Seperti biasa sangkar menggunakan jurus tapak maut dalam menghadapi lawan. Namun kali ini, sangkar benar-benar keok dalam menghadapi lawan. Bertubi-tubi sangkar di kenai pukulan lawan, hingga ia tersungkur luka parah.


Sementara itu drama wadi melawan Ki Birawa. Dengan menggabungkan jurus tapak angin dan jurus cakar maut, ia berhasil mengalahkan Ki Birawa. Setelah Ki Birawa kalah, Drama wadi cergas membantu Sangkar. Drama wadi menyerang Ki bramas tanpa memberi ruang untuk menyerang, hingga ki bramas terhempas jatuh ke tanah.


Akan tetapi setelah itu, ki bramas dan Ki Birawa mengeluarkan ilmu asap panas mereka, hingga Sangkar dan Drama wadi tidak saling melihat dan terserang panas


" Jika ada jalan keluar segera engkau melarikan diri, begitupun dengan aku " ucap Drama wadi berteriak.

__ADS_1


Drama wadi dengan ilmu tapak anginnya bisa menangkis kabut asap itu, hingga ia dapat melihat jelas dan bisa enyah dari tempat itu. Sementara sangkar tidak bisa melakukan apa-apa. Kabut asap yang begitu tebal menghalangi pandangan matanya. Ditambah lagi makin lama suhunya makin panas . Dalam keadaan pasrah sangkar akhirnya mendapatkan sebuah ide. Dengan memprediksi, ia berjalan menuju danau tanpa melihat apa. Lalu kemudian ia melompat kedalam danau itu, namun daerah yang dilompati Sangkar itu daerah yang sangat dalam.


•°•


Berita tengtang Sangkar pun akhirnya sampai di Kerajaan Lembah Damai.


" Dia harus segera di musnahkan " Ungkap Raja Surya agung di hadapan para tetinggi istana.


" Kenapa harus di musnahkan, bukan kah dia darah keturunan kerajaan lembah damai ? " Bantah Putri Aurora


" Bima darma, istri serta keturunannya adalah musuh bebuyutan kerajaan " balas raja Surya agung


" Tetapi ayah ! "


" Putri Aurora ! bersikaplah hormat kepada Baginda raja " Bentak Ratu Monika memotong ucapan Putri Aurora


Putri Aurora mempunyai sifat kekeluargaan yang tinggi. Maka dari itu, ia merasa tidak senang dengan keputusan Raja tadi. Sehingga ia pergi menemui selir puspa untuk menanyakan, apa alasan kerajaan menyatakan bima darma sebagai musuh bebuyutan.


" Ibu ! aku tidak mengerti, mengapa paman Bima darma beserta anak istrinya di nyatakan sebagai musuh kerajaan ? " tanya Putri Aurora.


" Kenapa tiba-tiba kamu menanyakan hal ini ? " selir puspa bertanya balik kepada putri Aurora.


" Baginda Raja telah mengetahui tentang Sangkar, bahkan sekarang ia lagi mengumpulkan para tertinggi istana untuk membahas pembunuhan Sangkar " ungkap Putri aurora


" Aapa ! " kaget Selir Puspa


Selir Puspa menjadi cemas, ia takut jangan sampai Bima darma dan anaknya bisa di bunuh oleh Kerajaan. Kemudian darah mereka di ambil Surya agung untuk menyerap ilmunya.


" Ibu ! " sahut putri aurora.

__ADS_1


Sahutan Putri Aurora itu membuat sadar Selir Puspa dari lamunan kecemasannya. Lalu ia menghela nafasnya.


" Ibu ! Beritahulah aku, sebab kerajaan membenci paman Bima darma beserta keturunannya " pinta Putri Aurora dengan penuh harap


Akhirnya, Selir Puspa pun memberitahunya dengan bercerita


Dahulu


Bima darma adalah kesayangan raja darma warma, karena ia sangat patuh kepada kerajaan. Sejalan dengan itu, ia sangat di cintai oleh Dewi cendi. Dewi cendi adalah anak wakil istana yang merupakan ayah Baginda Raja Surya agung. Sehingga raja darma warma dan eyang guru istana merencanakan pernikahan mereka, namun hal itu di tolak mentah-mentah oleh Bima darma. Sebab, bima darma telah mempunyai kekasih yaitu Dewi seruni.


Sementara kerjaan mengetahui, bahwa Dewi seruni adalah pembunuh keji yang merupakan keturunan kerajaan lembah jahanam, putri dari Raja Mayitsura. Dan kerajaan lembah jahanam ini adalah musuh bebuyutan kerajaan lembah damai.


Hubungan Bima darma dengan Dewi seruni tidak di restui oleh raja dan eyang guru, serta di cekam oleh seluruh orang-orang istana. Karena hubungan mereka itu, merupakan pencemaran nama baik untuk kerajaan lembah damai di mata dunia. Namun Bima darma tidak perduli dengan hal itu, malah menikah diam-diam dengan Dewi seruni.


Mengetahui pernikahan mereka, raja darma Warma menyebarkan berita bahwa bima darma telah di usir dari kerajaan dan di tetapkan sebagai buronan. kemudian itu, raja megutus para pendekar tertinggi istana untuk mencari dan membunuh mereka. akan tetapi, hal itu tidak ada yang berhasil melakukannya.


lalu raja dan eyang guru melakukan penjebakan. mereka mengirim surat kepada Bima darma dengan mengatakan tidak akan mengusik ketenangan ia dan Dewi seruni, asal dengan satu syarat. Syarat nya setelah Bima darma datang ke kerajaan baru akan di beritahu.


Kemudian itu, Bima darma pun datang di kerajaan. Alih-alih ia di sambut dengan baik, malah saat itu langsung di kepung oleh para pesohor istana. Dalam keadaan waspada, Bima darma tiba-tiba di serang oleh eyang guru dengan ilmu kasat matanya, hingga ia tersungkur pingsan. Raja darma Warma saat itu, hendak akan menghabisi bima darma, namun Dewi candi spontan mencegah raja.


Karena rasa cintanya begitu mendalam kepada Bima darma, dewi cendi menyarankan agar ilmu Bima darma di segel. kemudian akan menjadi umpan untuk membunuh Dewi seruni, lalu setelah itu ia akan menikah dengan bima darma. Saran dari Dewi cendi pun itu di terima. lalu eyang guru menyegel ilmu Bima darma dengan ilmu api.


Dewi seruni menjadi geram mendengar bima darma di tawan oleh kerajaan lembah damai, hingga tanpa berpikir panjang ia langsung bergegas ke kerajaan itu, seorang diri. Tiba di sana, tidak tanggung-tanggung langsung membantai para pendekar dan pengawal istana lembah damai. Dengan ilmu tanpa hatinya, ia tidak gampang di taklukan.


Raja darma Warma yang mempunyai ilmu pikiran, lantas mempengaruhi pikiran Dewi seruni, hingga ia tak bisa berkutik sedikit pun. Bima darma saat itu berusaha menggunakan ilmunya, tetapi tidak mampu menahan panasnya api segel yang membakar tubuhnya.


Dewi cendi kemudian datang, dengan menggunakan pedang hendak akan menebas kepala Dewi seruni. Akan tetapi, kekuatan cinta Bima darma mendadak dapat menahan panasnya api segel. lalu sigap menyerang Dewi cendi dengan jurus tangan bayangannya, hingga Dewi cendi tersungkur mati. Setelah itu tiba-tiba asap beracun menyerang para pendekar dan pengawal istana, sehingga akhirnya Bima darma dan Dewi seruni bisa melarikan diri.


Semenjak kejadian itu, raja menyatakan bahwa Bima darma dan Dewi seruni serta keturunannya adalah musuh kerajaan lembah damai yang wajib di musnahkan.

__ADS_1


__ADS_2