Legenda Pendekar Sangkar

Legenda Pendekar Sangkar
episode 30 ( penyekapan putri aurora )


__ADS_3

sambil menunggu selir mayang dan pangeran arya samba datang, kedua prajurit yang di suap oleh selir mayang itu menyekap putri aurora dalam gua. mereka di temani 5 pendekar pribadi selir mayang. Dalam keadaan serius menjaga, tiba-tiba mereka di serang oleh 9 pengawal pribadi putri aurora, sehingga pertempuran pun terjadi diantara mereka.


pengawal putri aurora yang hampir mengalahkan pengawal selir mayang, tiba-tiba tertusuk panah satu-satu hingga jatuh tewas di tempat. Ternyata mereka di serang oleh 7 pemanah pengawal setia selir mayang dari belakanng. 7 pemanah itu datang bersama selir mayang dan pangeran arya samba.


setelah itu, mereka pun segera mendekati putri aurora. Namun sebelum mendekat, tiba-tiba putri aurora bergerak sadar, selir mayangpun spontan menarik arya samba bersembunyi di balik batu besar.


" ada apa bu " tanya pangeran arya samba


" tidak liatkah kamu, putri aurora bergerak sadar ! " jawab selir mayang.


" bukankah dia sedang teracuni, tubuhnya lemas tak berdaya, kenapa harus panik seperti itu ! " balas pangeran arya samba


" iya ibu tau, tapi ibu melihat dia begitu tangguh, susah untuk tewas begitu saja. takutnya dia selamat dan kita bisa ketahuan " ungkap selir mayang


" biarkan tujuh pemanah yang pergi mengeksekusinya, kita mengintip dari sini saja " lanjut selir mayang


tujuh pemanahpun maju mendekati putri aurora. namun putri aurora merasakan kedatangan mereka, sehingga dengan sekuat tenaga memaksakan diri bangkit dari kelemahannya, yang akhirnya ia dapat membuka matanya dan menatap mereka.


terbukanya mata putri aurora itu, satu pemanah spontan melepaskan panahnya hingga menembus dada putri aurora, putri aurorapun semakin terluka. kemudian 6 pemanah bersamaan menggerakkan tangan untuk memanah lagi putri aurora, namun putri aurora sontak mengeluarkan kekuatan alami mata abadinya.


7 pemanah itu menjadi silau melihat dan menderita sakit kepala yang dahsyat hingga tidak lama kemudian meraka jatuh tewas di tempat. setelah itu, putri aurora mengeluarkan puncak jurus cakar elangnya, lalu mencakar-cakar tali pengikatnya hingga lepas.


" selain kekuatan alami mata abadinya telah sempurna, ternyata dia juga telah menguasai jurus cakar elang dari mendiang kakeknya " gumam selir mayang melihat aksi putri aurora itu.


pangeran arya samba sangat emosi melihat putri aurora selamat dari 7 pemanah itu, sehingga ia spontan mengambil sikap untuk menyerang putri aurora. akan tetapi, pangeran arya samba tidak sempat melakukannya, sebab selir mayang menahannya


" jangan gegabah kamu " tahan selir mayang


" tapi bu ! ini kesempatan emas bagi kita, tubuhnya masih lemah, " ujar pangeran arya samba


" tubuhnya masih lemah, namun tetapi kekuatan ilmu alami mata abadinya tidak ikut lemah, apa kamu bisa mengatasi hal itu" tutur selir mayang


pangeran arya sambapun diam.


" kita ikuti dia dari belakang, jika dia sudah lengah karena lukanya baru kita bertindak " lanjut selir mayang memberitahu pangeran arya samba.

__ADS_1


•°•


selir mayang dan pangeran arya sambapun mengikuti putri aurora dari belakang. mereka menggunakan topeng sebagai jaga-jaga agar tidak ketahuan.


sementara itu, putri aurora semakin lama semakin lemah dan tak mampu lagi berjalan. sehingga ia menghentikan langkahnya, lalu berpegang di sebuah di pohon


" sepertinya dia sudah semakin lemah, meskipun bisa merasakan ada serangan, ia tidak akan mampu menghindar " gumam selir mayang


kemudian selir mayang memberi isyarat kepada pangeran arya samba untuk menyerang putri aurora, pangeran arya sambapun langsung mencabut pedangnya dan melemparkan ketubuh putri aurora.


Akan tetapi aksi selir mayang dan pangeran arya samba itu tak sengaja di lihat oleh dewi amora.


" putri aurora " ucap dewi amora terkejut melihat hal itu


lalu sontak ia mengeluarkan tapak anginnya, kemudian mengarahkannya ke pedang pangeran arya samba tersebut. pedang pangeran arya samba pun terhempas meleset dari tubuh putri aurora.


selir mayang dan pangeran arya samba kaget melihat pedang itu terhempas, lalu sontak mereka menoleh kesamping. melihat ada dewi amora dan drama wadi mereka langsung pergi melarikan diri.


Selepas pergi selir mayang dan pangeran arya samba, dewi amora dan drama wadi langsung menghampiri putri aurora. kemudian itu, mereka langsung membawanya pergi.


•°•


" tenanglah nak, jangan terlalu emosi seperti itu. sebaiknya kita pulang, lalu pikirkan kembali cara yang terbaik " hibur selir Mayang


" mungkin lebih baik aku sendiri yang datang memusnakanya " ujar pangeran arya samba


" jangan gegabah kamu nak, dia bukan lawan kamu bahkan para pendekar kerajaan pun susah untuk menandinginya " ungkap selir Mayang


" kenapa bisa bu ? " tanya pangeran arya samba


" tidakkah engkau perhatikan tadi, kekuatan mata abadinya begitu sangat kuat, melebihi kekuatan pada umumnya. di tambah lagi ia telah menguasai jurus cakar elang, maka semakin susah untuk bisa melumpuhkannya " ungkap selir mayang


" aku baru dengar dengan jurus itu, di dunia persilatan jurus itu jarang di gadang-gadang " tutur pangeran arya samba penasaran


" memang jurus itu tidak banyak yang mengetahuinya, sebab dahulu kala para pemilik jurus itu menutup diri dari dunia persilatan. mereka menggunakan jurusnya hanya untuk membela diri dari ganguan para penjahat " ungkap selir mayang

__ADS_1


" apa hebatnya di banding kekuatan ilmu alami dari kita keturunan para siluman " tanya lagi pangeran arya samba yang tertarik dengan cerita ibunya.


" jurus cakar elang merupakan salah satu dari jurus penguasa angkasa, yang lainnya adalah jurus racun rajawali dan jurus semburan naga api. ketiga jurus ini dapat menandingi kekuatan alami para siluman, sebab mereka tidak terpengaruh dari kekuatan sihir mata dari para siluman " ungkap selir mayang menceritakan


" Lalu bagaima agar aku juga bisa memiliki jurus tersebut bu? tanya lagi pangeran arya samba


" Untuk memiliki jurus itu sangat susah, sebab langka sekali para pendekar memilikinya " jawab selir selir mayang


" pernah mendiang kakekmu memohon untuk belajar kepada masing- masing pemilik jurus itu, namun tak seorangpun yang bersedia. akan tetapi, mendiang kakekmu di beritahu bahwa jurus tersebut masing-masing telah di kitabkan, dan apabila ingin memilikinya silahkan mencarinya. tetapi sampai meninggalpun kakekmu tidak menemukannya " ungakap selir mayang


" beritahu aku bu, dimana tempat untuk mencarinya, aku akan berusaha untuk menemukannya ? " ujar pangeran arya samba memohon


" ibu akan memberitahukanmu, jika kekuatan ilmu alami telah meningkat, sebab tempat kitab tersebut sangat berbahaya " ujar selir mayang mengungkapkan


" baiklah bu, sesudah ini aku akan rajin berlatih " ujar pangeran arya samba berjanji


setelah itu, mereka pun pulang ke istana. Dan ketika tiba di istana pangeran arya samba langsung menghadap kepada baginda raja surya agung di kamar pribadinya.


" mohon ampun paduka raja, kali ini aku gagal lagi " ungkap pangeran arya samba


" sungguh tidak becus kamu ! membunuh gadis kecil saja kamu tidak mampu, bagaimana suatu saat kamu menjadi raja, bisa apa kamu ! " ucap raja surya agung marah


" mohon ampun baginda raja, aku di halangi oleh dewi amora dan drama wadi " ungkap pangeran arya samba


" biadab ! sudah dua kali para penghianat kerajaan pesona alam itu datang mengacau rencanaku " tutur raja surya agung marah


" keluar dan panggil yadri patra segera kesini " pungkas baginda raja menyuruh


Raja surya agung awalnya telah redah emosinya dari kegagalan membawa sangkar pada waktu itu, akan tetapi emosi raja kembali memuncak setelah mendengar kegagalan pangeran arya samba membunuh putri aurora.


Setelah itu, Beberapa saat kemudian yadri patra tiba di ruang pribadi raja, tiba disana ia mendapat perintah dari raja agar membuat selebaran pembunuhan dewi amora dan drama wadi. Sang raja juga menyuruh yadri patra untuk langsung mencari mereka berdua.


Sesudah itu, yadri patra pun membuat selebaran dengan isi yang menggiurkan untuk para pendekar


" bagi siapa saja yang bisa membunuh dewi amora dan drama wadi akan di beri hadiah berupa mata uang dan beberapa gram emas. dan bagi siapa saja orang lembah damai yang menyembunyikannya atau berteman dengan mereka, maka di anggap penghianat kerajaan "

__ADS_1


__ADS_2